
"Cherry, aku hanya minum sedikit saja seharusnya tidak masalahkan?" jawab Christian dengan nada lembut
"Tidak masalah? begitu mudah kau mengatakan tidak masalah, apa kau tahu di saat minum obat herbal kau tidak boleh minum minuman alkohol karena itu akan membuat mu sakit perut, dan juga apa gunanya jika di saat aku ingin mengobatimu tapi kau malah tidak mendengar saranku, bukankah ini hanya membuang waktu ku mengolah obat demi ingin menyembuhkan luka mu tapi kau malah tidak bekerjasama dengan ku" bentak Cherry dengan emosi dengan tinggi
Di saat Anton melihat Cherry sedang emosi terhadap bosnya, dirinya berusaha ingin mendinginkan suasana
"Nyonya, ini sebenarnya bukan salah bos, bos hanya minum sedikit saja dan ini salahku juga karena tidak melarang bos" ujar Anton dengan berusaha merendamkan emosi Cherrry
"Anton, kalian sama-sama salah, kau bersalah karena tidak melarangnya minum padahal kau sudah tahu jika bos mu ini terluka, kenapa kau bisa begitu lalai? jika dia tidak mendengarkan mu maka buang saja minumannya" jawab Cherry dengan emosi dan melihat ke arah Anton
Melihat emosi Cherry, Anton dan Christian merasa heran, karena tidak biasanya Cherry yang di kenal sifat lembutnya bisa marah dengan nada tinggi
Christian lalu bangkit dari tempat duduknya dan mendekati Cherry
"Cherry, ini salahku jangan emosi lagi ya, aku berjanji padamu aku tidak akan minum lagi" bujuk Christian dengan menyentuh wajah istrinya
"Tidak usah berjanji padaku, semalam kau sudah mengatakannya tidak akan minum tapi hari ini kau tetap minum di belakang ku, jadi untuk apa kau berjanji jika hal sekecil ini saja tidak bisa kau tepati" ketus Cherry dengan merasa kesal dan melepaskan sentuhan tangan suaminya
"Bagus keluar dulu, sebelum aku di terkam, bahkan bos saja tidak sanggup merendamkan emosi nyonya"batin Anton
Anton mencoba untuk melangkah keluar dengan perlahan agar tidak di ketahui oleh Cherry yang sedang di bujuk oleh Christian
"Cherry, ini memang salah ku, aku berjanji padamu tidak akan minum lagi, jika kau tidak percaya maka kau boleh menyita semua minuman ku, aku tidak akan melarang mu" ucap Christian dengan berusaha membujuk istrinya
"Aku bukan tidak ada pekerjaan sehingga harus melakukan itu, terserah mu saja aku tidak akan melarang mu" jawab Cherry dengan menahan emosi dan ingin melangkah keluar dari ruangan itu
Cristian yang melihat istrinya ingin melangkah pergi dia pun langsung mengendong istrinya dan kemudian duduk di pangkuannya
"Turunkan aku" pinta Cherry yang ingin bangkit dari pangkuan suaminya
"Cherry, marah saja pada ku tapi jangan tidak peduli pada ku, aku tahu aku salah. tapi bukan berarti aku lupa dengan janji ku, dari dulu aku terbiasa minum minuman beralkohol dan mulai hari ini aku akan mendengarkan mu, katakan saja padaku apa yang boleh ku makan dan tidak boleh makan, dan apa saja minuman yang boleh ku minum. aku akan turuti semuanya kata mu" bujuk Christian dengan penuh kesabaran
"Christian, aku tidak mau melarang mu makan apa pun, karena aku tidak mau menjadi istri yang membuat mu benci padaku, tapi kali ini karena diri mu terluka, oleh sebab itu aku tidak mau kau menyentuh minuman keras" jelas Cherry
"Aku mengerti, aku tidak mungkin membenci mu, Cherry. kau berhak melakukannya karena kau adalah istriku, katakan saja apa yang tidak boleh aku makan dan minum" jawab Christian dengan senyum
__ADS_1
"Kau tidak akan bisa, jika aku mengatakan maka hanya membuat mu menderita dan kecewa padaku"
"Katakan saja, permintaan mu adalah kebaikan untukku" kata Christian dengan menyentuh wajah istrinya
"Aku hanya meminta jangan minum di saat kau terluka itu saja" jawab Cherry dengan singkat
"Hanya itu?"
