
Pagi harinya, Andre yang seneng banget karena jogging di temani dengan kakak-kakaknya dan keponakan membuat jogging pagi sangat ramai. Setelah sampai di tujuan pemberhentian, mereka duduk di rumput-rumput dihamparkan halaman yang sangat luas.
"Wah gila, ternyata tempat ini cukup luas juga yah. Ini 4x lebih besar dari rumahmu di New York Dre" ujar Sean yang baru menyadari bahwa tempat tersebut lebih besar.
"Hmm, sampai setengah jalan tadi aku lihat halaman ini biasa sangat cepat sampai, saat pakai kendaraan tapi kok malah lebih lama saat lagi berjalan dan lari yah" sambung Dion.
"Paman-paman ini bilang saja kalian sudah tidak sanggup karena sudah terlalu tua, ha-ha-ha" sindir Kevin.
"Wah sadar anak kecil ini mau ku hajar kayak yah, memang ya kau tidak merasa lelah apa?" ujar Sean yang menarik kepala kevin dan mengusap-usap kepala kevin.
"Aaaah- paman Sean ampun..." ucap Kevin yang meminta di maafkan.
"Dre, eli gimana? dia baik-baik saja kan" tanya Zacky yang sangat khawatir dengan kondisi Elisa dengan perubahan yang terjadi, akhir-akhir ini.
"Kenapa emangnya" tanya Andre yang baru selesai minum dari air yang dia bawa.
"Jika mereka nanti akan menuntut Elisa, karena soal latar belakang dan membuat masalah soal jadi nyonya ANDRILOS, bukannya dia harus siapkan diri soal itu" ujar Zacky yang cukup memikirkan hal itu.
"Elisa, hmm dia cukup siap kok. Hanya saja soal bagaimana dia jadi nyonya ANDRILOS, pasti dia punya cara tersendiri untuk menanganinya" ucap Andre yang sudah hafal dengan Elisa.
"Iya, lagi pula yang menyuruh Andre naik tahta kan adalah Elisa mana mungkin Elisa tidak punya rencana, benarkan dre" sambung Dion.
"Tidak juga, kadang kalah dia berfikir tanpa memikirkan resiko yang akan terjadi setelahnya, dia juga tidak pernah memikirkan matang-matang hasil kedepannya. Jadi soal apakah dia punya rencana, sepertinya dia tidak punya" jawab Andre yang tahu jika Elisa hanya asal mengajukan saja permintaan itu.
"Jadi begitu, lalu apakah Elisa tidak akan kaget saat dia nanti di tanya bagaimana dia akan mengurus semuanya, karena menjadi nyonya ANDRILOS bukan sebagai nama doang, pasti akan ada tugas-tugas yang akan dia kerjakan bukan" ucap Dion yang memikirkan seklah perkiraan.
__ADS_1
"Begitukah? hmm... Tinggal atur ulang perangkat dan peraturan, lagian semua sistem operasi akan di ubah. Jika aku yang jadi pemimpin maka semua peraturan lama akan di ubah total, karena itu nanti tidak akan sesuai dengan misi dan visi ku" ujar Andre yang tidak di ambil pusing.
"Dre kau tahu ini akan jadi masalah, mereka pasti akan mencari-cari soal kesalahan darimu dan Elisa sebagai calon nyonya ANDRILOS, pasti mereka juga akan mencari tentang informasi soal Elisa, bagaimana juga dia adalah seorang nyonya ANDRILOS yang akan menjadi cover belakang darimu" ucap Zacky.
"Apa yang kau pusing kan, santai sajalah. Tak akan ada yang berani menilai Elisa, jika mereka mempermasalahkan hal itu siap-siap aku juga punya alasannya dan hukuman langsung juga" ucap Andre dengan senyuman devilnya.
"Kenapa kau bisa seyakin itu, kau tahu Elisa saat ini jadi perdebatan di para antara para dewan. Bahkan wakil organisasi pun meragukan kemampuan dari nyonya ANDRILOS, jadi kamu harus punya alasan kuat untuk membuat Elisa tetap duduk di samping mu" sambung Sean.
"Hmm lalu, apa masalahnya. Meraka ingin melakukan apa pada Elisa? melarang Elisa jadi nyonya ANDRILOS, jika seperti ini aku mundur. Pusing banget, jangan di ambil sulit" ujar Andre yang masih santai menanggapi hal itu.
