
.
.
Pintu kamar Fano terbuka, Jungyu masuk begitu saja. Fano yang sedang bercermin menoleh padanya “Kau sudah siap?” tanya Fano.
Jungyu mengangguk, kemudian dia duduk di kursi di sebelah Fano.
Mereka masih ada di apartemen, baru akan berangkat ke gedung yang dulunya milik keluarga Ryu.
“Kamu udah ganteng, ngapain ngaca terus?”
kata Jungyu, dia heran kenapa Fano bisa menghabiskan banyak waktu di depan cermin, apa dia bercermin sambil melamun?
Jungyu tidak tau saja, melamunnya Fano itu sedang berdebat dengan sistem. Habisnya, sistemnya Fano cerewet dan menyebalkan sampai Fano ingin ganti sistem rasanya.
[Mana ada ganti sistem!!]
Tuh kan... hadeh.
“Aku kan harus terlihat sempurna, bagaimanapun kita semua jauh lebih muda dari para petinggi di perusahaan itu, pasti mereka banyak yang meremehkan kita” sahut Fano.
Jungyu mengangguk “Benar juga, malah Jehyuk tadi barusan dia bilang kepikiran sesuatu”
Fano menoleh pada Jungyu “Kepikiran apa?”
“Itu.. gimana kalau banyak orang yang berkonspirasi aneh-aneh, misalnya... kau sengaja menjatuhkan keluarga Ryu agar kau bisa mendapatkan harta mereka dan perusahaan mereka, itu bisa saja terjadi kan?” kata Jungyu.
Benar juga, pasti ada saja yang berpikir seperti itu. Nanti juga ada beberapa media yang datang, mereka ingin meliput Fano yang membeli sebagian besar saham perusahaan itu. Akhir-akhir ini Fano sudah seperti selebriti karena banyak diliput.
Tapi tidak menutup kemungkinan orang akan berpikir Fano adalah pihak jahat yang sengaja menjebak Yohan. Yohan sangat terkenal dan memiliki banyak penggemar, jadi bisa saja ada penggemar yang masih tidak terima dengan kejadian Yohan.
[Kau bisa mengarang alasanmu]
“Bagaimana jika aku mengatakan pada semuanya, suatu alasan yang bisa mereka terima” kata Fano. Jungyu menyernyitkan dahinya “Maksudnya?”
Fano menyeringai “Aku punya ide bagus, sebelum itu... ayo kita berangkat, mobilnya sudah siap kan?” tanya Fano.
“Sudah, Jehyuk yang menyiapkannya”
Oh iya, ngomong-ngomong kalian belum tau hadiah apa yang Fano dapat dari menolong neneknya Cherin kan? fano terkejut saat mengetahui hadiah apa itu. Bukan koin, properti atau saham seperti biasanya.
Tapi satu keranjang buah strawberry.
__ADS_1
Padahal Fano sudah dapat satu kotak dari nenek itu.
Itu juga alasan kenapa Fano terus berdebat dengan Lylac pagi ini, sampai dikira bercermin terus sama Jungyu.
Mereka pun berangkat ke gedung yang dimaksud, dan benar saja sudah ramai sekali orang disana. Mereka semua menyibak memberi jalan bagi mobil mewah Fano untuk lewat. Ngomong-ngomong yang menyetir hari ini adalah Jehyuk, dia sudah mendapatkan SIM, jadi dia ingin menyetir.
Saat mereka keluar, orang-orang dari media langsung menyerbu mereka dengan banyak pertanyaan. Fano tersenyum kepada mereka hingga mereka terdiam, terpana dengan ketampanan Fano.
Tapi kemudian para media kembali menanyakan satu pertanyaan yang tadi sudah Fano bahas dengan teman-temannya.
“Tuan Fano, kenapa anda memilih untuk membeli hampir semua saham di perusahaan ini? Apakah anda memang berniat menghancurkan perusahaan ini agar anda bisa mendapatkannya dengan mudah?” begitu pertanyaannya.
Fano kembali tersenyum, kemudian memasang wajah polosnya, yang tentu saja bisa mengelabui siapapun, wajah polos tidak berdosa adalah kelebihan Fano. Itu sebuah talenta yang belum tentu siapapun bisa melakukannya, dengan memasang wajah itu orang-orang akan mudah mempercayainya.
“Sebenarnya, ada alasan kenapa saya membeli saham di perusahaan ini” kata Fano.
“Alasan apa itu tuan Fano?”
Fano kembali melanjutkan “Sebenarnya saya memiliki saham di perusahaan ini, jauh sebelum Yohan menculik saya, dan setelah kejadian itu lalu melihat dampaknya sangat besar bagi perusahaan, saya berpikir jika saya sudah memiliki rugi yang banyak. Namun setelahnyasaya berpikir lagi, bagaimana dengan nasib yang lainnya? Banyak karyawan yang tidak bersalah terkena dampak juga bukan? Jadi saya berinistif untuk membeli
saham-saham yang telah dijual, kemudian bersama-sama saya berhrap perusahaan ini bisa kembali maju, bahkan kalao bisa lebih dari sebelumnya”
Setelah Fano selesai bicara, Fano bisa mendengar banyak orang bersorak dan memuji kebaikan hati Fano. Padahal ya, alasan itu baru dirundingkan tadi di mobil.
Alasan Fano yang sebenarnya tentu saja, dia memang suka melihat keluarga Yohan yang jahat itu jatuh sejatuh-jatuhnya. Lalu setelah itu, jika mereka melihat perusahaan mereka lebih sukses dari sebelumnya, Fano yakin mereka pasti sangat kesal, mereka akan merasa semakin menderita.
