
Kayak mereka butuh tinjuan dari tanganku deh! sembarang aja kalau ngomong, kalian pikir aku ini kalian apa yang mau aja di gilir sama pria, paling juga kalian yang pandai ngomong itu juga pandai di atas kasur. Enak aja nuduh orang melakukan hal sebejattt itu, ingin rasanya merobek tuh mulut. Dalam hati Elisa yang emosi.
Elisa sudah sangat geram dibuatnya, hingga mengepalkan tangan ingin melayangkan satu pukulan pada semua wanita itu, tapi Elisa masih bisa menahannya. Demi kehormatan suaminya dan tidak mau memperpanjang urusan atau mempersulit keadaan suaminya lagi, jadi Elisa masih cukup bersabar dengan semua wanita-wanita yang telah membullynya itu.
Belum juga 5 menit aku ada di dalam pesta ini sudah banyak lalat pengganggu saja, harus ku apakan mereka ini. Aku tidak bisa melawan mereka dengan membuat ucapan lagi itu bukan gaya ku, aku pasti akan kalah berdebat jika seperti ini. Kayaknya aku harus menghindari mereka deh! dari pada nanti aku membuat masalah bagi suamiku lagi. Kasihan dia nantinya, sudahlah aku cabut sekarang. Ucap dalam hati Elisa.
ELISA : Baiklah aku permisi dulu ke toilet, gaun ku basah nih gara-gara air minum sisa dari wastafel yang kalian minum tadi.
Elisa langsung pergi meninggalkan tempat, dari ucapan Elisa mereka sangat geram hanya satu kalimat yang di katakan oleh Elisa sudah memberikan cambukan bagi mereka.
Wanita 1 langsung menyuruh orang untuk mengikuti perginya Elisa, dan bersiap untuk melakukan sesuatu yang buruk padanya. Elisa yang menyadari hal itu langsung menekan tombol di kalungnya, sinyal langsung terkirim pada semuanya.
"Pak Aoda, kami menerima sinyal" ucap salah satu penjaga di dekat Aoda.
"Iya, kau pergilah ke timur aku akan ke barat" ucap Aoda yang langsung berjalan berlawan arah dengannya.
Kembali pada Elisa yang diikut oleh sekelompok orang yang cukup mencurigakan, dengan pakaian yang seperti pelayan di dalam pesta. Ternyata mereka menyamar menjadi pelayan wanita dipesta tersebut, Elisa sempat kaget saat melihat hal itu.
"Siapa yang mengikuti ku, kurasa ada beberapa yang akan datang aku harus waspada" gumam Elisa pelan, lalu tak sengaja ia membuka kaca bedak miliknya dan melihat beberapa pelayan mengikuti dirinya.
"Ouh, ada beberapa orang yang datang ingin membawa kejutan bagiku ya, harus segera memberi tahu Aoda soal ini" gumam Elisa kembali.
Saat agak jauh tak ada kamera pengawas dan cctv lainnya, Elisa langsung di bekap dari belakang saat ingin memasuki toilet. Dengan sigap Elisa menjatuhkan pria itu, dengan satu hempasan hingga ia terjatuh ke lantai.
PRIA ANEH 1 : Cewek ini bisa bela diri rupanya, kalian harus hati-hati.
Memberi tahu pada pelayan lainnya agar lebih berhati-hati melawan Elisa, semuanya langsung siaga. Elisa semakin kewalahan melawan mereka, bala bantuan belum juga datang.
Sial mereka cukup banyak bagaimana aku akan bisa lolos dari mereka, aku harus semaksimal mungkin mengulur waktu sampai bala bantuan datang. Dalam hati Elisa.
Saat mereka mengepung Elisa, tiba-tiba saja ada sebuah tembakan suntikan yang melayang di udara, dan langsung tepat mengenai tengkuk leher Elisa. Benda itu membuat buyar pandangan Elisa hingga tidak fokus, saat di cabut oleh Elisa langsung membuat sempoyongan.
ELISA : Apa yang kalian lakukan padaku, kalian bermain curang, kenapa lakukan hal licik seperti ini.
Lalu Elisa langsung ambruk tak sadarkan diri, mereka langsung membawa Elisa ke jalur belakang, tanpa ketahuan orang lainnya. Dengan sangat hati-hati mereka yang membawa Elisa, dengan sangat cepat menyembunyikan Elisa ke sebuah wadah.
