
Di saat pasukan SWAT melewati jalan besar itu para anggota ular cobra sedang menodong senjata kearah mereka dari atas gedung, anggota ular cobra berdiri di atas gedung sedang menunggu waktu yang tepat untuk melepaskan tembakannya, mereka berdiri di setiap gedung untuk melakukan aksinya
"Tahan tembakan kalian, lempar bom kearah mereka" perintah ketua kumpulan ular cobra
Atas perintah dari ketua kumpulan mereka pun dengan serentak melempar bom tepat ke mobil-mobil pasukan SWAT
DUAAAR...DUAAAAR...DUAAAAR...DUAAAR...DUAAAR....DUAAAAR...DUAAAAR....DUAAAR.....DUAAAAR....DUAAAR...DUAAAR..DUAAAAR...DUAAAAR..
Ledakan mobil-mobil yang terkena lemparan bom sehingga mobil meledak hancur berkeping-keping
Tidak sampai di situ, para anggota ular cobra masih melempar bom kearah mobil dari tempat mereka berdiri diatas gedung sana
DUAAAR....DUAAAR...DUAAAR....DUAAAR.....DUAAAR....DUAAAR.....DUAAAR ....DUAAAR ....DUAAAR...DUAAAR....DUAAAR....DUAAAR ...DUAARAR...DUAAAR.....DUAAAR
Ledakan besar semua mobil pasukan SWAT hingga hancur tak tersisa
Lemparan bom telah berhasil menghalang aksi SWAT yang ingin melakukan penangkapan terhadap Christian Han.
Terjadinya ledakan mobil pasukan SWAT tentu saja membuat pemerintahan kehabisan akal agar bisa menerobos ke pelabuhan sana
Gedung pemerintahan
"Pasukan kita tewas dengam begitu mudah"
"Jika di darat kita tidak bisa melewatinya, maka kita gunakan saja melalui udara"
"Hubungi pasukan angkatan udara, agar menuju ke pelabuhan sana, aku tidak yakin jika mereka bisa menghalang kita"
"Di kota sudah banyak anggota ular cobra yang sedang menutup jalan tanpa kita ketahui, jika kita mengirim anggota lagi maka akan menjadi korban sia-sia"
"Jika lewat udara aku ingin melihat apa mereka bisa melawan"
Di sisi lain para masyarakat memadati pelabuhan yang dimana bisa melihat secara langsung kapal tempat Christian berada
"CHRISTIAN HAN, CHRISTIAN HAN, CHRISTIAN HAN, CHRISTIAN HAN" teriak serentak masyarakat yang sambil melihat ke kapal pesiar itu
__ADS_1
"Aku sangat berharap bisa bertemu dengan penyelamat kita'
"Aku juga, mudah-mudahan dia tidak apa-apa"
"Christian Han, penyelamat kami, kami mendukungku" teriak salah satu orang yang disana
"KAMI MENDUKUNGMU, KAMI MENDUKUNGMU, KAMI MENDUKUNGMU, KAMI MENDUKUNGMU, KAMI MENDUKUNGMU, KAMI MENDUKUNGMU" Teriak mereka dengan nada memenuhi satu pelabuhan itu sehingga di dengar oleh Christian yang berada di dalam kapal
'Bos, mereka di depan sana" kata salah satu anggota yang menunjukan kearah pelabuhan sana
"Aku tidak menyangka sebelum aku berhenti bernafas aku bisa melihat pemandangan seperti ini" ucap Christian dengan terharu yang melihat sejumlah warga san fransisco yang berdiri di pelabuhan sambil berteriak namanya
Kemudian Christian masih melanjutkan siaran Live
"Untuk pemerintah yang ingin menangkapku, aku masih ada sesuatu yang ingin ku beritahu kepada kalian, mengenai semua laporan yang ku dapatkan ini, dan bagaimana caranya aku bisa mendapatkan bukti rekaman pembicaraan mereka, bukti rekaman video mereka adalah hasil dari rekaman cctv yang ku pasang dengan tersembunyi di dalam ruangan itu, karena melalui penyelidikan ku mereka sering berkumpul di ruangan karaoke itu, selain menikmati minuman, mereka juga sering di temani oleh wanita malam dan tentunya ini akan mengemparkan dunia jika di sebarkan" ucap Christian dengan memberi kode pada anggotanya untuk memutar video yang 6 pejabat itu lakukan di saat di dalam ruangan itu
Isi video itu menampakan 6 pejabat itu sedang berciuman dengan wanita yang bekerja di club malam itu, selain itu mereka juga sama-sama melakukan hubungan intim di dalam ruangan itu, tentu saja perilaku mereka bisa di lihat oleh semua orang bahkan se-dunia
