THE ARCHDEUS

THE ARCHDEUS
DUNGEON(1)


__ADS_3

Dungeon ... 


Sebuah kata yang sudah sangat umum didengar oleh para petualang maupun para pembaca kisah fantasi.


Banyak kisah rakyat yang menceritakan mengenai keberadaan dungeon.


Bagi masyarakat jelata, ketika mereka mendengar kata dungeon, hal yang pertama kali mereka pikirkan adalah ruang bawah tanah, labirin, penjara, atau mungkin sarang monster. Yah itu tidak salah.


Definisi dungeon memang tidak jauh dari hal-hal itu.


Namun ketika dungeon ditanyakan kepada para petualang, mereka akan bertanya balik.


"Dungeon jenis apa?"


Ini adalah hal penting bagi para petualang. Ketika mereka mendengar kata dungeon, mereka akan berpikir pada dua hal yaitu riil dungeon dan false dungeon.


Jika dungeon yang dimaksud adalah sebuah penjara atau labirin, atau bangunan, atau ruang bawah tanah, atau bahkan gua yang telah berumur ratusan hingga ribuan tahun yang kini beralih fungsi menjadi sarang monster, maka mereka mengenal dungeon tersebut sebagai dungeon yang riil atau dungeon yang umum dibicarakan orang banyak.


Namun ketika dungeon yang dimaksud adalah gua atau lubang raksasa yang tiba-tiba muncul begitu saja. Maka para petualang menyebutnya sebagai false dungeon.


Lebih mudahnya dipahami perbedaan antara dungeon yang asli dan False Dungeon adalah jika yang dimaksud dungeon asli, maka itu adalah benda mati misalnya gua, labirin, dan kota bawah tanah. Intinya dungeon yang asli itu tidak hidup, mereka diciptakan oleh peradaban atau diciptakan secara alami oleh alam. 


Sementara false dungeon adalah makhluk hidup. Jadi ketika di halaman belakang rumah kah, kebun kah, atau hutan kah tiba-tiba muncul gua atau lubang besar padahal kemarin tidak ada apa-apa di sana dan tidak ada tanda-tanda bencana alam, maka sudah hampir 100% itu adalah false dungeon.


Jika dijelaskan lebih sederhana lagi. Dimisalkan saja monster-monster dungeon dianalogikan sebagai semut dan sarang semut adalah dungeon, jika ada semut-semut yang membangun sarang mereka di bongkahan batu atau di bawah pot, maka sarang tersebut adalah dungeon asli (riil dungeon). Sementara jika ada semut yang membangun sarang mereka di dalam pohon atau memanfaatkan dedaunan hidup di ranting pohon sebagai sarang, maka sarang tersebut adalah false dungeon (dungeon palsu).


Jadi false dungeon adalah makhluk hidup. Makhluk hidup tersebut tentu memiliki nama, mereka dikenal sebagai Kvislnidhogg.


Wujud makhluk tersebut menyerupai ular dengan sepasang tangan yang sangat panjang. Sementara tubuhnya sendiri jauh lebih panjang. Kvislnidhogg terpendek yang pernah ditemukan di Aquantine States memiliki panjang 420 m sementara yang paling panjang ditemukan di Elvish Kingdom (Kerajaan para elves) yang memiliki panjang mencapai 2.550 km.


Kvislnidhogg merupakan magic beast dengan elemen dasarnya adalah tanah. Sebagian besar hidup mereka berada di dalam tanah. Jadi ketika mereka berpindah tempat mereka akan menggali tanah layaknya cacing. Tentunya berbeda dengan cacing yang akan meninggalkan bekas galiannya, lubang yang dibuat Kvislnidhogg  akan menghilang dengan sendirinya ketika makhluk itu telah melewatinya. Jadi tidak perlu ditakutkan jika tanah tiba-tiba longsor bila makhluk itu lewat.


