Pembunuh Profesional

Pembunuh Profesional
Jhon mengetahui rahasia Stephen


__ADS_3

"Bos, baju sudah saya siapkan" kata anggotanya Stephen yang menyerahkan pakaian dengan ke dua tangannya


"Hm.." jawab Stephen dengan cuek dan melepaskan pakaiannya yang sudah di kotori oleh darah dua korban yang di bunuhnya tadi


Semua anggotanya sudah sangat memahaminya setiap membunuh maka mereka pasti akan mempersiapkan set pakaian baru untuk bos mereka


Setelah berganti pakaian maka mereka pun meninggalkan tempat itu, sementara pakaian yang kotor di bawa anggotanya untuk di bakar


Di sisi lain Jhon berjalan sedang mencari sesuatu dengan melihat kesekeliling sana, selangkah demi selangkah sambil memperhatikan kesekitaran di tempat itu


"Jhon" suara panggilan Stephen yang tiba-tiba muncul di hadapannya


Mendengar suara itu Jhon merasa kaget dan langsung melihat ke arah Stephen yang sedang menatapnya dengan tatapan tajam, karena Stephen telah mengetahui apa yang di cari Jhon sehingga bisa dekat di jurang sana


"Stephen" balas Jhon dengan berusaha bersikap tenang


"Apa kau kehilangan sesuatu?" tanya Stephen dengan senyum iblis


"Aku hanya berjalan-jalan di sini" jawab Jhon dengan alasan


"Berjalan-jalan? kenapa bisa sejauh ini? lagi pula sini dekat jurang, sementara di desa ini memiliki kebun bunga yang indah tapi mengapa dirimu harus berjalan sampai ke sini?" tanya Stephen dengan sengaja


"Ini adalah desa jadi aku rasa aku bebas mau kemana saja" jawab Jhon dengan alasan


"Katakan saja apa kau ingin mengikuti ku? karena aku lolos dari pandangan mu dan setelah itu kau mencari ku kemana-mana?"


"Benar, karena kau sudah mengetahuinya maka aku hanya bisa berterus terang, aku mengikuti mu di saat kau keluar dari rumah, dan aku melihat dua pencuri itu sudah hilang makanya aku mencurigai mu dan mengikuti mu sampai ke sini" jelas Jhon dengan terus terang


"Kau mengikuti ku karena kau tahu aku yang membawanya pergi, bukan?"


"Apa kau telah membunuhnya?"


"Benar! aku telah menghabisi mereka berdua dan setelah itu aku melemparkan mereka ke jurang" jawab Stephen dengan terus terang.


"Stephen, siapa dirimu sebenarnya? jika kau adalah pengusaha biasa kau tidak akan membunuh dengan tangan sendiri" tanya Jhon dengan penasaran


"Karena kau ingin tahu maka aku memberi mu kesempatan untuk menebaknya, aku memang bukan Stephen Chin, dia sudah meninggal selama belasan tahun karena kecelakaan, tapi karena dia adalah teman ku makanya aku menyamar sebagai dirinya untuk mempertahankan perusahaan miliknya agar tidak di rebut oleh pamannya itu, betul apa yang kamu katakan jika dia memang sangat ramah sementara aku hanya bisa bersikap dingin dan kejam pada semua orang" jelas Stephen dengan bersikap santai

__ADS_1


"Siapa sebenarnya diri mu?"


"Kau bisa menebaknya karena aku telah memberi mu kesempatan"


"Aku tidak bisa menebak siapa diri mu, kau membunuh dan sorotan mata mu mengatakan kau sangat kejam"


"Aku suka membunuh dengan cara menyiksa tahanan ku, setiap orang yang melawan ku tentu saja tidak akan berakhir dengan baik"


"Membunuh, menyiksa? apakah sangat menyenangkan bagi mu?"


"Tentu! mereka pantas mati, dua pria tadi itu ingin melukai Cherry dan aku hanya membalasnya saja, bukankah sebagai seorang pria harus melindungi wanita miliknya?"


"Siapa nama mu yang sebenarnya?" tanya Jhon dengan penasaran


"Apa kau tidak bisa menebaknya?" ucap Stephen dengan tersenyum


"Apakah kau adalah seorang pembunuh?"


