Sistem Kekayaan Hukuman

Sistem Kekayaan Hukuman
Cerita tentang Yoshi


__ADS_3

.


.


Fano hanya memesan empat kamar hotel dan semua kamarnya bersebelahan. Jadi Fano bersama Noa, Yoshi bersama Leon, Jungyu bersama Jehyuk, kemudian Lylac sendirian. Fano sengaja tidak memberi kamar satu-satu karena takut Lylac akan menyelinap ke kamar Noa dan melakukan yang iya-iya terhadap bocah dibawah umur. Karenanya Fano memilih sekamar dengan Noa saja.


Tapi yah, sampai di kamar hotel mereka semua malah berkumpul di kamar Fano dan Noa, rasanya hotel sebesar dan semewah ini jadi sempit, gerah juga karena musim panas. Sepertinya ada pendingin ruangan tapi tidak terlalu mempan.


Bagaimana tidak panas jika Lylac mendesak Fano hanya agar dia bisa duduk diantara Noa dan Fano,


padahal tempat lain masih banyak, sedikit lagi Fano bisa jatuh dari atas ranjang. Mereka bukan tidur, tapi duduk saja di ranjang.


Ada Fano, Lylac, Noa dan Leon diatas ranjang, sisanya duduk di atas karpet tebal di bawah ranjang. Mereka


sedang mendengarkan Yoshi yang sedang menceritakan kejadian di SMP nya dulu bersama Rina.


Kawada Rina sempat satu kelas di kelas dua SMP bersama Yoshi, saat itu Yoshi anaknya memang


pendiam, meski begitu Yoshi banyak disukai anak-anak perempuan, maklum saja, dia memang tampan. Namun, Yoshi menjadi satu-satu anak laki-laki di kelas itu yang tidak begitu mempedulikan Rina.


Memang Rina yang cantik banyak dipuja-puja anak lelaki, tapi Yoshi tidak tertarik terutama setelah tau Rina berasal dari keluarga Yakuza, tentu saja Yoshi merasa ngeri jika sampai berurusan dengan Rina.


Sampai kemudian Rina menyatakan perasaannya pada Yoshi di depan banyak orang, Yoshi bisa melihat tatapan membunuh anak laki-laki yang ditujukan padanya. Yoshi ketakutan dan waktu itu dia memilih menolak Rina, berpikir dengan begitu penggemar Rina akan bahagia.


Namun Rina berakting menangis saat itu, meski Yoshi tau itu pura-pura saja, tapi yang lain percaya. Yoshi dimaki-maki juga dipukuli.


Setelah itu kehidupan sekolah Yoshi semakin suram, dia selalu mendapat banyak bekas pukulan, selain itu keadaan mentalnya juga mengkhawatirkan.


Beruntung ibunya membawa Yoshi pergi ke Indonesia saat Yoshi baru saja menginjak kelas tiga SMP. Yoshi sudah lega dirinya tidak lagi bertemu dengan Kawada Rina, Yoshi berusaha keras untuk melupakan sosok Rina dan masa SMP nya yang begitu kelam.


“Begitulah ceritanya” kata Yoshi yang sedang mengakhiri cerita lengkapnya tentang Kawada Rina.


“Ternyata dia melakukan itu hanya untuk main-main denganmu, dia hanya tidak suka kau mendapat banyak perhatian dari anak-anak perempuan, terlebih, kau tidakmmemperhatikannya, dia sangat kesal karena kau tidak tertarik padanya” kata Lylac.


“Tapi kenapa kau bisa mengetahui semua itu Lila?” tanya Yoshi, yang diangguki oleh yang lain, kecuali Fano tentunya.