Hal menarik lainnya mengenai Kvislnidhogg adalah level mereka. Kvislnidhogg oleh sebagian besar ahli menganggapnya sebagai magic beast tetapi sebagian kecil menganggapnya sebagai jenis dari gollem. Namun jika menggunakan pendapat yang paling masyhur, yaitu mengkategorikan makhluk tersebut sebagai magic beast, maka level Kvislnidhogg rata-rata diklasifikan sebagai magic beast  peringkat high class sementara yang terendah adalah middle class dan tertinggi adalah legendary class. Karena umumnya Kvislnidhogg adalah makhluk yang tidak agresif dan cenderung pemalas. Level mereka sendiri diperoleh melalui perkiraan kekuatan monster yang ada di dalam tubuh Kvislnidhogg itu.


Sama halnya seperti dungeon asli, Kvislnidhogg juga memiliki monster di dalam tubuhnya. Monster-monster tersebut diperoleh ketika sebagian tubuh Kvislnidhogg terutama kepala muncul ke permukaan tanah lalu membuka mulutnya.


Di dalam tubuh Kvislnidhogg mengandung mana dalam jumlah yang sangat banyak, bahkan tak jarang banyak magic plant langka yang tumbuh di dalam tubuh makhluk itu. Sehingga hal tersebut akan menarik para magic beast dan demihuman untuk masuk ke tubuh Kvislnidhogg dan mereka pun menjadikannya sebagai sarang.


Hubungan antara monster-monster tersebut dengan Kvislnidhogg adalah simbiosis mutualisme.


Para monster menjadikan Kvislnidhogg sebagai rumah mereka, tempat menyerap mana sehingga lebih kuat, dan tempat untuk bercocok tanam karena tanah di tubuh Kvislnidhogg sangat subur.


Sebaliknya, untuk Kvislnidhogg karena dia tidak memiliki sistem pencernaan, dia mendapatkan makanan melalui kotoran makhluk hidup ataupun makhluk hidup yang mati di dalam tubuhnya. Entah itu kotoran ataupun mayat makhluk hidup akan diserap secara perlahan oleh dinding maupun lantai dungeon  yang merupakan tubuh Kvislnidhogg itu sendiri.


At least but not last, terdapat cerita rakyat mengenai Kvislnidhogg. Dikisahkan Kvislnidhogg adalah keturunan dari makhluk yang jauh lebih tua yaitu  Nidhogg. Nidhogg digambarkan sebagai naga atau pun ular purba yang memakan akar  Pohon Yggdrasil atau lebih dikenal sebagai pohon dunia.


Ketika Pohon Yggdrasil mati, Nidhogg mau tidak mau harus mencari sumber makanan baru. Sehingga untuk tetap hidup Nidhogg akan berpura-pura menjadi dungeon sehingga dia bisa memakan makhluk hidup yang masuk ke mulutnya. Dari makhluk itulah Kvislnidhogg mendapat namanya yaitu 'kvisl' (cabang) dan nidhogg (makhluk bernama Nidhogg).


ORION, itulah nama party milik Barnard. Semua anggota party yaitu Lilac, Urien, Arlenne, Cilvy, Atlya, dan tentunya Barnard telah berada di depan dungeon.


Pintu masuk dungeon terlihat seperti gua biasa tapi semua orang anggota party tahu, ini adalah mulut dari seekor Kvislnidhogg.


"Tuan-tuan  dan puan -puan Pemburu yang terhormat. Saya mendoakan keselamatan dan keberhasilan kalian."


Selain anggota party terdapat beberapa orang lain.


Mereka adalah orang-orang dari Nightorb Corporation. Ada sekitar 10 orang, dan yang berbicara mewakili mereka sudah pasti pemimpin dari kelompok orang itu.

__ADS_1


Mereka ditugaskan untuk menjemput dan mengawal party Orion. Namun pekerjaan utama mereka sudah pasti mengawasi agar tidak ada kecurangan selama raid berlangsung.


Semua anggota Orion sudah tahu hal itu. Ini bukanlah dungeon pertama mereka. mereka setidaknya sudah dua kali memasuki false dungeon.


Setelah memeriksa semua perlengkapan yang di bawa, Barnard memimpin masuk.


Selayaknya gua pada umumnya, dungeon ini sangatlah gelap sehingga sebagai magic caster dalam kelompok ini, Atlya dan Lilac memberikan mantra [Continual Light]. Mantra ini menciptakan sebuah bola cahaya seukuran bola kasti.