"Bisa di katakan seperti itu"


"San Fransisco"


"San Fransisco?"


"Benar, aku dari San Fransisco"


"Tidak mungkin adalah dia, ini pasti hanya kebetulan saja karena sama-sama dengan kota itu" batin Jhon


"Kenapa? apa masih belum bisa menebaknya? aku sudah mengatakan dari mana asal ku" ujar Stephen


"Kau tidak mungkin adalah dia" kata Jhon


"Aku sudah membunuh dan menyiksa, melihat musuh ku tersiksa dan berteriak kesakitan ini sangat memuaskan ku, dan ini sudah berlangsung selama dua puluhan tahun, bukan hanya belasan tahun"


Mendengar perkataaan Stephen, Jhon merasa semakin yakin jika pria yang ada di hadapannya ini adalah penjahat terkenal yang selama ini di takuti oleh siapa pun


"Apa kau masih belum bisa menebak siapa diri ku?" tanya Stephen dengan menghampiri Jhon

__ADS_1


"Kau tidak mungkin adalah dia, dia tidak mungkin bisa muncul di sini, kau hanyalah suka membunuh tapi bukan dia" jawab Jhon dengan merasa tidak percaya


"Apa kau butuh bukti? jika iya aku ada sesuatu untuk membuktikannya, jika apa yang kau curigai itu adalah benar"


"Sesuatu? apa maksud mu?" tanya Jhon dengan penasaran


"Sesuatu untuk membuktikan siapa aku sebenarnya?"kata Stephen dengan membuka kancing kemejanya. sehingga menampakkan tato yang ada di tubuhnya


Di saat Jhon melihat tato yang di tubuh Stephen membuatnya merasa tidak berani untuk mempercayainya, dengan membulatkan mata besarnya sehingga mengeluarkan keringat dingin yang telah membasahi wajahnya


"Kau adalah Christian Han?" ucap Jhon yang melihat tato ular cobra yang di tubuh Stephen


"Apa kau sudah percaya dengan apa yang telah kau lihat?"


"Kenapa kau bisa ada di sini? selama ini tidak ada yang tahu kau di mana, dan banyak polisi yang mengincar mu apakah kau tidak takut di ketahui?"


"Aku sebagai Stephen siapa yang bisa mengetahui identitas ku, lagi pula di saat aku ingin membunuh orang aku juga menyamar sebagai orang lain, di mata orang Stephen Chin adalah pengusaha biasa dan King Devil adalah pembunuh profesional sementara Christian Han adalah penjahat dan pengedar narkoba yang memiliki jaringan terbesar, jadi siapa yang bisa mengetahui jika aku yang mereka kenal memiliki 3 identitas yang berbeda"


"King Devil adalah diri mu juga? yang di cari selama 5 tahun? dan juga sudah membunuh banyak orang?"


"Benar, King Devil adalah aku, mereka yang ku bunuh sangat pantas mati"


"Lalu kenapa kau bisa bersama Cherry? apakah kau hanya ingin bermain dengannya?"


"Aku tidak bermain dengannya, Christian Han tidak suka bermain wanita, Cherry adalah satu-satunya wanita ku, dan aku serius dengan hubungan ini"


"Kau menjadi incaran di mana pun kau berada, apa kau yakin bisa melindunginya sedangkan kau sendiri juga menjadi buronan?"


"Aku sudah biasa menjadi buronan, ini hanya masalah kecil bagi ku, dan bagi yang tahu siapa diri ku sebenarnya semua akan ku habisi, ini namanya membunuh sampai ke akar-akarnya"


"Hari ini aku mengetahui rahasia mu, apa kau akan membunuh ku juga?"


"Kau adalah ayah kandung Cherry jadi aku tidak mungkin akan membunuh mu, jika kau ada apa-apa maka gadis itu pasti akan merasa sedih"


"Tapi aku meragukan mu, aku ragu jika kau bersama putri ku"


"Kenapa? apa karena kau takut jika aku menyakitinya? atau kau takut jika suatu saat aku akan di tangkap?"

__ADS_1


__ADS_2