Sistem Kekayaan Hukuman

Sistem Kekayaan Hukuman
Lylac kenapa?


__ADS_3

.


.


Kekhawatiran Fano makin menjadi saat tubuhnya sendiri tidak sembuh-sembuh, dia merasa badannya


sudah sehat tidak panas lagi, namun dia masih merasakan pusing. Lylac juga tidak ada menyahuti Fano sama sekali bahkan meski Fano sudah memanggilnya berkali-kali.


Akhirnya Fano memutuskan untuk menghubungi Felix, seingat Fano, Felix membawa Raja dan Queen pergi ke suatu tempat, Fano tidak tau itu tempat apa tapi yang pasti dia berharap itu adalah dunia lain atau apa. Mungkin saja dia tau apa yang terjadi pada Lylac.


Telfon tidak diangkat.


Mungkin mereka benar-benar di dunia lain, kalau sudah begitu berarti tidak bisa dihubungi ya? Fano bodoh sekali, kan tidak mungkin disana ada signal atau internet.


Ting!


Ada pesan dari Queen, Fano segera membukanya ‘Hanya bisa mengirim pesan Fano, tidak untuk menelfon, apa ada yang terjadi?’


Lalu Fano membalas pesannya


‘Dimana kakekmu?’


‘Sedang merawat anaknya yang sakit, ponselnya ditinggal, apa kau percaya aku memiliki bibi yang seumuran denganku? Tapi dia tinggalnya di atas awan, tempat para peri roh’


‘Maaf, aku lupa kau tidak mengerti’ tambah Queen.


‘Tidak, aku mengerti, apa yang kamu maksud itu Lylac? Jadi dia sakit?’ tanya Fano.


‘Kenapa kamu bisa tau? Iya, namanya Lylac, aku sendiri belum bertemu, aku sedang berada di istana bersama Kaisar dan Raja, menolak lamaran’ Queen.


‘Lamaran? Lamaran apa?’ Fano.


‘Ada seorang pangeran yang mencoba melamarku’ Queen.


‘Apa?’ Fano.


‘Tenang saja, aku menolaknya, aku lebih memilihmu kok’ Queen.


‘Bisakah aku pergi ke sana juga untuk menemui Lylac?’ tanya Fano.


‘Apa ini? Kau ingin menambah pacar lagi? Kau tidak bisa memacari bibiku!’ Queen.


‘Bukan begitu Queen, aku dan Lylac itu memiliki semacam hubungan batin, jika dia sakit, aku ikut sakit’ Fano.


Setelah itu tidak ada balasan lagi dari Queen, Fano makin frustasi. Ternyata Fano bisa sakit karena sistemnya sakit, pantas saja dia jadi aneh sebelum menghilang. Mungkin karena dia setengah manusia, jadi bisa sakit segala. Tapi kan disana banyak sihir,


kenapa masih tidak bisa menyembuhkan Lylac? Fano jadi sangat khawatir.


“Fano masih pusing?”


Karena banyak berpikir, Fano tidak adar jika Angel sudah masuk ke kamarnya, membawakan minuman hangat untuk Fano.


“Aku masih pusing, padahal badanku sudah sehat” kata Fano, meski dia sudah tau apa penyebabnya, tentu saja itu karena Lylac yang sedang sakit. Fano jadi penasaran, apa jika Fano yang kesakitan, Lylac juga akan ikutan sakit ya? Untung saja Fano tidak pernah kenapa-napa selama ini.


“Apa Fano ke rumah sakit saja?” tawar Angel, Fano menggeleng “Tidak Angel aku baik-baik saja.” kemudian Angel duduk di samping Fano, menyingkirkan laptop Fano dari pangkuan Fano “Kamu jangan kerja dulu, biar diurus sama kak Jungyu, istirahat aja, jangan bandel” omel Angel.


Fano hanya bisa pasrah saat Angel menyingkirkan laptopnya tercinta, tapi kemudian Fano kembali tersenyum saat Angel memeluknya dari samping.

__ADS_1


“Kenapa sih Fano bisa sakit gini, tumben? Biasanya Fano meski hujan-hujanan juga gak bakal sakit kan”


tanya Angel bingung.


“Mungkin sudah waktunya aku sakit, jangan terlalu dipikirkan, aku baik-baik saja” kata Fano, kemudian


dia meminum minuman hangat yang Angel bawakan untuknya, dari rasanya, sepertinya itu minuman herbal lain. Tidak perlu bertanya Angel dapat dari mana, palingan Jungyu yang memberi.


“Gimana? Enak? Ada ekstrak ginsengnya, aku suka yang itu” kata Angel.


Fano menatap Angel dengan tatapan datar, padahal dalam hati dia bertanya, kenapa Angel bisa suka


minuman yang rasanya aneh ini? Tapi karena fano tahan banting, jadi dia tidak ada masalah dengan minumannya.


“Iya, enak kok”


Akhirnya Fano berhasil menghabiskan minuman aneh itu, dia lega. Angel mengambil gelasnya dan menaruhnya di meja nakas.


“Oh iya, Angel sibuk gak nanti saat anak-anak Ether pergi ke pantai?” tanya Fano.


“Oh itu? Aku sibuk sih, ada acara, memangnya kenapa?” Angel balik bertanya.


