Pembunuh Profesional

Pembunuh Profesional
Siapa Barnard Han?


__ADS_3

Rasa penasaran membuatnya tidak berhenti berpikir, keanehan yang dia rasakan mulai di saat putranya mengatakan jika Christian ada kembali ke rumah dan kemudian pergi lagi, walaupun Anton mengatakan jika itu hanya mimpi semata akan tetapi Cherry tetap merasa curiga jika suaminya yang sudah meninggal dalam ledakan itu pernah kembali ke rumahnya


"Aaron tidak mungkin berbohong, dan juga tidak mungkin bermimpi, jika bermimpi Aaron pasti sudah mengatakan jika dia sedang bermimpi papanya, tapi dia mendengar jelas suara dan sentuhan papanya" gumam Cherry yang sambil duduk melamun di kamarnya


"Tidak benar, selama kami tinggal di sini tidak tahu kenapa di saat aku tidur aku merasa sangat hangat, kehangatan yang kurasakan ini sama seperti di saat aku tidur di dalam pelukan Christian, beda jika tidur sendirian. Christian, apa kamu selama ini sudah kembali tapi tidak menunjukan dirimu? sebenarnya apa yang terjadi jika kamu memang masih hidup kenapa tidak muncul di hadapanku? dan di mana kamu sekarang?"batin Cherry


"Selama ini aku bisa merasakan jika kamu dekat denganku, perasaan ku tidak akan salah, apakah selama ini kau sudah pulang dan apa kamu ada kesulitan sehingga tidak menunjukan dirimu? Christian, jangan mempermainkan aku lagi jika kamu ada di sini muncullah di hadapanku" kata Cherry yang menatap foto suaminya itu


Cherry duduk seharian di kamarnya sambil menatap foto suaminya itu, tanda tanya yang ada di pikiran membuatnya semakin yakin jika pria yang dia cintai selama ini masih hidup


"Rekaman cctv? jika Chistian pulang maka pasti ada terekam dirinya" gumam Cherry


Cherry lalu melangkah ke kamar sebelahnya untuk memutar rekaman cctv yang di pasang di sekitaran rumahnya


Di saat Cherry memperhatikan rekaman setiap malam dengan penuh berharap bahwa jika dia bisa melihat kepulangan suaminya, akan tetapi hasilnya tidak sesuai dengan harapannya, di rekaman itu sama sekali tidak merekam ada sesiapapun yang datang di malam hari


Cherry lalu memeriksa rekaman ke arah kamarnya dan Aaron untuk memastikan jika suaminya itu pulang untuk melihatnya setiap malam, akan tetapi hasilnya tetap hampa, di rekaman itu sama sekali tidak terlihat siapapun yang datang ke kamar mereka


Rasa kecewa Cherry membuatnya duduk sambil melamun, baru beberapa menit yang lalu dia merasa sangat yakin dengan keberadaan suaminya akan tetapi keyakinan itu seakan sirna di saat dia melihat isi rekaman cctvnya


"Jika Christian tidak pernah pulang, lalu siapa yang Aaron yang katakan? tidak mungkinkan Aaron hanya bermimpi?" gumam Cherry


Dengan penuh rasa kecewa Cherry berjalan ke halaman belakang rumahnya, menghirup udara segar dan aroma wangi dari bunga-bunga di halaman itu.


"Apa aku sudah tidak ada harapan untuk mellihatmu lagi, Christian? aku sangat merindukanmu setiap saat dan selalu berharap kau pulang dan berkumpul bersama kami, apapun yang di katakan papa, Anton dan Thomas aku tidak akan menanggapinya karena aku lebih percaya pada perasaan ku sendiri, aku merasa kau sangat dekat denganku, jika kau sudah meninggal kenapa aku tidak bisa bermimpi tentang dirimu? tapi sebaliknya aku malah merasa kau selalu di sisiku. Christian, di mana dirimu sekarang?" gumam Cherry yang sedang menatap sedih ke lautan


Di saat Cherry sedang menatap sedih ke arah lautan yang bergelombang, tiba-tiba lampu yang di seberang pulau sana berkedip tanpa berhenti, Cherry yang mendapati lampu yang berkedip tanpa berhenti itu dia terdiam sejenak dan menatap ke arahnya tanpa beralih


Selama beberapa menit Cherry menatapnya sambil memikirkan sesuatu, lampu itu seakan telah memberinya sebuah jawaban


"Aku sudah mengerti" gumam Cherry yang menatap ke arah lampu seakan sudah mengerti apa yang sudah terjadi

__ADS_1


Keesokan harinya


"Anton, Anton" teriak Cherry yang berlari keluar dari rumah dan menghampiri Anton yang sedang berada di halaman depan rumah


"Iya Nyonya" jawab Anton yang menoleh ke arah Cherry


"Katakan padaku sejujurnya, apakah dia masih hidup?" tanya Cherry dengan berharap


"Nyonya, apa maksudmu?"


