
Saat semua sudah siap dan duduk di masing-masing tempat Andre dan para jabatan dan jejerannya telah duduk di kursi mereka, lagi-lagi Elisa tidak duduk di samping Andre malah duduk di sebelah Zacky.
"Ouh bukanya itu adalah Mr. Fergo, lah diakan benci banget sama ANDRILOS, lalu kenapa dia ada di sana?" ucap Sean kaget melihat musuh bebuyutan ANDRILOS.
"Aku juga baru sadar jika ada orang itu, tapi apakah Andre kenal dengan orang tersebut" tanya Zacky.
"Paman Zack kadang paman ini kocak sekali. Jika dia ada di samping paman Andre mungkin mereka saling mengenal satu sama lainnya kan, jadi wajar jika saja" Kevin yang menyambung.
"Kenapa emang ya?" tanya Elisa yang kebinggungan dengan percakapan mereka.
"Kalau ku dengar Zack, Andre katanya mendatangi Mr. crow itu" sambung Sean.
"Siapa yang kau maksud?" Zacky yang tak mengenal siapa yang di maksud.
"Mr. Fergo Zafalender, burung gagak itu bahkan dia yang membujuk Mr. crow untuk datang ke acara ini" ucap Sean mendengar dari beberapa orang yang mengikuti Andre.
"Wah paman sudah gila ya, apakah dia sengaja untuk mengundang ya? ini mah namanya cari perkara dan musuh di balik selimut sendiri" ucap Kevin.
"Entahlah, kadang kita tak faham dengan jalan fikiran Andre" ucap Zacky.
"Zack, kamu kayaknya gak tahu Andre saja. Dia itu cukup ekstrim jika menyangkut tentang kehormatan, apa lagi di tambah dia ingin mengalahkan para dewan yang ada di sana" Ujar Sean.
"Paman Andre harus di acungi jempol tuh, kalau kayak begini. Sudah di pastikan jika Elisa akan masuk kandidat terkuat sebagai seorang nyonya ANDRILOS yang ternama" sambung Kevin.
"Kau bener Sean" ucap Zacky.
"Ada apa sih, kayak cuman aku yang tidak faham sama semua ini. Lalu siapa juga yang berminat buat jadi nyonya ANDRILOS, aku tidak berniat tuh" ucap Elisa yang memang tidak ada niatan itu.
"Bukannya kamu yang berambisi agar Andre menjadi pemimpin ANDRILOS, jika kamu tidak mau jadi nyonya ANDRILOS lalu siapa lagi yang akan mendampingi ya" sambung Kevin.
"Lagian apakah kamu rela jika Andre akan berdampingan dengan wanita lainnya, jangan sampai Andre harus meninggalkan kamu nantinya Elisa." ucap Zacky yang mengikuti Elisa.
Andre melihat segala arah tapi dia tak melihat Aoda di manapun, biasanya Aoda yang paling dekat dengannya.
Di mana dia, apakah dia marah padaku? di sini bukanya aku yang marah, bukan dia, walau aku kesal tapi bukan ini yang ku inginkan. Dumal dalam hati Andre yang tak melihat Aoda.
MC : Para hadirin, yang sebelumnya telah ada himbauan jika rapat yang akan di adakan kali ini cukup spesial karena di adakan di pagi hari, dan semua undangan di larang untuk sarapan terlebih dahulu, di depan kalian sudah tersaji sebuah kue yang sangat cantik dan unik, ini di hidangkan untuk cemilan di pagi hari ini silakan dimakan dahulu untuk sarapan.
Semua sangat kaget karena mereka baru sadar dan mengerti jika tutup saji di masing-masing tempat itu ternyata adalah penutup dari kue yang di buat Elisa.
__ADS_1
"Elisa, kue-kue itu cukup unik apakah kamu yang membuat ya?" tanya Kevin yang melihat kue yang ada di atas meja tamu undangan saja.
"Iya, kenapa emang ya" ucap Elisa yang langsung mengiyakannya.
"Kok cuman bikin buat di sana, kamu gak bikin buat kita juga" protes Kevin yang iri dengan mereka yang akan menyantap makanan.
"Tenang aja aku juga bikin buat kalian kok, tapi di rumah" ucap Elisa yang memang membuat kue lebih juga untuk orang-orang yang belum kebagian.
"Lah kenapa tidak di bawa kesini?" tanya Zacky yang penasaran.
