
.
.
Angel ikut duduk bersama Noa dan Leon saat Fano mulai memasak nasi goreng. Kali ini Fano ingin bereksperimen lagi dengan masakan, menggunakan beberapa bahan yang ia ambil dari dunia lain. Fano
membawa beberapa jamur-jamur unik dengan rasa yang juga unik.
Ada jamur yang jika dimasak rasanya bisa mirip dengan daging, teksturnya pun hampir mirip, lalu ada pula jamur yang membawa rasa manis, jamur dengan rasa sedikit asin, dan jamur-jamur lain. Ada yang Fano bawa dalam bentuk jamur utuh, ada pula yang sudah menjadi bubuk.
Fano membawa semua dari sebuah toko, menurut Queen dan Raja, toko itu masih merupakan toko milik istana, bekerjasama dengan kerajaan Devirtia, karena sebenarnya jamur-jamur unik itu berasal dari sana. Karena dimana-mana bisnis harus tetap jalan, jadi keluarga mereka menjalankan bisnis di dunia lain juga.
Tidak heran mereka tidak pernah kehabisan uang meski tidak bekerja sama sekali. Jika Fano seperti itu juga malas sekali bekerja, mending liburan saja terus iya kan? minta saja orang lain yang bekerja untuk kita – tunggu! Fano sudah melakukannya. Dia mempekerjakan seseorang yang terbaik untuk menjadi CEO memimpin F.A Group. Dia adalah seorang laki-laki yang cerdas, ramah, dan rajin. Cocok sekali menjadi CEO, meski begitu, Fano tetap mengawasi orang itu.
Oh iya, kerja Jungyu dan Jehyuk adalah asisten Fano, karena itu mereka kemana-mana harus menempeli Fano. Mereka juga yang menghubungkan Fano dengan klien atau karyawan.
Harum masakan yang Fano buat membuat siapapun yang menciumnya jadi kelaparan, bahkan Angel yang sudah sarapan saja juga ikut lapar.
Tiga manusia itu memperhatikan cara Fano memasak dengan seksama dari tempat mereka duduk. Karena dari tempat mereka duduk, mereka bisa dengan jelas melihat gerak-gerik Fano, apa saja yang Fano tambahkan disana.
Perut Leon saja sampai berbunyi keras sekali saking laparnya.
Wanginya tercium sangat lezat.
Jangankan mereka, Fano sendiri yang memasak saja ikut kelaparan.
Akhirnya selesai, Fano menyajikan nasi goreng spesial yang dia buat pada empat piring, setelah itu Fano mendongak menatap Noa “Masih mau omurice?” tanya Fano.
Tapi kemudian Fano sadar, Angel sedang merekamnya, mungkin vidio.
“Kenapa aku dividio?” tanya Fano lagi.
“Ini siaran langsung” jawab Leon, kemudian Angel buru-buru mematikan siaran langsungnya, yang menggunakan akun Fano. Nanti ketahuan jika Fano bersama Angel lalu ada rumor aneh kan – ya, gak apa-apa sih. Angel keburu panik saja, untungnya yang menjawab Leon.
Jadi biar tahunya Fano bersama anak-anak Ether saja.
Lagipula jika managernya Angel tau dia akan dimarahi.
“Mau omurice” celetuk Noa.
“Kenapa dimatiin siarannya sih?” tanya Fano, dia sudah bersiap-siap membuat telur untuk nasi gorengnya Noa.
“Maaf, aku panik” jawab Angel.
“Apa mau dinyalain lagi?” tanya Leon.
“Nyalain aja, kak Fano kan gak pernah ngelive” kata Noa. Dia benar, Fano jarang melakukan siaran langsung di sosmednya, dia hanya meng-upload foto atau story, itupun jika dia ingat saja.
__ADS_1
Bahkan banyak fans Fano yang mengatakan sosmed Fano sudah berdebu atau Fano lupa passwordnya, saking jarangnya Fano menggunakan sosmed.
Lagipula Fano banyak pekerjaan, mana sempat dia main sosmed, dia saja membukanya jika sudah tidak ada kerjaan.
Akhirnya mereka kembali merekam Fano yang memasak telur dengan sempurna, dia juga membelah telur itu tanpa kesalahan hingga menutupi seluruh nasi.
“Kasih gambar juga di atasnya kak!” pinta Fano, kan biasanya omurice diberi tulisan atau gambar dengan saus tomat.
“Oke, mau gambar apa?” Fano sudah siap-siap dengan saus tomatnya.
“Singa!” jawab Noa.
Fano pun dengan cekatan menggambar singa dengan saus tomat, dan entah mengapa hasilnya jadi bagus, padahal Fano tidak merasa dia pandai menggambar, dia tadi sudah takut saja gambarnya akan jelek, padahal dia sedang direkam oleh Angel.
Tiba-tiba Angel kembali mematikan siaran langsungnya.
“Lho kenapa lagi?” tanya Fano “Padahal aku mau nunjukin –”
“Gak usah! Nanti makin banyak yang suka sama kamu, aku males” sahut Angel, memotong ucapan Fano.
