PEMIMPIN PENERUS ANDRILOS

PEMIMPIN PENERUS ANDRILOS
82. Di Carmuk.


__ADS_3

Saat berada di ruang ganti Elisa berjalan menuju lokernya, lalu tiba-tiba saja di datangi sekelompok wanita yang merasa iri pada Elisa karena semenjak awal Elisa tidak pernah menujukan potensinya kenapa sekarang di depan para pemimpin grup Elisa tampil dengan gaya sempurna. Hingga membuat para ketua grup terkesan kepada penampilan Elisa, saat ingin ganti baju tiba-tiba bulu kuduk Elisa merinding.


Saat berbalik badan ternyata Elisa sudah di kepung sama beberapa wanita sepertinya mereka adalah saingan dari Elisa, tapi mereka bukanlah tandingan bagi Elisa, malah Elisa menanggapi dengan sangat santai.


ELISA : Apa yang kalian mau, kenapa mengerubungi ku seperti ini. Apakah ada perlu denganku, katakan apa yang kalian mau? dan langsung pergi dari hadapanku.


Dengan wajah sombong dan songong, Elisa jujur masih menjaga emosi yang ia tahan saat ini tapi jika ada api dan angin yang memicu menjadi besar jangan salahkan.


WANITA 1 : Kalau cari muka jangan seperti itu, kamu pikir dengan melakukan hal itu kau akan mendapatkan perhatian dari mereka.


ELISA : Apa maksud dari ucapan kalian aku tidak mengerti.


WANITA 2 : Kau pasti sengaja melakukan hal itu didepan mereka ia kan, apa lagi di depan Tuan ANDRILOS.


WANITA 3 : Jangan banyak berlaga kamu itu tidak akan bisa menang, ingat kamu bisa saja tereliminasi dengan sangat terhina.


ELISA : Ouh yah, wah aku takut... Terserah kalian, mau aku tereliminasi. Itu tidak masalah bagiku, jadi apa masalahnya untuk kalian. Suka-suka aku dong lagi pula itukan kompetisi untuk penampilan bakat, dan harus menampilkan keahlian dan kemampuan diri, jika kalian seperti ini bisa saya simpulkan bahwa kalian tidak percaya akan kemampuan diri kalian sendiri. Iri, bilang bos. Lagi pula tujuanku bukan memikat tuan ANDRILOS, malah ingin memberinya pelajaran.


WANITA 1 : Wah, rupanya kamu berani sekali menantang Tuan ANDRILOS. Apakah kamu ini bisa hidup, makanya menentang seperti itu tidak takut pada tuan ANDRILOS akan membuat mu tak bisa berkutik, ku dengar di pria yang berdarah dingin dan angkuh.


ELISA : Ouh ya, apakah benar seperti itu. Tapi yang ku lihat tadi dia cukup senang dengan penampilanku dan penampilan kalian tuh. Mana ada dia berdarah dingin, bukti ya mana? coba berikan padaku.


ucap Elisa yang menantang mereka dengan kedua tangan ia lipat kedepan dan maju sedikit kedepan, jarak mereka hingga satu langkah.


WANITA 1 : Kamu jangan meremehkan tuan ANDRILOS, beliau dari kalangan keturunan bangsawan murni, dan ku dengar tak akan segan untuk membunuh orang yang telah menantangnya atau telah berani menghinanya.


ELISA : Begitukah, silakan katakan padanya jika ada orang yang menantang dirinya, jadi katakan jika kau berani mengatakan pada mereka, aku tak akan takut jika kalian mengadu diriku pada mereka, bilang saja pada mereka jika aku ingin balas dendam.


WANITA 4 : Kamu itu terlalu sombong sekali, jika tuan ANDRILOS menindak lanjuti, sudah habis nyalimu.


Elisa tertawa keras karena kekonyolan ucapan mereka, Elisa sekarang di puncak kemarahannya karena ulah suami yang suka tebar pesona itu. Andre mah tidak merasa jika dia tebar pesona, ya biasa saja tapi Elisa yang cukup sensitif.


