
"Stephen, ini sudah malam apa kamu tidak pulang tidur?
"Aku ingin menemani mu di sini, jadi aku akan tidur di sini" jawab Stephen dengan senyum
"Apa kamu bisa tidur nyenyak di sini?"
"Tentu saja, aku akan menemani mu selama diri mu tinggal di rumah sakit" jawab Stephen yang naik ke ranjang dan tidur di samping Cherry
"Mari..tidurlah" ucap Stephen dengan memeluk Cherry sambil tidur
"Cherry, apakah dulu kau pernah menyukai seseorang?" tanya Stephen sambil memeluk Cherry
"Hah...menyukai seseorang?"
"Iya, apakah pernah?"
"Sudah lama, aku sudah tidak ingat perasaan itu lagi"
"Baguslah, kalau tidak ingat lagi maka jangan pernah ingat lagi" jawab Stephen dengan mengecup dahinya
"Kenapa tiba-tiba bertanya seperti itu? aneh" batin Cherry
Keesokan harinya
Stephen dan Cherry bersiap untuk meninggalkan rumah sakit itu, dan di saat yang sama Garred yang sudah tahu jika Cherry akan keluar dari rumah sakit dirinya langsung datang menjumpai Cherry
Klek
"Nona Cherry" suara panggilan Garred yang masuk ke dalam kamar
"Ada apa dokter Garred?" tanya Stephen yang sedang memakaikan jaket Cherry
"Tuan Chin, nona Cherry harus melakukan pemeriksaan hari ini" kata Garred
"Lalu?" tanya Stephen dengan tanpa menoleh ke arahnya
"Lukanya juga belum sembuh, kenapa Anda ingin membawanya keluar?" tanya Garred dengan menahan emosi
"Aku sudah mendaftarkan Cherry ke rumah sakit lain, apa ada masalah?" tanya Stephen dengan bersikap dingin
"Kenapa Anda melakukannya? pasien belum bisa di pindah ke sana ke mari"
"Cherry adalah kekasih ku, aku berhak melakukan apa pun" jawab Stephen dengan tatapan aura membunuh
"Tapi saya adalah dokternya"
__ADS_1
"Aku tahu anda adalah dokternya, tapi sekarang bukan lagi, semua biaya aku sudah melunasinya, demi kebaikan wanita milik ku aku harus melakukan apa yang terbaik untuknya, apakah dokter Garred keberatan? jika Anda keberatan aku malah merasa curiga jika Anda berniat jahat padanya" ujar Stephen dengan teruss terang
"Maaf, saya bukan ingin melarang, Anda bebas ingin memindahkan pasien kemana saja, tapi saya berharap jika Anda memikirkan ulang apa resiko jika Anda memindahnya di saat kondisinya belum sembuh sepenuhnya"
"Kondisinya aku sangat mengerti, aku yang menjaganya selama ini, jadi aku yang akan buat keputusan untuknya" jelas Stephen dengan bersikap dingin
"Nona Cherry, apakah Anda ingin meninggalkan rumah sakit ini?" tanya Garred dengan menatap ke arah Cherry yang sedang duduk di tepi ranjang
"Iya, Aku akan ikut kata Stephen"jawab Cherry dengan menatap Garred dan Stephen
"Cherry, mari kita pergi" ucap Stephen dengan mengendong Cherry melangkah keluar dari kamarnya
"Sialan, kenapa tiba-tiba saja dia di pindahkan? apa niat Stephen Chin sebenarnya?" batin Garred
"Kenapa Stephen sepertinya ada masalah dengan Kak Garred? melihat dari tatapannya terhadap Kak Garred seperti ada kebencian" batin Cherry
Stephen yang merasa cemburu terhadap Garred membuatnya memindahkan Cherry ke rumah sakit lain, agar tidak ada pertemuan lagi di antara Garred dan Cherry
Garred hanya bisa merasa kesal di dalam hatinya karena tidak bisa berbuat banyak, niatnya ingin kembali bersama Cherry akan tetapi di halang oleh Stephen
Prak...
