Pembunuh Profesional

Pembunuh Profesional
Christian terluka


__ADS_3

"Aaaaarrrgghhhhh" teriakan serentak sebagian anggota ular Cobra


Dor....dor.....dor....dor....dor....dor....dor....dor


Ratusan tembakan dari pihak ular cobra mengarah ke 4 sisi mobil-mobil yang sedang ingin mengepung mereka sehingga menembus kaca mobil, ban dan tangki bahan bakar mereka sehingga terjadi ledakan


Duar...duar...duar...duar...duar...duar...duar...duar


Ledakan mobil polisi yang menyebar ke mobil lainnya


"Bukankah kalian ingin menangkapku? lakukan kalau kalian memang layak" bentak Christian sambil melepaskan tembakan pada mobil yang tidak terkena ledakan itu


Dor...dor...dor...dor...dor...dor...dor...dor...dor


Tembakan dari Christian dan anggotanya mengenai mobil-mobil itu sehingga terjadi ledakan lagi


Duar....duar....duar.....duar....duar...duar..duar


Puluhan mobil yang datang berhasil di kalahkan oleh pihak ular cobra sehingga tidak tersisa


Mayat-mayat berserakan dan serpihan mobil terbang kemana-mana, serta darah memenuhi lokasi penembakan tersebut


"Ka..kalian siapa?" tanya salah satu anggota polisi yang masih hidup dan sedang terluka parah


Christian lalu berjalan menghampiri polisi itu dan menodongkan senjatanya


"Kau ingin tahu aku siapa? maka aku akan memberitahu mu, aku adalah Christian Han yang selama ini kalian cari" kata Christian dengan tatap tajam


"Kau...adalah Chris...tian" ucap polisi itu yang sedang kesakitan


"Iya, dan malam ini adalah hari kematian mu" jawab Christian sambil melepaskan tembakannya


Dor...dor....dor....dor...dor....dor....dor...dor...dor


Puluhan tembakan dari Christian yang menembus tubuh polisi itu sehingga tidak bernyawa

__ADS_1


"Bos, mereka semua sudah tewas, tidak ada lagi yang masih hidup" kata Micheal


"Apakah tidak ada lagi pasukan mereka yang lainnya?" tanya Christian yang melihat ke semua arah korban yang bergeletak di lantai


"Dalam seminggu ini sudah banyak jatuh korban jadi walaupun mereka masih ingin melakukannya mereka masih harus mempertimbangkan dulu, jika tidak maka semua hanya sia-sia" jelas Victor


"Mari kita pergi" ucap Christian yang berjalan pergi meninggalkan lokasi yang sudah dibanjiri dengan darah segar


Setelah mereka pergi para kumpulan Owen baru tiba bersama dengan rekan-rekannya


"Pak, kita sudah terlambat" kata Jimmy yang turun dari mobilnya sambil melihat semua polisi yang menjadi korban itu


"Mereka di tumpaskan begitu saja" ujar Owen yang melihat ke semua arah


"Baru pertama kali aku melihat pertumpahan darah yang mengerikan seperti ini, semua korban mencapai sekitar dua ratusan hingga tiga ratus, sehingga memenuhi jalan sini" ucap Nicky


"Ini benar-benar pertarungan besar yang terbesar dalam sejarah, dua ratus pihak kepolisian yang menjadi korban selama seminggu ini" ujar Calvin


Owen lalu memeriksa salah satu mayat dari pihak lawan, di saat Owen memeriksa bagian lengan mayat itu terdapat tato ular cobra yang berwarna hitam dengan dua mata yang berwarna


"Mereka sangat ganas, dan memiliki banyak anggota, ini akan menjadi pertarungan yang panjang" ujar Nicky


"Dan mereka juga kelihatan baru meninggalkan tempat ini, darah para korban belum mengering" kata Nicky


"Benar, ini kejadian barusan, aku sangat penasaran apakah Christian Han turun tangan" ucap Jimmy