"Anton, beritahu aku apa Christian masih hidup?" tanya Cherry dengan matanya yang berkaca-kaca


"Cherry, ada apa denganmu, masih pagi kau sudah berteriak?" tanya Jhon yang tiba-tiba muncul di sana


"Pa, aku tahu jika Christian masih hidup, tolong beritahu aku, dia ada di mana?" tanya Cherry dengan menangis histeris


"Nyonya...?"


"Anton, dia pasti ada kesulitankan sehingga dia tidak pulang?" tanya Cherry dengan tertekan


"Pa, perasaan ku tidak mungkin bisa salah, selama ini aku bisa merasakan kehangatannya, dia masih di sisiku, bahkan sering, Pa. dan aku yakin aku tidak salah, dia masih hidupkan? tolong beritahu aku di mana dia?" ucap Cherry dengan histeris


"Anton, tolong beritahu aku kebenarannya, kau pasti tahu jika dia ada di mana, selama ini kau di sini menjaga kami dan setiap kali kau pasti ada pesan anggota untuk membeli makanan kesukaanku, ini semua dari dia jugakan? hanya Christian yang tahu apa makanan kesukaanku" ujar Cherry dengan histeris


"Nyonya, jika Anda ingin tahu tentang bos maka seseorang yang akan memberitahumu tentangnya" ujar Anton yang terpaksa mengatakan sebenarnya


"Seseorang? siapa dia dan di mana dia?" tanya Cherry mengeluarkan air matanya


"Orang yang tinggal di seberang sana" jawab Anton yang menunjukan ke arah yang di maksudnya itu


"Rumah itu? bukankah kau mengatakan jika tidak mengenalnya?" tanya Cherry yang melihat ke arah seberang sana

__ADS_1


"Maaf Nyonya, jika aku sudah berbohong padamu" ucap Anton dengan merasa bersalah


"Katakan padaku siapa orang itu? dan aku ingin bertemu dengannya"


"Barnard Han! dia adalah Barnard Han" jawab Anton


"Apa dia kerabat Christian?"


"Dia bisa memberitahu semuanya padamu, Nyonya"


"Bawa aku ke sana, aku yakin jika Christian masih hidup aku bisa merasakannya" pinta Cherry dengan menangis terisak-isak


"Cherry, apa kamu yakin ingin ke sana?" tanya Jhon


"Pa, asal aku bisa bertemu dengan Christian aku akan pergi walau sejauh apapun, itu tidak masalah" jawab Cherry


"Putriku, jika ini adalah keputusan mu, maka papa akan mendukungmu, pergilah dan papa akan menjaga Aaron di sini" ucap Jhon dengan mengusap air mata putrinya


"Terima kasih, Pa" ucap Cherry


Anton mengantar Cherry ke sebarang pulau yang cukup jauh jaraknya dengan mengunakan Speedboat, setelah lima belas menit kemudian Cherry pun tiba di pulau itu


Cherry melihat sebuah pulau yang sepi dan tanpa sesiapapun di sana, dan terdapat sebuah Villa mewah yang di tutup rapat pintunya


"Nyonya, di sini masuklah" ujar Anton


Cherry melangkah pelan menghampiri pintu Villa mewah itu dan kemudian dia memberanikan diri untuk membuka pintu tersebut


Klek...


Saat pintu terbuka Cherry melihat ke dalam suasana rumah itu, tidak terlihat sesiapapun di dalam sana, lalu ia melangkah masuk ke dalam dengan melihat kesekeliling

__ADS_1


"Rumah ini yang selalu lampunya berkedip-kedip, tidak menyangka dalamnya sangat mewah dan sangat luas" gumam Cherry yang sambil berjalan ke ruangan villa itu


"Siapa Barnard Han?" gumam Cherry


__ADS_2