WANITA 2 : Tamat sudah riwayat mu, aku sudah merekam semuanya di hp milikku akan ku kirimkan buktinya pada pamanku, kabar ini pasti akan di ketahui oleh tuan ANDRILOS.


WANITA 4 : Selamat menikmati, gadis bodoh.


Elisa masih cukup sabar untuk menghadap mereka, terlihat seringai senyum jahat Elisa membuat mereka merinding ketakutan.


WANITA 1 : Kamu cukup banyak bernyali juga yah, punya 1000 nyawa kau.


ELISA : Iya, malah lebih banyak dari kau bayangkan, jika dia keturunan bangsawan maka aku adalah keturunan keraton.

__ADS_1


Yah awalnya hanya perdebatan biasa karena mereka sangat tidak suka dengan Elisa yang tampil dengan sangat menarik, dan menunjukkan bakat yang membuat semua terhipnotis, dengan penampilan luar biasa Elisa, itu yang memicu terjadinya perdebatan.


Elisa masih cukup tenang menghadapi segerombolan wanita-wanita itu, tak mempedulikan kata-kata mereka lagi. Mereka cukup geram karena Elisa yang berlagak sok seperti itu, akhirnya mereka dengan bantuan teman-teman ingin mengeroyok Elisa yang akan ganti baju.


WANITA 2 : Haiii, kamu ini tidak tahu malu sekali yah, seharusnya kamu tahu diri jika wajah pas-pasan mu ini tak akan mungkin jadi pendamping bagi tuan ANDRILOS.


ELISA : Lagi pula siapa yang ingin mencalonkan diri menjadi calon pendamping pemimpin dari ANDRILOS.


Tanpa menoleh ke belakang, ternyata mereka sudah bersiap-siap ingin menghajar Elisa. Ya bullying dan pengeroyokan tidaklah mempan pada jawara pencak silat tingkat Nasional, Ya Elisa adalah atlet bela diri saat SMP hingga SMK, hanya saja saat ingin tanding di Anjang internasional ayah jatuh sakit, ia urungkan niat untuk ikut.


Elisa tersenyum, tahu apa yang akan di lakukan para wanita yang ada di belakangnya tersebut. Elisa sudah ancang-ancang cadangan.


Yah Elisa yang awalnya tidak serius untuk mengikuti seleksi tersebut, karena tidak mau menonjolkan diri gara-gara tidak mau memicu kegagalan penobatan Andre nantinya, makanya Elisa sejak awal seleksi hanya biasa-biasa saja. Tapi karena ia terbakar api cemburu, akhirnya hilang kendali dan berniat untuk membuat suaminya tahu batasan.


Jadi tak sengaja harus memikat banyak pemimpin yang hadir hari ini itu yang membuat mereka iri dan cemburu hingga melabrak Elisa, bukannya takut Elisa malah balik menantang mereka. Sepertinya mereka salah lawan dan salah sasaran, Elisa yang dari awal tak mau menghiraukan malah harus turun tangan karena salah satu wanita dengan sengaja membuat singa betina ini marah.


Ia menarik rambut Elisa hingga Elisa meringis kesakitan, otomatis Elisa langsung memutar tubuhnya dan membuat tangan wanita tersebut mengalami cedera patah tulang karena di plintir.


Teman-temannya yang melihat kejadian tersebut tidak terima dengan perlakuan Elisa yang terlalu kasar dan kejam, jadi mereka mengambil barang yang bisa mereka angkat untuk senjata, malah untuk menyerang Elisa.


Dengan santainya Elisa menghindari semua serangan tersebut, awalnya tidak mau meladeninya, tapi ada satu lemparan menggores wajahnya, itu adalah pecahan botol itu semakin membuat Elisa hilang ke sabaran.


