
"Itu mas Andre, jadi dia ke Prancis untuk acara ini toh. Ini acara apa yah, Hmmm- nanti aku tanyakan saat ketemu" Ucap Elisa yang ikut melihat komputer saat Gavin nonton.
Gevin kaget karena Elisa tiba-tiba sudah ada di sampingnya saja, ia menatap Elisa yang saat ini sangat dekat dengannya.
Oh my God, it turns out that if you look closely like this he is quite cute, and the selection of simple clothes makes me have to say he is quite cute. Dalam hati Gavin yang berbicara, saat melihat Elisa yang cukup dekat, menarik baginya saat ini.
"Hmm- mereka mengadakan kegiatan musyawarah di Prancis rupanya, tapi kenapa penontonnya lebih banyak dari pada di New York waktu itu" ucap Elisa yang spontan langsung membalikan wajahnya hingga wajahnya sangat dekat dengan wajah Gavin saat ini.
Deg!
Deg!
Jantung Gavin seketika mematung sesaat, Elisa juga sama. Cuman berbeda Elisa hanya merasa kaget, sedangkan Gavin sangat terpengaruh oleh Elisa.
"Apakah anda tidak tahu ini acara apa?" ucap Gavin yang mencairkan suasana, dengan langkah seribu. Iya berjalan menjauhi Elisa.
"Tidak, karena bahasanya tak aku fahami. Emang itu acara apa pak?" ucap Elisa yang mengekor di belakang Gavin.
"Mereka sedang mengadakan penobatan. Tapi, anehnya, kenapa anda malah ada disini. Saya jadi curiga, apakah bener anda ini wanita kesayangan Tuan ANDRILOS, jika kau istrinya maka seharusnya kau ada di sampingnya bukan malah ikut serta dalam seleksi ini" ucap Gavin yang langsung berbalik badan. Tapi malah kaget saat Elisa berada di belakangnya sedang mengekor, Elisa hanya diam tak menatap Gavin.
Gavin hampir terjatuh karena Elisa, ia menahan tubuhnya. "Kenapa kamu ada di belakang ku, jangan ikuti aku. Bikin aku tak bisa berkata-kata, diam saja di sana. Coba kau duduk saja di sana, kita akan mulai pelajaran pertama kita" ucap Gavin yang menelan ludahnya bulat-bulat.
"Aah maaf! Baiklah pak guru, saya akan menuruti perintah dari anda, jadi saya duduk di sini?" ucap Elisa yang menuju sebuah sofa.
"Khemm-khemm... Cek Cek. oke! ini lebih baik, tunggu aku ingin ambil sesuatu dulu di belakang" ucap Gavin yang langsung ngibrit ke balik pintu.
Crazy woman, this is the first time I've been made speechless, even though she's silent but I'm the one who made her awkward. What kind of magic is this girl? Dalam hati Gavin yang sudah tidak menentu.
Setelah memantapkan hati dan minum 2 gelas, untuk menenangkan diri dan fikiran. Ia langsung kembali lagi dengan beberapa buku dasar-dasar ilmu menjadi seorang pendamping bagi pemimpin.
"Ini adalah buku-buku dasar untuk menjadi seorang pendamping bagi pemimpin, anda bisa membaca dahulu" ucap Gavin.
Elisa melihat tumpukan buku tebal membuatnya merinding, ia memang sering lihat buku tebal bahkan lebih tebal dari yang di bawa Gavin. Karena Andre suka sekali membaca buku tebal sebelum tidur, bahkan bukunya lebih tebal dari yang saat ini di pegangannya.
"Ada apa nyonya, sepertinya kamu jijik lihat buku-buku tersebut?" tebak Gavin.
"Tidak, aku hanya syok saja. Ternyata aku harus belajar membaca lagi, apakah ada buku yang lebih tipis dari ini, buku setebal ini kapan akan selesai di bacanya?" ucap Elisa polos.
"Hahaha, anda ini aneh sekali. Lalu apa tujuan anda ingin menjadi pendamping pemimpin, berikan saya alasannya yang lebih akurat" ucap Gavin yang sangat penasaran.
"Itu karena mereka yang ingin menjatuhkan ku, dan ingin menyingkirkan diriku. Jika aku tak layak jadi nyonya ANDRILOS, maka mereka akan mencari penggantiku. Makanya aku ingin berusaha dengan hasilku sendiri, dan membuktikan bahwa aku tidak seburuk itu, apa yang mereka pikirkan tentang diriku yang tidak sepadan dengan Andre ingin aku hilangkan. Aku ingin belajar dengan sungguh-sungguh, dan aku tidak mau mereka remehkan, aku mau mereka juga mengakui bahwa aku ini layak menjadi pendamping pemimpin dan di nobatkan sebagai nyonya yang benar-benar layak, bukan karena Andre adalah suamiku, tapi karena aku ingin membuktikan jika aku dapat bersaing secara adil untuk posisi tersebut, makanya aku sangat ingin ikut seleksi ini pak" tegas Elisa meyakinkan Gavin.
