
Seorang pria jatuh di depan mata membuat semua orang panik, tanpa kecuali. Andre terlihat masih tenang, lalu saat seseorang mengecek kondisi pria itu sudah tidak sadarkan diri dan denyut nadi melemah Andre datang untuk memeriksa secara langsung, tak lama Andre terdiam dengan mematung.
Rencananya bukan seperti itu, tenyata ada seseorang yang sengaja menyelinap masuk ke dalam rapat musyawarah tersebut, Andre segera menyuruh Glenn untuk menyelidiki kasus tersebut.
"Pergilah periksa kembali makanan yang di makan oleh semua orang, apakah ada racunnya?" ucap Andre yang mulai panik. Tak lama berselang, beberapa juga sudah mulai menerima efek dari racun yang tercampur dalam kue yang di buat Elisa tersebut.
Zacky kaget dia langsung berjalan cepat dia susul dengan Sean dan Kevin. "Ada apa Andre?" tanya Zacky.
"Zacky, tolong pergilah ke istana MONARFI. Elisa sendirian di sana hanya ada Aoda, aku takut jika mereka melakukan hal buruk lagi pada Elisa" ucap Andre yang tidak mau kejadian penculikan Elisa terjadi lagi.
"Baiklah, Kevin kau disini!" ucap Zacky.
"Kevin ikut saja dengan mu, disini biar aku dan kak sean yang menangani ya" Andre menegaskan kembali.
"Baiklah, ayo kevin" ucap Zacky yang langsung berlari pergi ninggalin tempat
"Baik paman" Kevin ikut di belakang.
Acara hari ini di tutup dengan begitu saja, karena kejadian ini membuat acara musyawarah harus tertunda kembali. Andre langsung membawa orang-orang tersebut menuju rumah sakit, karena harus ditangani secara langsung, dan beberapa orang milik Glenn sedang mencari pelaku dari orang yang sengaja meracuni beberapa anggota dewan tersebut.
Suatu tempat di rumah mewah keluarga RED FLOWER, seorang wanita cantik sedang duduk dengan seseorang di depannya, dengan teh hangat di tangan masing-masing. Dialah ROSELLIA, kandidat dari grup Flower.
ROSELLIA : Bagaimana rapat hari ini, apa hasilnya?
MICHELLE : Hasil hari pertemuan kali ini adalah pemilihan pendamping bagi pemimpin penerus ANDRILOS, semua berdebat akan hal tersebut.
ROSELLIA : Apa maksud dari ucapan mu, pendamping bagaimana?
MICHELLE : Pada intinya, semua para tetua dewan semua menentang pendamping dari tuan Andre pilih. Pemimpin penerus ANDRILOS, memiliki seorang istri yang tidak sesuai dengan kriteria menjadi seorang nyonya.
ROSELLIA : Bukannya tuan pemimpin penerus ANDRILOS itu sudah memiliki seorang istri yang cukup banyak di segani, apalagi pernah di rumorkan dia mengalahkan cucu grup Finix.
MICHELLE : Nah itu dia, semua ketua tidak setuju dengan pendamping dari tuan Andre.
ROSELLIA : Kenapa bisa begitu, bukanya pendamping harus istri dari penerus ANDRILOS sendiri kan.
MICHELLE : Alasannya dengan berbagai cela. Istri tuan penerus tidak memiliki kasta yang sesuai dengan klan bangsawan, dan tidak memiliki pendidikan yang baik, latar belakang dari rakyat jelantah itu yang membuat perdebatan diantaranya.
ROSELLIA : Begitukah, lalu bagaimana hasil dari semua itu?
MICHELLE : Belum di tentukan, karena proses katanya bertahap. Karena ada kejadian yang tidak mengenakkan disana, aku pergi sebelum semua semakin kacau.
__ADS_1
Di sisi lain Aoda yang menjaga Elisa sedang mempersiapkan penjagaan yang begitu ketat, tapi tetap saja Aoda masih kecolongan terhadap nyonya muda nya tersebut. Tiba-tiba dari alat komunikasi yang berada di telinga Aoda berbunyi, itu panggilan dari Andre.
"Aoda, ini aku bagaimana keadaan Elisa sekarang? Jangan kamu tinggalkan dia sendirian dalam keadaan apapun" ujar Andre dari suara tersebut.
"Iya tuan Nyonya sekarang baik-baik saja, mungkin beliau sedang istirahat di kamarnya" ucap Aoda.
"Kau tidak bersama dengannya sekarang?" ucap Andre terdengar sangatlah panik.
"Tidak Tuan! Mana mungkin saya berada di kamar nyonya Tuan, saya tidak berani" ucap Aoda.
"Aoda coba kamu cek kembali kamarnya, apakah dia benar-benar istirahat di kamar, atau ruangan itu kosong?" ujar Andre yang sangat khawatir dengan keadaan elisa saat ini.
"Memang ada apa Tuan, kenapa anda begitu sangat khawatir dan panik seperti itu Tuan?" ujar aoda yang tidak mengerti ke khawatiran seorang suami.
"Jangan banyak pertanyaan Aoda, cukup kamu lakukan apa yang aku perintahkan saja, cepat pergi sekarang juga ke kamar Elisa, dan foto sedang apa dia" ujar Andre yang meminta bukti jika elisa baik- baik saja.
"Baik Tuan, saya akan ke kamar nyonya sekarang juga" ujar Aoda yang berbalik badan dengan cepat dan mematikan panggilan.
Aoda bergegas pergi menuju kamar Elisa, saat sesampainya di sana, Aoda malah terdiam sejenak di ambang pintu, karena Aoda terlihat ragu untuk membuka pintu kamar Elisa, tapi setelah mendengar suara barang yang jatuh dari dalam kamar, Aoda memantapkan hatinya untuk membuka pintu kamar Elisa.
