Pembunuh Profesional

Pembunuh Profesional
Berita heboh


__ADS_3

Disisi lain Anton dan anggotanya mengirim kado dari bosnya ke alamat 6 pejabat itu, di malam itu mereka semua mendapatkan paket yang dililit plastik berwarna kuning yang diikat dengan erat dan rapi, tentu mereka tidak menyangka bahwa kado yang mereka terima adalah hadiah yang mengerikan


Villa Forlando


"Memangnya malam-malam begini siapa yang mengirim paket, kenapa harus di bungkus dengan begitu tebal dan begitu panjang?" gumam Forlando yang mengunakan gunting untuk membuka kado itu


Setelah beberapa menit kemudian Forlando membuka semua lilitan plastik itu dan disaat dia melihat isi paketnya matanya berbuka besar dan merasa cemas, lalu dirinya langsung berlari menuju kekamar mandi


Woaaak....woaaak


Muntahan berkali-kali karena merasa geli dan menjijikan dengan isi paket tersebut


Forlando berada dikamar mandi selama beberapa menit dan akhirnya keluar, dirinya pun menghampiri jasad yang dalam kondisi mengenaskan itu dan mendapati sepucuk surat, dirinya membuka amplop dan kemudian membaca isi surat itu


"Komandan Forlando, Anda ingin menantangku? maka aku terima tantanganmu, tapi ingat kau jangan sampai jatuh ditanganku jika tidak maka kau akan bernasib sama dengan bawahanmu ini, suatu saat kita pasti akan bertemu"


Saat dia membaca isi surat itu dia merasa ketakutan dan gemetaran diseluruh tubuhnya


"Christian Han..?" gumam Forlando


Tidak lama kemudian nada panggilan masuk ke handphonenya sebanyak puluhan kali, Forlando yang ketakutan dan merasa cemas tidak menjawab panggilan tersebut, semua panggilan itu yang tak lain adalah dari 5 pejabat lainnya yang sudah menerima paket di waktu yang sama


Mansion Han


Jam dinding menunjukan pukul 11 malam, Christian yang baru kembali dari markas langsung menuju kekamar tidurnya, dia pun langsung menghampiri istrinya yang sudah ketiduran itu


"Selamat malam, sayang" ucap Christian yang mencium wajah istrinya dan tidur sambil memeluknya


Karena merasa sentuhan Cherry pun membuka matanya


"Christian, apa kamu baru pulang? aku menunggumu pulang hingga ketiduran" ujar Cherry yang sedang tidur dipelukan suaminya


"Maaf, dimarkas ada yang mau dikerjakan oleh sebab itu aku jadi kemalaman" jawab Christian dengan mengecup dahi istrinya

__ADS_1


"Apa sesibuk itu ya dimarkas? apa ada masalah disana?"


"Tidak sayang, hanya urusan kecil saja, kamu sudah mengantuk, tidurlah" jawab Christian dengan memeluk istrinya dengan erat


"Selamat malam" ucap Cherry


"Selamat malam" balas ucapan Christian


Keesokan harinya


Berita kekalahan pihak kepolisian telah mengemparkan dunia, semua rekaman para korban-korban yang di lokasi baku tembak itu telah ditayangkan ditelevisi, pihak pemerintahan mengerahkan sejumlah anggota menuju ke lokasi baku tembak yang terjadi dimalam itu


Sebuah televisi yang berukuran jumbo terpampang dijalan kota besar itu, para pejalan kaki berkerumunan menonton berita tersebut, semua mata berfokus pada berita yang sangat mengemparkan dunia, sebanyak tiga ribu lima ratus anggota polisi tewas dalam sehari


Selain itu diberita tertulis jika Christian Han menantang pemerintahan yang ingin menangkapnya, tentu saja bagi para masyarakat yang melihat nama yang tercantum diberita itu tidak asing lagi bagi mereka


Disaat nama Christian dicantumkan semua masyarakat disana saling berbisik diantara satu sama lain


"Ini sudah keterluan dan tidak seharusnya terjadi" kata pejalan kaki 1


"Mudah-mudahan dia tidak ditangkap, jika tidak maka aku pasti akan demo" ujar pejalan kaki 3


"Mereka sangat gagal, selain gagal dalam bertugas mereka sama sekali tidak bisa membantu rakyat" ketus pejalan kaki 4


