Pembunuh Profesional

Pembunuh Profesional
Cherry kecewa


__ADS_3

Setelah dua hari pencarian keberadaan si pelaku akhirnya berhasil di temukan oleh anggota ular cobra, di saat ditemukan pelakunya di hajar habis-habisan oleh Micheal di dalam penjara mereka


Rumah sakit


"Bos, pelakunya mengaku ingin membalas dendam, oleh karena itu dia nekad untuk memasang bom" kata Victor


"Kenapa dia bisa tahu aku di rumah sakit?" tanya Christian


"Hanya kebetulan, di saat Bos dan nyonya kesini di saat itu dia sedang berada di cafe yang ada di seberang rumah sakit ini, dan oleh sebab itu dia mengambil kesempatan memasang bom ke dalam mobil" jawab Victor


"Jangan biarkan dia mati, aku ingin kau potong kedua kakinya, dan ingat setelah potong kakinya buang dia ke jalanan. ini untuk Cherry yang harus duduk di kursi roda seumur hidupnya" perintah Christian


"Baik Bos" jawab Victor


Setelah dua minggu kemudian Cherry dan Aaron kembali ke rumah mereka, di saat itu Christian mengendong Cherry yang tidak bisa berjalan dan mereka pun melangkah masuk ke kamarnya, sementara Aaron di gendong oleh baby sister yang khusus untuk menjaganya, Christian yang ingin merawat istrinya dengan tangan sendiri dia pun menyuruh Thomas untuk mencarikan seseorang yang sudah berpengalaman untuk menjaga putra semata wayangnya itu, Thomas lalu mengenalkan temannya yang sudah berpengalaman itu, nama gadis itu adalah Viora adalah gadis cantik yang tamatan perguruan tinggi, Viora adalah sahabat Thomas yang baru usia 23 tahun, selain memiliki paras yang cantik dirinya juga berkulit putih dan sangat lembut, dan sangat di sukai oleh para pria


Di malam hari Christian yang ingin memasak untuk istrinya dia di dekati oleh Viora yang ingin menawari bantuan


"Tuan, apa perlu saya bantu?" tanya Viora dengan sopan


"Tidak!" jawab Christian dengan tanpa menoleh ke arah gadis itu


"Aaron sudah tidur" ucap Viora lagi


"Hm" jawab Christian yang masih sibuk dengan tangannya


"Tuan, jika butuh bantuan aku akan melakukannya"


"Tidak perlu" jawab Christian dengan cuek

__ADS_1


"Apa nyonya perlu aku yang membantunya? misalnya mandi dan lainnya? jika perlu aku akan masuk membantunya karena aku adalah wanita" tanya Viora dengan sopan


"Jangan masuk ke kamar kami, aku yang akan mengurus istriku sendiri, karena aku adalah suaminya" jawab Christian yang tanpa menoleh ke arah Viora


"Baiklah Tuan" jawabnya dengan menurut


"Sayang sekali pria yang begitu sempurna bisa memiliki istri yang cacat, anaknya juga sangat lucu, istri yang cacat tidak akan bisa melayani suaminya, bukankah ini lama-lama akan membuat cinta tuan Han pudar terhadap istrinya? tanpa hubungan ranjang maka mereka tidak akan bisa bertahan lama" batin Viora


Setelah selesai menyiapkan makanan Christian pun membawanya ke kamar untuk makan bersama dengan istrinya, sepiring nasi putih dan 3 macam lauk pauk


Christian meletakan lauk-lauknya di meja samping kasur dan dirinya duduk di tepi kasur dengan berhadapan dengan Cherry yang sedang duduk bersandar, sepiring nasi mereka makan berdua


"Christian, kenapa tidak membiarkan Aaron tidur denganku? aku ingin memeluknya" tanya Cherry yang sedang di suapi suaminya


"Cherry, kamu harus banyak istirahat sayang, jadi biarkan saja Viora yang menjaga di malam hari, dan di pagi hari Aaron akan bersama kita" jawab Christian dengan menyantap makanannya


"Aku sangat ingin menjaga dengan tanganku sendiri, tapi kaki ku masih tidak bisa turun dari ranjang" ujar Cherry dengan penuh rasa kecewa


