Pembunuh Profesional

Pembunuh Profesional
King Devil mengancam Andy


__ADS_3

"Ke..kenapa kau mem..bunuh orang?" tanya Simon lagi


Lagi-lagi pertanyaannya di abaikan begitu saja


"Ce..pat jawab, kenapa kau suka bu...nuh orang?" tanya Simon dengan gemetaran


"Apa kau sudah punya pacar?" tanya Simon yang kehabisan ide karena pertanyaan di abaikan terus


"Kenapa kau bertanya seperti itu?" tanya rekan lainnya yang merasa heran


"Dia tidak menjawab ku, dan hanya menatap ku sehingga aku lupa mau tanya apa" jawab Simon dengan mengaruk kepalanya


"King Devil, tolong bekerjasama dengan kami, kami hanya melakukan tugas kami saja" kata rekan Simon


King Devil lagi-lagi tidak menjawab dan duduk dengan tenang dan memejamkan matanya lagi


"Kenapa dia tidak bicara? sudah di dalam penjara masih saja bisa tenang" batin Simon


Tidak lama kemudian Andy mendatangi kantor dengan niat untuk menemui tahanannya


"Pak" sapa serentak para detektif dengan hormat


"Bagaimana keterangannya?" tanya Andy yang melihat ke arah Simon


"Dia tidak menjawab apa pun, dan hanya diam saja" jawab Simon


"King Devil, jangan bersikap sombong lagi, sekarang kau sudah di tangan ku dan tidak bisa melakukan apa lagi, selama lima tahun diri mu menjadi buronan kami dan pada akhirnya kau jatuh ke tangan ku juga" ucap Andy dengan nada sombong


"Siapa nama mu yang sebenarnya? aku yakin King Devil pasti bukan nama asli mu kan?" tanya Andy yang berdiri di dekat jeruji besi itu


Semua ucapannya di abaikan oleh King Devil


"Walau kau tidak menjawab juga tidak apa-apa, apa pun jawaban mu tetap tidak bisa lari dari hukum, aku hanya ingin kau ingat satu hal, kau telah jatuh ke tangan ku dan sekarang kau bukan siapa-siapa lagi, di sini aku adalah bosnya" gertak Andy dengan bersikap sombong dan kemudian melangkah ke kantornya


"Nada bicara yang sombong" gumam Simon dengan melihat ke arah atasannya itu


"Pria egois tidak ada bedanya dengan pecundang, kau hanya bisa menikmati hari mu sampai tengah malam ini setelah lewat malam ini kau bukan siapa-siapa lagi" batin King Devil


Malam hari jam dinding menunjukan pukul 12.00 malam


King Devil yang berada di dalam jeruji besi berdiri dan mendekati pintu yang menguncinya dengan mengunakan gembok


King Devil mengeluarkan jarum kecil yang di simpan dalam jaket kulitnya, dengan memasukkan jarum itu dan memutar beberapa kali dan pada akhirnya gembok itu pun terbuka


Setelah terbuka King Devil membuka pintu besi itu dan berjalan ke arah kantor milik Andy, sementara anggota detektif lainnya sedang tertidur di ruangan lainnya


Ceklek


King Devil masuk ke dalam kantor Andy yang sedang ketiduran di kursi besarnya dengan kedua kakinya menarohkan ke atas meja


King Devil lalu mengambil pistol milik Andy yang di letakkan di atas meja itu. dan mendekatkan pistol ke dahi Andy yang masih ketiduran..


Dor.....dor.....dor.....dor.....dor.....dor....dor....

__ADS_1


Bunyi tembakan yang tiba-tiba terjadi di luar sana


Mendengar bunyi tembakan Andy yang merasa kaget langsung membuka matanya di saat dirinya ingin bangkit dia melihat tahanannya sedang berdiri di hadapan sambil mengancam dengan mengunakan pistolnya


"Pak Andy, kau sudah bangun" ucap King Devil dengan tatapan aura membunuh


"Apa yang kau inginkan? siapa yang membebaskan mu?" tanya Andy dengan gemetaran


"Jika aku ingin keluar sama sekali tidak butuh bantuan siapa pun, aku bisa di bawa oleh mu ke sini dan tentu saja aku bisa pergi juga kapan pun ku mau" ujar King Devil


"Kau tidak akan bisa lariii" ucap Andy


Dor...dor.....dor.....dor....dor...dor...


