Pembunuh Profesional

Pembunuh Profesional
King Devil vs Perampok dan Detektif


__ADS_3

Di malam itu Cherry masih berada di dalam ruangan dan sedang meracik obatnya, jam dinding menunjukan pukul 11 malam. karena fokus pada olahan obat dia tidak menyadari jika ada seseorang yang sedang berdiri di pintu sedang melihatnya selama beberapa saat. dan setelah itu orang itu pun menutup kembali pintunya dengan perlahan dan pergi meninggalkan ruangan tersebut.


"Obat ini semuanya berguna, jika suatu saat Tuan Chin memerlukannya maka tinggal memberikan padanya saja" kata Cherry yang sambil sibuk dengan tangannya


Di sisi lain terjadi penembakan antara polisi dan perampok.


Terjadinya perampokan di sebuah toko emas, Owen yang bertugas untuk menangkap para perampok dengan berusaha mengejar para perampok yang melarikan diri secara berpencar.


Tak...tak...tak..tak..tak..


Kejaran Owen, Jimmy dan anak buah lainnya yang berusaha mempercepatkan langkah mereka untuk mengejar para perampok sambil melepaskan tembakan..


Dor...dor...dor...dor. .


Tembakan di lepaskan dari Owen dan Jimmy


"Aarggtthh" jeritan 2 perampok yang tertembak di kaki mereka


"Bawa mereka" perintah Owen sambil mengejar perampok lainnya


"Siap" jawab anak buahnya yang menahan 2 perampok yang telah tertembak


Aksi kejar - kejaran itu cukup memakan waktu yang lama, bagaimana tidak para perampok berjumlah 8 anggota sementara yang tertangkap hanya 4 anggota


Tak...tak...tak..tak..tak...


Berlari dan berlari para perampok itu menuju ke gang kecil dan gelap untuk menyelamatkan diri.


Tak...tak...tak...tak..


Kejaran Owen dan Jimmy yang sedang mencari keberadaan sasaran mereka


"Pak, kelihatannya mereka menghilang?" ujar Jimmy yang melihat ke kiri dan kanan


"Mereka ada 4 orang tidak mungkin bisa hilang begitu saja" kata Owen yang merasa tidak senang


4 perampok tersebut bersembunyi di gang sepi itu di saat mereka berjalan ke arah depan mereka, mereka melihat seseorang yang tidak lain adalah King Devil sedang berdiri di depan sana.


"Siapa dia?" tanya salah satu perampok itu yang sedang bersama 3 kawan lainnya


"Tidak bisa melihat dengan jelas dia cukup jauh" jawab kawan lainnya


"Ingin kabur setelah merampok?" tanya King Devil yang sedang menodong senjata ke arah mereka berempat


"Dia memiliki senjata" ujar salah satu perampok itu dengan menodong senjata ke arah mereka begitu pula dengan kawan lainya

__ADS_1


Mereka berempat menodongkan senjata ke arah King Devil yang berdiri di posisi agak jauh dari mereka.


Tidak lama kemudian Owen dan Jimmy muncul di belakang Mereka berempat.


"Jangan bergerak" teriak serentak Owen dan Jimmy yang menodongkan senjata ke arah mereka berempat


"Letakkan senjata kalian" teriak Owen lagi


Mendengar suara Owen dan Jimmy mereka berempat menoleh ke belakang sambil mengarahkan senjata ke Owen dan Jimmy..


Sementara King Devil masih di posisinya sambil menodong senjata ke arah para perampok itu


"Kalian jangan mendekat" teriak perampok 1 yang melihat ke arah King Devil dan kemudian melihat ke arah Owen dan Jimmy


Mereka berempat melihat ke depan dan belakang sambil mengarahkan senjata mereka ke arah King Devil dan kemudian ke arah Owen dan Jimmy


"Pak, siapa yang berdiri di sana?"tanya Jimmy yang melihat ke arah King Devil


"Tidak bisa melihat dengan jelas, dia mengenakan masker" jawab Owen yang sedang memerhatikan Pria bermasker itu


"Lepaskan senjata kalian semua jika masih ingin hidup" kata Owen dengan ancam


Salah satu perampok mengarahkan senjatanya dan ingin menembak ke arah Owen.


