
Keesokan harinya
"Bos, kapal sudah disediakan, aku juga sudah perintah saudara kita untuk menangkap 6 pejabat itu, dan selain itu aku juga sudah mencari media itu untuk sebarkan penangkapan Bos, jika berita ini sudah disebarkan maka dalam kota ini pasti akan dihebohkan oleh mereka yang ingin demo" ujar Anton
"Bagus sekali, jika ingin melawan maka jangan tanggung, aku juga ingin tahu masyarakat yang membelaku ada berapa jumlahnya, sebelum aku bertindak aku ingin buat pihak pemerintahan dipersulit, ingin melawanku lihat saja besok setelah berita itu disebarkan apa yang akan terjadi" ucap Christian
"Aku yakin demo besar-besaran untuk meminta mereka melepaskan Anda"
"Selama ini tidak ada yang tahu jika rencana pihak pemerintahan ingin menangkapku, dan kali ini jika masyarakat tahu maka mereka pasti marah besar, untuk hari ini pihak kepolisian pada turun ke jalan karena mereka telah membuat kemacetan disepanjang jalan"
"Bos, apakah mereka akan kerusuhan jika mereka mendengar berita penangkapan Anda?"
"Aku ingin melihatnya jika memang sampai terjadinya kerusuhan"
"Christian Haaaaaaaan, kenapa kau begitu br*ngseeeeeek, keluaaaaaaaar" teriak Thomas dengan nada menembus ke ruangan kerja Christian
"Itu bukankah pengacara Thomas?" tanya Anton yang dikagetkan dengan suara pengacara itu
"Di pasti ingin memaki lagi" jawab Christian dengan senyum
Klek
Sesaat kemudian Thomas melangkah masuk dan langsung berteriak terus-menerus
"Christian Haaaaaaan, aku menyesal punya teman seperti mu, kenapa kau bisa menyebalkan sekali jadi orang, selain kau membuat pasukan polisi itu tewas dalam sehari kau juga memacetkan satu kota besar ini, apa kau tahu hari ini aku kekantor butuh lima jam baru sampai kekantor, biasa hanya butuh setengah jam saja, setiap titik dan setiap sudut kota ini mengalami kemacetan karena berita mu itu yang ditayangkan selama 24 jam nonstop, semalam saja aku keluar dari kantor pukul 5 dan pukul 10 malam baru sampai ke rumah, jangankan jalan besar jalan tikus juga dipenuhi pejalan kaki, kau adalah bandar narkoba terbesar tetapi kenapa kau malah lebih banyak pendukung daripada pemerintah, disaat pemilihan saja tidak semacet ini, dan apa kau tahu aku butuh tiga jam hanya datang untuk menemuimu, dan biasanya hanya dua puluh menit saja" ngoceh Thomas yang panjang lebar
Disaat dirinya mengoceh panjang lebar Christian dan Anton hanya menatap senyum kearahnya
"Ke..kenapa kalian diam saja? dan kenapa kalian malah tertawa?" tanya Thomas yang sangking kesalnya
__ADS_1
"Apa kau sudah habis bicara?" tanya Christian
"Sudah!" jawab Thomas dengan kesal
"Apa kau jauh-jauh datang ke sini hanya untuk mengoceh panjang lebar? bukankah ini hanya membuang waktumu?" ujar Christian dengan tertawa kecil
"Christian, aku baru tahu kalau kau sangat istimewa bagi mereka, selama aku menjadi pengacara baru kali ini melihat hal gila seperti ini"
"Besok kau bisa melihat hal lebih gila lagi" ujar Christian
"Hal lebih gila? apa maksudmu? kau jangan bilang ingin memenuhi kota ini dengan pasukan ular cobra?"
"Tidak, tapi aku yakin ini akan membuat pihak kepolisian kewalahan"
"Kau ingin membuat keributan?"