Disisi lainnya Aoda langsung saja mencari keberadaan Elisa, dan lokasinya. Ternyata dia terlambat, tapi tak sengaja menginjak sebuah suntikan.
"Ini suntikan. Bau ini seperti obat bius?" Aoda mengambil benda itu dari lantai dan mencium sekilas. "Ouh, bukanya ini cincin pernikahan nyonya Elisa. Gawat, nyonya Elisa dalam masalah aku harus segera menelepon Tuan" ucap Aoda yang langsung mengambil hp dan menghubungi Tuannya.
"Hallo tuan... Ini gawat,... Nyonya lagi-lagi di culik... Maaf saya terlambat, sepertinya orang dalam yang melakukan hal ini... Kami akan mencari nyonya mungkin saja belum jauh, saya hanya menginformasikan selanjutnya kepada anda" ucap Aoda yang tergesa-gesa dan langsung mencari keberadaan nyonya Elisa.
Kaget, Andre langsung menyuruh Glenn untuk putar balik dari tujuan. Itu membuat kebingungan dua pria yang saat ini satu mobil dengannya, tapi Andre masih tetap diam tidak mau mematahkan apapun.
"Glenn kita putar balik sekarang juga, cepat! kita tidak punya banyak waktu" ucap Andre yang menyuruh Glenn untuk segera memutar balik mobilnya.
"Kenapa tiba-tiba anda ingin putar balik tuan?" tanya Gulftaf yang ke binggung, karena Andre tiba-tiba ingin memutar arah tujuannya secara mendadak dan wajah Andre yang agak muram.
__ADS_1
"Elisa dalam masalah tadi aku dapat telepon dari Aoda, bahwa Elisa telah diculik kembali oleh seseorang yang berada di dalam pesta, kekhawatiranku sekarang terbukti" ucap Andre yang semakin panik di buatnya.
Tanpa pikir panjang Glennpun langsung memutar balik dengan kecepatan tinggi, dia menerobos semua lampu lalu lintas hanya ingin menyelamatkan Elisa.
Kembali pada Elisa yang saat ini sudah berada di sebuah mobil Limosin mewah, terlihat beberapa orang yang telah menculiknya tengah bersiap melakukan hal yang sangat tidak seno-noh pada Elisa.
Elisa juga sempat sadar saat kakinya merasakan ada yang bergerak dan disentuh oleh tangan seorang pria, dia langsung menendang dengan keras wajah pria tersebut.
Duug!
Hingga hidungnya berdarah, itu membuat dia kesal. Langsung merobek gaun rancangan baja itu, tapi sayangnya tangan dari orang jahat itu terluka karena ribuan silet di gaun tersebut.
PENJAHAT 1 : Kurang ajar, cewek ini telah melengkapi gaunnya dengan senjata tersembunyi.
Pria yang terluka itu langsung, di tarik agar tidak terjadi hal buruk lainnya lagi. Saking kesel dan geramnya, mereka membuat Elisa pingsan kembali. Hingga mereka tiba di suatu tempat seperti penginapan yang jauh dari pemukiman. Elisa juga samar-samar melihat, berusaha semaksimal mungkin untuk tetap sadar dan melihat apa yang mereka lakukan pada tubuhnya saat ini.
Tubuhku kaku, bagaimana ini aku sudah tidak kuat. Mereka melakukan hal sangat menjijikan, ya Allah tolong hambamu ini. Selamatkan hambamu ini, hanya pertolongan dari Mu lah, aku selamat. Dalam doa hati Elisa yang sudah tak berdaya.
Dengan kekuatan terakhirnya dan energi terakhirnya, Elisa semaksimal mungkin bisa kabur dari para pria tidak baik tersebut. Tapi lagi-lagi malah di tarik, dan di seret ke tempat semula. Mereka dengan susah payah mencari cela agar Elisa mau melayani mereka, Elisa terus saja memberontak meloloskan diri.
Tapi semua itu sia-sia karena tenaga Elisa yang tidak sebanding dengan mereka, karena Elisa terus saja memberontak akhirnya ada salah satu pria jahat memasukan sebuah pil entah apa itu. Elisa langsung menelannya, walau sempat meludahi mereka tapi semua itu sia-sia.
