Pembunuh Profesional

Pembunuh Profesional
Janji padamu


__ADS_3

"Benar sekali, didalam kapal itu aku ingin dunia melihatnya, aku ingin semua orang tahu siapa mereka dan siapa diriku, walau sekarang sebagian masyarakat ada dipihakku, tapi pihak lain menganggapku sebagai penjahat, aku harus membersihkan namaku, demi putraku. aku tidak mau suatu saat dia mendengar jika ayahnya adalah penjahat, jadi berita penangkapanku harus disebarkan, aku ingin mengunakan cara ini agar semua orang tahu siapa aku sebenarnya" jelas Christian


"Jika mereka benar-benar demo ini akan sangat mengemparkan negara ini, dan pemerintah pasti akan pusing dibuatnya" ujar Anton


"Lalu, apa tugas yang akan diberikan bos kepada Tim A kita?" tanya Micheal


"Disaat aku menahan 6 pejabat itu pihak kepolisan pasti akan mengerahkan pasukannya, dan aku ingin Tim A kita bunuh mereka, buktikan pada mereka kumpulan ular cobra tidak bisa dikalahkan" jawab Christian


"Apa kita ingin mereka semuanya keluar atau sebagian?" tanya Victor


"Lima ribu untuk menghadang mereka yang ingin mengagalkan rencanaku, dan lima ribu lagi untuk bersiap-siap menunggu perintah, jika kapal itu meledak itu tandanya hancurkan markas terbesar kepolisian negara ini, karena isi didalam markas tersebut terdapat manusia-manusia yang sama dengan 6 pejabat itu, jika aku mati maka aku ingin mereka mati bersamaku" jelas Christian dengan tegas


"Dan jangan lupa atur juga mereka melindungi keluargaku jangan sampai ketahuan Cherry" kata Christian


"Bos, bagaimana dengan nyonya dan tuan muda?" tanya Anton


"Di hari itu kau harus membawanya ke pulau" jawab Christian


"Tapi harus mengunakan alasan apa? nyonya pasti curiga jika bos tidak ikut pergi" ujar Anton


"Gunakan saja alasan ingin dia melihat suasana rumah baru, dan jangan pernah lagi bawa dia kekota" jawab Christian


"Apakah nyonya akan percaya?" tanya Victor


"Bos, jika saja kita mengantar nyonya kesana dan kemudian dia baru tahu masalah ini aku khawatir jika dia akan semakin tertekan, nyonya pasti tidak akan bisa menerima dengan semua rencana Bos" ujar Micheal


"Ini demi keselamatannya, aku tidak ingin ada yang tahu bahwa dia adalah istriku, jika pihak pemerintahan tahu maka pasti akan membawanya pergi, walau Cherry tidak akan ditahan, tapi jika pihak pemerintah tahu semua hartaku sudah mewarisi ke dia maka pasti akan di sita semua, dan setelah itu bagaimana Cherry dan Aaron meneruskan hidup mereka, bukan hanya itu jika mereka dibawa pergi maka mereka pasti dimasukkan ke berita, dan dunia akan mengenal mereka sebagai istri dan anak dari seorang penjahat, menurut kalian apa mereka masih bisa hidup tenang jika mereka dicaci maki? jangankan dikota walau di desa mereka juga tidak bisa kembali kesana lagi, masa depan anak istriku hancur begitu saja" jelas Christian


"Ada benar juga kata Bos, walau kakak ipar dan tuan muda dilepaskan tapi ini sudah membuat mereka menderita seumur hidup, dan tuan muda akan kesulitan untuk menjalani hidupnya dimasa depan" lanjut Victor


"Anton, lindungi mereka disaat aku menahan 6 pejabat itu" perintah Christian


"Bos, apa aku tidak bisa menemanimu disaat itu?" tanya Anton

__ADS_1


"Victor dan Micheal akan menemaniku. Anton, aku percayakan keluargaku padamu, apapun yang terjadi lindungi mereka" jawab Christian


"Iya Bos" jawab Anton dengan menurut


Setelah beberapa menit kemudian mereka bertiga meninggalkan rumah Christian


Cherry yang sudah mengetahui semua rencana suaminya itu dirinya duduk terdiam dan merasa sedih yang mendalam, sebuah taruhan besar yang dilakukan oleh suaminya itu bisa saja membuatnya kehilangan pria yang sangat dia cintai


Klek...