"Di diamkan malah ngelunjak, dan semakin menjadi-jadi. Tapi, kalau di ladeni aku takut mereka akan cidera dan aku tidak bisa ikut babak semifinal, tapi kalian malah tidak ada belas kasihan padaku padahal aku punya rasa iba pada kalian, baiklah kalian harus membayar mahal karena telah memulai pertikaian ini, dan telah berani melukai wajahku yang manis ini. Bersiaplah aku gak akan segan-segan menghadap kalian wanita yang tidak mau tahu diri dan tidak tahu bagaimana berterimakasih, aku benci wanita yang seperti kalian yang di beri kesabaran dan kesempatan, malah seperti ini."


ELISA : Bagaimana? tidak bisa bergerak yah. Hah! kalau pilih lawan lihat-lihat jangan asal lihat dia terlalu lemah maka mudah untuk ditindas, jangan meremehkan lawan kalian dengan ukuran badan. Karena yang kecil lebih gesit, di banding yang besar ideal. Untung saja aku tak mematahkan tulang-tulang kalian,... Apa kalian bilang apa? aku tak mendengar. Ampun,... kalian minta maaf.... Sudah terlambat sayang! lihat gara-gara ulah kalian aku sepertinya harus operasi plastik di wajahku.


Akhirnya karena kemurahan hati Elisa mereka di bebaskan dari totok tersebut, sebelum itu mereka di suruh berjanji tidak akan mengganggu Elisa lagi, entah itu secara langsung atau secara tidak langsung.


Elisa langsung melepaskan mereka dan memberikan kompensasi kepada wanita yang tangannya dipatahkan oleh Elisa, kembali ke ruang ganti Elisa langsung ganti pakaiannya kembali, baju dan penampilannya menjadi berubah tak sama seperti semula.


Tak lama tiba waktunya pengumuman beberapa nama tertulis di monitor pengumuman terlihat banyak nama yang lolos ke babak selanjutnya tinggal 400 orang, dari 890 peserta sebelumnya ya hampir setengahnya sudah tereliminasi atau tidak terpilih oleh dewan ataupun para pemimpin.


Babak selanjutnya akan terus berlanjut hingga sisa peserta 50 orang, telah dinyatakan lolos ke babak eliminasi, tinggal beberapa anggota yang akan memilih peserta yang akan dibawa ke tim mereka, atau grup mereka, di sini ada 8 pilihan grup yang harus Elisa pilih karena mereka menginginkan Elisa mengikuti harus mengikuti grup mereka, karena Elisa cukup berbakat itu yang memicu keinginan para pemimpin untuk memiliki Elisa, karena emosi pada suami ia tidak memilih ANDRILOS melainkan Grup flower. Andre langsung terasa perbedaanya raut wajah Elisa yang langsung menatap tajam ke arah Andre, seketika wajah Andre yang sangar malah lebih takut pada wajah istrinya.


Wajah Andre pucat tak bisa berkata-kata karena Elisa yang lagi ngambek dengannya, tiba-tiba ada sebuah tayangan video yang ditonton semua orang, itu adalah tayangan di mana di ruang ganti tanpa adanya suara.


Terlihat Elisa yang sedang melakukan tindakan kekerasan pada beberapa wanita di ruang ganti, ternyata video yang dikirim oleh seseorang telah tembus dan ada yang mempublikasikannya.


Lantas semua orang terkejut dengan sikap Elisa yang kasar dan tidak tahu attitude hampir saja diskualifikasi karena video tersebut, Elisa malah tertawa devil semua langsung terkejut dengan perubahan sikap Elisa, bahkan Helena pun merasa kebinggungan karena melihat itu, merasa khawatir tatapi malah tidak tahu harus bagaimana untuk membantu Elisa.


Andre melihat ada plester di wajah Elisa, membuat Andre khawatir, melihat luka plester tersebut. Andre lalu ingin membela istrinya, ia langsung tersenyum di sana, karena dia tahu dan sangat mengenal istri Elisa tidak akan melakukan hal itu tanpa alasan.

__ADS_1


TAMU 1 : Apa-apaan itu nona, video itu anda? lalu kenapa anda lakukan hal tersebut, sangat kasar, kau telah melakukan tindakan kekerasan itu melanggar hukum.


Elisa malah tidak takut di ancaman seperti itu, malah melihat ke arah sumber suara.