"Mari kita pergi" kata Owen yang berjalan ke arah mobil bersama rekan-rekannya


Owen yang baru tiba ke san fransisco langsung menuju ke lokasi penembakan dengan berniat untuk meringkus para penjahat, hanya saja mereka sudah terlambat untuk berhadapan dengan lawan mereka


Markas Ular cobra


Christian bersama semua anggotanya kembali ke markas, dalam seminggu ini sejumlah anggotanya terluka dan tewas sekitar tiga puluh orang, keganasan dari ular cobra berhasil membunuh kelompok mafia yang mencari masalah dengan mereka, selain mafia mereka juga sudah berhasil membunuh 200 anggota kepolisian


"Bawa semua saudara kita yang terluka kerumah sakit" perintah Christian

__ADS_1


"Baik Bos"jawab Anton


"Bos, lukamu berdarah lagi" kata Victor yang melihat kemeja yang di kena Christian mengenai darah yang di tubuhnya


"Bos, bagaimana jika kami merawat lukamu dulu, lukanya baru di jahit dan karena banyak bergerak makanya benangnya pasti terbuka" ujar Micheal


"Tabur obat yang diberikan Cherry untuk menghentikan darah" kata Christian yang melepaskan kemejanya yang terkena bercak darah


Tubuh Christian di balut perban karena luka tusukan dan tembakan saat melawan sekelompok mafia, para lawannya itu mengunakan pistol dan juga senjata tajam, di saat terjadi Christian yang tanpa mundur melawan mereka, kejadian di awal dari minggu lalu yang mulai pertarungan di saat Mafia lain menyerang Kelompok ular cobra


"Bos, jahitanmu terbuka" kata Victor yang membuka balutan perban yang melilit tubuh bosnya itu


"Buka jahitannya dan jahit kembali" ujar Christian


"Apa nyonya tidak tahu?"


"Aku tidak berani mendekatinya, jika aku mendekatinya dia akan tahu jika tubuhku di perban, dan aku tidak mau melihatnya sedih dan khawatir, jadi aku hanya bisa menjaga jarak darinya" jawab Christian


"Tentu nyonya akan merasa heran jika Bos menjauh darinya, soalnya dia pasti akan mencurigai jika Bos ingin mengelak darinya"


"Ini hanya sementara saja, jika saja dia tahu luka di tubuhku di penuhi dengan luka tusukan dan tembakan dia pasti menangis" jelas Christian


"Luka ini akan memakan waktu yang cukup lama, setiap tusukan sangat dalam" ujar Victor yang sedang membuka benang jahitan


"Selama bisa aku sembunyikan darinya aku harus menyembunyikannya, jika sampai waktunya aku baru mengatakan padanya" jawab Christian


Selama seminggu Christian yang terluka di bagian tubuhnya berusaha menutupi agar tidak diketahui oleh sang istrinya, demi tidak ingin pujaannya merasa khawatir maka dirinya hanya bisa menjaga jarak dari Cherry


Di malam itu Victor dan Micheal membuka kembali semua benang jahitan sebelumnya dan menjahitnya kembali


"Cherry, jika kau melihat tubuh ku yang ada beberapa tusukan dirimu pasti tidak bisa menerimanya, aku harus menunggu lukaku sudah sembuh baru aku akan memberitahumu" batin Christian


"Bos, selanjutnya apa rencana kita?" tanya Micheal yang sambil menjahit ulang luka bosnya


"Perhatikan setiap langkah pihak kepolisian, semua saudara kita harus selalu bersiap untuk menghadapi setiap lawan kita, jika polisi mendapati posisi kita maka kita semua harus bersiap untuk bertarung sampai akhir nafas kita" kata Christian dengan tegas dan sedang berbaring di atas ranjang

__ADS_1


"Siap Bos, aku yakin dalam seminggu ini mereka pasti sudah tidak berdaya, jika tidak maka mereka tidak mungkin meminta bantuan dari swiss, dengar info selain Owen dan timnya mereka juga bersama pasukan lainnya, mereka semua bekerja sama dan selain itu pihak kepolisian dari perancis dan meksiko juga ikut campur, karena mereka sudah tahu yang membunuh anggota mereka adalah ular cobra" jelas Victor


__ADS_2