Bunyi tembakan yang sedanng menghancurkan seisi kantor


"Siapa mereka? apa kumpulan mu?" tanya Andy yang mendengar suara tembakan yang terjadi di luar


"Mereka tahu jika kau membawa ku kemari, dan ini semua salah mu karena ingin menangkap ku, apa kau mengira aku bisa begitu mudah di bawa oleh mu?"


"Apa maksud dengan perkataan mu?" tanya Andy yang keringat dingin


"Anak buah mu mengikuti ku dari lokasi ledakkan sampai ke rumah ku, apa kau mengira pembunuh seperti ku tidak bisa menyadari jika ada yang mengikuti ku dari belakang?"


"Ini semua jebakan mu?"


"Benar"


"Untuk aku bisa bermain puas dengan kalian, selama ini aku hanya bermain dengan bawahan mu di luar, dan tentu saja aku juga ingin menghancur sarang kalian sekarang, dan kau telah membawa ku masuk ke sarang mu untuk menghancurkan semuanya" kecam King Devil


"Kau gila" ketus Andy


"Apa kau tahu siapa aku sebenarnya?"


"Kau adalah pembunuh gila"


"Benar, selama hidup ku sudah ratusan nyawa hilang di tangan ku, akan tetapi aku belum pernah menghancurkan sarang detektif dan ini pertama kali dalam hidup ku"


"Jangan pernah coba-coba kau melakukannya" kata Andy yang menyandar diri di kursinya


"Jika aku ingin melakukannya maka tidak ada yang bisa menghentikan keinginanku"


Dor...dor...dor...dor...dor...dor...dor..


Bunyi tembakan dari kumpulan yang tidak di kenal


"Aaarggggtt" teriakan para detektif yang terkena tembakan


Dor....dor....dor....dor....dor...dor...


Tembakan dari Simon dan rekan lainnya mengenai rompi anti peluru yang di kenakan oleh sekelompok bersenjata tersebut


Dor....dor....dor....dor....dor....

__ADS_1


Tembakan beruntun mengenai Simon dan anggota lainnya


"Aaarggttthh" teriakan Simon dan sejumlah rekan lainnya dan pada akhirnya mereka tewas sehingga tidak tersisa


"Hancurkan semua barang di sini" perintah pemimpin kelompok tersebut


Mendengar perintah pemimpinnya mereka pun melepaskan tembakkan ke semua barang di atas meja


Dor...dor....dor....dor....dor....dor...dor


Tembakan tanpa berhenti menghancurkan semua komputer dan barang-barang lainnya


"Apa kau sudah mendengar teriakan anak buah mu?" tanya King Devil sambil melepaskan maskernya


"Kau..kau?" ucap Andy yang baru melihat wajah asli King Devil


"Apa kau mengenal ku?" tanya King Devil dengan senyum


"Aku sudah melihat wajah mu, jadi kau tidak akan bisa kabur"


"Kabur? aku tidak memikirkan untuk kabur, apa kau tahu jika ada yang melihat ku maka orang itu akan mati" jawabnya dengan ancaman


"Kau brengs*k, kau membunuh mereka semua, kau pasti tidak akan bisa lari dari hukum"


"Hukum? apa itu hukum? justru aku yang menghukum orang, dan selama hidup ku tidak ada yang bisa menghukum ku bahkan diri mu juga masih belum layak"


"Katakan apa sebenarnya yang kau mau?"


"Nyawa mu, tapi aku ingin menyiksa mu dulu" jawab King Devil dengan senyum


"Kau menaruh dendam padaku karena aku telah menangkap mu?"


"Menangkap ku? apa kau masih mengira dengan kemampuan mu yang tidak seberapa itu bisa menangkap ku? aku ingin menyiksa mu karena alasan lain"


"Bos" sapa seorang pria yang tidak lain adalah bawahan King Devil


"Apa mereka sudah mati?" tanya King Devil dengan menatap ke arah bawahannya itu


"Sudah, mereka semua telah tewas"


"Kerja yang bagus" ucap King Devil dengan merasa puas


"Kalian adalah sekumpulan penjahat" ketus Andy


Dor..


Tembakan King Devil menembus bagian paha Andy yang sedang duduk di kursinya


"Aaaraggtthh" teriakan Andy yang kesakitan


Bab selanjutnya


King Devil memiliki dendam terhadap Andy

__ADS_1


__ADS_2