
.
.
Fano meraih tangan lentik Angel yang berada di pipinya lalu menggenggamnya erat “Aku.. juga merindukamu Angel, apa kabarmu baik-baik saja?” tanya Fano.
Angel terkikik sebentar lalu mengangguk pelan, melihat senyuman Angel membuat Fano kembali terpesona. Dia tidak bisa membohongi dirinya, dia masih menyukai Angel, dia sangat merindukan Angel.
“Aku baik Fano, semuanya berjalan dengan baik, aku dengar kau memiliki saham di Royal Ent, ku pikir kau tidak akan membeli saham di Royal Group” Angel menarik lengan Fano untuk duduk di kursi, kemudian Angel menyiapkan hotpot untuk Fano.
Makanan itu masih hangat dan kelihatan sangat enak “Ini hot pot dari restoran di depan, yang lain juga mungkin sedang memakan ini sekarang” tambah Angel.
“Aku juga tidak tau kenapa bisa memiliki saham Royal Ent, itu terjadi begitu saja, aku sekarang juga memiliki saham di Royal Grup, tapi tidak banyak. Oh iya, sahamku di Redpeach makin banyak saja setelah beberapa bulan lalu harga saham mereka turun, tapi sekarang sudah naik lagi” cerita Fano sambil mulai memakan hot potnya.
Angel hanya tersenyum menatap Fano makan
dengan lahap, sudah lama dia tidak mendengar suara Fano, wajah tampannya, senyumannya.. Angel sangat bahagia karena sudah bertemu dengan Fano. Tapi Angel juga sedih karena saat ini Fano sudah bersama dengan Queen, lalu Angel sudah bertunangan dengan Yohan.
Orangtua Angel makin menyukai Yohan dari ke hari apalagi setelah perusahaan keluarga Yohan akhir-akhir ini nilai sahamnya naik. Angel takut dia akan terus terperangkap dengan Yohan.
“Sudah lama aku tidak mendengarmu bercerita seperti ini, aku senang kau baik-baik saja Fano” kata Angel.
“Kau tidak ikut makan, Angel?”
Angel menggeleng “Tidak, aku sedang diet, kau saja yang makan”
Fano menatap Angel tidak suka “Tidak perlu diet, aku akan memberimu bathbomb lagi, jadi kau tidak perlu diet, sekarang makanlah”
“Tapi Fano..”
“Angel... apa kau senang menjalani diet? Kau bahkan terlihat sempurna saat ini, kau tidak membutuhkan diet”
Melihat Fano yang terlihat kesal, akhirnya Angel ikut makan juga. Fano tersenyum saat Angel mulai makan dengan lahap. Mereka berdua menghabiskan semua makanan sampai bersih tak bersisa, Fano meminta Angel istirahat, sementara dia yang mencuci piring. Angel sudah mengatakan biar dia yang mencuci tapi Fano tidak setuju, Fano bilang Angel tidak perlu cuci piring karena sudah menyiapkan makanan untuknya.
Jadinya Angel hanya menonton Fano mencuci piring dari meja makan sambil makan puding strawberry.
“Kenapa yang lain belum pulang ya?” tanya Fano setelah dia selesai mencuci piring, Angel mengedikkan bahunya “Aku tidak tau, mungkin jalan-jalan dulu dengan kak Jungyu”
Fano hanya mengangguk lalu ikut duduk bersama Angel di kursi meja makan, kemudian Angel menyuapi Fano puding strawberrynya.
“Angel, ngomong-ngomong.. kenapa rambutmu jadi pirang?” tanya Fano.
“Apa tidak cocok?” Angel menyentuh rambutnya sendiri, dia memang mewarnai rambutnya menjadi pirang untuk comeback mini album satu minggu lagi.
Fano menggeleng “Tidak, kau sangat cantik.. tapi kenapa pirang?”
“Kau pernah bilang tipe perempuan yang kau sukai memiliki rambut pirang bukan? Jadi aku ingin mencobanya” kata Angel.
“Aku waktu itu hanya asal saja, kenapa kau langsung mempercayainya?”
“Buktinya kau sekarang menjadikan Queen kekasihmu dan meninggalkanku”
“Angel, aku tidak meninggalkanmu, lagipula kau sudah memiliki tunangan kan?”
Angel membuang wadah puding ke tempat sampah lalu menatap Fano tajam “Dulu kau bilang tidak apa aku bertunangan dengannya asal dia tidak menyentuhku, aku tidak pernah membiarkannya menyentuhku tapi yang terjadi malah dia semakin menyukaiku! Kau juga bilang akan merebutku dan tidak membiarkan siapapun memilikiku, tapi ku rasa semua laki-laki sama saja, mudah melupakan jika sudah ada yang lebih baik”
Setelah mengatakan semua itu Angel berdiri dari duduknya untuk meninggalkan Fano, tapi kemudian Fano memeluknya dari belakang, menahannya untuk tidak pergi.
__ADS_1
Angel yang sudah tidak tahan menitikkan airmatanya, sudah lama dia memendam perasaannya. Setelah bertemu langsung dan mengungkapkan semuanya dia merasa lega.. tapi juga sakit.
Sepertinya dia terlalu berharap pada Fano.
Mungkin Angel yang bodoh.