"Yang jadi pertanyaan adalah, apakah Elisa itu akan mau duduk di sebelah mu sebagai Nyonya ANDRILOS?" Ujar Dion.
"Hmmm, kenapa tidak. Itu pertanyaan konyol tahu tidak kak, Elisa memang belum bisa apa-apa sekarang, dia juga belum menonjol apapun soal kemampuan yah. Jika dia sudah bertekad maka apapun yang mereka ragukan soal kinerja Elisa kan bisa terdiam jika Elisa mulai sungguh-sungguh, karena Elisa wanita cukup ulet dan teliti dia juga. sangat tekun" ucap Andre yang bangga pada istrinya.
"Kau yakin, tapi kau bilang pada paman dan tuan Brandon jika kau akan tetap menjalankan tugas sebagai pemimpin penerus ANDRILOS" ucap Zacky yang Tusk mengerti dengan jalan fikiran Andre yang suka berubah-ubah.
"Lalu apa rencana mu kedepannya untuk kesiapan dalam menangani semua itu, setidaknya kamu punya inisiatif sendiri untuk ancang-ancang kan jika ada masalah" ujar Sean.
"Tak ada rencana apapun, yang aku pikirkan. Aku hanya mengikuti arusnya saja, kemana angin ini membawa kami" ucap Andre yang dengan santainya.
"Jadi kamu tak ada rencana sama sekali untuk kedepannya, bagaimana juga ini adalah tahta keluarga kita Dre, jika di antara kita tak ada yang mendukung kelancaran semua ini tak akan ada lagi Penerus ya" ucap Zacky yang menyarankan.
"Iya kah? yaudah kamu saja yang melanjutkan, susah banget" ucap Andre yang memojokkan Zacky.
"Kamu pasti bohong kepada kitakan sebenarnya kami tidak mempercayainya, dengan apa yang kau katakan itu Andre, kau bilang tidak ada rencana, padahal kamu punya banyak rencana iyakan" sambung Sean.
__ADS_1
"Sungguh aku tak ada rencana apapun, yang ku pikirkan saat ini adalah pulang ke Indonesia" ucap Andre.
"Tumben pikiranmu mau pulang ke Indonesia, biasanya kamu betah di luar negeri. Selama ini bukankah kamu suka terbang-terbang kan" Ujar Dion.
"Bedalah sekarang kan pakan Andre sudah punya istri, iyakan paman" jawab Kevin mewakili.
"Aku tak bisa menunggu di sini sampai hasilnya keluar, karena masih banyak tugas yang aku tinggalkan di Indonesia" ucap Andre yang memikirkan try yang bekerja sebagai wakilnya seorang diri, dulu ada Junlion yang membantu, sekarang tidak ada.
"Lalu bagaimana kamu menindak lanjutinya kedepannya" tanya Zacky.
"Hmmm. Otodidak saja, jangan kamu ambil pusing Zacky, aku bisa langsung cepat membaca situasi dengan baik, jika waktunya harus lari maka sebelumnya harus ambil ancang-ancang untuk lari kan" ucap Andre yang santai.
"Itu pasti tidak bisa di baca oleh lawan, paman kau keren sekali. Karena rencana dadakan paman cukup hebat" ucap Kevin.
"Siapa dulu mereka berani melawan Andre, tak akan segan-segan lagi kan mengeluarkan jurus-jurusmu dre" sambung Sean yang menggoda Andre.
"Hahah itu terlihat Andre cukup sombong dengan ucapan hal tersebut, kak Sean Andre bukan orang seperti itu" ucap Dion.
"Kak Sean benar kak Dion manusia, kadang kalah harus ada sombong sedikit, tapi jangan terlalu banyak juga ke pada orang-orang tertentu saja, agar jangan dikatakan bahwa kita ini lemah, untuk di hormati harus terlihat kuat, agar membuat mereka tidak semenah-menah akan ke menangnya, kita harus bermain di antara ladang jarum begitu"
Bersambung...
Berikan aku dukungannya, jika suka dengan ceritanya jangan lupa beri saya semangat dengan Vote, Hadiah juga boleh dan komen plus like. Jika tidak mau ketinggalan up-nya bisa klik love favoritkan, simpan di daftar perpustakaan...
Kita akan berjumpa lagi diEpisode Selanjutnya.
__ADS_1
Terimakasih banyak, atas kunjungannya.
Jumat 26 Agustus 2022.