"Jadi itu tujuan anda, jarang ada orang yang sangat termotivasi saat banyak orang yang menentang keras tentang keberadaan anda, aku salut pada anda. Nyonya, boleh juga nyali anda ini. Bisanya wanita-wanita kesayangan para pemimpin itu, hanya tinggal bermodal kecantikan tubuh mereka, demi posisi itu. Tapi, anda cukup berbeda. Baiklah aku semakin bersemangat kembali saat mendengar alasan anda ini, ini cukup masuk akal. Jadi anda ingin mencoba dengan usaha anda sendiri. Hanya 1000 banding 1 orang, yang punya fikiran seperti anda ini, kadang aku heran kepada anda sebagai istrinya SAH tuan ANDRILOS, lalu kenapa anda gak meminta suami anda untuk melakukan hal yang dilakukan oleh para pemimpin lainnya" ucap Gavin.
"Seperti yang aku katakan tadi aku gak mau jadi beban bagi suamiku, jadi aku ingin diakui dengan jeri payahku sendiri. Tidak mau menyusahkan orang lain termasuk suamiku, dan ingin memberi orang-orang itu hukuman karena telah meremehkan diriku" ucap Elisa.
Akhirnya Gavin mengajari Elisa soal bahasa English dan bahasa resmi yang harus di kuasai oleh Elisa, entah itu soal pertemuan atau acara-acara formal lainnya. Seharian ini Elisa cukup fokus belajar tentang bahasa dan lainnya, Elisa cukup ulet. Untuk mengejar ketinggalannya tersebut, karena ini bersanding dengan suaminya Andre. Dia ingin menjadi seorang istri yang bisa mendampingi Andre di manapun dan dapat di andalkan dengan kemampuan dirinya, bukan menjadi benda bagi suaminya, atau jadi penghalang bagi karir sang suami.
"Nyonya, waktu belajar hari ini, cukup sampai di sini. Silakan anda kembali ke tempat istirahat anda, sudah waktunya Anda pulang dan membersihkan diri" ucap Gavin.
Saat Elisa keluar dari dalam ruangan Gavin, Elisa mengecek ponselnya tertera nama Glenn yang mengirimkan sebuah pesan.
__ADS_1
GLENN ( Nyonya Elisa, jika pelajaran hari sudah selesai bisakah anda menghubungi saya, saya ingin bertemu dengan anda, ada yang ingin saya bahas)
ELISA ( Glenn, aku baru saja melihat pesan mu karena baru saja keluar dari ruangan, baiklah kita ketemuan saja di kafe terdekat kamu kirim kan saja alamatnya)
GLENN ( Baik nyonya, akan saya jemput saja di sana. Tunggu 5 sampai 10 menit saya akan sampai)
10 menit kemudian, Glenn benar datang tepat waktunya.
"Silakan naik nyonya Elisa, maaf jika harus menunggu" ucap Glenn dengan sopan.
"Tidak apa-apa, kita mau bicara dimana?" tanya Elisa sambil masuk ke dalam mobil yang pintunya sudah di bukakan oleh Glenn.
Sesampai di suatu tempat dimana sangat nyaman untuk mengobrol tentang rahasia apapun, semua bodyguard yang di bawa Elisa pun sedang bersantai dan menikmati waktu mereka di tempat tersebut.
"Nyonya, silakan diminum dulu" ucap Glenn yang memberikan sebuah es jus.
"Aah, terimakasih. Tempat ini lumayan bagus, ini tempat apa?" tanya Elisa.
"Markas Misterius milik tuan Andre, kami semua juga sangat di manjakan oleh tuan Andre dengan fasilitas disini. Nyonya bagaimana di hari pertama anda apakah menemukan kesulitan, jika ada apakah saya bisa membantu"
"Tidak Glenn, semua baik dan lancar. Kamu gak usah khawatir, aku bisa kok"
"Nyonya aku ada hal yang ku khawatir kan, Bagaimana jika tuan memaksa untuk aku mengatakan sesungguhnya, anda tahu sifat kerasnya tuan Andre"
"Hmm aku mengerti posisimu, jika kamu tidak bisa berbohong maka aku yang akan pikirkan caranya"
"Lalu bagaimana jika Tuan bertanya pada saya, apa yang harus saya jawab?" ucap Glenn.
"Baik Nyonya, saya akan ikuti apa yang anda katakan saja" ucap Glenn yang pasrah.
