
Tujuh bulan kemudian.
Keluarga Alexander dan Bagaskara sedang berada di depan ruang bersalin, mereka menunggu Aluna yang sedang berjuang melahirkan buah hati ketiganya bersama Davin yang di perkirakan akan berjenis kelamin laki-laki.
"Sayang, kamu masih sanggup?" tanya Davin khawatir saat dia melihat wajah Aluna yang sudah sangat pucat.
"Masih, Mas. Kamu tenang saja," jawab Aluna tenang.
"Apa Anda sudah merasa seperti hendak buang air besar, Nona?" tanya Dokter Mery, Aluna mengangguk pelan dengan merintih kesakitan.
"Aku selalu ada untukmu, Sayang. Kamu adalah wanita hebat yang aku miliki," ucap Davin lembut meski suaranya terdengar bergetar. Davin menciumi kening Aluna berkali-kali untuk memberi semangat pada Aluna. Disaat Aluna mengejan, maka Davin akan mencium kening Aluna lama, lima kali Aluna mengejan, suara bayi terdengar menggema di ruangan itu, membuat Aluna dan Davin bernapas lega.
"Aku sayang kamu," ucap Davin sembari menciumi seluruh wajah Aluna. Bayi mungil dengan berat 2,7 kg itu segera dibersihkan. Setelah Aluna dan bayinya selesai dibersihkan, mereka dipindah ke ruangan VVIP, di mana keluarga Alexander dan Bagaskara sudah menunggu mereka di dalam ruangan.
"Bayinya tampan sekali," puji Nyonya Anita.
"Lebih tampan, Al." Alvino bersidekap, dia tak terima dengan pujian Nyonya Anita untuk adiknya yang baru saja lahir.
"Ya, kamu memang paling tampan, Al. Daddy saja kalah sama kamu," kata Davin. Alvino tersenyum, menunjukkan rentetan gigi putihnya.
"Siapa nama bayi kamu, Vin?" tanya Tuan Bagas.
"Elvian Febian Alexander," jawab Davin mantap.
__ADS_1
"Kenapa namanya seperti Nadira. Mereka seperti anak kembar saja," ucap Tuan Doni.
"Biarkanlah Yah, mereka biar seperti anak kembar, kan jarak mereka tidak terlalu jauh," sahut Davin, semua pun hanya mengangguk setuju.
Satu bulan setelah kelahiran baby ketiga Aluna, Dinar pun melahirkan seorang anak laki-laki yang diberi nama Erlando Sebastian. Setelah kelahiran baby Erlando, Ardian dan Dinar kembali menikah resmi baik secara agama maupun negara.
Kini kebahagiaan mereka telah lengkap sudah dengan kehadiran cucu-cucu para keluarga besar itu. Hari-hari mereka selalu di penuhi dengan canda tawa maupun tingkah laku bocah-bocah kecil itu.
-TAMAT-
"Orang mandiri dan keras kepala itu satu paket lengkap. Disaat kamu menemui orang yang sangat keras kepala, kamu tidak bisa menggunakan emosi atau amarahmu untuk menaklukannya, tetapi dekatilah dia dengan kelembutan dan kasih sayang. Maka, dia akan luluh dengan sendirinya, seperti batu karang yang akan rapuh karena di hantam ombak terus menerus- Davino & Aluna-"
"Cinta tidak selalu tentang kata-kata romantis atau rayuan gombal, tetapi cinta tulus lebih terlihat dari perlakuan pasangan kita meski bibir tidak pernah mengucap 'aku mencintaimu'. Namun, kamu harus tahu bahwa cintaku tulus dari hati, meskipun kesabaranku selalu di uji-Johan & Mila-"
"Izinkan aku menebus kesalahanku. Biarkan aku bertanggung jawab atas luka yang ku torehkan untukmu. Aku memang belum mencintaimu saat ini, tetapi aku sedang berusaha membuka hatiku untukmu-Ardian Sailendra-"
Salam sayang dari Author recehan
Terima kasih atas dukungan dan kesetiaannya pada karya perdana saya.
Maaf jika banyak kesalahan di tulisan pertama saya ini, baik typo ataupun sebagainya.
Jangan lupa mampir di karya terbaru Author recehan ini. Author tunggu dukungan dari kalian.
__ADS_1
Yang berkenan Follow akun IG author bisa ya @tathabeo
atau gabung di GC Author pun bisa.
Terima kasih 😊
💟💟💟💟💟
MUTIARA HATI ALVINO
Kisah yang menceritakan tentang anak-anak Davin dan Aluna yaitu Alvino Putra Alexander, Elvina Nadira Alexander, dan Elvian Febian Alexander.
Juga tentang anak-anak Asisten Jo yaitu Jonathan Saputra, Marisa Saputra (Cacha Maricha Hehey) serta Rayhan Adijaya.
serta tokoh lainnya yang tidak mungkin Author sebut satu persatu ya.
Jangan lupa mampir di karya kedua ini ya,
Author usahakan update dua bab perhari.
Terima kasih banyak
__ADS_1
See you Bye Bye
😘😘😘