PEMIMPIN PENERUS ANDRILOS

PEMIMPIN PENERUS ANDRILOS
40. Persitegang.


__ADS_3

Semua sedang menikmati hidangan yang telah di sajikan Andre memberikan waktu untuk para undangan mencicipi kue buatan Elisa tersebut, ya walau Elisa membuatnya butuh bantuan banyak orang.


Andre sesekali menatap ke segala arah, karena memastikan semua undangan makan kue tersebut, dan mencari adakah mata-mata lainnya yang menyelinap di dalam undangan tersebut.


Tapi Andre masih belum yakin siapa-siapa orang yang teman dan siapa musuh, Andre masih diam dan tenang. Apa lagi sistem operasi di gedung ini sudah di rancang jika ada sesuatu yang mencurigakan akan segera ketahuan, demi keamanan dan kenyamanan.


"Apakah semua sudah siap, ini akan memakan waktu yang lama Andre" Ucap Brandon.


"Tenang saja dad, biarkan mereka menikmati dan mencerna makanan dulu" ucap Andre, lagi-lagi Andre menujukan senyuman anehnya lagi.


Lagi-lagi senyuman itu, lagi kenapa si dia? sering banget menujukan senyuman aneh seperti itu, tadi pagi juga dia menghindariku? hmmm apakah karena aku bukan kriteria dari Nyonya ANDRILOS, lalu bagaimana jika memang mas Andre memilih wanita lainnya? Kayaknya aku belum siap deh jika harus ditinggalkan, karena sudah tidak bisa aku lepas terlalu dalam rasa sayang dan cintaku padanya, aduh aku harus bagaimana ini. Dumal Elisa dalam hatinya.


Elisa tampak sangat curiga dengan apa yang selalu ia lihat itu, Andre seperti orang lain bagi Elisa. Karena dia selalu menunjukkan respon yang cukup berbeda dengan Andre yang biasanya, Andre saat ini juga tampak agak tenang. Apalagi sejak pagi Andre menujukan gerak-gerik mencurigakan, bahkan Andre juga menghindar kontak mata dan fisik dengan Elisa seperti sedang jaga jarak dengan Elisa.


Sejak pagi pun Andre hanya bicara dengan Elisa satu atau dua kata, dan matanya juga selalu fokus pada ponsel ya tak pernah teralihkan, tapi beda jika dia bicara dengan orang lainnya selalu menatap wajahnya.


Entah kenapa dengan Andre hari ini membuat Elisa kebingungan dan sangatlah penasaran dengan tingkah dan sikap dinginnya.


"Elisa, kamu baik-baik saja?" Zacky melihat wajah Elisa yang berkeringat walau di dalam ada AC dan ruangan cukup dingin.


"Iya, aku baik kak Zacky" jawab Elisa yang tersengal-sengal.


"Kamu bohong Elisa, kamu tampak pucat saat ini" melihat kering Elisa cukup banyak hingga membasahi pipinya.


"Aku baik-baik saja kak, sungguh!" ucap Elisa yang mencoba menyakinkan Zacky, karena perdebatan itu terdengar oleh Kevin yang duduk di sebelah Zacky.


"Ada apa si paman, acara akan segera di mulai tapi paman dan Elisa malah ribut saja" ucap kevin.


"Kevin coba kau cek kondisi Elisa saat ini, lihat keringat ya banyak sekali" ucap zacky.


"Coba sini aku cek, Elisa kamu harus nurut jika tidak Paman Andre akan marah pada kita" ucap kevin yang menarik tangan Elisa.


"Gak usah Kevin, aku baik kok" ucap Elisa menarik tangannya kembali.


"Sini biar aku cek dulu, jangan membantah" ucap Kevin yang menarik paksa.

__ADS_1


Dengan pasrah Elisa membiarkan Kevin mengecek denyut nadi Elisa yang tidak beraturan, Kevin semakin khawatir karena denyut ya itu.


"Elisa kamu harus istirahat sekarang juga, mana pelayan pribadimu?" tanya Kevin.


"Baik-baik saja kamu tenanglah Kevin aku masih bisa bertahan, kalian tidak usah khawatir kan diriku" ucap Elisa menenangkan Kevin, Sean dan Zacky.


"Bagaimana bisa kamu akan baik-baik saja, lihat kondisimu jangan paksa untuk keadaan baik Elisa, saat ini keringatmu sangat banyak jadi lebih baik kamu istirahat saja di ruang khusus, atau kamu diantar pulang oleh para pelayan kamu" ucap Zacky yang khawatir.


"Itu ide yang bagus sebaiknya Kamu turuti apa yang terbaik buat kamu Elisa" sambung Sean.


"Lalu bagaimana dengan acara hari ini aku harus ada di sini kan" Elisa masih mengkhawatirkan soal acara ini.


"Tidak harus kamu khawatir soal ini, faham. Lebih baik kamu fikirkan kondisi kamu dulu untuk berada di posisi lebih kamu harus punya tubuh yang sehat dulu, lagi pula ini hanya musyawarah pemilihan pendamping, lagi pula kandidatnya tidak ada lagi selain dirimu jadi tidak usah khawatir, karena kamu satu-satunya. Mau tidak mau tak ada lagi yang lain, jadi kamu tenang saja Andre pasti akan mengusahakan yang terbaik untuk kamu" ucap Zacky menjelaskan.