Di sisi lainnya, Prancis Andre yang terdiam sambil melamun memikirkan dimana Elisa dan sedang apa, dia lakukan apa sekarang, karena Andre tak bisa menghubungi dia. Itu yang membuat Andre frustasi, tak ada semangat dan daya hidup.
BRANDON : Kamu baik-baik saja nak?
ANDRE : Iya Ded, aku baik jika di lihat secara fisik. Tapi jika soal mental, kayak yah aku butuh Dokter, karena mental ku saat ini lagi kurang bersahabat.
BRANDON : Kamu ada masalah apa? masih memikirkan soal penobatan mu, karena tidak bersama pendamping mu?
ANDRE : Iya salah satunya itu, karena kepikiran Elisa ded, dia sedang marah padaku gara-gara aku tidak mengajaknya ke sini. Apa lagi perdebatan antara dewan dan asosiasi aliansi tidak mengijinkan Elisa menjadi pendamping ku.
BRANDON : Yah! memang agak susah untuk mengikuti selera mereka, tapi anehnya mereka malah lebih mendukung pendamping pemimpin bukanlah dari pasangan yang SAH, melainkan yang layak. Lalu kenapa kamu tak mengajak Elisa kemari, jika ada dia suasana ya jadi cerah.
ANDRE : Ded ada banyak masalah yang terjadi belakangan ini, jadi aku khawatir akan keselamatan dia jika aku bawa dia, semenjak wajahnya tersorot ke permukaan umum, jadi banyak orang yang memperhatikan dia sebagai kelemahan ku.
BRANDON : Apa maksud mu bahwa Elisa selalu di incar?
ANDRE : Iya, banyak yang mengincar dirinya. Makanya aku sangat khawatir jika aku membawanya, dalam pengawasan ku saja dia masih bisa di culik apa lagi tidak dalam pengawasan ku.
BRANDON : Sudah aku duga, lalu sekarang dimana Elisa, hingga membuatmu seperti ini. Dady faham jika kalian sedang marahan, tapi amarah ya seorang wanita itu bisa padam dengan sekejap. Percayalah, Elisa tak akan lama marah padaku.
ANDRE : Entahlah ded, saat ingin berangkat tadi aku agak ragu karena Elisa menghilang.
__ADS_1
BRANDON : Di culik lagi?
ANDRE : Nggk bisa aku prediksi si, tapi katanya dia pergi ke New York tanpa pemberitahuan ku.
BRANDON : Kamu sudah menghubungi dia lagi, untuk konfirmasi lebih lanjut atau lebih rill lagi.
ANDRE : Sudah beberapa kali Andre mencoba menelponnya, melacaknya tapi tetap hasilnya nihil. Dia tak mau mengangkat panggilan dariku, jika sudah marah seperti ini sulit sekali untuk membujuknya Dady, apakah ada tips buat aku.
BRANDON : Hahahaah, susah untuk mengerti tentang wanita Andre, mereka makhluk yang aneh! Jadi dady juga binggung mau membantu bagaimana? Lalu dia datang dengan siapa ke New York?
ANDRE : Glenn dan beberapa pengawal, aku tidak tahu Glenn juga sangat berbeda sekarang, biasanya dia akan mengatakan apapun dan sekarang malah agak tertutup dan tak membicarakan lebih lanjut.
Kembali pada Glenn yang ada di markas rahasia terlihat matahari akan terbenam, sangat cantik cahayanya, mereka berdua duduk dibibir lantai dengan beralasan pasir pantai yang putih.
"Apakah anda yakin ingin mengikuti seleksi tersebut secara adil nyonya, kenapa anda tidak bicarakan saja dengan para dewan agar anda bisa menjadi kandidat pendamping terkuat"
"Tidak! aku akan melakukan dengan kekuatan ku sendiri, aku pasti kuat. Aku ingin membanggakan diriku, karena aku ingin membuktikan jika aku layak menjadi nyonya ANDRILOS, sekalipun harus ikut banyak ujian dan seleksi aku tak akan takut atau mundur, aku harus ikut debut dengan para bangsawan dan dengan para pendamping pemimpin lainnya, aku tidak mau namamu tercantum secara instan, makanya aku ingin menikmati proses ya juga"
"Baiklah, tapi banyak sekali seleksi yang akan mereka adakan, pasti mereka akan saling menuntut. Apakah anda sanggup"
"Aku tidak peduli, yang pasti aku harus fokus belajar sekarang jadi kau juga tak akan luput dari kandidat pengajarku, kau tidak keberatan Glenn, jika kau menjadi guruku juga. Jadi apakah kamu bisa menjadi seseorang guru. Ajari aku, agar aku bisa ikut debut" ucap Elisa yang mendekat ke arah Glenn, membuat Glenn tidak nyaman dengan Elisa cukup agresif.
