
.
.
Nama dari ketiga bocah yang Fano bawa mulai dari laki-laki yang paling besar adalah Jiho, dia berumur dua belas tahun. Kemudian gadis kecil berumur delapan tahun adalah Jena, terakhir yang paling kecil umur enam tahun adalah Jino.
Subin sudah melihat ketiga anak itu dan meminta mereka bercerita apa yang sebenarnya terjadi. Setelah mendengar cerita mereka, dia janji untuk menemukan orangtua mereka dan melaporkannya pada pihak yang berwajib, dengan begitu, ketiga anak-anak itu bisa diadopsi olehnya.
Tidak semua orangtua itu baik dan menyayangi anaknya, ada juga orangtua yang egois dan tidak peduli dengan anak mereka, hanya mementingkan diri sendiri.
Mereka adalah anak-anak yang rajin dan ceria, para pelayan menyukai mereka. Meski sudah dilarang, mereka sangat suka membantu pekerjaan pelayan. Tapi tentu saja mereka hanya membantu yang ringan.
Hanya dalam beberapa hari, mungkin sekitar dua hari, orangtua mereka berhasil ditemukan. Mereka dituntut karena tidak dapat menjaga anak-anak mereka dengan baik. Tentu saja pada akhirnya Subin dapat mengadopsi mereka.
Namun, karena Fano tidak selamanya berada di Korea, jadi anak-anak itu ingin Subin masukkan ke panti asuhan saja. Lagipula panti asuhan milik keluarga Subin, yaitu keluarga Raynold, adalah panti asuhan yang bagus.
Panti asuhan itu dikelola dengan baik dan memiliki fasilitas terbaik pula. Anak-anak disana juga dijamin pendidikan nya, tidak akan kurang satu apapun.
Akan tetapi, anak-anak itu tidak setuju untuk tinggal di panti asuhan. Kemudian para pelayan di rumah Fano mengajukan diri untuk menjaga mereka selama Fano pergi. Lagipula, Noa dan teman-temannya juga akan sering berada di mansion milik Fano.
Selain itu tidak ada masalah lagi dengan anak-anak itu.
Oh iya, vidio cover Fano menyanyikan lagu milik Ether juga sudah dibuat dan diupload ke yutup. Meski Fano bukan penyanyi, namun vidio itu dalam satu hari saja sudah mendapatkan sekitar 10 juta penayangan dan masih terus bertambah. Padahal isi vidionya hanya Fano yang sedang bernyanyi di studio rekaman.
Meski Fano mendapatkan banyak pujian, dia juga mendapatkan banyak komentar buruk. Orang-orang pasti ada saja yang iri dengan kesuksesan Fano dan juga Ether. Karena berkat vidio cover tersebut, nama Ether jadi semakin melonjak naik. Bahkan, efeknya juga berpengaruh terhadap harga saham Royal Group dan juga perusahaan Fano, yaitu F&A Group.
Ngomong-ngomong F&A Group, Fano jadi sangat sibuk akhir-akhir ini. Dia berusaha keras untuk membuat perusahaannya dari yang semula terpuruk menjadi semakin meningkat. Fano juga banyak membuat ide resep-resep baru baik itu masakan ataupun minuman untuk restoran, cafe, dan juga bar.
Sebisa mungkin Fano ingin membuat sesuatu yang berbeda dan unik dari yang lain. Itu seperti sebuah tantangan dan Fano sangat menyukai tantangan, apalagi sudah lama dia bermimpi memiliki restoran atau cafe. Bahkan sudah sejak dia masih menjadi Albert, dia dan ibunya selalu membicarakan tentang itu.
Lalu saat semuanya sudah terwujud, bahkan jauh lebih baik dari ekspektasi nya, dia memiliki banyak restoran, cafe dan bar juga. Kemudian sekarang, dia ingin setelah disini sukses, F&A Group akan berkembang di Indonesia juga, sebagai pusat dari perusahaan yang dia miliki.
Kemudian sekarang, Fano merasa sangat lelah. Setelah banyak bekerja tanpa henti, Fano sudah merasa seperti zombie. Bahkan teh herbal milik Jungyu tidak dapat membantu nya, jangankan teh itu, ramuan penyembuh saja tidak dapat membantu.
Fano juga meminum dreamless potion, tapi ramuan itu hanya bekerja setelah Fano tertidur, hanya agar tidur Fano lebih berkualitas.
Namun, meski Fano sudah lelah, dia masih tidak mengantuk, sama sekali. Dia hanya berbaring saja, otaknya tidak dapat berhenti memikirkan banyak hal.
Fano kembali mencoba memejamkan matanya, tapi tetap saja.
[Lakukan sesuatu yang dapat membantu mu]
__ADS_1
Melakukan sesuatu seperti apa memangnya? Apa dia pikir Fano tidak berusaha apa ya? Menyebalkan, dia tidak membantu tapi –
[Fano bacot]
“HEH!”
[Jangan berisik Fano, yang lain tidur, kalau Noa bangun gimana?]