"Siapa sih Kalian mau apa kalian dariku, siapa yang menyuruh kalian. Kalian akan menyesal seumur hidup kalian jika lakukan hal konyol ini. Jadi sebelum semuanya terlambat, tolong lepaskan aku, kalau tidak kalian tidak selamatkan masa depan kalian, karena telah berani melakukan hal pele-cehan seperti ini padaku" ucap Elisa yang saat ini berusaha memberontak.
PENJAHAT 3 : Dia ngomong apaan sih?
PENJAHAT 4 : Aaah bodo amat, apa peduli kita, sekarang kita tidak boleh kehilangan kesempatan emas ini untuk mencicipi tubuhnya, ini lumayan lah buat mengganjal rasa haus kita. Sekarang jangan banyak cincong lagi, udahlah ngapain lagi keburu nafffsu kita hilang nih" ucapnya dengan merobek gaun Elisa kembali.
Tapi lagi-lagi belati tipis langsung tertancap di tubuh mereka yang mencoba untuk melepaskan pakaian Elisa secara paksa. Hingga satu persatu tewas, di tempat mereka sempat kaget akan hal itu. Langsung semua mundur, dan berusaha akan melarikan diri tapi, Elisa yang sudah hampir tidak berpakaian itu mencoba membunuh semuanya, dengan belati lainnya di gaun yang tersisa.
PENJAHAT 3 : Ucapan gadis ini tidak main-main, aku akan pergi saja.
PENJAHAT 4 : Memangnya kau mengerti apa yang dikatakan oleh gadis ini?
PENJAHAT 3 : TIDAK! aku hanya menebaknya saja bahwa gadis ini sepertinya sedang mengancam kita.
Salah dari mereka sudah kabur terbirit-birit karena tidak mau terlibat lagi dengan hal itu. Ada beberapa yang masih ingin berusaha untuk melakukan hal itu dengan Elisa, reaksi obat yang mereka berikan mulai bekerja.
Sekujur tubuh Elisa seperti terbakar, Elisa berteriak-teriak minta bantuan. Tapi tak ada yang mau membantunya, penjahat malah mencium leher dan tengkuk Elisa.
Di sisi lain Andre langsung dapat telepon dari Azril mengenai soal lokasi tetehnya berada saat ini, Andre begitu sangat panik hingga tidak memperdulikan suara sirene dari beberapa mobil polisi yang mengikuti mobil mereka di belakang, karena Glenn telah menerobos lampu merah.
"Mas Andre. Lokasi Teteh sekarang berada di jalan yang sudah ku kirimkan lewat GPS di mobil Mas Andre. Jadi sekarang kalian ikuti saja tempat itu."
"Terimakasih ya Zril" ucap Andre yang langsung menutup telfonnya.
"Cepat Glenn kita kesana sekarang juga jangan pake lama, Elisa dalam bahaya saat ini kami kehilangan kontak yah" ucap Andre yang kalang kabut.
__ADS_1
"Tuan sepertinya kita di ikuti oleh polisi, bagaimana ini" ucap Gulftaf yang khawatir juga dengan keadaan saat ini sangat menegangkan, ini adalah pengalaman pertama dirinya.
Glenn pun menambah kecepatannya karena untuk menghindari polisi yang terus mengejarnya dengan keahlian mengemudi, dan tingkat tinggi. Glennpun akhirnya berhasil lolos dari kejaran polisi yang mengikuti mereka, ia pada suatu tempat mereka telah sampai di tujuan melihat gerbangnya sangat tinggi, dan tak bisa di masuki dengan mudah. Maka Glenn melakukan hal esktrim, ia langsung menerobos gerbang utama dengan menabraknya secara langsung.
Orang-orang yang berada di dalam yang sedang asyik-asyiknya menikmati keindahan alam tubuh Elisa itu dibuat terkejut, karena kedatangan sebuah mobil hitam mewah yang telah menerobos masuk ke halaman rumah tersebut, pakaian Elisa yang sudah tidak karuan itu telah menyelamatkan dirinya. Walau hanya mengulurkan waktu menunggu penyelamat datang.
PENJAHAT 7 : SUARA APA ITU, CEPAT TENGOK.