"Apalagi rencanamu..ha? jangan macam-macam"
"Thomas, ini tidak bisa dihentikan lagi, tapi kau tidak perlu khawatir ini hanya sekadar untuk memberi peringatan kepada pemerintah" jawab Christian dengan bersikap tenang
"Seperti yang kukatakan sebelumnya, aku ingin menuntaskan semuanya" jelas Christian
"Christian, apa kau tahu pemerintah sedang merundingkan masalah ini, dengan empat negara lainnya, dan juga berita mengenai tewasnya pasukan polisi itu telah mendapatkan kritikan dunia, lima negara yang bekerjasama gagal mengalahkan ular cobra dan ini sangat memalukan sekali bagi negara yang bersangkutan, aku tidak tahu apa aku harus gembira demi dirimu atau harus bersedih demi negara, setelah tantanganmu tersebar ini sangat menghebohkan dunia, apa kau ada melihat berita? mereka semua bertanya-tanya siapa Christian Han sebenarnya"jelas Thomas
"Tidak lama lagi mereka akan tahu siapa diriku" jawab Christian
"Kau jangan mengatakan ingin dunia melihat wajahmu?"
"Memang benar, bukan hanya itu aku ingin seluruh dunia melihat berita yang akan kutayangkan dalam waktu dekat"
__ADS_1
"Apa maksudmu? bukankah akan bahaya jika dunia melihat wajahmu?"
"Disaat dunia melihat wajahku disaat itulah dunia akan melihat kematianku juga"
"A...apa? kematianmu? kau jangan bercanda, kau tidak mungkin meninggalkan keluargamu"
"Thomas, masalah ini sudah semakin rumit, aku tidak ingin menjadi buronan lagi karena aku sudah memiliki keluarga, aku ingin mulai dari awal hidup bersama keluargaku, jika aku berhasil maka aku akan menjalani hidup tanpa status sebagai buronan" jelas Christian
"Jika kau gagal?"
"Kau harus mengurus semua wasiatku"
"Baiklah, jika kau gagal semua warisan mu itu akan menjadi milik istrimu kan? dan setelah itu aku akan menikahi istrimu dan kami akan menikmati harta peninggalanmu, jadi selain istri dan hartamu, anakmu juga menjadi anakku, pokoknya semua milikmu aku kuasai sepenuhnya, Aaron hanya akan ingat aku sebagai papanya dan akan melupakan mu yang sudah meninggal karena gagal dengan rencanamu sendiri, dan istrimu juga hanya akan ingat aku adalah suaminya dan sudah melupakan suami dia yang dulunya tewas karena melawan pemerintahan, jadi aku ingatkan padamu jika kau tidak mau semua jatuh ke tanganku maka kau harus hidup jangan mati, jika tidak maka aku akan menikmati semua milikmu" ngoceh Thomas yang merasa takut kehilangan sahabatnya itu dan lalu melangkah pergi meninggalkan ruangan kerja Christian
Christian yang mendengar ocehan Thomas mengerti dengan pikiran sahabatnya itu, bahkan untuk Christian sendiri juga tidak yakin apakah dia akan lolos dari rencananya itu atau tidak
Thomas yang melangkah cepat keluar dari ruangan itu dengan matanya yang berkaca-kaca dan sambil mengoceh tanpa berhenti
"Sialan, mau mati mati saja, kenapa aku yang marah, seharusnya aku sudah tahu dari awal akan begini karena jalan yang dia pilih memang bahaya, jika dia memang mati disaat itu jangan berharap aku mau datang kepemakamannya, dan jangan berharap aku ingat namamu lagi, hufff..." ocehan Thomas yang sambil lap air matanya dengan sapu tangan
Thomas lalu masuk kemobilnya disaat dirinya menghidupkan mesin mobilnya air matanya mengalir tanpa berhenti
"Hei....mata sialan kenapa keluar air terus, apa hubungannya denganku jika dia ada masalah, ini salah dia karena sudah pilih jalan ini bahkan sudah hampir 20 tahun, bukankah semua orang juga akan mati, semua sudah ditentukan hanya masalah waktu saja" gumam Thomas
"Bos, kenapa tidak ingin pengacara Thomas tahu rencanamu?"tanya Anton
"Tidak perlu, fokus saja pada rencana kita, culik mereka dan kurung dikapal itu" jawab Christian
"Baik Bos" jawab Anton dengan menurut
__ADS_1