
30 Tahun yang Lalu, seorang pria dengan mengendong anak usia 2 tahun dalam dekapannya, anak itu adalah Andre yang saat masih sangat kecil di bawa oleh Arafif yang saat itu sudah cukup terdesak karena perang saudara.
KEYSHU : Black pergilah bawa tuan muda sekarang juga.
ARAFIF : Aku tak bisa meninggalkan anda dan Zelia, bagaimana jika mereka datang, dan kau akan sendirian menghadapi mereka.
KEYSHU : Itu lebih baik, Cepat pergilah Zelia juga sudah terluka jadi tak mungkin untuk menangani semua ini. Jika aku yang tertangkap mereka akan berfikir dua kali, karena aku satu-satunya dokter yang ahli dalam medis. Tapi jika kau yang tertangkap mungkin beda lagi, cepat bawa Zelia pergi juga.
ZELIA : Black, yang di katakan oleh key itu benar. Cepat kita pergi dari sini, sebelum mereka menemukan kita.
ARAFIF : Tidak! Aku tak bisa meninggalkan kak key sendirian, lebih baik. Jika senior saja duluan yang pergi, biar aku kembali untuk membantu Keyshu jika ada-apa.
ZELIA : Jangan bodoh, itu akan membuat key sangat sulit. Mungkin kau juga tidak akan bisa menyelamatkan dia jika terus berada di sisi key, sudahlah kau menurut saja.
KEYSHU : Kenapa kalian masih ada di sini jangan berdebat di sini cepat pergi.
ZELIA : Ayi Black, kau itu juniorku, aku adalah atasanmu setidaknya kau menurut padaku.
ARAFIF : Kita satu tim, jadi tak ada yang namanya ketua atau atasan dalam masalah ini.
KEYSHU : Cepat pergilah bawa tuan muda, mereka sudah akan sampai.
ZELIA : Tak ada waktu lagi cepat kita harus pergi, Keyshu dorong Arafif.
KEYSHU : Baiklah.
Keyshu mendorong Arafif, setelah Arafif sudah turun ke bawa, di susul Zelia yang juga langsung masuk ke sebuah lubang, mereka akhirnya terjun ke bawa dengan tuan muda dalam dekapannya.
...~SELESAI~...
Kembali ke sesudah kejadian itu, Andre yang baru datang dari suatu tempat langsung mendatangi papah yang baru sampai di markas. Arafif yang sedang melamun karena mengingat kejadian di mana dia harus mempertahankan posisi, dan mempertaruhkan nyawanya sendiri, hanya untuk melindungi anak majikannya.
"Papah, sudah menunggu lama yah. Datang dengan siapa pah kemari?" tanya Andre yang langsung bersalaman dengan Arafif.
"Andre, bagiamana kondisi mu apakah baik-baik saja?" Tanya Arafif yang khawatir dengan kondisi Andre.
"Iya Pah. Alhamdulillah, Allah masih melindungi kami" ucap Andre yang masih bersyukur.
__ADS_1
"Lalu dimana Elisa? apakah dia baik juga" ucap Arafif yang tidak melihat Elisa bersama dengan Andre, malah datang dengan Keyshu.
"Iya Pah, Alhamdulillah Elisa juga baik. Papah tidak usah khawatir" ucap Andre yang menenangkan Arafif.
"Lalu dimana dia? kenapa tidak datang bersamamu" ucap Arafif.
"Elisa Sedang bersama Zacky dan Kevin. Karena ku suruh menunggu di sana saja, Andre baru saja menjenguk Aoda dan anggota lainnya yang terluka pah" penjelasan Andre.
"Begitukah, lalu bagaimana keadaannya mereka. Apakah semua selamat?" tanya Arafif.
"Zacky mengalami luka patah tulang pah, jika Kevin dia baik-baik saja hanya masih syok, hanya Aoda yang terluka cukup parah yang lainnya hanya luka ringan"
"Syukurlah kalau begitu kalian semua selamat!" ujar Arafif yang bersyukur.
Tak lama Keyshu datang seraya melihat Arafif sangat senang, Keyshu adalah saudara kembar dari Zelia ibu kandung Alex dan Azalea, istri Arafif.
Yah setelah tahu Zelia hamil, Arafif menikahi zelia diam-diam tanpa sepengetahuan siapapun hanya Keyshu dan istrinya saja yang tahu jika Arafif adalah ayah dari si kembar.
"Arafif!" Panggilan yang khas, seraya senyum yang lebar.
"Hahahaha kau ini, sudah lama yah kita tidak bertemu. Hey kau! kenapa tambah kurus begini, dulu kau kecil sekarang malah kurus.l" ucap Keyshu.
"Kak key yang tambah berisi" ucap Arafif yang menekan perut agak buncit Keyshu.
"Hahahah kau ini! Sudahlah, mari kita duduk di sana. Kita ngobrol-ngobrol sudah lama kita tidak berbincang-bincang iyakan Arafif" ucap Keyshu merangkul Arafif.
