
"Apa yang terjadi?" teriak Yones yang menghentikan aksinya dan mengambil handuk melilit tubuh bagian bawahnya
Yones mengambil senjata yang di letakkan di atas meja dan melangkah keluar dari kamar
Duar....duar....duar.....duar...duar...
Bunyi ledakan bom yang di lempar dari Stephen dan lainnya tanpa berhenti
"Aaarggghhhh" teriakan para anggota Yones
Duar.....duar....duar....duar.....duar....
Bunyi ledakan kediaman Yones yang di lempar bom, sehingga bagian lantai duanya hancur
Dor..dor....dor.....dor....dor..dor
Bunyi tembakan di lakukan oleh anggota Stephen yang mendobrak pintu halaman depan
"Siapa kaliaaaaannn? berani menyerang kuu?" teriak Yones yang keluar dari rumahnya dan sambil melepaskan tembakan ke helikopter
Dor.....dor....dor....dor....dor...
Bunyi tembakan di lakukan oleh Yones yang tidak tepat sasaran
"Akhirnya kau keluar, Yones" gumam Stephen yang berada di dalam helikopter dan melepaskan tembakan nya ke arah Yones
Dor...dor...dor.
Tembakan Stephen mengenai ke dua kaki Yones
"Aaarggttthh, brengs*k." ketus Yones yang kesakitan
__ADS_1
Tidak lama kemudian anggota Stephen menyerang masuk dari halaman depan
40 anggota bersenjata melepaskan tembakan ke arah anggota Yones yang sudah terluka parah dan sebagian dari mereka banyak yang tewas
Dor....dor....dor....dor....dor...dor
Bunyi tembakan dari semua anggota Stephen mengenai para musuhnya
"Aaarghhhhh" jeritan serentak mereka yang tubuhnya di tembus oleh puluhan peluru, sesaat kemudian mereka tewas tidak tersisa
Para semua anggota menghampiri Yones yang sudah terluka di bagian ke dua kakinya dengan menodongkan senjata ke arah Yones yang sedang terkapar di lantai teras depan kediamannya
Helikopter yang di tumpangi oleh Stephen akhirnya mendarat di halaman yang sangat luas di depan kediaman Yones, di saat itu mata Yones berfokus pada seorang pria yang turun dari helikopter itu, tentu saja wajah pria itu tidak asing baginya walau sudah 15 tahun mereka tidak bertemu, Yones melihat kehadiran seorang penjahat yang sudah terkenal berada di depan matanya membuat dirinya ketakutan dan tidak berani percaya bahwa musuh lamanya bisa muncul di depan matanya
"Akhirnya kita bertemu sekian lama kau bersembunyi dari ku, Yones" ucap Stephen dengan tatapan aura membunuh
"Christian Han, kenapa kau bisa berada di sini?" tanya Yones dengan merasa kaget
"Aku bisa berada di sini karena diri mu, kau membuat ku mencari mu ke mana-mana, selama ini aku tidak berhenti untuk mencari mu, tentu saja kau tahu apa alasan ku mencari mu kan?" jawab Stephen
Mendengar ucapan yang keluar dari mulut Yones membuat Stephen merasa marah dan melayangkan tamparannya ke wajah Yones
Plak...plak..