PRAAAAK!
BRAAAK!
Dengan terpaksa Aoda harus masuk karena harus mengecek keadaan Nyonya mudanya itu, betapa kagetnya Aoda saat dia masuk kedalam kamar nyonya ya, ternyata dugaan Andre benar saja. Sudah ada beberapa orang yang sudah terkapar di lantai, sedangkan Elisa yang tanganya mengikat sebuah kain panjang yaitu kerudung pashmina ya untuk digunakan sebagai senjata melilit lawannya.
"Nyonya apa ada baik-baik saja?" ucap Aoda yang mulai panik dan kaget.
"Aoda kita harus pergi dari sini. Aaah! dimana Mas Andre, bagaimana keadaan dia. Cepat kita juga pergi kesana dia pasti dalam bahaya, Aoda apa yang kamu tunggu ayo kita harus tinggalkan tempat ini" ucap Elisa membawa sebuah tas miliknya yang isinya beberapa perlengkapan senjata seadaanya untuk berjalan-jalan dan persiapan jika ada kejadian dia di culik lagi.
"Baik nyonya cepat kita pergi dari sini, tadi Tuan menelfon dia menanyakan keadaan anda Nyonya, tapi tidak bilang mau pergi ke mana? di telfon sepertinya Tuan sedang dalam di perjalanan" ucap Aoda.
"Begitulah, baiklah kita harus menyusulnya sekarang juga, pastinya orang-orang itu sudah tahu keberadaan kita di sini" ucap Elisa dan Aoda yang sedang sibuk berlari.
"Anda benar Nyonya, ayo kita pergi dari sini biar orang-orang ini kita tinggalkan" ucap Aoda yang mengandeng tangan Elisa.
Tak lama sebelum mereka akan masuk mobil, ternyata Zacky dan Kevin sudah sampai di halaman rumah, kaget karena Elisa juga sudah keluar terburu-buru dengan Aoda.
"ELISA Ada apa?" Zacky yang langsung keluar dari dalam mobilnya.
"Kak Zacky di mana Mas Andre? apa dia ikut bersama kalian" tanya Elisa yang panik.
__ADS_1
"Tidak! Karena tadi di rapat ada masalah yang cukup serius Elisa, jadi Andre sedang pergi mengantarkan beberapa dewan yang keracunan kue buatanmu" penjelasan Zacky.
"Tapi kue yang ku buat, tidak ku beri racun kak" ucap Elisa membelah dirinya.
"Iya kami tahu kau tak akan mungkin lakukan hal seperti itu, mungkin ada seseorang yang sengaja menaburkan racun di atas makanan yang kau buat itu Elisa" ucap Zacky.
"Jahat sekali dia, emang siapa sih orang yang berani melakukan hal itu. Jika tahu nanti akan ku bikin sambel deh, biar tahu rasa tuh orang" ucap Elisa yang kesal di ubun-ubun.
"Jangan bicara sekarang, kita harus pergi dulu menyelamatkan diri. Mari tuan-tuan cepat Nyonya anda harus segera masuk, karena mereka pasti akan langsung mengejar kita. Karena mareka mengincar anda" ucap Aoda.
"Apa maksudmu Aoda" tanya Kevin.
"Kita bicara di dalam mobil saja, yuk kak dan Kevin kita cepat masuk. Aoda pakai mobil ini saja, jika mengunakan mobil itu dia mungkin sudah tahu" ucap Elisa yang menyarankan agar naik mobil milik Kevin tersebut.
"Baik nyonya" ucap Aoda yang langsung buka kan pintu untuk Elisa, dia susul Kevin yang duduk di jok belakang. Sedangkan Zacky dan Aoda di depan, ya Aoda yang menyetir.
"Ada apa sebenarnya Elisa?" tanya Zacky yang sangat penasaran.
"Kak tadi ada beberapa orang yang menyelinap masuk ke dalam kamarku, aku pikir itu orang-orang milik Glenn atau Aoda. Tapi, ternyata bukan. Mereka orang-orang yang ingin melakukan hal buruk padaku, makanya aku langsung menghabisi mereka dengan ini" ucap Elisa yang menujukan kerudung pasmina yang sekarang malah di pakai di kepalanya.
"Maksud mu gimana Elisa? kamu melakukan apa pada mereka" ucap kevin yang sangat penasaran.
"Mereka orang-orang yang ingin membunuhku atau mungkin orang yang ingin menculik ku kembali, tapi untungnya aku bisa melawan mereka" ucap Elisa.
"Aaah! aku lupa jika Elisa bukan wanita biasa, kamu cukup berani Elisa" puji Zacky.
"Kau bisa berkelahi Elisa?" Kevin yang baru tahu jika Elisa bisa beladiri.
"Elisa itu cukup keren Kevin, kamu kalah dengannya, Elisa bisa mengalahkan 10 pria bertubuh 3x lipat dari tubuhnya itu. Tanya saja pada Aoda yang pernah berkelahi bersama dengan Elisa?" ucap Zacky.
"Tapi kamu baik-baik saja kan Elisa?" ucap Kevin yang khawatir.
"Iya aku baik, sakit demamku tiba-tiba sembuh nih gara-gara panik tadi" ucap Elisa yang mengecek suhu tubuh.
Bersambung...
Berikan aku dukungannya, jika suka dengan ceritanya jangan lupa beri saya semangat dengan Vote, Hadiah juga boleh dan komen plus like. Jika tidak mau ketinggalan up-nya bisa klik love favoritkan, simpan di daftar perpustakaan...
Kita akan berjumpa lagi diEpisode Selanjutnya.
Terimakasih banyak, atas kunjungannya.
__ADS_1
Kamis 8 September 2022.