ANGGOTA DEWAN : Aku tidak menyangka ternyata ada seorang nona yang terhormat, akan melakukan hal seperti itu, orang macam apa anda, bisa-bisa yah anda melakukan hal sebodoh itu.


SOFIA : Sebenarnya apa yang kau lakukan kenapa kamu mukuli mereka?


ANDRE : Tunggu kita jangan menuduh atas dasar sebuah video, jangan menghakimi orang dengan satu kejadian itu saja, apa lagi video yang di tayangkan itu cuman beberapa detik. Itu pasti adalah suatu potongan video, pasti masih ada lagi. Aku ingin video ini di tayangkan secara full, lalu disiarkan secara full jangan dipotong seperti itu, mungkin saja ada kelanjutannya dari video. Atau begini saja akan lebih jelas, jika kita undang saja wanita wanita yang ada di video, kita minta kesaksian dari mereka. Coba mana orang-orang yang ada di video, cepat para wanita silakan kemari, saya ingin tahu.


Satu persatu para wanita itu maju ke depan karena disuruh oleh Andre untuk berkata jujur dan bertanggung jawab terhadap apa yang telah dilakukan.


ANDRE : Jadi apa permasalahan diantara kalian, apakah ini masalah warisan atau bakat yang dimiliki kalian, atau gara-gara soal penampilan saat tampil? karena penampilannya tidak sebagus penampilan Elisa iya apakah seperti itu.


Tebakan Andre yang membuat semua kelengkapan tidak berdaya tidak bisa berkata-kata mulut mereka bergemetar.


SOFIA : Aku setuju dengan pendapat Tuan ANDRILOS, karena aku yakin jika nona ini tidak melakukan hal itu.


HOST : Tapi tidak ada video lain, hanya video yang ditampilkan.


ANDRE : Baiklah biar aku sendiri yang akan menanyakan pada wanita-wanita yang tadi telah bersangkutan di dalam video, akan aku tanyakan.


ANDRE : Jadi apa yang telah memicu pertengkaran tersebut, kalian ada masalah apa di awal, coba bisakah kalian menceritakan kejadiannya atau kronologinya.


WANITA 1 : Tuan dia yang memulai duluan kami semua tadi hanya diam saja, di ruang ganti tiba-tiba saja, nona ini malah berteriak sangat keras lalu tiba-tiba memarahi kami dengan tidak jelas, lalu kami hanya membela diri tiba-tiba dia melakukan hal itu.


ANDRE : Apakah benar seperti itu Nona Elisa? kau telah melakukan tindakan kekerasan terhadap ke 5 Nona ini tanpa didasari alasan yang kuat.


SOFIA : Bisa kau berikan alasannya pada kami nona. Kenapa kau melakukan hal itu.


Nih cewek kok ikut-ikutan saja apakah jangan-jangan dia cari muka pada Andre biar dikira sok bijak, padahal mah dia itu B aja. Pasti dia sengaja baik padaku, apakah tahu identitas ku, atau dia adalah musuh di balik batu? Di awal tadi dia tanya kenapa aku melakukan hal itu sekarang karena Andre membela ku tiba-tiba malah ikutan. Dumal kesal Elisa dengan tatapan curiga pada Sofia ketua grup Flower.


Elisa merasa geli dengan sikap Sofia yang cari muka pada Andre tapi terlihat jelas tersebut, ia jadi malah tertawa dan melipat tangannya ke depan menatap Andre dengan tajam. Memberikan kode jika dirinya tidak bedalah, dan wanita-wanita itu yang memulai duluan.


Bersambung...


Berikan aku dukungannya, jika suka dengan ceritanya jangan lupa beri saya semangat dengan Vote, Hadiah juga boleh dan komen plus like. Jika tidak mau ketinggalan up-nya bisa klik love favoritkan, simpan di daftar perpustakaan...


Kita akan berjumpa lagi diEpisode Selanjutnya.


Terimakasih banyak, atas kunjungannya.

__ADS_1


Minggu 30 Oktober 2022.


__ADS_2