"Hentikan...hentikan..Christian Han" teriak Forlando yang merasa malu
"Dan mengenai kenapa aku bisa memiliki laporan pengeluaran dana yang di urus Almond, itu semua karena aku mendengar semua percakapan mereka dari rekaman ini dan setelah itu aku juga menyuruh anggotaku untuk menyelidiki secara rahasia, tentunya aku tidak bisa memberitahu lebih detail siapa yang memberiku laporan ini" kata Christian
"Pemerintah untuk negara yang ku cintai, sebagai bandar narkoba terbesar aku telah membantu masyarakat yang kurang mampu, dan hanya karena aku adalah handar terbesar maka aku pantas mati di matamu, jadi bagaimana dengan mereka yang selama ini sudah menipu negara dan rakyat? hukum apa yang akan mereka terima? jika Anda tidak mampu menghukum mati mereka, maka biar aku saja yang melakukannya, demi negara kita aku akan menghapus para tikus perusak untuk membalas semua tindak kejahatan yang mereka lakukan kepada rakyat yang sudah di bohongi selama ini" lanjut Christian
Markas terbesar kepolisian
"Apa yang ingin dia lakukan?"
"Apa dia ingin membunuh mereka berenam?"
"Tindakan mereka sangat memalukan negara kita, lihatlah mereka seperti apa. mereka bisa saja bercumbu dan melakukan itu di dalam satu ruangan, apa mereka sudah lupa identitas mereka masing-masing"
"Di luar masih banyak para pendemo, bagaimana kita bisa keluar? aku sangat tidak sabar ingin menangkap Christian Han dengan tanganku sendiri"
"Mari kita bersiap untuk keluar, jika pendemo ingin menhalang kita maka kita gunakan saja bom asap"
__ADS_1
"Mari kita bersiap"
Para anggota kepolisian itu bertekad untuk melakukan penangkapan terhadap Christian, mereka tidak menyadari jika para anggota ular cobra sedang menunggu mereka di luar, hanya saja karena jumlah pendemo yang tidak sedikit berada di luar Markas membuat kumpulan ular cobra harus menunda penyerangannya
Setelah beberapa menit kemudian pasukan polisi itu pun keluar dari markas mereka, saat mereka keluar langkahnya di hentikan oleh semua para pendemo yang berdiri di depan mereka
"Untuk semua saudara-saudara yang ada di sini, kami harus melakukan tugas penting jika kalian tidak bekerjasama ini sama saja sudah melawan negara" teriak salah satu polisi itu
"Kalian ingin menangkap Christian yang adalah penyelamat kami? atau menangkap 6 pejabat sipembohong itu?" bentak salah satu pendemo dengan kesal
"Jangan berharap bisa menyentuh pahlawan kami"
"Kami akan bertaruh nyawa untuknya, nyawa kami adalah pemberian dari Christian Han, dan bukan kalian'
"Jika kalian menyentuhnya maka langkah mayat kami dulu"
"Halang mereka" teriakan pendemo yang menghampiri pasukan anggota polisi yang ingin menuju ke pelabuhan
Aksi saling mendorong terjadi karena para pendemo yang sedang mengamuk dan marah besar, tentu saja kejadian ini di lihat oleh dunia, karena banyak reporter yang mendatangi lokasi tersebut dan mengambil rekaman kejadian itu. bukan hanya di situ, repoter juga sudah berada di pelabuhan sana sedang merekam pendemo yang memadati lokasi itu
"Bagaimana kita bisa menembak jika kondisinya seperti ini?" tanya salah anggota ular cobra yang sedang mengintai dari sisi lain
"Terlalu banyak orang di sini, kita tidak bisa melepaskan tembakan"
"Mari kita bubarkan mereka dengan satu cara"
"Cara apa?'
"Tunjukkan diri kita, para pendemo itu melawan demi ingin melindungi bos, dan aku yakin mereka pasti akan bekerjasama dengan kita dan membiarkan kita melawan sekelompok bajing*n itu"
"Baiklah, ikut caramu saja"
Bab selanjutnya
Christian mengucapkan cinta untuk Cherry sebelum meledakan kapalnya
__ADS_1