
Di rumah sakit terlihat Try yang selalu mengekor pada Andre yang pergi kemanapun berjalan, seperti anak kecil yang mengikuti ayahnya. Karena saking penasarannya dengan apa yang di dengar dari obrolan Andre dengan Arafif yang di ceritakan oleh Andre sendiri, ia sedang curhat pada adik angkatnya itu.
"Jadi, kamu akan menduduki tahta. Lalu papah gimana? apa yang papah katakan saat mengetahui kamu akan memutuskan untuk memilih hal itu. Apakah akan setuju, lalu selama ini kenapa kamu baru kepikiran sekarang buat naik tahta, lalu Elisa gimana?" Pertanyaan bertubi-tubi yang di lempari oleh mulut Try yang selalu mengekor pada Andre.
"Itu baru rencana saja Try, itu juga belum tentu. Karena aku juga belum bisa menerima hal ini, walau di paksa sedemikian rupa juga aku juga belum tentu bisa menerapkan beberapa peraturan dan strategi pemasaran di dunia bisnis ANDRILOS. Besik dan cover ku kan seorang tenaga medis dan kesehatan gimana ceritanya tenaga medis jadi seorang pebisnis, lah itu gak nyambung sama sekali" ucap Andre yang menjelaskan.
"Iya juga sih nanti yang ada kamu di kira melakukan tindakan yang tidak seharusnya, dan tidak manusiawi" ucap Try seraya mengelus-elus dagunya.
"Maksudnya tindakan yang tidak seharusnya itu apa Try. Apakah kamu kepikiran aku memperjual belikan organ manusia atau menaikkan tarif kesehatan begitu" tebakan Andre pada adiknya itu.
"Hehehe iya kan bisa aja ada orang yang punya pikiran hal itu kan, nama juga manusia apa lagi nanti kamu akan jadi direktur utama dari PT ternama kelas dunia" ucap Try yang mengingat bahwa ANDRILOS juga di tingkat yang sangat tinggi.
"Iya begitulah aku juga binggung, harus gimana lagi. Semalam aja aku ngobrol sama Elisa, dan jawabannya juga di cecer pertanya serupa. Yah, Alhasil malah Elisa yang menyuruhku buat masuk ANDRILOS. Entah aku harus ikuti kata hati atau kata istri, pusing kalau di pikirkan terus" ucap andre yang duduk manis di kursi yah.
"Ya solusi aku sih, kamu ikuti kata hatimu gimana enaknya, karena ini adalah masalah kamu yang harus kamu hadapi, dan kamu juga yang menjalani kehidupan itu bukan orang lainnya, istrimu juga hanya sebagai penonton nantinya" ucap try yang memberikan penjelasan.
"Hmm- tapi kayak nggak deh! karena Elisa bukan tipe yang mau lepas tangan begitu saja, karena dia pasti punya tanggung jawab yang lebih tinggi. Aku aja yang belum bisa menerima hal ini" ucap Andre yang membela istrinya.
"Itu mah kembali padamu Dre, saya mah hanya bisa membantu sebisaku saja selebihnya kamu yang mengerjakan" ucap Try yang sudah khawatir lebih dahulu pada Andre.
__ADS_1
"Iya, juga sih Try" Andre memikirkan matang-matang apa yang di katakan oleh adiknya itu.
Di sisi lainnya, terlihat sebuah layar tv sedang memunculkan sebuah tayangan dari sebuah berita dan kumpulan-kumpulan berita, di acara tv.
"Berita selanjutnya, berita luar negeri. Di kota New York sedang di heboh kan dengan para pemimpin-pemimpin atau calon pentolan grup ternama dari klan bangsawan ada pentolan dari Grup Butterfly, Grup The Diamond, dan grup Tiger Fish. Sedang memberikan pelayanan kepada masyarakat untuk bantuan sosial, dan bantuan segala suatu yang di butuhkan oleh masyarakat...." siaran di tv.