Glenn jadi salah tingkah dibuatnya. "Nyonya, jangan seperti ini nanti akan ada yang salah faham dengan kedekatan kita. Baiklah, saya akan terima tawaran anda untuk menjadi guru private bagi anda. Guru-guru yang lain juga sudah siap untuk mengajari Anda, entah itu pelajaran yang sederhana atau akan rumit sekalipun, apakah anda siap? ouhnya akan ada soal ujian dan seleksi juga untuk menjadi pendamping pemimpin, memang tidaklah mudah. Tapi jika nyonya bisa melewati segala tuntutan dan rintangan itu, maka anda akan di nyatakan layak" penjelasan Glenn.
"Ouh jadi gitu cara kerja, jadi aku harus terlihat kuat agar aku bisa menjadi seseorang pendamping, okelah kalau begitu aku akan ikut segala sesuatu yah" ucap Elisa yang semangat 45 muncul.
"Satu lagi nyonya, akan ada debute atau seleksi tahap akhir. Tapi ini cukup bermodal nyali dan pesona, bisa di bilang sistem kelayakan akan di lihat dari kecantikan dan fisik, mereka tidak akan peduli dengan skill dan kemampuan daya pikir, mereka akan fokus pada penampilan luar" penjelasan Glenn.
"Begitukah? lalu sebenarnya apa tujuan dari pelatihan ini dong jika tahap hasilnya hanya mengandalkan fisik semata, lalu apakah kau tahu kapan acara itu akan di adakan?" Elisa agak kesal dengan hal tersebut.
"Entahlah, nyonya yang pasti akan ada acara seperti perbuatan posisi terbaik, lebih parahnya lagi para petinggi itu mereka sebenarnya sedang menanti sebuah tontonan memalukan yang di tunjukkan oleh para wanita pendamping, sebagai hiburan mereka" Penjelasan Glenn membuat merinding.
"Apa maksud perkataan mu itu Glenn, mereka itu ingin menonton apa?" Elisa seakan tak percaya.
"Yah, soal debut para wanita pendamping. Jadi mereka akan berlomba-lomba untuk menyingkirkan kandidat terkuat yang telah di pilih oleh salah satu pemimpin penerus, itulah yang jadi ajang tontonan bagi para pemimpin, jadi soal debut ini adalah ajang yang mempermalukan para wanita pendamping" ucap Glenn.
"Cih, mereka itu tidak tahu malu, Akan aku hajar saja mereka satu persatu jika seperti itu? aku kok jadi kesal sama para pria-pria itu, apakah wanita disini selalu di pandang sebelah mata, dan disepelekan begitu rasanya ingin sekali ku hajar hingga jadi sambil" ujar Elisa sangat geram dan kesal
"Anda harus memenuhi kualitas dan kuantitas debit bibit di dalam dan di luar. Ingat Nyonya, dukungan dari Tuan saja tidak akan cukup, jika anda tidak bisa menyakinkan para petinggi itu, jika anda tidak bisa memikat mereka Tuan juga tak akan bisa membantu, tapi saran saya anda harus lebih berhati-hati lagi apa lagi saat anda berada atau frekuensi dengan para wanita-wanita pendamping yang menujuk esentitas yang cukup kuat ingin menyingkirkan posisi anda, jadi anda jangan terlalu bangga dahulu, jika nyonya berhasil menjadi pendamping pemimpin bagi Tuan Andre"
"Hahaha terimakasih yah, Glenn telah memberi tahuku soal kejamnya dunia ini, sekarang aku faham. Jadi pelatih ini tidak menjamin aku lulus atau tidaknya, tergantung apakah aku kuat bertahan atau tidak dalam perang ini ia kan, itu yang kamu maksud, akan aku usahakan semaksimal mungkin jadi bisa tak bisa aku pasti bisa"
"Hehehe itu baru nyonya ANDRILOS yang tangguhnya, aku gak bisa berkata apa-apa lagi anda sungguh-sungguh akan mendukung anda, entah itu dari luar atau dari dalam, anda tetep sangatlah luar biasa Nyonya ANDRILOS, aku akan selalu mendukung apapun itu"
Bersambung...
Berikan aku dukungannya, jika suka dengan ceritanya jangan lupa beri saya semangat dengan Vote, Hadiah juga boleh dan komen plus like. Jika tidak mau ketinggalan up-nya bisa klik love favoritkan, simpan di daftar perpustakaan...
Kita akan berjumpa lagi diEpisode Selanjutnya.
Terimakasih banyak, atas kunjungannya.
__ADS_1
SENIN 17 Oktober 2022