
Hari di mana untuk pertama kalinya semua kandidat setiap dari masing-masing grup berkumpul di Istana pelantikan, yah! hari ini semua bersiap-siap karena akan dilantik oleh ketua umum dan ketua inti dari anggota Bangsawan.
Satu persatu dari setiap grup telah memasuki gedung, ketua semua hadir dengan kelompok mereka masing-masing, hingga grup paling rendah kasta pun ikut datang.
ANDRILOS juga telah memasuki aula semua bersorak gembira, karena selama 30 tahun pemimpin Bangsawan utama selalu tidak pernah ada. Penjagaan yang cukup banyak, Andre di kawal dengan hampir setengah dari pasukannya.
Elisa yang berbeda di samping menjadi sorotan bagi setiap wanita yang hadir di sana, semua tak henti-hentinya berbincang akan kekurangan dari nyonya ANDRILOS.
Elisa cukup minder dengan hal tersebut, karena tidak mengerti dengan apa mereka katakan tapi nalurinya faham jika semua tamu di sana tidak menyukainya.
"Mas Andre, mereka sepertinya tidak menyukai ku, tatapan mereka cukup mengerikan bagiku" ucap Elisa yang memperhatikan kondisi di sekitarnya.
"Jangan kamu lihat sayang, tetap fokus. Jangan kamu dengarkan apa yang mereka katakan" Andre menenangkan pikiran Elisa agar tidak merasa terbebani dengan hal tersebut.
"Tapi itu cukup menganggu ku mas" ucap Elisa yang merasa tidak nyaman akan kondisi tersebut.
"Elisa, dengarkan aku. Tak semua orang akan menyukai kita, jadi abaikan saja mereka. Anggap saja jika kita ini sedang ada di altar pernikahan, coba kamu bayangkan saja seperti itu" ucap Andre yang menatap Elisa dengan penuh cinta.
"Cih, kamu masih mengingat kejadian itu" ucap Elisa yang tersipu malu.
"Ya terus, itu kan kejadian yang sangat istimewa bagiku, dan terjadi untuk satu kali dalam seumur hidupku. Kebahagiaan yang tidak bisa aku tukar dengan apapun, aku sangat senang karena bisa menikahi mu dan memiliki mu, itu tak pernah bisa kubayangkan sebelumnya. Ku pikir lamaran ku malam itu akan di tolak, tapi malah diterima. Sungguh, aku merasa takut waktu itu jika lamaran ku akan di tolak oleh mu, makanya aku berjanji pada diriku, jika lamaran ku saat itu di tolak maka tidak akan melamar siapapun lagi untuk semur hidup"
"Eeeh kok gitu! gak boleh ngomong gitu dong. Gimana seandainya jika aku tolak mungkin karena mas Andre bukan jodohku, kan bisa saja Tuhan menciptakan wanita lainnya untukmu"
"Hahahaha, iya kan aku maunya kamu bukan wanita lainnya, yah aku memang egois, tapi bagaimana itu. Karena aku punya penyakit aneh yang langkah, jika sekali gagal tidak akan mencoba kembali dalam masalah asmara. Jika soal lainnya aku mungkin akan terus mencoba, kecuali itu"
"Dasar kau ini, sudahlah lupakan hal itu. Terimakasih sudah menghiburku, sekarang Elisa mulai rileks. Makasih ya, untuk candaan konyol mu tadi, berhasil membuatku tidak tegang lagi" ucap Elisa dengan senyuman yang menawan.
"Iya sama-sama sayangku" ucap Andre yang membalas dengan senyuman manis juga, banyak pasangan mata yang melihat semua itu.
Sebagian banyak yang iri dengan kebersamaan Andre dan Elisa tersebut, ada juga yang senang melihat keharmonisan pasangan Elisa dan Andre.
WANITA 1 : Sebenarnya mereka berdua itu sedang membicarakan tentang apa sih, sepertinya seru.
__ADS_1
WANITA 2 : Entahlah, yang tahu hanya mereka berdua yang asik berdiskusi.
WANITA 3 : Sepertinya asik obrolan mereka itu, karena sampai membuat mereka tersenyum begitu, apakah ada yang lucu dari semuanya.
WANITA 4 : Tuan ANDRILOS sepertinya cukup humoris dengan istrinya, yang dengar katanya tuan ANDRILOS itu cukup jaga jarak dengan semua wanita.
WANITA 5 : Itu mungkin hanya rumor yang beredar, bagaimana kalau kita coba untuk mendekati tuan ANDRILOS itu.
Saat Andre dan Elisa sudah hampir sampai di tempat, semua sudah bersorak riang karena kedatangan keturunan bangsawan yang tertua dari kalangan keturunan bangsawan lainnya.
Walau banyak keturunan bangsawan, Keturunan kerajaan yang tertua adalah raja Clarkson, itu yang membuat semua ya sangat kagum dengan Andre. Di tambah nilai plus dari wajahnya yang mirip dengan pemimpin utama, pemimpin yang mendirikan sebuah tempat untuk kerajaan bangsawan ini.
MC : SELAMAT DATANG UNTUK TUAN MUDA DARI ANDRILOS, SELAMAT BERGABUNG DI KABINET PEMERINTAH UNTUK PERTAMA KALINYA SELAMA 30 TAHUN, SILAKAN DUDUK DI KURSI YANG SUDAH KAMI SIAPKAN KHUSUS UNTUK ANDA.