“Aku ingin ikut, mungkin aku akan mengajak Jungyu atau Jehyuk saja, aku ingin camping di tepi pantai” kata Fano. Angel cemberut mendengarnya, dia ingin ikut tapi mau bagaimana lagi, dia sangat sibuk.


Fano mendekatkan kepalanya untuk mengecup pipi Angel “Tidak apa kamu harus bertanggung jawab


dengan jadwalmu, nanti jika kamu senggang, kita bisa pergi kemanapun” kata Fano.


“Janji ya?” Angel menyodorkan jari kelingkingnya.


Fano menatap jari kelingking itu heran sekaligus ingin tertawa, Angel lucu sekali masa hari gini masih saja janji jari kelingking sih? Tapi kemudian Fano menautkan jari kelingking mereka “Janji.”


ingin melepas ciumannya, Fano menahan tengkuk Angel. Cukup lama mereka berbagi ciuman hingga Fano melupakan sakit di kepalanya atau kekhawatirannya terhadap Lylac.


Angel naik ke pangkuan Fano dan ciuman terus berlanjut.


Tidak ada peringatan seperti biasa, jadi Fano hampir saja tidak sadar dan melakukan hal lebih. Setelah


sadar dia melepas ciuman itu.


“Fano ... kenapa berhenti?”


“Aku tidak bisa lebih dari ini”


“Apa karena rantai di lehermu?”


“Kenapa kau tau itu?”


“Queen yang mengatakannya padaku, dia bilang, dia ingin menghilangkan rantai itu tapi tidak bisa”


Kemudian Fano menyentuh lehernya sendiri, mungkin rantai itulah penghubungnya dengan Lylac.


“Bahkan meski aku tidak masalah, kau masih tidak bisa?” tanya Angel.


Fano mengusap pipi Angel lalu tersenyum kecil “Sabar ya, kau kan tidak boleh menikah dulu”


Angel cemberut mendengarnya, kemudian dia menempelkan pipinya di dada Fano, jadi Fano membelai belakang kepalanya dengan lembut.

__ADS_1


“Aku janji ini tidak akan lama, aku akan cari cara agar bisa menikah denganmu secepat mungkin” kata Fano lagi.


“Janji ya”


“Iya ....”


BRAK


Tiba-tiba pintu menjeblak terbuka, Fano heran melihat Raja yang membuka pintu kamarnya dengan tidak sopan.  Padahal ini mansion milik Fano lho, bukan milik nenek moyangnya.


“Kamu apa-apaan sih!” protes Fano.


Raja mengernyitkan dahinya melihat posisi  Fano dan Angel yang sangat mesra, sial sekali mereka berdua ini.


“Fano, kamu harus ikut aku sekarang, menemui Lylac” kata Raja, tidak mau berbasa-basi dulu.


Kini ganti Fano yang bingung “Gimana caranya?” tanya Fano.


Raja mendekati mereka “Kamu turun dari Fano, biar Fano ikut aku”


“Tapi –” Angel.


“Tidak apa Angel, sepertinya ini penting, kamu disini saja ya” kata Fano, kemudian dia mengecup pipi Angel.


“Gak usah mesra-mesraan dulu!” protes Raja.


“Sirik aja sih, udah ayo berangkat!”sambar Fano.


Kemudian Raja menyeret lengan Fano untuk keluar dari kamar, namun setelah Fano melewati pintu kamarnya, dia bukan berada di mansionnya lagi atau luar kamarnya. Mereka sudah berada di tempat lain.


Fano tidak tau ini ada dimana, yang pasti semuanya terlihat asing, semuanya terlihat indah dan berkilauan.


Raja terus menyeret lengan Fano untuk memasuki sebuah bangunan megah, sebuah istana yang terbuat dari kristal yang berkilauan.


“Ini adalah kastil di Floutessia, tempat ini adalah Floutessia, jangan bertanya karena aku juga baru


menginjakkan kaki di tempat ini, yang pasti Lylac menunggumu, kakek yang memintaku untuk membawamu kemari, meski aku tidak tau Lylac itu seperti apa” kata Raja panjang lebar, sementara Fano hanya mengangguk saja, dia sudah tidak sabar bertemu Lylac.


Di dalam kastil semuanya juga sangat indah dan berkilauan, ada banyak rupa permata yang menghiasi kastil ini. Fano di bawa menuju lantai atas, mereka harus menaiki tangga yang cukup panjang.


Setelah sampai atas, mereka harus berjalan lagi memasuki lorong, hingga kemudian mereka sampai di depan kamar dengan pintu berwarna perak dan dihiasi dengan berlian-berlian merah.


Raja membuka pintu itu, di dalamnya sudah ada Felix dan sesosok cantik yang Fano tidak yakin jika itu manusia, lebih terlihat seperti peri – atau memang dia peri?


“Kau sudah datang Fano?” sosok cantik itu tersenyum dan berjalan mendekati Fano, kemudian dia menyentuh wajah Fano dengan jari lentiknya “Selamatkan putriku, hanya kau yang menyelamatkannya”


Fano mengernyitkan dahinya bingung, jika sosok ini ibunya Lylac, bukankah harusnya dia seorang dewi? Apa yang sebenarnya terjadi?


.


.


.


sistem cewek, yang berkenan mampir ya, author gak maksa kok 🤭🤭


male leadnya Felix sama Chris, tapi gak ada hubungan sama novel sistem kekayaan 🤣🤣

__ADS_1



terimakasih semuanya 👍


__ADS_2