"Iya hanya itu"
"Apa masih ada yang lain?"
"Tidak ada" jawab Cherry dengan merasa tidak senang
"Gadis ini kelihatannya sangat marah"batin Christian
"Katakan saja jika masih ada, aku tahu kau sangat peduli pada kesehatan ku, aku akan mendengar semua kata mu" kata Christian dengan berusaha membujuk istrinya
"Hanya itu saja, tidak ada yang lain" jawab Cherry dengan cuek
"Sehingga luka mu sembuh, setelah itu kau boleh minum apa saja yang kau mau" jawab Cherry dengan dingin
"Aneh! kenapa hari ini suasana hatinya sangat tidak bagus" batin Christian
"Apa kau boleh biarkan aku keluar sekarang?" tanya Cherry dengan merasa tidak gembira
"Tidak, istriku harus menemani ku disini" jawab Christian dengan mencium wajah istrinya
"Aku masih ada kerja di dapur" ujar Cherry
"Urusan dapur bukan bagian tugasmu, istriku. temani saja aku di sini, katakan apa permintaan mu?"
"Tidak ada"
"Apa yang kau suka, dan apa yang kau inginkan?"
__ADS_1
"Tidak ada"
"Apa kau ingin berjalan-jalan?"
"Tidak mau"
"Jadi apa yang kau ingin lakukan? dan aku bisa membantu mu" ujar Christian dengan berusaha membujuk istrinya
"Tidak perlu! karena tidak ada yang mau di lakukan" jawab Cherry dengan cuek
"Apa kau ingin makan sesuatu?"
"Tidak ada"
"Katakan padaku, apa perlu aku menolong mu untuk meracik obat atau menanam tanaman herbal?" tanya Christian yang berusaha mendinginkan suasana hati istrinya
"Tidak perlu, aku sendiri sudah bisa"
"Aku adalah suami mu, jadi aku ingin membantu mu"
"Jika kau ingin membantu ku maka lepaskan aku biarkan aku keluar sekarang" jawab Cherry dengan cuek
"Apa hanya ini yang kau mau?' tanya Christian dengan nada lembut
"Iya"
"Jika aku tidak mau melepaskan mu apa yang akan kau lakukan?"
" Apa gunanya aku di sini, sini adalah ruang kerja mu, lagi pula aku juga tidak bisa membantu apa-apa, aku di sini hanya menganggu saja, jadi biarkan aku keluar" jawab Cherry dengan terus terang
"Tapi sekarang aku tidak bekerja dan hanya ingin duduk santai bersama mu" kata Christian dengan memeluk Cherry yang di pangkuannya dengan erat
"Temani saja aku di sini ya, jangan marah lagi padaku, aku berjanji aku tidak akan membohongi mu" ucap Christian
"Sebuah janji adalah janji, jika janji tidak bisa di lakukan maka janji itu berubah menjadi hutang. Christian, kau tidak perlu berjanji apa pun padaku, karena aku juga tidak akan melarang mu melakukan apa pun, dan aku tahu sebelum kau mengenal ku kau sudah melakukan semuanya, dan walaupun aku adalah istri mu bukan berarti aku berhak untuk melarang mu" jelas Cherry dengan merasa kecewa
__ADS_1
"Cherry, di dunia ini hanya dirimu yang berhak mengatur hidupku, jadi kau bisa katakan saja apa yang harus ku lakukan untuk mu" jawab Christian dengan mengecup dahi istrinya