Sistem Kekayaan Hukuman

Sistem Kekayaan Hukuman
Hadiah naik level


__ADS_3

.


.


BRAK


Seorang gadis muda yang cantik jelita dengan tubuh tinggi langsing dan wajah bagaikan boneka membuka pintu ruang latihan yang Angel gunakan dengan keras.


Gadis itu menatap Angel tidak senang dengan raut meremehkan, jauh berbeda dengan yang selalu dia tampilkan di depan kamera. Gadis itu adalah center dan visual dari girlgrup yang akan debut nanti bersama dengan Angel tahun depan, namanya Wonhi.


Jika di depan kamera dia selalu baik dan cari perhatian, dia akan melakukan apapun agar semua orang memperhatikannya. Lalu sejak Angel datang, dia tidak suka. Karena semua perhatian selalu tertuju pada Angel meski Angel diam saja.


Ini tidak adil bukan?


“Bidadari pekerja keras ada disini rupanya, kau itu bidadari atau kuli hah? Kerja keras apanya! Cuih, kau hanya diam tapi semua orang menyebutmu pekerja keras, apa itu tidak aneh?” cibir Wonhi.


Angel berbalik menatap Wonhi, sebenarnya Angel sudah lelah dengan Wonhi yang selalu cari ribut dengannya. Padahal dia sudah menjadi center dan visual di grupnya. Angel bahkan tidak ada di grup itu, Angel akan debut solo. Jadi tidak mungkin Angel akan merebut perhatian darinya, tapi Wonhi terus memojokkan Angel.


“Kau jauh-jauh kemari dari lantai tiga hanya untuk mengatakan itu padaku?” tanya Angel.


Mendengar itu Wonhi jadi kesal, dia menghampiri Angel dengan kaki jenjangnya, namun baru saja dia dekat, seseorang yang dari tadi tiduran tiba-tiba bangkit duduk.


“Kau mau apa?”


Wonhi terkejut melihat Yua ada disana. Yua adalah adik dari Dojun, dia dua tahun lebih muda dari Angel. Beda dengan kakaknya, Yua tidak tertarik untuk menjadi Idol, dia hanya tertarik meneruskan bisnis keluarga. Yua gadis yang cerdas memang, tidak jauh beda dengan Queen.


“Ke.. kenapa nona Yua ada disini?” tanya Wonhi, kini dia berbalik 180 derajat menjadi sangat baik dan lemah lembut.


Angel memutar bola matanya malas, kemudian


kembali latihan seperti semula, Angel sedang latihan untuk syuting iklan besok bersama Dojun.


“Bukankah seharusnya aku yang bertanya padamu Wonhi?” kata Yua, menatap Wonhi dengan tajam hingga membuat Wonhi tidak berkutik.


“It.. itu.. aku.. hanya ingin menyapa Angel saja, hehe – sudah ya Angel, aku pergi dulu” setelah itu Wonhi pun pergi dari sana dengan terburu-buru.


“Dasar aneh, apa kau berteman dengan dia kak Angel?” tanya Yua.


Mendengar itu sontak Angel terkekeh “Aku? Haha tentu saja tidak, dari awal sampai sekarang dia masih tidak menyukaiku, padahal teman-teman segrupnya sudah baik padaku”


Angel duduk di sofa bersama dengan Yua.


Yua setelah pulang sekolah langsung menemui Angel dan menemaninya, Yua juga baru saja mengerjakan PR nya dengan bantuan Angel. Memang Yua pintar, tapi dia lebih suka meminta pendapat yang lebih tua. Tidak ada Dojun tentu saja Angel pilihan yang bagus.


Lagipula bagi Yua, bersama dengan Angel lebih menyenangkan, seakan dia memiliki kakak perempuan.


Sebenarnya Yua ingin kakaknya, Dojun, menyukai Angel.. dengan begitu Angel bisa menjadi kakak Yua.


Angel sangat cantik, baik, memiliki suara yang bagus, dia juga belajar dengan cepat, sopan-santun. Bagi Yua Angel adalah kakak ipar terbaik.


Tapi sayang sekali Angel sudah dijodohkan dengan pangeran sejuta umat di Korea, yaitu Ryu Yohan. Tidak hanya wajahnya yang tampan rupawan, dia juga ahli waris konglomerat. Siapa yang tidak tertarik pada Yohan? Bahkan Yua dulu sempat menyukainya, tapi sekarang tidak lagi.


Padahal Dojun juga tidak kalah tampan dan juga ahli waris konglomerat, tapi kenapa Angel lebih memilih Yohan, Yua ingin tau.


“Kak Angel...” Yua sekarang keluar dari mode garangnya ke mode imut, dia memeluk Angel dan memasang wajah memelas.


Angel hanya terkekeh melihat Yua yang sedang dalam mode imut begini.


“Apalagi Yua?”


“Tidak bisakah kau menyukai kakakku?Bukankah kalian sangat akrab dulu?”


“Itu dulu sekali Yua, saat masih kecil, kalau sekarang sudah sedikit canggung”


“Itu karena kak Angel makin cantik, kakakku jadi salah tingkah di dekat kak Angel”

__ADS_1


Angel kembali terkekeh mendengar itu “Kamu ada-ada saja, kakakmu tidak mungkin menyukai ku seperti itu”


“Tapi apa yang bagus dari Yohan? Kenapa kak Angel memilihnya?”


Mendengar pertanyaan Yua, senyum Angel luntur.


