
Setelah Andre keluar dari ruangan, langsung menutup pintu dari luar. Andre menemui Glenn yang berada di tempat lainnya, sedang menunggu Andre.
"Glenn, bagaimana? apakah mereka sudah siap?" tanya Andre yang langsung duduk di depan Glenn.
"Semua sudah bergerak Tuan, tinggal menunggu waktu yang tepat untuk beraksi" jawab Glenn.
"Bagus, tentara kita teryata lebih cepat saat sudah terlatih. Lalu bagaimana keadaan Aoda sekarang, apakah ada perkembangan?" tanya Andre yang masih khawatir akan kondisi Aoda.
"Masih belum siuman Tuan, apakah saya suruh orang untuk terbangkan dia ke Indonesia tuan" ucap Glenn agar lebih intensif untuk mengawasi Aoda.
"Tidak perlu, di sana saja karena pengobatan di markas Rahasia lebih baik apa lagi ada paman Keyshu. Glenn bilang pada Zever jika Aoda bangun nanti, dia di bebas tugaskan untuk sementara waktu, sampai pemulihan benar-benar sembuh. Jadi saat dia pulih nanti, dia boleh datang ke Indonesia" ucap Andre yang menyuruh Glenn untuk menyampaikan pesan tersebut.
"Baik Tuan saya akan sampaikan kepada Tuan Zever, apakah ada hal lain ya yang ingin Anda sampaikan lagi?" tanya Glenn.
"Tidak ada, itu saja Terimakasih" ucap Andre yang langsung menegaskan.
"Sama-sama tuan, kita akan mendarat besok 1 dini hari. Apakah tidak masalah Tuan?" ucap Glenn yang memperkirakan soal pendaratan pesawat.
"Ouhnya, lebih cepat juga pesawat ini. Siapa pilotnya?" ucap Andre yang sangat penasaran.
"Dia anak magang, baru selesai training 2 hari lalu tuan. Nama Anto Suherman, dan rekannya Asep Trio Pangestu" ucap Glenn yang menyebutkan nama 2 pilotnya, memperkenalkan mereka pada Andre.
"Aaah! bagus-bagus mereka cukup berbakat. Aaaah! ya sampai lupa tanya, Glenn ada berapa pasukan yang kau gerakan saat ini, total semuanya?" tanya Andre yang sangat penasaran.
"6000 pasukan, apakah masih kurang tuan?" ucap Glenn yang khawatir, perintahnya masih kurang.
"Aah... Tidak ada! Itu apakah semua pasukan ku?" tanya Andre yang kaget karena dia tak tahu jika dia punya pasukan sebanyak itu.
"Iya tuan, semuanya adalah manusia dan mereka siap menjadi prajurit tempur bagi anda" ucap Glenn menjawab tegas.
__ADS_1
"Wwah... Sebanyak apakah itu semua adalah Pasukan yang kau miliki Glenn" ucap Andre.
Glenn seketika terdiam entah kenapa tuannya itu agak Lola jika masalah ini, glenn tanpa ekspresi menatap Andre.
Tuan ini aneh, pasukan itu kan milik dia. Kok dia dengan entengnya mengatakan jika itu pasukan milikku, gimana ceritanya? seandainya itu pasukan, milikku artinya miliknya juga kan. Lagian aku bekerja untuk siapa? kalau bukan bersama dia. Kadang-kadang bikin aku binggung sama pola pikir tuan Andre.
gumam Glenn dari dalam hatinya, seraya menatap aneh pada tuannya
"Anda ini gimana sih tuan. Jika semua itu prajurit milikku, maka itu juga pasti milik anda Tuan" ucap Glenn mengutarakan isi hatinya.
"Hahaha iya juga, Glenn jika pasukan itu milikmu maka itu sudah pasti milikku. Karena kau adalah orang ku, ha-ha-ha kadang aku lola juga soal itu" ucap Andre yang tertawa sendiri.
"Iya, tuan betul begitu. Semua itu kan milik anda. Bukan milik saya, lagi pula itu baru sebagian kecil saja yang tuan miliki, tuan masih punya ada banyak Pasukan lainnya, hingga memiliki 90.000 ribuan pasukan prajurit yang tersebar di berbagai negara, apa anda lupa?" penjelasan Glenn yang memberikan penerangan.