"Ini adalah berita terbesar dalam sejarah dan juga kalah paling telak dan sangat memalukan" kata pejalan kaki 5


"Jika mereka ingin menangkapnya aku ingin demo melawan pihak kepolisian" ucap pejalan kaki 6


"Sama aku juga"


"Aku akan bergabung jika sampai terjadi"


"Tanpa dia aku sudah mati lima tahun lalu"

__ADS_1


"Sama aku juga, tanpa dia aku juga sudah kehilangan adikku yang disaat itu butuh biaya pengobatan dan anggota dialah yang mengantar uang kerumah sakit"


"Dia barulah pahlawan bagi kita"


"Dia adalah penyelamat"


"Jika saja mereka berani menyentuhnya maka aku dan keluargaku mati-matian untuk menantang pemerintahan"


Begitulah semua percakapan mereka dikerumunan itu, saat berita itu disebarkan kota besar itu mengalami kemacetan yang cukup panjang disetiap titik, semua pengendara berhenti hanya untuk menonton berita tersebut, kemacetan yang terjadi di dalam kota itu sangat menghebohkan sehingga masuk berita dunia..


Disisi lain Thomas yang berada digedung lantai 17 melihat pemandangan yang tidak biasa itu merasa keheranan, dirinya melihat kebawah yang dikerumunin orang-orang yang memenuhi jalan besar itu


"Gila! berita si brengs*k itu benar-benar gila, aku tidak menyangka jika dia bisa mempengaruhi semua masyarakat sini, ini pemandangan yang sangat langka, tapi memang tidak salah jika mereka semua tertarik pada berita itu dan aku yakin mereka pasti marah besar terhadap pemerintah" gumam Thomas


Thomas mengeluarkan handphone dan menghubungi temannya itu


"Hallo, ada apa pagi-pagi sudah mengangguku?" tanya Christian yang diseberang sana


"Hei..apa kau gila ya? kau sebarkan berita itu dan coba lihatlah apa yang sudah terjadi didalam kota ini, disetiap sudut mengalami kemacetan karena ulahmu, bagaimana aku bisa keluar kalau seperti ini" ngoceh Thomas yang tiada hentinya


"Ini bukan salahku, seharusnya kau melarang mereka, lagi pula bukan aku yang menyuruh mereka harus berkumpul disetiap sudut"


"Iya, tapikan karena berita mu itu yang membuat mereka berkerumunan seperti semut yang baru keluar dari sarangnya, kenapa kau menantang pemerintah, apa kau masih waras?" teriak Thomas dengan kesal


"Mereka berani menyerang 30 markasku, kau tahukan jika dikota ini 30 markas itu adalah sarang utama kami, tentu saja aku harus beri pelajaran pada mereka, dan jika mereka masih mau melanjutkan aku hanya bisa melawan"


"Apa kau gila ya? kenapa kau tidak menghilang saja dan pindah ke pulau saja?"


"Thomas, gunakan lah akal sehatmu, aku adalah buronan, walau aku sembunyi dipulau apa menurutmu itu bisa selamanya? kau bukan tidak tahu cara kerja mereka, mereka akan mencariku di semua tempat atau di pelosok, aku tidak mau mundur begitu saja dan bersembunyi, sementara statusku masih buronan dari lima negara, jika aku mundur suatu saat mereka pasti akan mendapatkanku juga walau aku tinggal dipulau, jika disaat itu aku ditangkap maka bagaimana dengan anak dan istriku, jadi sebelum aku mundur aku harus bertaruhan dengan mereka, hidup mati ini sudah takdir, jika rencana ini berhasil maka keluargaku tidak akan dicari lagi, setidaknya keluargaku bisa hidup tenang" jelas Christian


"Apa rencana mu sebenarnya?"


"Melawan sampai titik akhir, jika aku menang maka keluargaku tidak akan diganggu atau menjadi incaran mereka, aku harus menyelesaikan mereka, mereka hanya menginginkanku saja, jadi aku tidak bisa bersembunyi sekarang, setelah semuanya berakhir walau aku mati ataupun hidup maka mereka tidak akan menganggu keluargaku"

__ADS_1


"Apa maksud dengan perkataan mu ini? apa rencana mu sebenarnya?"


__ADS_2