Kalau bisa, dia juga tidak mau.. tapi mau bagaimana lagi? Keluarga Angel sangat menyukai Yohan.


Angel harus bagaimana?


“Kalau kak Dojun menyukai kak Angel, kak Angel mau meninggalkan Yohan?” tanya Yua lagi. Angel hanya tersenyum canggung pada gadis itu “Kakakmu tidak menyukaiku seperti itu Yua”


Yua menggeleng kuat-kuat “tidak!! Aku bisa melihatnya, kakak menyukaimu, bahkan Kaisar yang menyebalkan itu juga sepertinya menyukaimu”


Angel mencubit kedua pipi Yua yang kenyal itu “Kau ini jangan aneh-aneh..”


“Uhh swaaakwiithh”


***


[Selamat! Kamu berhasil naik level 7!]


[Kamu mendapatkan hadiah kenaikan level, silahkan periksa di kotak penyimpanan]


Fano tersenyum melihat akhirnya dia bisa naik ke level tujuh juga setelah sekian lama berjuang. Untuk mendapatkan poin kebaikan sekarang susah sekali, sistem sudah tidak se mudah dahulu.


Akan tetapi untuk mencari koin sangat mudah dan Fano sangat menyukai itu.


[Dasar]


Oh iya, kali ini apa hadiah kenaikan levelnya ya? Kemarin saat naik level enam Fano mendapatkan mobil baru, mobil van yang dapat memuat 8 orang dan juga satu mobil lamborghini.


Sekarang kita periksa status dulu.


--*--


Umur: 18 tahun / -


Level: 7 (650/800)


Koin: 20.950


Skill:


Skill bertarung level 10


Skill kecerdasan level 9


Skill memasak level 8


Skill kharisma level 9


Skill mengemudi level 10


Skill berkebun level 3


Skill pemain level 8


Skill senjata level 9


Skill fast change


Skill bisnis level 7


Skill teknologi level 7

__ADS_1


Skill Imaginary gun


Skill keberuntungan level 5


--*--


Setelah memeriksa status, Fano membuka kotak penyimpanan untuk melihat kira-kira hadiah apa yang kini dia dapatkan?


Fano membuka hadiah itu dan dia pun


terbengong di tempatnya duduk.


[Selamat! Anda mendapatkan 10% saham Royal Ent]


Eh?


Pada akhirnya Fano mendapat saham dari Royal Group? Yah.. meski itu Royal Ent tapi sama saja kan? dan lagi ini bukan Royal Ent cabang Indonesia tapi Korea! Di pusatnya, bayangkan saja!


Satu lembar saham saja sangat mahal, Fano malah bisa mendapatkan 10% saham secara gratis.. yah, sedikit kerja keras juga sih. Mengumpulkan poin kebaikan tidak mudah sekarang.


Fano tersenyum, entah mengapa dia cukup senang mendapat saham itu sekarang.


“Fano!”


Fano menoleh ke arah pintu masuk kamarnya, terlihat Queenza yang masuk ke kamarnya dengan membawa ponsel pintarnya.


“Kenapa?” tanya Fano.


Queenze tersenyum “Akhirnya kau membeli saham di Royal Group juga ya? Tapi kenapa Royal Ent? Apa kau ingin pergi ke Korea dan bertemu Angel?”


Fano menggaruk belakang kepalanya canggung, sebenarnya dia juga tidak tau kenapa tiba-tiba mendapat saham itu. Dia pun belum terpikir untuk menemui Angel karena.. yah, kalian tau lah, Fano juga sibuk disini dengan bisnis dan ujian nasional.


“Mungkin nanti, tidak sekarang” kata Fano.


Angel duduk di tepi ranjang di sebelah Fano “Aku tidak akan menghantikanmu, kau bisa pergi menemuinya”


Fano tersenyum “Kau tidak melarangku?Kenapa?”


Queen menggeleng “Kau berhak menemuinya, aku hanya.. yah – pokoknya aku tidak akan menghentikanmu”


“Mau kesana bersama?”


Queen mendongak menatap Fano “Tapi Angel tidak akan suka melihatku, ku rasa dia tidak menyukaiku”


“Tapi itu nanti, aku punya banyak hal untuk di kerjakan sebelum pergi ke sana”


Queen meraih wajah Fano lalu mengecup bibirnya sekilas “Aku akan selalu mendukungmu Fano”


“Meski orangtuamu tidak menyukaiku?”


Queen terkekeh mendengar itu kemudian dia menggeleng pelan “Tidak, itu tidak benar.. kakekku malah sangat tertarik padamu, dia ingin menemuimu. Mama juga sepertinya menyukaimu tapi papa.. yah, papa agak sulit, tapi ku rasa dia tidak membencimu”


Entah mengapa, Fano tiba-tiba gugup hanya karena Queen bilang kakeknya ingin bertemu dengannya.


Fano belum benar-benar jadi orang baik, belum siap bertemu dengan kakeknya Queen yang awet muda seperti vampire tersebut.


“Kenapa kau terlihat gugup begini?” tanya Queen sambil cekikikan karena ekspresi Fano lucu baginya.


“Yah.. itu.. aku belum siap bertemu kakekmu”


“Kakek adalah orang yang baik, dia juga sangat tampan.. aku yakin kalian pasti bisa akrab”


Yah, Fano tidak yakin dengan itu, tapi dia membalas Queen dengan seulas senyuman.


.

__ADS_1


.


__ADS_2