Perjalanan Cinta Davino Dan Aluna

Perjalanan Cinta Davino Dan Aluna
47


__ADS_3

Aluna berjalan dengan digandeng oleh Davin karena mata Aluna sengaja ditutup. Aluna hanya diam menurut karena dia tidak bisa melihat apa-apa.


" Mau kemana sih ?" Tanya Aluna penasaran.


" Sudah pokoknya ikut aja " Jawab Davin sambil terus menuntun Aluna.


" Jangan-jangan kamu mau berniat buruk sama aku yaa..atau kamu mau nyulik aku jadi biar aku gak hafal jalan jadi kamu tutup mata aku " Tuduh Aluna.


" Cerewet sekali sihh ?!" Aluna berhenti bertanya, dia hanya menurut kemana Davin akan membawanya. Sesaat kemudian mereka berhenti, Davin kemudian membuka penutup mata Aluna. Aluna tertegun melihat pemandangan di depannya. Sebuah meja makan yang sudah di hias begitu cantik, dengan lilin-lilin yang menyala semakin menambah kesan romantis. Davin menggandeng tangan Aluna mendekat ke meja. Kemudian dia menarik sebuah kursi untuk di duduki Aluna. Aluna belum percaya dengan apa yang Davin lakukan.


" Sesuai keinginanmu. Aku akan melamarmu dengan romantis " Kata Davin lembut.


" Kenapa kamu gak bilang kalau mau bikin acara kaya gini sih ? " Protes Aluna. Davin mengerutkan alisnya karena respon Aluna tidak seperti yang dia bayangkan.

__ADS_1


" Kalau aku bilang namanya bukan kejutan " Davin bicara nada yang kesal karena melihat respon Aluna.


" Ya aku suka kejutannya, tapi kenapa kamu memalukanku ? " Davin menatap Aluna dalam belum mengerti maksud pertanyaan Aluna.


" Aku memalukan yang bagaimana ? " Davin balik bertanya.


" Bukan kamu yang malu tapi aku ! kamu lihat kita makan malam romantis tapi aku gak pake gaun malah pakai pakaian kaya preman pasar gini " Aluna mengerucutkan bibirnya karena kesal. Asisten Jo yang dari tadi di belakang layar hanya menghela nafasnya.


" Aku hanya ingin bersikap romantis dan kamu yakin kalau aku serius sama kamu. Aku gak peduli apapun pakaian kamu bahkan kamu tak berpakaian pun aku akan menerimanya " Kata Davin tanpa sadar. Asisten Jo dan pelayan yang hadir tertegun mendengar ucapan Davin sedangkan Aluna melepas topi nya dan memukulkannya ke lengan Davin.


" Cowok kok lembek banget ! Lagian ngomong tuh disaring ! Ngomong banyak orang asal mangap aja itu mulut " Omel Aluna sambil terus memukul lengan Davin.


" Aku kan cuma bercanda biar kamu tetep PD dan gak malu lagi " Davin berusaha memegang tangan Aluna agar dia berhenti memukulinya.

__ADS_1


" Malah bikin tambah gue malu b*go ! " Umpat Aluna. Davin pun langsung mencium bibir Aluna. Semua tercengang melihat Davin yang mendadak mencium Aluna, mereka pun memalingkan wajahnya.


" Kurang ajar banget sih !?"


" Kamu lupa ??? Apa yang aku katakan tadi di mobil ? " Aluna mengingat ucapan Davin waktu di mobil tadi, diapun langsung menutup mukanya.


" Aku menepati ucapanku bukan ? " Davin bertanya sambil menaik-turunkan alisnya.


" Aduuh !! Sakit bodoh ! " Gertak Davin saat Aluna menggigit tangan Davin karena kesal.


" Katanya cinta tapi ngatain bodoh ! Loe itu yang bodoh ! " Aluna beranjak bangun dan berjalan pergi namun Davin segera menyusulnya. Davin mencekal tangan Aluna dan membalikkan tubuh Aluna kemudian dia memeluknya erat.


Dasar memang Tom dan Jerry. Harusnya ini acara romantis tapi kenapa jadi acara adu argumen. Batin Asisten Jo

__ADS_1


" Diamlah.. Aku lelah berdebat dengamu " Kata Davin lirih. Aluna pun terdiam, Davin lalu memegang pipi Aluna dan menatap mata Aluna dalam. Mereka berdua saling bertatapan, tatapan yang penuh cinta. Davin semakin memajukan wajahnya, bahkan hembusan nafas Davin kini terasa hangat menyapu pipi Aluna. Wajah mereka semakin mendekat bahkan bibir mereka hampir saja bersentuhan.


" Tuan Bagas....... "


__ADS_2