"Elisa juga gak ngerti, kata mas Andre jangan di bawa kesini, nanti saja di rumah gitu katanya? aku juga binggung alasannya"
"Hmm gitu yah? tapi ada yang aneh juga sih, tadi MC bilang jika ada himbauan jika para undangan tidak di bolehkan untuk sarapan di rumah dan rapat juga terlalu pagi, tapi kita tidak di berikan informasi ini sebelumnya, ada apa sebenarnya ini?" ucap Zacky.
"Apakah Andre sudah merencanakan semua ini, kadang Andre membuat rancangan secara tak masuk akal" ucap Sean yang binggung.
PARA DEWAN 1 : Apa-apa ini, apakah kalian bercanda dengan kami.
PARA DEWAN 2 : Bukanya ini Rapat, lalu kenapa seperti kumpulan minum teh? apakah harus ada list untuk makan kue dulu.
MC : Agar kalian bisa fokus dalam rapat yang akan di adakan, karena mungkin akan cukup lama. Jadi tuan Andre telah berbaik hati untuk semua hadirin sekalian untuk menyantap hidangan yang telah di sediakan.
MR. FERGO :Tidak usah kalian bawel, tinggal makan saja yang sudah di siapkan semua ini susah payah di buat.
PARA PENELITI : Iya kamu bener, mari kita makan terlalu dahulu untuk mencicipi cemilan ini.
PARA DEWAN 5 : Makanan apa ini sepertinya tidak berasal dari sini?
MC : Ini adalah kue yang dibuat khusus oleh koki terbaik dari Indonesia, Tuan Andre sendiri yang telah membawanya, silakan di cicipi untuk para undangan yang hadir di sini.
Satu persatu para dewan itu telah membuka penutup dan mulai memilih kue yang mana dulu untuk di makan, atau di cicipi. Saat melihat banyak warna yang cantik dan menarik perhatian mereka, dengan tekstur yang kenyal dan lembut, hingga meluber di mulut itu sensasi tersendiri untuk yang mencicipi kue buatan Elisa tersebut.
PARA DEWAN : Ini apa namanya, ini bener-benar sangat enak, sungguh luar biasa.
KETUA DEWAN INTI : Hehmmm ini enak!
KETUA DEWAN UMUM : Enak sekali
KETUA PERWAKILAN : Ini enak sekali, rasanya melumerkan di mulut.
__ADS_1
PENELITI :Kamu Benar, rasanya juga sangat unik.
Saat semua sedang asik menikmati hidangan, Andre saringai dengan menaikan satu sudut bibirnya. Senyuman yang sangat misterius, Elisa melihat wajah Andre yang cukup mencurigakan.
"Apa itu tadi, dia tersenyum sangat menakutkan" gumam Elisa.
"Apa yang kau katakan Elisa?" tanya kevin.
"Tidak apa-apa Kevin," ucap Elisa yang tak mau kevin tahu, apa yang dia lihatnya.
"Seperti itu sangat enak Elisa, bikin aku ngiler deh!" ucap Sean.
Brandon yang duduk di sebelah merasa takjub dengan pemikiran Andre ini, entah ide ini dia fikirkan dari mana. Untuk mengambil hati para dewan harus memikirkan matang-matang cara yang tepat dan akurat.
"Andre, kapan kamu menyiapkan semua ini. Bukanya kamu pergi bersama kami untuk mendapatkan izin dari ketua Senat?" ucap Brandon.
"Elisa yang buat Dady, aku mana bisa bikin begituan" jawab Andre yang sangat bangga.
"Ouh begitu, apakah ini ide Elisa juga?" tanya Brandon.
"Hmm. Bisa di bilang begitulah" ucap Andre yang melihat Elisa yang saat ini menatap dirinya dengan tatapan aneh.
"Dia cukup kreatif, dalam memikirkan caranya ini" ucap Brandon memuji Elisa.
"Elisa memang yang ingin melakukan hal ini, dia memang tidak bisa diam. Dari pada dia kepikiran terus soal rapat jadi aku bilang padanya apa yang dia suka, lalu dia ingin membuat pertemuan dewan ini berkesan padanya. Soal membuat kue ini aku yang sarankan, agar Elisa punya kegiatan dad" ucap Andre.
"Aaah jadi begitu, Elisa sangat pandai membuat kue seperti ini" ucap Brandon.
"Macam-macam dad," ucap Andre.
Bersambung...
Berikan aku dukungannya, jika suka dengan ceritanya jangan lupa beri saya semangat dengan Vote, Hadiah juga boleh dan komen plus like. Jika tidak mau ketinggalan up-nya bisa klik love favoritkan, simpan di daftar perpustakaan...
Kita akan berjumpa lagi diEpisode Selanjutnya.
Terimakasih banyak, atas kunjungannya.
Minggu 4 September 2022.
__ADS_1