"Aarrrhhhhtt" jeritan Yones yang menahan sakit di wajahnya, tamparan keras di lakukan oleh Stephen menyebabkan darah keluar dari mulutnya
Stephen mendekati Yones dengan mencengkeram leher Yones dengan erat
"Kau memberi uang pada Vivian dan Carlos untuk mengajak Kelly keluar, dan setelah itu mereka memasukkan obat tidur ke dalam minuman Kelly, setelah Kelly meminumnya dia tertidur dan langsung di bawa ke rumah mu oleh dua brengs*k itu" ketus Stephen
"Jangan menyalahkan ku, ini kemauan mereka, mereka gila uang" jawab yones dengan menahan sakit pada bagian lehernya
__ADS_1
"Apa kau tahu apa yang telah terjadi pada mereka? aku sudah mengirim mereka ke neraka, aku mengeluarkan usus mereka dengan tangan ku sendiri, apa kau tahu di saat aku mendengar musuh ku berteriak kesakitan hati ku sangat puas dan senang, mereka di siksa oleh ku aku membelah tubuhnya dan menarik keluar usus-ususnya, ini sangat menyenangkan bagi ku" jelas Stephen dengan tatapan iblis
"Kau...kau gila" ucap Yones
"Aku memang gila, karena hobi ku memang menyiksa tahanan ku, dan aku sedang memikirkan ingin mengunakan cara apa untuk menyiksa mu" jawab Stephen dengan senyum iblis
"Christian Han, jangan menyalahkan ku, jika bukan karena di saat itu Kelly menolakku maka aku tidak akan melakukan itu padanya, dia memiliki paras yang cantik dan tubuh yang seksi, sehingga membuat ku tidak bisa untuk tidak menyentuhnya, dan malam itu aku sangat menikmatinya, dia dalam kondisi tidak sadarkan diri, aku menikmati setiap sisi di tubuhnya itu, aku melakukan selama berjam-jam, dan di saat dia sadar dia berteriak dan menangis dengan histeris, dan aku semakin bergairah melakukannya karena tangisannya, dia kesakitan dan lemah tapi ini tidak membuat ku berhenti malah aku melanjutkannya lagi, apa kau tahu di saat aku melakukan hubungan dengan wanita aku suka menyiksa mereka sehingga mereka berteriak kesakitan, ini sangat menyenangkan ku" ucap Yones dengan tertawa kecil
"Aaarggghhhhhh" jeritan Yones yang di cengkeram erat oleh Stephen sehingga membuatnya sulit untuk bernafas
"Kau senang? kau puas? kau menikmatinnya bukan? jika begini maka aku Christian Han akan membalas dendam untuk adik kandung ku yang tercinta, kau membunuh satu-satunya ahli keluarga ku, kau sudah lupa dia adalah Kelly Han dan bukan gadis sembarang yang bisa kau sentuh" bentak Stephen dengan emosi
Yones yang kesakitan dan tidak bisa bernafas memukul-mukul tangan Stephen yang sedang mengcengkeram lehernya
Sesaat kemudian Stephen melepaskan tangannya
"Uhuk....uhuk...uhuk..., kenapa kau tidak membunuh ku?" tanya Yones dengan tertawa kecil
"Aku ingin menyiksa mu dulu, sampai aku puas baru aku akan membunuh mu. bukan.. maksud ku adalah menyiksa mu sampai kau mati sendiri, kau menyiksa adiku selama berjam-jam, bukan? maka aku akan melakukan selama berjam-jam juga, hanya cara siksaan ku akan beda" jawab Stephen dengan senyum iblis
"Jika kau menangkap ku kau tidak akan lolos, Christian. di sini adalah afrika bukan san fransisco, jadi kau akan kesulitan" ujar Yones
"Hahahahaha...kau masih saja bermimpi, apa kau tahu sekarang semua anggota ku sudah menyerang sarang mu, dan semua milik mu akan ku rampas, semua harta benda mu akan jatuh ke tangan ku" jawab Stephen
"Kau?" ucap Yones
"Kenapa? malam ini adalah malam kehancuran bagi mu, kau tidak akan bangkit lagi, kau sudah kehilangan segalanya, Yones. kau sudah hancur" kecam Stephen
"Aku tidak percaya, kau hanya berbohong pada ku saja, sarang ku terdapat begitu banyak anggota kau bukan lawan ku"
"Apa kau lupa siapa aku? aku tidak pernah kekurangan anggota, kumpulan ku ada di mana-mana, mereka hanya tinggal menunggu perintah ku saja untuk bertindak, dan jauh dari sebelumnya aku sudah menyelidiki mu, dari awal aku sudah tahu kau di sini aku hanya membiarkan mu menikmati hidup mu selama beberapa bulan lagi, dan setelah itu aku akan merampas semua milik mu, dan mengiris daging mu dengan perlahan" ujar Stephen
__ADS_1
Bab selanjutnya
Siksaan Christian untuk Yones