Tidak semua orang harus tau itu kan? itu tidak baik untuk dibicarakan.
Setelah itu Fano, Jungyu dan Jehyuk memasuki gedung perusahaan, banyak karyawan yang sudah menunggu Fano, ingin tau nasib mereka selanjutnya. Sebenarnya, banyak sekali karyawan yang pergi setelah perusahaan jatuh, siapa juga yang akan bertahan di dalam perusahaan yang sudah jelas bangkrutnya ya kan?
Akan tetapi, kemudian karyawan itu banyak yang masuk lagi setelah tau Fano membeli sahamnya. Siapapun juga tau jika Fano dapat menjadikan bisnisnya yang semula kecil menjadi sebesar sekarang dalam kurun waktu yang cukup singkat. Mungkin karena itu banyak yang memiliki harapan besar pada Fano.
Semula Fano pikir, banyak petinggi perusahaan yang akan meremehkannya, tapi nyatanya mereka semua terlihat baik dan sebagian bahkan terlihat antusias dengan datangnya Fano.
Hari itu diadakan rapat besar-besaran.
Fano menanyai mereka tentang perusahaan sebelumnya, apa yang mereka kerjakan dan bagaimana sistemnya.
Ternyata banyak yang mengeluh, banyak juga yang mereka keluhkan, rata-rata tidak suka dengan kepemimpinan yang seenaknya. Mereka berharap Fano yang meski masih muda dapat memimpin perusahaan dengan baik.
Akan tetapi, Fano tidak berpikir akan fokus dengan perusahaan ini, dia hanya akan menjadi pemilik perusahan, namun perusahaan akan di pimpin oleh CEO lain. Meski begitu, Fano akan tetap memberi perintah dan mengawasi semuanya.
Seorang CEO yang dipilih Fano adalah pria muda, yang sebelumnya menjabat menjadi manager. Bukan Fano yang memilihnya, namun Lylac. Sistemnya itu mengarahkan Fano dan memberitahu siapa saja yang bisa Fano percayai, yang pantas untuk menempati posisi tertentu.
__ADS_1
Jadi semuanya dirombak habis, Fano juga akan mendaftarkan nama baru untuk perusahaan itu. Perusahaan itu akan ada di satu Grup yang sama dengan Floutesse beauty.
Nama yang Fano pilih adalah F&A Group.
Rencananya F&A Group baru akan ada di Korea, tapi setelah semuanya yang di Korea selesai, Fano akan memulai F&A Group di negara lain juga, terutama di pusatnya, yaitu Indonesia.
Semuanya menyambut nama baru dan juga kebijakan baru, rapat berhenti setelah jam makan siang dimulai. Untuk makan siang, Fano memesankan banyak makanan untuk mereka.
Setelah makan malam, rapat kembali berlangsung, mereka membicarakan banyak hal, termasuk bagaimana produk perusahaan ini kedepannya.
Untuk sementara, masih akan berjalan seperti sebelumnya, karena perusahaan ini kan dulunya adalah perusahaan yang mengelola beberapa restaurant, cafe, dan bar.
Fano bahkan memeriksa menu-menu yang ada disana, ada menu yang dihapus karena tidak banyak yang memesan menu itu, namun Fano mengubah menu yang tidak laku. Diubah resepnya sesuai dengan yang Fano inginkan.
Awalnya mereka ragu dengan resep dari Fano, siapa juga yang akan menyangka jika seorang pebisnis juga memiliki bakat memasak?
Yah.. harusnya memang tidak, namun karena Fano membeli skill, dia akhirnya jadi punya.
Akan tetapi, mereka mulai yakin dengan resep Fano setelah koki perusahaan itu, seorang koki yang sudah tua dan dulu rencananya akan dipecat dan diganti dengan yang baru. Tapi setelah Fano memiliki perusahaan itu, si koki memohon untuk tidak dipecat, memang dia sudah tua, namun dia tetap menyukai pekerjaannya dan memiliki anak cucu.
Fano jadi ingat neneknya Cherin lagi, jadi tentu saja Fano mempekerjakan koki tua itu lagi.
Nah, koki itu mengatakan resep dari Fano sangat menarik dan dia ingin mencobanya.
Jadi besok restoran akan mulai mencoba resep baru dari Fano. Lagipula setelah kepemimpinan berganti, restoran, cafe dan bar mulai banyak dikunjungi lagi. Banyak pelanggan yang penasaran, lagipula perusahaan itu sedang viral di Korea saat ini.
Rapat berhenti sampai di sana untuk sementara, setelah itu Fano berjanji akan mencari ide lain untuk rapat selanjutnya. Fano juga meminta mereka semua untuk turut menyumbang ide, ide yang paling bagus nanti akan diberi hadiah oleh Fano.
Tentu saja semuanya jadi bersemangat.
Melihat semuanya antusias seperti itu, Fano jadi ikut senang.
.
.
.
teman-teman maaf ya akhir2 ini gak bisa update teratur 🥲 mohon dimaklumi
author juga lagi buat novel sistem cewe, masih proses sih 🤣🤣
adakah yang menantikannya?? itu nanti buat lomba baru 🤭🤭🤭
__ADS_1
maklum ya, author kalo ga ikut lomba tangannya gatel 🤣🤣
terima kasih sudah baca cerita ini, jangan lupa klik like 👍