"Christian, soal makan ku biarlah Nicole yang sediakan saja, dan jika aku mau mandi biarlah Nicole yang membantu ku, kau akan kelelahan jika setiap hari sibuk mengurus ku, saat di rumah sakit kau selalu melakukan hal yang sama, memasak dan bawa ke rumah sakit dan kemudian juga memandikan ku" ucap Cherry dengan rasa bersalah


"Cherry, apa kamu sudah lupa aku adalah suami mu jadi wajarkan jika aku menjaga mu" kata Christian dengan senyum


"Bukankah sebagai suami istri harus saling menjaga. sudah, jangan di pikirkan lagi, ayo kita habiskan makanan ini" jawab Christian dengan senyum


Cherry yang kakinya sudah cacat harus duduk di kursi roda, setiap pagi sampai sore Aaron akan bersama Christian dan Cherry, dan setelah malam Aaron akan di jaga oleh baby sisternya


Selama beberapa bulan Christian tetap menjaga istrinya dengan penuh perhatian, seperti biasa dia akan memandikan istrinya sehingga memasak dan makan bersama dengan istrinya, walau Christian menjaganya tanpa keluhan akan tetapi tidak bagi Cherry yang merasakan keanehan pada kakinya sehingga membuatnya tertanya-tanya apakah dirinya telah cacat


"Sudah 6 bulan kaki ku masih saja tidak ada perkembangan, sebenarnya apa yang sudah terjadi pada kakiku, apakah aku lumpuh? tapi kenapa Christian selalu mengatakan jika kaki ku akan segera sembuh dan ini sudah berlalu selama 6 bulan, selama ini Christian selalu menjaga ku padahal dia masih mau mengurus pekerjaannya dan Aaron, dan sudah lama dia tidak menyentuhku apa karena dia tahu kaki ku sudah lumpuh oleh sebab itu dia tidak pernah menyentuh ku lagi?"

__ADS_1


"Tidak! tidak mungkin aku lumpuh, ini tidak boleh terjadi, tapi kaki ku memang tidak bisa berdiri, aku harus bertanya padanya" gumam Cherry


Cherry lalu menekan tombol kursi rodanya dan menuju ke ruangan kerja Christian, sejak Cherry tidak bisa berjalan maka mereka pun berpindah kamar ke lantai dasar, untuk mempermudahkan jika Cherry ingin keluar dengan kursi rodanya


Di sisi lain Christian berada di ruang kerjanya bersama Anton


"Bos, apa kamu kurang tidur? kelihatannya kamu sangat kelelahan?" tanya Anton yang sedang berdiri di hadapan Christian


"Iya, semalaman Aaron menangis, aku harus membujuknya agar bisa tidur" jawab Christian


"Apakah Nyonya sudah tahu?"


"Belum, aku tidak ingin memberitahunya, aku tidak tahu harus menyembunyikan nya sampai kapan, tapi jika dia tahu dia pasti tidak bisa menerimanya" jelas Christian dengan khawatir


"Tapi cepat atau lambat nyonya akan mengetahuinya"


"Aku tidak berani membayangkan jika dia tahu dia pasti akan terluka. Anton, cari dokter yang terkenal aku ingin Cherry cepat sembuh, dia tidak akan sanggup menerima tamparan ini jika dia sampai tahu"


"Baik Bos aku mengerti" jawab Anton yang kemudian melangkah pergi dan di saat Anton membuka pintunya dia menghentikan langkahnya


"Nyo..nyonya" sapa Anton yang di kejutkan oleh Cherry yang sudah berada di depan pintu ruangan itu, dengan mata indahnya yang sedang mengeluarkan air mata


Christian yang mendengar sapaan Anton langsung berdiri dan berjalan ke arah pintu ruangannya itu


"Cherry" ucap Christian yang mendekati istrinya dengan mengecup dahinya, karena dia sudah tahu jika Cherry telah mendengar semua perkataan mereka


"Tidak apa-apa, semua akan berlalu, kau akan sembuh. percayalah padaku" kata Christian yang berusaha membujuk istrinya


"Kenapa harus berbohong padaku?" tanya Cherry dengan wajahnya yang telah di basahi air matanya dengan penuh rasa kecewa

__ADS_1


"Cherry, ini bukan masalah besar, hanya butuh waktu, aku akan mencarikan dokter yang paling terkenal untuk menyembuhkan mu, percayalah padaku dan juga dirimu" bujuk Christian dengan mengusap air mata istrinya


.


__ADS_2