Sistem Kekayaan Hukuman

Sistem Kekayaan Hukuman
Berita bagus dan mimpi buruk


__ADS_3

.


Noa tidak suka ini, saat terbangun di pagi hari – malah bisa dibilang terlalu pagi, dan itu karena alasan yang sama dengan kemarin. Noa merasa haus, jadi dia pergi ke dapur.


Dan sama juga seperti kemarin, dia kembali harus mendengar pembicaraan orang.


Kali ini Lylac, Felix dan Chris.


Pembahasan mereka juga sama seperti sebelumnya, tentang perjodohan Lylac lagi. Noa sudah muak dengan itu, kenapa mereka terus membicarakannya? Dia memilih untuk tidak jadi ke dapur, namun dia masih haus. Jadi Noa memilih untuk pergi ke ruang game, di dalam ruang game ada kulkas tempat menyimpan minuman dan camilan.


Noa mengambil satu botol cola ukuran 500ml, lalu pergi ke depan komputer, menyalakannya lalu sambil menunggu komputer loading, dia meminum cola dinginnya.


Dia tidak ingin bermain game, melainkan memeriksa internet, penampilan grupnya yang diupload di yutup, berita-berita terkini tentangnya.


“Hmm? Apa ini? Viral?”


Noa menemukan berita yang unik, berita itu mengatakan salah satu lagu milik Ether, yang merupakan b-sides, malah viral di berbagai platform media sosial.


Ternyata itu adalag lagu yang Noa dan Fano buat, saat Fano membantu Noa dulu. Di kreditnya tertulis dengan jelas nama Fano dan juga Noa. Itu adalah lagu ceria namun juga sedih disaat bersamaan, Noa kesulitan untuk mencari lirik yang tepat, lalu Fano datang untuk membantunya.


Lalu jadilah lagu tersebut. Bisa di bilang itu lagu jatuh cinta, namun tidak terlalu cengeng juga. Liriknya sangat sederhana, namun bisa diartikan menjadi banyak hal. Bahkan penggemar membuat berbagai teori tentang lagu itu.


Beberapa dari teori cukup menggelikan hingga membuat Noa ingin tertawa.


“Lucu sekali, mereka bilang aku sedang jatuh cinta – itu tidak mungkin kan? yang ada kak Fano yang jatuh cinta, hmm?”


Noa membelalakkan matanya tidak percaya, lagu itu menempati peringkat satu di berbagai chart musik, baik itu dari dalam Korea, sampai chart musik dunia. Bahkan lagu-lagu dari album baru Ether juga mulai naik, lagu title track yang sedang dipromosikan juga mendampingi lagu itu, ada di peringkat dua.


Okay, Noa sangat bahagia! Dia ingin teriak, tapi tidak boleh, semua orang sedang tidur.


“Oke, tenang, Noa, jangan terlalu senang, biasa saja – tidak bisa! Aku harus beritahu kak Fano!”


Buru-buru Noa meneguk colanya lagi, kemudian mengembalikannya ke dalam kulkas, tak lupa mematikan komputernya. Tidak sampai menunggu komputer benar-benar mati, Noa sudah beranjak dari sana, berjalan dengan cepat menuju kamar Fano.


Seperti yang dia duga, Fano masih tidur, tapi....


Sepertinya dia bermimpi buruk.


Buru-buru Noa mendekat pada Fano, lalu mengguncang tubuhnya, menepuk-nepuk pipinya sampai Fano terbangun.


Fano mengatur nafasnya yang memburu, kemudian Noa membantunya duduk.


“Kak Fano baik-baik saja?” tanya Noa, Fano menoleh pada Noa, setelah melihat raut khawatir bocah itu, Fano mulai sadar.

__ADS_1


“Aku bermimpi buruk, aku tidak tau ada dimana, aku tersesat dan –”


“Kak Fano tenang dulu, tarik nafas perlahan, lalu hembuskan, ulangi lagi....”


Fano melakukan semua yang Noa perintahkan secara refleks, setelah selesai dia sudah lebih tenang.


“Noa, ini jam berapa? Kenapa kau ada disini?” tanya Fano.


“Ini masih jam lima pagi, aku kemari karena ada berita bagus” kata Noa, wajahnya kini kembali bersemangat. Fano mulai tersenyum melihat semangat itu, sepertinya memang ada berita yang bagus, kalau tidak, Noa yang saat ini sedang galau tidak mungkin bersemangat seperti ini.


“Apa itu?” tanya Fano.


“Kakak ingat lagu yang kita buat?”


Fano berpikir sejenak, lalu mengangguk “Bukannya lagu itu dimasukkan ke album baru kalian ya?” tanya Fano.