“Aku tidak bermaksud seperti itu, aku hanya tidak ingin menghalangimu untuk berkarir, maaf jika aku memiliki hubungan dengan Queen, tapi aku masih mencintaimu Angel”
Angel berusaha melepaskan diri dari Fano lalu berjalan cepat meninggalkan dapur, tentu saja Fano mengejarnya.
Fano menarik lengan Angel lalu membawanya ke dalam pelukannya “Angel.. maafkan aku”
“Lepaskan aku Fano..”
Fano menggeleng kuat-kuat “Tidak mau, jangan pergi.. aku merindukanmu. Bisakah kita tidak membicarakan itu? Kita bisa membicarakan hal lain, okay?”
Mendengar itu Angel mulai luluh dan membalas pelukan Fano, dia juga sangat merindukan Fano, dia juga tidak ingin pergi.
Karena tidak tau harus apa, akhirnya mereka berdua ke ruang tengah, menghangatkan diri sofa besar dan mulai mengobrolkan banyak hal. Fano banyak bercerita tentang bisnisnya yang sudah mulai besar dan membuatnya sangat teramat sibuk, Fano juga bercerita jika dia akan bekerjasama dengan Jungyu membuka cabang toko Floubby disini.
“Aku juga mendengar itu, kalian kesulitan mencari tempatnya kan?”
Fano mengangguk “Iya, tapi tidak apa.. aku bisa menyelesaikannya, jangan khawatir”
Angel tersenyum lalu menyandarkan kepalanya di bahu Fano “Aku yakin Fano pasti bisa menyelesaikan semua masalah, aku percaya padamu”
“Lalu, bagaimana dengan pekerjaanmu? Juga kuliahmu, semua baik-baik saja?” tanya Fano.
“Untuk kuliah baik, awalnya aku susah menyesuaikan dengan jadwal, tapi sekarang aku sudah mulai terbiasa. Minggu depan aku sudah mulai sibuk lagi, karena itu sekarang diberi libur beberapa hari”
“Di agensi tidak ada masalah?”
Agensi hanya memperingati Wonhi, tapi tidak melakukan apapun untuk menghukum Wonhi, makanya Wonhi masih saja mengganggu Angel.
Meski begitu, Angel menggeleng pelan dan menjawab pertanyaan Fano dengan “Tidak Fano, semuanya baik padaku”
“Syukurlah kalau begitu”
Setelahnya mereka hanya diam tidak ada yang mengatakan apapun, Angel sibuk dengan pikirannya sendiri, begitupun dengan Fano.
Sampai kemudian Angel tertidur di bahu Fano.
Fano pikir, mungkin Angel lelah, menurut Jungyu Angel memiliki jadwal yang padat dan jarang ada libur. Syukurlah Angel memiliki libur untuk beberapa hari ke depan.
Fano menggendong Angel kemudian memasuki satu kamar yang kosong belum ditempati siapapun, kamarnya lebih kecil dari yang lain.
Setelah merebahkan Angel, Fano menarik selimut untuk menutupi tubuh Angel.
Fano hanya diam duduk di tepi ranjang sambil memandangi wajah Angel, wajahnya terlihat senang, tapi juga terlihat lelah. Dia ulurkan tangannya untuk membelai pipi halus Angel.
Queen bilang, dia baik-baik saja jika Fano memutuskan untuk bersama dengan Angel juga. Mungkin karena ayah Queen sendiri memiliki beberapa istri, kakeknya juga begitu, jadi Queen sudah terbiasa.
Masalahnya hanyalah, saat ini keluarga Angel sangat menyukai Yohan tunangan Angel. Akan sangat sulit untuk membatalkan pertunangan itu.
Fano merendahkan tubuhnya untuk mengecup kening Angel.
“Aku senang bertemu denganmu lagi setelah sekian lama, aku senang kau baik-baik saja disini”
__ADS_1
[Tidak juga, dia membohongimu]
Fano mengernyitkan dahinya ‘Maksudmu?’
[Kau lupa dengan kejadian foto Angel saat masih gemuk tersebar? Ada seseorang dalam agensi yang mengganggunya]
‘Perempuan?’
[Tentu saja]
‘Lalu aku harus bagaimana?’
[Mana ku tahu, itu kan terserah padamu, aku hanya memberitahu saja kok]
‘Kau ini!’
Karena tidak ingin pergi, Fano akhirnya berbaring di samping Angel, menatap pada langit-langit kamar.
Kenapa teman-temannya tidak kunjung datang?
[Mereka sedang jalan-jalan]
Fano makin kesal melihat pemberitahuan dari sistem, sepertinya mereka mmang sengaja meninggalkan Fano dan Angel disini.
GREP
Tiba-tiba Angel berbalik memeluk Fano, membuat Fano berdebar-debar.
Aduh bagaimana ini? Fano tidak ingin berbuat lebih karena tidak boleh... sial sekali memang.
[Haha]
‘Kau pasti senang ya?’
[Sangat]
“Fano..”
Fano berbalik untuk menatap wajah Angel, kedua mata Angel tertutup, tapi dia memeluk lengan Fano.
“Angel?”
“Jangan pergi..”
Sepertinya Angel mengigau.
“Aku tidak akan pergi Angel, aku disini..”
.
.
.
oh iya, kalau kalian bingung nyari bacaan bagus di saat senggang aku punya rekomendasi novel dari teman2ku 😊
__ADS_1
yang berkenan silahkan mampir ❤