Dor..


Melihat kawannya menjadi korban tembakan 3 perampok lainnya pun sama-sama mengarahkan senjatanya ke arah King Devil


"Bunuh dia" teriak serentak mereka bertiga


"Jangan bergerak kalau tidak kami tembak" teriak Owen yang melihat para perampok itu yang ingin melepaskan tembakan ke King Devil


Dor...dor...dor..


3 tembakan tepat dari King Devil mengenai kepala mereka bertiga. dan sesaat kemudian mereka pun tumbang satu-persatu..


Kejadian ini di lihat oleh Owen dan Jimmy, di saat itu Owen telah menyadari siapa pria bermasker hitam dan berjaket kulit yang sedang berdiri di hadapan mereka itu.


"Kau adalah King Devil? yang sering membunuh orang?" teriak Owen yang mengarahkan senjatanya


"Cepat lepaskan senjata mu" teriak Owen


"Pak, dia adalah King-king devil itu?" tanya Jimmy yang mulai gemetaran


"Kenapa kau gemetaran?" tanya Owen yang melihat ke arah Jimmy

__ADS_1


"Tidak tahu, sepertinya dia punya magnet sehingga kaki ku mulai lemas" jawab Jimmy


"Pak, anda di sini" sapa 4 anak buah Owen yang tiba di sana


"Siapa dia?" tanya salah satu anak buah Owen lainnya yang sama-sama menodong senjata ke arah King Devil


"Dia adalah King Devil" jawab Owen


"King Devil, kami menang jumlah dan kau pasti kalah, menyerahlah" teriak Owen sambil maju langkahnya dengan perlahan dengan di ikuti anak buahnya


"Ikut kami kembali dan bekerjasamalah dengan kami" ujar Owen


Melihat Owen bersama anak buahnya yang sedang mengarahkan senjata King Devil hanya bersikap tenang tanpa bersuara serta menodongkan senjatanya ke mereka semua.


"Letakkan senjata mu, kau tidak bisa lari lagi, menyerah dan ikut kami pergi" gertak Owen dengan hati-hati


King Devil hanya menatap tajam ke arah mereka tanpa ada balasan apa pun


"Pak, apa anda yakin dia takut sama kita?" tanya Jimmy yang masih gemetaran


"Pak, apa dia tuli ya? kenapa dari tadi dia diam saja dan tidak bicara?" tanya Salvon


"Apa dia mengerti perkataan kita dan kenapa dia tidak bergerak dari tadi?" tanya Nicky


"Sudah diam, tetap bersikap tenang, sudah 5 tahun kita mengincarnya malam ini kita harus menangkap dengan cara apa pun" ujar Owen dengan sambil memerhatikan King Devil


"Sekumpulan tidak berguna hanya membuang waktu ku saja" batin King Devil yang mulai kesal


Dor...dor...dor...dor...dor...dor...dor...dor


Tembakkan berkali-kali Dari King Devil mengenai tepat ke kaki Owen dan anak buahnya


"Aarghhtt...sialan" teriakan serentak Owen dan anak buah lainnya yang kesakitan


Masing-masing dari mereka terkena satu butir peluru


Setelah melukai kaki para detektif, King Devil lalu berjalan dengan tenang dan meninggalkan mereka.


"Jangan pergi" teriak Owen yang berusaha mengejar langkah King Devil dengan terpincang-pincang


Mendengar teriakan Owen, King Devil lalu menoleh ke belakang dan melepaskan tembakkan sebanyak berkali-kali


Dor...dor..dor..dor..dor..dor..dor...dor...dor


"Aarggtt" jeritan Owen yang meloncat-loncat karena peluru mengenai ke lantai yang di mana tempat Owen menginjak

__ADS_1


"Pak" teriak serentak semua anak buahnya yang di sana


__ADS_2