“Aku ini eum – bisa dibilang dapat melihat sifat seseorang hanya dari kesan pertama saja, dan kesan pertamaku buruk padanya, Kawada Rina itu, telah membuat beberapa anak laki-laki bunuh diri di SMP dan juga SMA, coba cek saja berita bunuh diri di sekolah lamanya. Memang nama dia tidak disebut sama sekali, tapi jika ditelusuri, itu karena dia. Tentu saja nama dia ditutup-tutupi, kalian tau lah kenapa” kata Lylac.


Jehyuk yang penasaran dengan ucapan Lylac sungguhan mencari berita itu di internet, Yoshi sampai membantu untuk meretas informasi dari kepolisian setempat. Semua ucapan Lylac benar.


“Berarti kau ini seperti cenayang begitu?” tanya Leon.


Lylac mengedikkan bahunya “Yah, anggap saja begitu, aku bisa mengetahui informasi seseorang dari penerawangan semacam itu, tapi aku bukan dukun ya” kata Lylac.


“Kak Lylac keren!” ucap Noa, mendengar itu Lylac jadi senang, dia memeluk Noa dari samping, tapi Fano buru-buru menjauhkan Lylac dari Noa, dengan mengangkat tubuh Lylac turun dari ranjang lalu Fano buru-buru mendekati Noa dan melindunginya.


“Fano!!” protes Lylac.

__ADS_1


“Jangan peluk-peluk Noa!” kata Fano.


Akhirnya Lylac memilih untuk mengalah, diapun duduk lagi di sebelah Fano, kali ini Fano berada di antara Lylac dan Noa.


“Kalo gitu, bisa kau beritahu, siapa sebenarnya Kim Yena – eh tapi namanya bukan Kim Yena ya?” tanya


Jehyuk.


Fano berdehem, dia sudah janji pada Yua untuk tidak mengatakan apapun, padahal dia ingin sekali memberitahu Jehyuk jika sebenarnya itu adalah Yua.


“Yua?” bisik Lylac.


“Bukan Yua, Yena – ah, pasti ga bisa kalo gak ketemu ya?” kata Jehyuk.


“Kau masih penasaran aja? Palingan itu orang iseng, biar ajalah” sahut Jungyu.


“Tapi aku juga penasaran lho, siapa identitas asli Kim Yena” timpal Yoshi.


“Ada apa sih?” tanya Leon yang tidak mengerti apa-apa tentang Kim Yena, akhirnya Jehyuk dan Yoshi menceritakan bagaimana mereka kalang-kabut mencari identitas asli Kim Yena, yang mengikuti acara menyanyi bersama Fano.


“Yang kostum putri ya? Bukannya itu Yua?” tanya Leon, Noa mengangguk “Iya kak, kostum putri itu Yua, dia bahkan meminta kak Suho untuk memilihkan lagu untuknya, sebenarnya Yua memiliki suara yang indah, tapi dia tidak tertarik menjadi idol seperti kakaknya” tambah Noa.


Maaf Yua, Fano tidak bisa membantumu, ada dua bocah polos yang membeberkan rahasiamu begitu saja.


“Lha, kenapa si Yua ngaku-ngaku jadi calon tunanganku?” tanya Jehyuk.


“Dia kan suka banget sama kak Jehyuk” sahut Leon lagi, dia ini pintar sekali jika disuruh membeberkan rahasia orang, bocor banget mulutnya, mana Noa ikutan dengan mengangguk segala.


“Boleh nikah kan itu, jangan dianggurin kak, ambil aja” sahut Leon.


“Kau pikir apaan main ambil-ambil aja, dasar bocah” Yoshi memukul Leon dengan bantal sofa yang dari tadi dia peluk-peluk.


“Nanti deh, aku pikir-pikir lagi” kata Jehyuk.


“Siap-siap aja Hyuk, kakaknya galak tuh” sahut Yoshi, mendengar itu Fano terkekeh, dia mengerti sekali itu. Karena Fano sendiri kan ada Kaisar yang sama galaknya dengan Dojun, Fano sudah bisa membayangkan hidup Jehyuk yang akan susah karena memiliki calon kakak ipar seperti Dojun.