Ucapnya dengan lantang karena mengunakan mic, semua mendengar apa yang di katakan oleh MC tersebut. Tapi ada yang janggal dengan kursi yang ada di sana, semua mendapat kursi sepasang hanya milik Andre saja yang cuman satu tidak ada pasangan ya, membuat Andre terdiam sejenak sambil menatap kursi duduknya itu.
ANDRE : Terimakasih, untuk sambutan yah. Tapi, mohon maaf apakah ini tidak salah, kursi ini untuk dudukku? apa kalian yakin.
Tanya Andre karena binggung, kenapa cuman kursi yang akan diduduki olehnya saja yang berbeda dari lainnya.
ANDRE : Kenapa kursinya kurang satu. Bisakah kau ambilkan satu kursi lagi untuk duduk istriku.
PENGURUS : Maaf tuan, karena nyonya ANDRILOS belum SAH di tetapkan menjadi seorang nyonya, maka belum ada pembagian soal kedudukan yang pas untuk beliau.
Andre mendengar hal itu sangat kesal dan jengkel dengan apa yang di katakan oleh pria tua terhadap istrinya, dalam situasi seperti itu banyak orang yang melihat membuat Andre di permalukan soal status istrinya, Andre tidak terima dengan perlakuan penghina tersebut.
ANDRE : Hah? jadi begini orang-orang berdasi, lelucon apa yang kalian mainkan. Ini sangat lucu, kalian telah mempermainkan ku. Aku peringatkan jangan pernah bermain maka aku akan menujukan taringku, apa lagi menyinggung soal pendampingku. Karena aku tak akan segan untuk menghabiskan kalian dengan satu tangan ku saja, ingatlah itu.
KETUA UMUM : Tuan tenangkan amara anda saat ini, semua akan kami perbaiki, jadi anda tenanglah dulu.
MC : Tuan mohon maaf, ini semua karena masalah rapat sebelumnya. Karena itu berpengaruh pada hasil yang saat ini akan di umumkan, jelas jika nyonya pendamping anda ini, belum bener-benar menjadi nyonya ANDRILOS atau tidak.
GLENN : LANCANG!!!
__ADS_1
Glenn sudah berdiri di samping Andre dengan menyodongkan pistol ke arah kepala MC. Itu membuat semua berteriak histeris.
Andre tak peduli lagi, ia membalikan badannya dan menarik tangan elisa untuk pergi dari tempat tersebut dengan kesal. Elisa yang kebingungan hanya diam dan pasrah saat suaminya pergi dengan amarah yang menggebu-gebu, tak mengerti tapi Andre cukup menegaskan saat ini, berani sentuh Elisa nyawa taruhannya. Itulah di dalam ekspresi wajah Andre saat ini begitu kejam seperti iblis berdarah dingin.
"Sayang, ayo kita pergi dari sini. Tempat ini pembawa sial bagi undangan yah, kita tidak boleh berlama-lama di sini" ucap Andre.
"Eh kok tiba-tiba minta pergi? emang ada apa?" Elisa kebinggungan dengan sikap Andre.
"Sudahlah kau tak perlu tahu, ayo kita pergi dari tempat. Kita datang bukan untuk mendapatkan penghina seperti ini. Bukan berarti tidak ada harga ya, kita bukanlah keset bagi mereka, aku tak mau di perintahkan oleh siapapun yang tidak setara denganku Kecuali, Tiga Wanita dalam hidupku. Ibuku, Istriku, dan putriku. Jadi mereka semua bukanlah orang yang pantas untuk bisa memerintahkan ku seenak jidat mereka. Jika mereka tidak bisa menghargai orang lain maka jangan harap untuk aku hormat pula, masalah ini tidak ada gunanya di perpanjang"
Andre berjalan dengan sangat tegas dan cepat, MC itu berlari untuk menahan Andre agar jangan pergi karena acara ya akan segera di mulai. Tangan MC itu menahan lengan Andre, itu membuat Andre tambah kesel.
MC :Tuan ANDRILOS tunggu sebentar, acara ini akan segera di mulai.
Andre melirik dengan tajam dan sinis, dengan tatapan penuh dengan kematian. Membuat MC itu melepas tangannya dari lengan Andre, dan mulutnya seketika membungkam karena ketakutan melihatnya.
ANDRE : LEPASKAN TANGANMU DARI BAJUKU, KAU CUKUP MENJIJIKKAN, GLENN SINGKIRKAN DIA DARI HARAPAN KU
GLEEN : Baik Tuan.
Akhirnya mereka keluar dari gedung tersebut, Andre keluar dengan penuh amarah yang menggebu-gebu di dalam hatinya.
"Glenn siapkan pesawat, kita akan kembali ke Indonesia malam ini juga" ucap Andre tegas.
"Baiklah Tuan" Tanpa pikir panjang Glenn langsung mengabarkan pilot dan maskapai penerbangan.
Bersambung...
Berikan aku dukungannya, jika suka dengan ceritanya jangan lupa beri saya semangat dengan Vote, Hadiah juga boleh dan komen plus like. Jika tidak mau ketinggalan up-nya bisa klik love favoritkan, simpan di daftar perpustakaan...
Kita akan berjumpa lagi diEpisode Selanjutnya.
Terimakasih banyak, atas kunjungannya.
__ADS_1
Rabu 21 September 2022