“Aku yg dua hari tidak bisa tidur tidak kau khawatirkan, sedangkan Noa yang gak kenapa-napa ... Astaga aku bisa mati muda jika terus menghadap mu” Fano menarik nafas dalam-dalam lalu menghembuskan nya perlahan.
[Aku tidak peduli padamu, tapi pada Noa saja]
Fano mengernyitkan dahi heran “Lylac kau baik-baik saja kan? Kenapa tiba-tiba menyukai Noa? Kau sudah tidak menyukai ku apa?”
[Sejak kapan aku menyukai mu sih? Gak pernah ya!]
“Anak Felix semuanya ngeselin” Fano.
[Dia mertuamu hey! Aku aduin nih]
Dasar tukang ngadu. Fano kembali menarik selimut menutupi seluruh bagian tubuhnya, malas berdebat dengan Lylac, makin capek nanti Fano.
[Fano! Aku aduin ya]
Merusak dunia.
[FANO!!]
Pada akhirnya, setelah menutup telinganya dengan bantal, Fano dapat tertidur juga, apalagi Lylac terus meneriakinya, jadi seperti musik di telinganya, musik heavy metal.
***
Tidak ada yang berani membangunkan Fano setelah dia tertidur. Semuanya tau jika Fano susah tidur dua hari ini, jadi mereka membiarkan si Fano tidur entah sampai kapan. Dia baru mulai tidur jam dua dini hari, sampai jam sepuluh siang masih tidur saja, sleeping handsome.
Angel yang baru sampai karena hari ini dia tidak ada syuting apapun, sampai heran, tumben sekali Fano tidur seperti batu. Biasanya Fano paling cepat bangun dari yang lain. Kemudian setelah Jiho memberitahu Angel jika Fano selama dua hari ditinggal Angel dan Queen, dia tidak bisa tidur, Angel mulai kasihan.
Queen juga pergi karena ada acara keluarga, karena itu Fano bisa bekerja dengan tenang tidak ada Raja yang mengganggunya, tapi malah kerjanya kebablasan. Tidak ada yang mengingatkan, karena Noa sendiri juga sibuk mempersiapkan mini album groupnya.
Jadi saat Angel masuk ke kamar Fano, dia masih terlelap, dengan bantal yang terlempar atau mungkin jatuh ke lantai.
Angel menghampiri Fano dan duduk di tepi ranjang, kemudian mencoba membangunkan Fano.
__ADS_1
“Fano ... Hei, bangunlah, ini sudah siang” kata Angel tepat di depan telinga Fano. Akan tetapi, Angel merasa ada yang aneh, lalu dia menyentuh kening Fano.
Panas.
“Fano, kamu sakit? Kenapa sepanas ini?” gumam Angel khawatir. Kemudian dia buru-buru pergi ke luar untuk menyiapkan kompres.
“Kak Angel ada apa?” tanya Noa bingung melihat Angel yang keluar dari kamar Fano dengan panik. Noa sendiri ada bersama Suho dan Asahi, membicarakan lagu baru mereka.
“Fano panas sekali, jadi khawatir” kata Angel.
“Serius??” tanya Noa, kemudian dia dan teman-temannya pergi ke kamar Fano untuk memeriksa, ternyata benar dia demam.
“Kak Fano panas banget – eh, Noa ngapain nangis kamu?” kata Asahi, dia terkejut tiba-tiba bocah menutup wajahnya.
Noa membuka tangan dari wajahnya “Gak nangis! Aku Cuma kesel karena gak peka dan gak bisa jagain kak Fano”
Suho menepuk bahu Noa pelan “bukan salahmu, mungkin sudah waktunya Fano sakit, kan dia kerja terus gak mau berhenti, kita kan udah ngingetin kemarin” kata Suho.
Setelah itu Angel datang membawa kompres untuk Fano.
“Biar aku yang merawatnya, kalian lanjutkan saja pekerjaan kalian” kata Angel.
“Tapi kak ....” Noa.
Angel tersenyum “jangan khawatir, Fano pasti baik-baik saja kok, kalian pergilah”
Meski berat, akhirnya Noa mau meninggakkan Angel disana. Mau bagaimana lagi, Noa juga harus segera menyelesaikan pekerjaan nya, lagipula Fano pasti marah jika tahu Noa meninggalkan pekerjaannya demi Fano.
“Fano ... Kenapa kamu belum bangun juga?” gumam Angel khawatir.
Semoga Fano benar baik-baik saja.
.
.
.
hai semuanya ☺️ maaf ya akhir2 ini update ga Nentu 😭😭
aku usahain selalu update tiap hari kok 🥲
__ADS_1
btw ada yg nungguin sistem cewe?? aku udah bikin, ada di entry lomba mengubah takdir wanita juga, mampir ya kalo berkenan.
judulnya (Terjerat Ranjang Dua Mafia) ada Felix sama chris tapi ga ada hubungan sama novel sistem kekayaan the series ya 🤭🤭