"Cherry" suara panggilan Christian yang melangkah masuk kekamar


"Apa mereka sudah pulang?" tanya Cherry dengan nada serak


"Baru pulang. Cherry, ada apa denganmu, apa kamu menangis?" tanya Christian yang menghampiri istrinya


"Apa yang kamu sibukkan bersama mereka?"


"Christian, jangan berbohong padaku lagi, berita sudah heboh begini mana mungkin aku tidak tahu, dan kau berniat melawan mereka, apa kamu tahu ini sangat bahaya"


"Cherry..!"


"Christian, semakin kau menyembunyikan dariku aku semakin takut, apa bisa kau berterus terang saja padaku"


"Aku tidak ada pilihan, Cherry"


"Aku mengerti kenapa kau melakukan ini, Christian. tapi ini sangat bahaya bagimu, kenapa harus meledakan kapal jika mereka sudah ditanganmu?"


"Cherry, apa kau sudah..?" tanya Christian yang terpotong


"Iya, aku sudah mendengar semuanya, aku tahu semua ini demi aku dan Aaron. tapi jika tanpamu bukankah itu sama saja kau membunuhku secara perlahan" ujar Cherry dengan mengeluarkan air mata


"Cherry, percaya padaku, aku akan kembali, ini adalah pertarungan terakhir, dan setelah itu kita semua bisa mulai dari awal lagi" kata Christian dengan senyum

__ADS_1


"Apa bisa kamu jangan melakukannya?"pinta Cherry dengan memegang telapak tangan Christian


"Cherry, apa kamu tahu keinginan utamaku adalah kamu dan anak kita, aku berharap menjalani hidup yang tenang bersamamu dan anak kita, jadi aku harus melakukan ini, dan semua akan cepat berlalu, setelah itu kita akan hidup bahagia selamanya"


"Aku tahu kau sangat utamakan kami. Christian, aku akan menyuruh papaku untuk membawa Aaron ke pulau, dan biarkan aku disini untuk menunggumu" ucap Cherry


"Cherry, ini..?"


"Jangan melarangku, Christian. disaat ini aku tidak akan pergi walau kau memaksaku aku juga tidak akan pergi, jadi jangan menyuruh Anton membawaku pergi, biarkan aku menunggumu disini, hanya ini permintaanku, dan jika kau tidak kembali maka aku juga tidak mau tinggal dipulau" kata Cherry dengan merasa takut akan kehilangan suaminyai itu


"Aku berjanji padamu, aku akan kembali ke sisimu" jawab Christian dengan mengeluarkan air mata haru dan mencium bibir istrinya


"Aku akan pulang, percaya padaku, Cherry. demi dirimu dan anak kita apapun yang terjadi aku pasti akan bertahan" batin Christian


"Christian, kau tidak tahu jika aku sangat takut kehilanganmu, semalam aku bermimpi kamu terluka parah dan tidak sadarkan diri, aku sangat takut jika kau tidak kembali" batin Cherry


Setelah berciuman selama beberapa menit Christian melepaskan ciumannya


"Cherry, apa kamu takut?" tanya Christian dengan matanya berkaca-kaca


"Takut, tapi jika kau kembali maka aku tidak takut lagi"


"Aku akan menjadi pelindungmu seumur hidup" ucap Christian dengan senyum


"Christian, aku tidak butuh hartamu, aku hanya ingin kau selalu ada disisiku"


"Aku akan mengabulkan keinginanmu" jawab Christian dengan mengendong istrinya dan menidurkannya dikasur


"Untuk sementara bantu aku merawat anak kita, tunggu sampai aku kembali dan kita sama-sama merawatnya" ujar Christian dengan mencium wajahnya Cherry


"Aku pegang janjimu, jangan lupa janjimu, jika kau berbohong padaku aku akan membencimu selamanya", kata Cherry dengan mengeluarkan air matanya


"Aku berjanji padamu, Cherry" ucap Christian dengan mencium bibir istrinya

__ADS_1


__ADS_2