Andre hanya melihat kedua orang tua itu saling berhubungan, Andre tersenyum tipis melihat mereka begitu akrab.
"Pah- paman. Saya izin untuk undur diri yah, mau menengok Zacky dan Kevin" ucap Andre yang tidak mau mengganggu waktu mereka.
"Iya, kau pergilah. Aku juga masih ada urusan dengan papahmu ini, ouh ya Andre tolong berikan obat untuk Zacky yah" ucap Keyshu.
"Baik paman" ucap Andre yang langsung pergi meninggalkan tempat.
Arafif dan Keyshu duduk di suatu tempat di mana pemandangan sangat indah di hiasi pantai yang cantik, dan pasir putih yang bersih.
"Apakah ada yang masalah Arafif? dan apakah Andre tahu jika dia bukan putramu?" ucap Keyshu saat Andre sudah pergi jauh.
__ADS_1
"Iya, dia sudah tahu kak. Tapi, dia tidak tahu jika aku memiliki anak kandung dan istri lainnya, aku belum bicarakan ini dengannya sebab. Kejadian jika Andre bukan putra ku dan Monika saja, sudah menghabisi aku mati-matian, aku masih di jauhi oleh Monika dia masih tidak mau bicara dengan ku sampai detik ini" penjelasan Arafif.
"Begitukah? hmmm memang berat baginya mengetahui kebenaran, bertahun-tahun dan baru terbongkar sekarang itu memang menyakitkan baginya, makanya Arafif sudah aku katakan lebih baik kamu jujur dengan Monika, kau tak mau dengar apa yang ku katakan" Keyshu menepuk pundak Arafif.
"Hmmm– entahlah aku sekarang binggung mau memulai dari mana dulu" ujar Arafif yang sudah mulai frustasi.
"Tenang saja aku pasti akan membantu mu, jadi kamu tak usah khawatir" Keyshu yang memotivasi Arafif.
"Terimakasih kak. Ngomong-ngomong kapan anda datang, bukanya kak key sedang di India?" ucap Arafif yang baru ngeh.
"Hahaha iya, kalau tidak di minta oleh kedua anak nakal itu mungkin aku masih di sana. Hari ini aku baru saja sampai, langsung menangani Aoda. Yah! saat di telefon kedua boca nakal itu aku langsung panik karena mereka bilang Andre dalam masalah, dan yang maju ke Medan tempur adalah keponakan kesayangan ku Alex, mana tega aku"
"Begitu rupanya, Alex dan Azalea bagaimana keadaannya" Arafif jadi teringat kepada kedua anaknya.
"Mereka baik, lalu kapan kau akan mengukap semua identitas mu kepada ke dua anak itu Arafif, ini sudah hampir 20 tahun, anak-anakmu sudah dewasa. Saudariku pasti akan sangat sedih jika mengetahui kau belum mengakui dirimu sebagai ayahnya" ucap Keyshu.
"Niatnya setelah penobatan Andre, aku akan mengukap kannya, bisakah anda membantuku untuk membuat pengertian pada kedua anak itu" Arafif memohon bantuan.
"Alea, anak yang cukup pengertian jadi cuman di bicarakan sedikit saja dia akan mengerti dan mungkin bisa aku bicarakan tapi soal Alex, dia mewarisi keras kepalamu bahkan dia lebih mirip denganmu, jika di bandingan kan dengan saudariku. Jadi aku tak bisa membantu mu banyak, karena Alex sepertinya lebih penurut pada Andre dan Xeverio, coba nanti aku bicarakan dengan Xeverio, karena usia Xeverio tidak jauh berbeda dari Alex"
"Hmm, Baik kak! Terimakasih banyak kak, sudah mau membantu ku" ucap Arafif penuh harapan.
"Sudahlah, kita cari udara segar. Aku suka tempat ini karena masih asri, udaranya sejuk dan pemandangan indah. Aicccsss... Aku baru sadar kenapa penampilan kau lebih tua dariku, padahal. Di bandingan dengan ku yang usianya 8 tahun lebih tua darimu, aku masih mudah rambut tidak banyak yang putih" ucap Keyshu yang melihat perbedaan pada Arafif.
"Aku terlalu banyak fikiran, jadi seperti ini he-he-he" jawab singkat Arafif yang pasrah.
"Haissssttt. Kau ini, setidaknya Monika itu bisalah merawat mu dengan baik, Arafif. Ingat! Jagalah dirimu, karena ini semua baru dimulai"
Bersambung...
Berikan aku dukungannya, jika suka dengan ceritanya jangan lupa beri saya semangat dengan Vote, Hadiah juga boleh dan komen plus like. Jika tidak mau ketinggalan up-nya bisa klik love favoritkan, simpan di daftar perpustakaan...
Kita akan berjumpa lagi diEpisode Selanjutnya.
Terimakasih banyak, atas kunjungannya.
Senin 19 September 2022.
__ADS_1