Disana ada Monika yang sendang asik nonton acara tersebut, terlihat Elisa yang baru datang membawa jus buah dan cemilan yang baru matang.
"Lihat mereka, sedang berlomba-lomba mencari point, kepada masyarakat. Carmuk sekali mereka toh yang menang nanti tetap saja ANDRILOS. Cih... Meraka pikir masyarakat bisa di suap dengan hal itu, agar bisa naik tahta mereka pikir akan bisa dengan beberapa suapan, semua itu tidak ada gunanya hanya bersifat sementara" ucap Monika yang kesal pada berita tersebut.
"Ada apa sih mah kok kayaknya kesal benget nonton tv kayak mau perang" ucap Elisa yang ikutan duduk di sofa yang sama dengan Monika.
"Lah itukan hak mereka ma. Lagian masyarakat juga bisa memilih dan memilah mana yang baik mana yang hanya pura-pura baik" ucap Elisa yang menjelaskan.
"Kamu bener banget sayang" ucap Monika yang menyetujui apa yang di ucapkan oleh menantunya.
"Mamah mendingan Doain aja yang terbaik siapa yang jadi pemimpinnya nanti, toh semua juga akan berdampak positif juga bagi lingkungan ya kan. Kita kan hanya penonton nantinya soal pemimpin, siapa saja yang menjabat nanti semoga semua hidup nyaman, aman, damai, tentram, dan pemimpin bisa mengetahui dan memahami posisi setiap masyarakat. Jangan membedakan antara yang kaya dan yang miskin, yang tua atau muda. Maunya netral dari setiap kalangan dan kasta, tidak membeda-bedakan. Itu saja sih kunci pemimpin yang terbaik"
"Aamiin Yarobalalamin, semoga saja terlaksana dengan lancar ya sayang" ucap Monika yang menyetujui doa dari memantu ya itu.
__ADS_1
"Iya mah, aku mah berharap gitu sih yang terbaik saja, asal masih satu jalan dan tujuan yang sama. Untuk membuat perjalanan perdamaian lebih aman dan nyaman lagi" ucap Elisa melanjutkan.
"Iya kamu bener banget sayang, kadang-kadang kamu ini suka ada benarnya" ucap Monika yang menuju menantunya.
"Mamah aneh, emang selama ini apakah Elisa gak pernah bener ya? atau salah mulu, tapi perasaan Elisa kalau ngomong selalu bener deh!" ucap Elisa yang langsung menatap Monika dengan cemberut.
Kembali ke rumah sakit banyak orang yang berhenti di jalan karena sedang menonton acara tv yang satu-satunya hiburan di lobi rumah sakit, banyak yang duduk santai dan menonton acara di tv. Pasien hingga yang menunggu pasien, sarana hiburan di rumah sakit.
"Dre, kamu dengar itu. Katanya mereka sudah pada banyak yang bekerja dan bergerak melakukan kampanye mencari masyarakat, dan beberapa kandidat juga sudah terjun langsung kelapangan, wah mereka cukup bersemangat juga. Tapi, kok grup Flower belum keluar yah, apakah mereka masih mencari kandidat ya, seperti ANDRILOS?" ucap Try.
"Mana aku tahu try, kan aku gak bergabung dengan grup. Sudahlah jangan pikirkan itu, kerja-kerja, jangan mengurus hal-hal yang gak penting" ucap Andre yang menyuruh Try agar fokus bekerja kembali.
Bersambung...
Berikan aku dukungannya, jika suka dengan ceritanya jangan lupa beri saya semangat dengan Vote, Hadiah juga boleh dan komen plus like. Jika tidak mau ketinggalan up-nya bisa klik love favoritkan, simpan di daftar perpustakaan...
Kita akan berjumpa lagi diEpisode Selanjutnya.
Terimakasih banyak, atas kunjungannya.
__ADS_1
Jumat 15 JULI 2022.