Penjahat yang sedang berjaga di ruang bawa dibuat kaget dengan kedatangan brutal Andre dan Glenn itu, walau bukan Andre yang mengendarai mobilnya.
Semua bertindak ke sumber suara, mereka melihat mobil hitam itu telah menabrak apapun yang menghalangi jalannya, hingga orang yang mencoba untuk mengajarkannya pun ikut di tabrak.
PENJAHAT : Cepat serang mereka yang telah berani menerobos ke markas kita, cepat bunuh mereka semua.
Semua langsung datang menghancurkan mobil tersebut, tapi selalu gagal karena Glenn sangat pintar menghindar dari amukan para pria penjahat tersebut meliuk-liuk menghindari mereka.
"Anda sungguh hebat pak Glenn bagaimana anda melakukan aksi akrobatik mobil seperti ini, bahkan dengan mudahnya Anda menghindari begitu saja" Gulftaf sangat takjub akan keahlian Glenn dan skillnya saat mengendarai mobil dan mengemudi.
"Terima kasih atas pujiannya, tapi saat ini Anda seharusnya segera bersiap-siap, karena kita akan menyerang mereka bersama-sama" ucap Glenn yang memperingatkan.
Di sisi lainnya tinggal beberapa orang lagi yang belum merasakan perlawanan dari Elisa, tapi kondisinya sekarang tidak memungkinkan Elisa untuk mengejar penjahat yang kabur.
Untungnya Elisa belum ternodai hanya pakai yang saja yang sudah tidak karuan dan beberapa orang yang sudah terluka, karena gaun yang dipakai benar-benar sangat unik.
Karena menyimpan banyak sekali senjata rahasia di dalamnya, dan mampuh melumpuhkan para musuh hanya sekali serangan. Beberapa orang sudah tumbang akibat melawan senjata yang berada gaun dan di sarung tangan, pakaian yang dikenakan Elisa saat ini cukup sangat berbahaya. Mampu untuk membunuh dan melumpuhkan musuh dalam sekali serangan.
PENJAHAT 7 : Siapa Kalian berani sekali kalian menerobos masuk ke wilayah kami.
GLENN : Banyak cingcong kau, dimana nyonya Elisa, wanita yang kau bawa itu. Cepat katakan jika tidak segera kamu katakan, akan aku patahkan lehermu ini.
Ancaman Glenn yang tidak main-main, tanpa basa-basi lagi Glenn langsung menepas semuanya dengan satu tebasan tangan kosongnya, sedangkan Andre langsung berlari masuk ke tempat dimana Elisa di kurung. Sedangkan Gulftaf yang hanya membantu Glenn, dengan maksimal. Walau sempat terkena pukul beberapa kali, dan akhirnya langsung di bantu oleh Glenn.
"Terimakasih pak Glenn sudah membantuku memukul orang itu." ucap Gulftaf yang ngos-ngosan karena melawan banyak orang.
Aoda setelah mendapat pesan dari Azriel langsung ke tempat kejadian, di mana tetehnya berada saat ini, dengan cepat Aoda langsung bergegas dan membawa semua pasukan miliknya yang tersisa, langsung ke tempat kejadian. Karena ada beberapa pasukan milik Aoda yang dilumpuhkan oleh musuh, atau mungkin sudah ketahuan oleh musuh.
"Kamu tidak apa-apa Gulftaf?" tanya Glenn yang melihat Gulftaf sudah kewalahan.
"Hahaha... Ini lumayan juga, sudah lama sekali aku tidak berolahraga seperti ini, ternyata cukup ekstrem bagiku." ucap Gulftaf yang bajunya sudah tidak serapi tadi.
"Iya juga yah. Aku juga jarang melihat anda berpakaian kecompang-camping seperti ini, ini momen yang paling langka yang aku lihat" ucap Glenn yang masih sempat menggoda Gulftaf.
BERSAMBUNG...
Berikan aku dukungannya, jika suka dengan ceritanya jangan lupa beri saya semangat dengan Vote, Hadiah juga boleh dan komen plus like. Jika tidak mau ketinggalan up-nya bisa klik love favoritkan, simpan di daftar perpustakaan...
Kita akan berjumpa lagi diEpisode Selanjutnya.
__ADS_1
Terimakasih banyak, atas kunjungannya.
Selasa 6 Desember 2022.