"Apa yang dikatakan oleh Zacky itu ada benarnya, sebaiknya kamu pulang saja Elisa" sambung Sean.


"Baiklah tolong beritahu pada Mas Andre jika aku pulang hari ini, aku tidak bisa ikuti dengan maksimal" ucap Elisa yang langsung bangkit dari kursi.


Pelayan Elisa langsung datang untuk membawa Elisa pergi dari tempat, dan Elisa langsung pergi dari tempat tersebut.


MC : Rapat akan segara di mulai, tolong untuk para pelayan, agar merapikan meja karena rapat akan di mulai.


"Glenn, dimana Elisa?" tanya Andre kepada Glenn yang berdiri di sampingnya.


"Akan saya tanyakan dulu tuan, tunggu sebentar" ujar Glenn yang menginformasikan bawahannya lewat alat di telinga.


"Bagaimana?" tanya Andre penasaran.


"Tuan, nyonya katanya demam, dia langsung di bawa pulang" jawab Glenn.


"Itu karena dia tidur di luar, suruh Aoda pulang. Untuk menjaga Elisa di rumah, karena disana gak ada siapa-siapa, cuman ada pengurus rumah" ucap Andre.


"Baik Tuan"


MC : Tuan Andre apakah sudah siap?

__ADS_1


ANDRE : Iya saya sudah siap dari tadi


MC : Jika begitu saya akan memulainya


ANDRE : Baik, kita mulai saja. Lebih cepat lebih baik


Kata Andre yang sudah mulai gelisah karena ke pikiran Elisa yang sakit, tak karuan deh! fikiran Andre.


MC : Baiklah, untuk para hadirin yang saya hormati, untuk acara kali ini saya akan membukanya dengan sambutan, dan acara selengkapnya akan saya mulai dari sekarang


Setengah jam, baru ke inti permasalahannya. Semua orang memberikan pendapat dan pandangan mereka terhadap pasangan atau pendamping Andre.


KETUA UMUM :Tuan kami tidak setuju jika istri anda yang akan jadi pendamping, Karena itu melanggar aturan dan ketentuan calon nyonya.


KETUA INTI : Kami juga tidak setuju dengan pendamping seperti itu, karena istri, mohon maaf. Istri anda tidak masuk dalam kriteria menjadi kandidat pendamping.


KETUA UMUM : Biar saya perjelas, dari sisi pendidikan kurang, wawasan pasti juga kurang, apa lagi kasta ya juga bukan dari kalangan yang kurang tepat, lalu apakah ada kelebihan yang istimewa dari nyonya. Tuan coba anda pikirkan kembali, soal memiliki pendamping.


BRANDON : Kurang ajar kalian, tidak sopan menghina menantuku, kalian tahu apa soal itu. Menantuku punya bakat tak harus di umbar-umbar atau di pamerkan. Kue yang kalian makan itu buatan menantuku, susah payah dia membuat kue itu untuk di hidangkan


"Dad, tenanglah. Nanti darah tinggi Dady naik, biar ini urusanku" ucap Andre yang menenangkan dadynya.


ANDRE : Okeh! apakah ada pendapat lainnya, selain itu? silakan katakan


KETUA SENAT : Menurut ku, ngomongan mereka juga ada benarnya Tuan, tapi saya tahu alasan anda, kenapa memiliki istri seperti itu, mungkin ada kelebihan dari istri anda. Lagi pula nyonya ANDRILOS belum tentu jadi nyonya ANDRILOS, jika dia tidak punya skill kan. Tuan, menurut saya soal pendidikan anda telah mencetuskan 4 tiang dalam visi misi Anda sebelumnya, bagaimana jika hal itu anda terapkan dulu pada keluarga anda, itu saran saya. Agar mereka tidak meragukan keputusan anda, dan meragukan kemampuan dari nyonya ANDRILOS


ANDRE : Terimakasih. Atas sarannya, Mr... Hmmm biar saya cerna dulu semua pendapat kalian semuanya. Kalian bilang tadi, istri saya tidak masuk dalam kriteria. Oke! mungkin saat ini dia tidak terlalu menonjol dalam dunia sosial, aku maklumi akan hal itu. Soal pendidikan, saya tahu siapa wanita yang saya nikahi ini, saya juga berniat akan membuat dia melanjutkan pendidikan. Terakhir ini cukup menyakiti hatiku, dan aku cukup tersinggung soal perkataan kesetaraan kasta, lalu apa perbedaan antara orang kaya dan miskin, boleh saya tahu alasannya tuan-tuan.


Semua seketika terdiam dalam keheningan tersebut, itu membuat Andre sangat kesal. Emosi sudah di ubun-ubun, kelapa Andre sudah terbakar, tapi masih cukup tenang menghadapi mereka saat ini.


Bersambung...


Berikan aku dukungannya, jika suka dengan ceritanya jangan lupa beri saya semangat dengan Vote, Hadiah juga boleh dan komen plus like. Jika tidak mau ketinggalan up-nya bisa klik love favoritkan, simpan di daftar perpustakaan...


Kita akan berjumpa lagi diEpisode Selanjutnya.

__ADS_1


Terimakasih banyak, atas kunjungannya.


Senin 5 September 2022.


__ADS_2