“Kayaknya ada banyak yang komentar mau nikah sama kak Fano tadi” sahut Noa, dia sedang memeriksa ponselnya sendiri, menonton ulang siaran langsung Fano dan membaca beberapa komentar. Siaran itu hanya berlangsung selama dua menit, tapi yang menonton sudah satu juta orang.
Itu artinya ada satu juta orang gabut yang menonton Fano memasak telur omurice.
“Mana aku lihat” pinta Fano, kemudian Noa menunjukkan beberapa komentar para wanita yang memenuhi siaran langsung dua menit saja itu.
Rata-rata komentar itu seperti ini.
‘Fano seksi banget kalo masak gitu’
‘Ayo nikah sama aku dong’
‘Husband material banget sih’
‘Kalo suamiku kayak Fano, anaknya bakal mirip Noa gak ya?’
“Apa-apaan komentar ini?” tanya Fano, dia ingin tertawa melihat semua komentar itu, tapi tidak jadi setelah melihat wajah tertekuk milik Angel.
“Huwah nasgornya enak banget nih!” teriak Leon, iya, serius dia teriak di dapur, Fano dan Noa saja sampai
terkejut, Angel yang juga terkejut refleks menggeplak kepalanya, untung Leonnya baik-baik saja, sudah biasa dia mendapat geplakan dari membernya juga.
“Biasa aja dong, kayak gak pernah makan setahun aja” cibir Noa.
“Yang baru puber diem aja deh” sahut Leon.
“Jangan bahas itu lagi dong!” Noa.
__ADS_1
“Udah-udah, kita makan aja, jangan ribut” tegur Fano.
Mereka pun makan dengan tenang. Fano sedang fokus dengan rasanya, dia puas karena rasa nasi goreng sudah sesuai dengan keinginannya, kalau begini sepertinya Fano benar-benar akan memasukkannya ke dalam menu khusus di restoran, bisa menjadi menu nasi goreng dengan harga termahal, mungkin jika dihiasi taburan emas akan lebih cantik.
***
Fano merenggangkan otot-ototnya setelah kerja tanpa henti selama beberapa jam, ada banyak laporan yang harus dia kerjakan.
Kemudian Jehyuk kembali datang dari depan mansion, membawa seorang koki restoran yang memang Fano suruh untuk datang menemuinya.
Fano memberikan resep nasi goreng yang baru dia buat, sekalian dengan bubuk jamur rahasia, dan bahan khusus lain. Fano meminta koki itu untuk mencoba dulu untuk satu hari, jika respon dari pelanggan bagus, maka akan jadi menu tetap.
Setelah itu sang koki terlihat bersemangat, dia selalu senang jika ada resep baru yang harus dikerjakan. Karena rata-rata resep dari Fano sangat menarik, dia dan rekan koki lain selalu menunggu resep baru dari Fano.
Setelah memahami semuanya koki itu pergi lagi, diantar Jehyuk lagi ke depan.
“Ini chocolate mousse cake, dan es kopi susu yang tuan minta” seorang pelayan wanita datang membawakan camilan dan minuman untuk Fano.
Fano tersenyum padanya lalu berterimakasih.
Beberapa menit kemudian Jehyuk kembali datang membawa tiramisu dan juga manggo smooties.
Oh iya, mereka bekerja di balkon, balkonnya tidak sempit, cukup luas dan tidak banyak angin yang masuk juga, namun pemandangan dari balkon sangat bagus.
“Oh iya Jehyuk” ucap Fano, Jehyuk pun menoleh padanya, lalu Fano melanjutkan “Kita akan ada kerjasama dengan Royal food&drink, untuk menyetok beberapa bahan untuk restoran, karena bahan-bahan itu hanya mereka yang memiliki” kata Fano.
“Yang bumbu-bumbu baru itu? Jamurnya juga? Itu dari Royal Grup?” tanya Jehyuk.
Fano mengangguk “Benar, karena kita juga memiliki restoran, cafe dan sebagainya, jadi tidak ada salahnya
bekerjasama dengan mereka, untuk lebih lanjut, akan kutangani sendiri, Queen juga akan membantu. Lalu, beberapa hari lagi Yoshi akan datang kemari, kemudian kita akan ke jepang, untuk menjalin kerjasama dengan bisnis kakeknya Yoshi” kata Fano lagi.
“Oke oke, aku catat dulu, aku akan menyesuaikan jadwalmu” Jehyuk meraih laptopnya untuk mencatat jadwal baru Fano, kemudian mengirimnya pada Jungyu.
“Jadwal kita padat sekali, kau yakin mau ikutan acara televisi itu?” tambah Jehyuk.
“Udah daftar, ya jadi lah, jangan khawatir” sahut Fano dengan santai sambil memakan kuenya.
“Kau bahkan tidak ada terlihat latihan, jangan meremehkan sebuah lomba” kata Jehyuk.
“Aku tau, tapi aku tidak ingin memenangkannya, cuma mau ikutan saja untuk memeriahkan acara” ucap Fano.
Jehyuk menatap Fano tidak mengerti, dia belum paham dengan tujuan asli Fano.
Lagipula jika Fano bilang dia ikut acara itu untuk mendapatkan poin kan dia tidak akan paham juga.
.
__ADS_1
.
.