Oh iya, yang kerabat dengan keluarga Subin, ayahnya Dojun dan Yua itu ibu tirinya Jehyuk, mamanya


Jisung, istri kedua ayahnya Jehyuk. Kalau ayahnya Jehyuk tidak menikah dengan ibu tirinya ya Jehyuk tidak akan ada hubungan kerabat dengan keluarganya Subin.


Jadi intinya, ibunya Yua dan ibu tiri Jehyuk itu sepupu, singkatnya sih begitu, sepupu jauh tapi.


“Wah, Jehyuk bakal punya kakak ipar seorang Kim Dojun nih, selamat ya” kata Jungyu.


“Kenapa aku tidak senang mendengarnya ya?” Jehyuk.


“Turut prihatin bro” sahut Yoshi.

__ADS_1


“Kok malah prihatin sih?” tanya Noa yang tidak mengerti, bukankah bagus jika Jehyuk bersama dengan Yua? Kenapa mereka harus prihatin segala?


“Gini ya dek Noa, bayangkan jika kau punya pacar, terus pacarmu memiliki kakak yang galak” kata Leon.


“Emang kenapa? Kan yang suka Yua, kak Jehyuk masih berpikir untuk menerima Yua atau tidak kan? jadi mereka belum pacaran” kata Noa.


“Noa bener! Kalian jangan berlebihan, si Jehyuk belum ada tanda-tanda suka, iya kan?” sahut Fano.


Jehyuk mengangguk pelan, seperti tidak yakin.


“Ku rasa dia ada sedikit rasa dengan Yua” bisik Lylac, kali ini hanya Fano yang mendengarnya, tapi kemudian Fano membalas “Aku tidak peduli, biar itu urusan Jehyuk”


“Biasanya kau akan peduli dengan percintaan teman-temanmu” balas Lylac.


“Mana ada?”


“Dulu, kau membantu Yoshi kan?”


“Itu kasusnya beda Lylac, masa iya aku membiarkan Yoshi sih? Yang bener aja”


“Ssshh diam, mereka membahas Rina lagi”


Fano kembali fokus dengan pembicaraan teman-temannya, Jehyuk dan Yoshi akan mencari tau informasi tentang Rina dan seluruh keluarganya, serta bagaimana keadaan ekonomi mereka.


Sementara itu Fano dan Jungyu bertugas untuk mempersiapkan beberapa dokumen kerjasama mereka dengan bisnis kakeknya Yoshi. Jika semua informasi tentang Rina berhasil mereka dapat, maka mereka akan memikirkan rencana berikutnya untuk menghancurkan Rina.


Rencananya sih, mereka tidak akan memberikan ampun sedikitpun, Rina adalah perempuan berbahaya yang tidak boleh dibiarkan begitu saja. dia harus mendapatkan balasan yang setimpal atas apa yang selama ini dia lakukan. Tidak peduli alasannya apa, dia sudah melakukan banyak perbuatan buruk.


Semua perbuatan ada konsekuensinya, begitupun dengan perbuatan Rina.


Meski dia secantik dan kaya apapun, dia harus tetap dihukum.


Lylac membantu Yoshi dan Jehyuk, mengarahkan mereka untuk mencari semua informasi dan bukti


kejahatan perempuan itu sebanyak mungkin. Leon juga ikutan membantu, dia bocah yang cukup cerdas.


Hingga setelah semua bukti perbuatan Rina dan keluarganya terungkap, mereka sangat terkejut, ada


jauh lebih banyak korban keisengan perempuan itu, lebih dari yang dapat mereka bayangkan.


“Sungguh dia melakukan semua itu? Aku jadi takut” ucap Noa.


“Kalau kau takut kau bisa memelukku, Noa” sahut Lylac.


“Gak ada!” Fano.


“Hush, kamu kerja aja lagi sana!” Lylac.

__ADS_1


.


.


__ADS_2