"Iya, aku lupa akan hal itu. Wah! pantesan saja aku selalu binggung, datang dari mana semua properti-properti yang selalu pasang surut, dan dana uang yang tiba-tiba datang dan pergi. ternyata aku memilih pasukan pengawal-pengawal cukup banyak, berapa uang yang akan ku keluarkan untuk menggaji mereka?" ucap Andre yang baru menyadarinya dan baru tau asal usul Kas pribadi miliknya, ternyata dari semua uang yang dia miliki di tabungan suka menambah dan mengurangi sendiri itu adalah tempat untuk pembayaran orang.
Melihat Glenn yang diam-diam menampilkan secarik senyum di bibir ya yang selalu masam itu tiba-tiba ada gula yang jarang di lihat orang. Andre juga baru tahu jika wajah yang tegas itu selalu garang ternyata bisa tersenyum tipis.
"Oooo. Kamu rupanya tahu cara ya juga untuk tersenyum ya Glenn!" ucap Andre yang langsung fokus pada bibir yang menyungging tipis itu.
"Aah... Maaf tuan itu karena saya tidak tahan dengan lelucon anda itu, maaf kan saya" ucap Glenn yang langsung menundukkan wajahnya.
"Tidak apa-apa, aku seneng bisa membuat kebahagiaan. Bila perlu kau bisa kok tertawa terbahak-bahak jika memang itu lucu menutut mu," ujar Andre yang sangat senang bisa menghiburnya yang mungkin akhir-akhir stress karena kondisi yang selalu menimpah Andre dan keluarga.
"Tidak Tuan, Terimakasih."
"Hmmm, yaudah deh! ouhyah Glenn. Bagaimana sistem operasi keuangan ku bekerja, aku ingin tahu cara ya, siapa yang mengelola semua itu" ucap Andre yang sangat penasaran.
"Aman tuan, Karena Nona Cleo Eileen Pearce dan Nona Mona Devira, yang telah mengelola yah" ucap Glenn.
__ADS_1
"Begitulah, jadi aku ingin bertemu dengan mereka" ucap Andre yang sangat penasaran dengan orang-orang yang di sebut kan namanya itu.
"Baik tuan, mereka berada di Swiss" ucap Glenn memberi tahu bank penyimpanan kas Andre.
"Aaaah... satu lagi Glenn. Ngomongin soal Pasukan kita? merasa aku belum menujuk siapapun untuk jadi kapten dalam komando, lalu siapa yang akan jadi penggerak yah?" ucap Andre.
"Apakah anda lupa tuan, Tuan muda Alex kan yang anda tunjuk. Saya yang sudah anda percayai soal itu, mereka sudah di setiap posisi masing-masing, apa perintah selanjutnya tuan" ucap Glenn yang mempertegas.
"Begitukah? Aaah... Aku lupa soal itu, Yaudah jika begitu mari kita selesaikan dengan tuntas" ucap Andre.
Disisi lain, Alex yang berada di suatu tempat sedang menunggu perintah selanjutnya dari Andre, untuk bergerak.
BAWAHAN : Pak, mereka sudah berada di posisi masing-masing, lalu apa rencana strategi selanjutnya.
ALEX : Tunggu perintah, karena belum ada perintah lanjutkan lagi. Mungkin mereka sedang dalam perjalanan pulang, jadi kita harus bersabar.
BAWAHAN : Baik pak.
GANNY : Alex, Tuan bilang untuk hancurkan semua tanpa ada sisa, itu artinya, kita harus basmi semuanya orang yang ada di tempat tadi. Buat mereka bertekuk lutut, rantas semua jaringan informasi mereka dan dokumen-dokumen penting, semuanya ambil alihkan. Buat mereka tidak berdaya dan tidak bisa berkutik sedikitpun, karena telah berani melakukan sesuatu yang menyinggung Tuan.
Bersambung...
Berikan aku dukungannya, jika suka dengan ceritanya jangan lupa beri saya semangat dengan Vote, Hadiah juga boleh dan komen plus like. Jika tidak mau ketinggalan up-nya bisa klik love favoritkan, simpan di daftar perpustakaan...
Kita akan berjumpa lagi diEpisode Selanjutnya.
Terimakasih banyak, atas kunjungannya.
Minggu 25 September 2022
__ADS_1