Bunyi hentakan meja kantor yang di lakukan oleh Garred
Dalam perjalanan
"Stephen, apa aku boleh bertanya sesuatu?" tanya Cherry yang duduk di samping Stephen
"Tanyalah, ada apa?"
"Apakah Dokter Garred melakukan kesalahan?"
"Kenapa bertanya seperti itu?" tanya Stephen dengan sambil memeluk Cherry
"Dari tatapan mata mu sepertinya kamu membencinya."
"Aku tidak membencinya, hanya saja aku tidak menyukai rumah sakit itu" jawab Stephen dengan senyum
"Cherry, kau tidak tahu alasan bos memindahkan mu adalah karena kalian sudah saling mengenal di masa kecil, bos sengaja menjauhkan mu darinya karena merasa cemburu, untung saja hanya di suruh pindah dan bukan di suruh menyiksa dokter itu" batin Anton yang sedang mengendarai mobil
Di hari itu Cherry dipindahkan ke salah satu rumah sakit terbesar di jerman
"Bos" ini adalah dokter Merry beliau yang akan menangani Cherry mulai hari ini" kata Anton
"Dokter Merry, Cherry adalah kekasih ku, saya berharap Anda bisa menjaganya dengan baik" ujar Stephen
__ADS_1
"Baiklah Tuan Chin, ini adalah tanggung jawab saya sebagai dokter" jawab Merry dengan sopan
"Nona, saya akan memeriksa luka mu dulu" ucap Merry yang menghampiri Cherry
"Lukanya sudah mulai membaik, hanya bekas jahitan saja yang belum kering, Nona. tinggallah di sini untuk beberapa hari, saya ingin memastikan luka Anda tidak terinfeksi" kata Merry dengan sopan
"Iya, terima kasih dokter" ucap Cherry dengan senyum
Sesaat kemudian Merry keluar dari kamar Cherry dan di ikuti oleh Anton
"Apa kamu butuh sesuatu?" tanya Stephen dengan duduk di tepi ranjang
"Tidak, aku hanya tidak biasa harus tinggal di rumah sakit terus" jawab Cherry
"Bersabarlah untuk 2 hari lagi, aku akan menemani mu selama 2 hari ini agar kau tidak bosan" kata Stephen dengan mencium wajah Cherry
"Iya" jawab Cherry dengan menurut
Di sisi lain Daniel datang menemui Garred
"Orang yang ingin kamu incar itu adalah seorang pengusaha sukses, tiga tahun yang lalu mengalami kecelakaan dan cacat selama tiga tahun, dan kemudian sudah sembuh, pernikahan dengan mantan istrinya selama 5 tahun dan kemudian dia menceraikan istrinya setelah dia mengetahui istrinya berselingkuh, dan baru tidak lama ini pamannya di bunuh oleh perampok, ini adalah hasil dari penyelidikan ku" kata Daniel yang sedang duduk di hadapan Garred
"Kenapa bisa begitu cepat kau mendapatkan infonya?"
"Aku adalah Agen rahasia memang apa yang bisa menyulitkan ku?"
"Hanya ini tentangnya? tidak ada yang lain?"
"Tidak ada yang istimewa, selain pengusaha sukses statusnya adalah duda itu saja, walau begitu tidak tahu kenapa aku masih merasa aneh tentangnya, tapi aku tidak tahu cara menjelaskannya" jelas Daniel
"Aneh? misalnya?"
"Tidak tahu, selama aku menjadi agen rahasia aku sudah bertemu dengan banyak orang dari orang baik dan orang jahat, aku tetap bisa menilai dari satu tatapan, di saat aku bertemu dengannya semalam aku merasa dia memiliki aura membunuh yang sangat kejam, ini membuat ku penasaran" kata Daniel dengan merasa heran
"Apa kamu yakin tidak ada terlewat apa pun?"
"Tidak ada, mengenai dirinya sudah banyak yang kenal karena dia adalah pengusaha besar" jawab Daniel
"Apakah kamu merasa khawatir dengan teman kecil mu?"tanya Daniel
"Iya" jawabnya dengan singkat
Bab selanjutnya
Daniel mengintai Stephen
__ADS_1