Noa mengangguk-angguk antusias “Benar! Lagu itu tiba-tiba viral dan berada di peringkat satu! Selain itu, lagu lain juga mulai masuk peringkat, ini pertama kalinya bagi kami bisa mencapai seperti ini, pasti berkat kak Fano!”


Noa yang bersemangat bergerak-gerak sampai ranjang Fano bergoyang, Fano sampai harus memegangi kedua bahunya agar Noa bisa tenang kembali “Hei, tenanglah.”


“Bagaimana aku bisa tenang? Aku sangat bahagi!”


“Ku pikir, ini bukan hanya karena aku, lagipula sebagian besar lagu kau buat sendiri bukan? Lalu suara kalian juga bagus, jika yang menyanyi orang lain belum tentu akan sebagus itu” kata Fano.


Noa kemudian memeluk tubuh besar Fano “Ini berkat kak Fano!!”


[Kamu mendapatkan 5000 koin]


Fano membelalakkan matanya tidak percaya, akhirnya setelah sekian lama Fano mendapat koin lagi! Fano pun membalas pelukan Noa, lalu menepuk-nepuk punggungnya “Ini karena Noa juga bekerja keras! Aku bangga padamu!”


Noa melepas pelukannya lalu menatap Fano dengan senyuman lebar. Benar, Noa yang seperti ini yang biasa Fano lihat, ceria dan bersemangat.


Tolong jangan sedih lagi, Noa.


“Untuk merayakan ini, bagaimana jika aku mentraktir kalian?” kata Fano.


“Eh? Tapi pencapaian ini kan berkat kak Fano, kenapa kak Fano yang mentraktir?”


“Entah, aku ingin melakukannya, aku sangat senang melihatmu bahagia seperti ini, tidak seperti kemarin yang galau terus” kata Fano.


Noa tersenyum kecil “Maaf jika aku membuat kak Fano khawatir, aku tidak bermaksud seperti itu” sahut Noa.


Fano mengusak kepala Noa “Tidak apa, jangan minta maaf, mengkhawatirkanmu adalah tugasku, dan itu karena aku sangat menyayangimu” kata Fano.

__ADS_1


“Aku bahagia karena memiliki kak Fano! Oh iya, apa kak Fano hari ini sibuk?” tanya Noa, Fano mengangguk pelan “Iya, sebenarnya hari ini aku akan pergi ke tempat pamannya Angel, rumah Jungyu, untuk meminta restu” jawab Fano.


Noa mengerutkan keningnya “Meminta restu? Maksudnya apa?”


“Aku ingin menikahi Angel, jadi aku harus meminta restu dulu, jika Queen, aku sudah mendapatkannya, tinggal Angel saja, ku harap mereka merestuiku” kata Fano.


“Tapi bukannya mereka sudah merestui hubungan kalian ya?”


Fano tersenyum “Iya, tapi itu bukan berarti mereka merestuiku untuk menikahi Angel juga, jadi aku harus meminta restu” kata Fano.


Jadi harus meminta restu orangtua dulu ya?


Fano kembali mengusak kepala Noa, saat bocah itu malah dia dan terlihat berpikir, ekspresinya lucu, jadi Fano merasa gemas.


“Apa yang kau pikirkan?” tanya Fano. Noa mendongak menatap Fano lalu menggeleng pelan “Tidak, hehe.”


“Mumpung kau ada disini, mau olah raga denganku? Kita sudah jarang pergi berdua” kata Fano.


Noa menanggapinya dengan anggukan antusias, berhubung hari ini jadwal Noa baru akan ada disiang hari, jadi Noa memiliki waktu.


“Oke, kalau begitu ayo siap-siap, kita naik sepeda ke sungai Han!”


Noa turun dari ranjang Fano “Aku akan bersiap-siap!”


“Oh iya, apa kita perlu lapor pada managermu dan Suho?” tanya Fano, dia juga turun dari ranjangnya, siap pergi ke kamar mandi untuk mencuci muka.


“Biar aku yang minta ijin” sahut Noa, “jika sama kak Fano pasti dikasih ijin deh.”


“Jangan-jangan diijinin asal kita sambil siaran langsung, kayak waktu itu” timpal Fano.


Agensinya sudah jelas memanfaatkan Fano untuk mempromosikan Ether, namun Fano tidak pernah merasa terbebani, dia malah dengan senang hati melakukannya.


Akan tetapi, Fano juga takut jika orang-orang akan berpikiran buruk pada grup mereka.


Biasalah, semakin terkenal, haters semakin banyak.


Itu sudah pasti.


“Aku bakal nolak, lagi ga mood soalnya” sahut Noa.


“Baiklah, cepet ya siap-siapnya, keburu siang!”


“Ini masih jam lima lebih dikit, kak Fano!”

__ADS_1


.


.


__ADS_2