Mereka meletakkan bola cahaya itu di ujung sebuah kayu. sehingga menjadikan dua obor cahaya yang dipegang oleh Barnard dan Arlenne.


Formasi party yang mereka gunakan adalah Barnard dan  Urien sebagai vanguard (depan)yang menjaga para penyerang jarak jauh yaitu Lilac, , Cilvy, dan Atlya. Kemudian Arlenne akan menjadi pelindung dari belakang.


"Berhenti." 


Barnard memerintahkan dengan suara pelan.


"Ada seseorang di sana."


Cilvy adalah seorang archer dengan role-nya tentu saja sebagai ranger dengan class marksman dapat mendengar kehadiran seseorang. Dia telah lama menggunakan skill-nya yakni [Archery Art: Owl Eyes]. Ini adalah skill yang memanfaatkan aura untuk melihat sesuatu dalam gelap.


"Kemungkinan goblin dan hanya satu. Dia sepertinya sedang mengunyah sesuatu," lapornya.


Barnard mengangguk paham. Ia kembali memimpin pergerakan party.


Mereka mulai bergerak kembali dengan sangat pelan.


Ketika berada dalam jangkauan panah,


Shoot!


Makhluk yang merupakan goblin itu tersungkur ke tanah.


Ini adalah skill aura yang membuat anak panah tidak akan memiliki suara ketika telah tertancap. Selain itu, skill ini menyebabkan peningkatan 25% kecepatan tembakan.


Lilac mengambil sebuah kertas putih  seukuran uang kertas dari tas pinggangnya.


Seketika kertas itu berubah menjadi hitam lalu memanjang kemudian melilit tubuh goblin  layaknya mummy. Dia melakukan itu untuk mencegah bau dan aliran darah keluar sehingga tidak memancing koloni goblin lain.


Lilac adalah seorang talisman user.


Itu adalah salah satu class langka bagi seorang magic caster.


Talisman user mengandalkan objek sihir yang disebut talisman. Kebanyakan mereka menggunakan kertas sebagai media sihir.


Semakin dalam mereka masuk, semakin banyak lorong yang mereka harus pilih. Walaupun ini di tubuh makhluk hidup tetapi yang jelas tubuh bagian dalam dari Kvislnidhogg memang sangat mirip dengan lorong-lorong gua.


"Sebaiknya kita menggunakan skill penglihatan masing-masing," ucap Barnard.


"Baik."


Arlenne dan Barnard mematikan [Continual Light] di kayu yang mereka bawa. Itu karena semakin dalam mereka masuk, kemungkinan bertemu monster semakin tinggi. Tentunya cahaya dari [Continual Light] sangat mencolok.


Kecuali Uriel yang menggunakan magic item bernama Victor's Helmet,  Cilvy yang menggunakan skill [Archery Art: Owl Eyes], dan Arlenne yang menggunakan skill [Felis' Tapetum],  anggota lainnya menggunakan sihir untuk melihat di dalam gelap.


Mereka sampai di jalur yang bercabang.


"Kraa!! Kraa!! Kraa!!"

__ADS_1


Sekelompok goblin berjalan di lorong lain.


Para pemburu menghentikan gerakan mereka.


Ketika para goblin  itu membelakangi mereka, Urien memotong kepala mereka sekaligus. Lalu Lilac kembali membukus mayat para goblin.


Bagi mereka, mayat adalah harta yang berharga.


Mayat-mayat para monster bisa dijual ke guild adventurer ataupun guild penyihir. Jadi rugi tidak merawat mayat ini baik-baik.


Mereka melakukan itu berulang-ulang tanpa ketahuan. Sebelum mereka berjumpa dengan pertigaan lagi.


Barnard memilih jalur kiri, diujung pandangannya, terdapat sebuah ruangan yang lantainya penuh dengan dedaunan kering.


"!!!"


Barnard tentu saja tahu itu. 


Ruangan Bayi!!


Karena party ini tidak memiliki assassin, Cilvy sebagai seorang ranger kali ini berjalan ke depan. Dia masuk ke dalam ruangan itu diam-diam.


Lalu beberapa menit kemudian dia kembali.


"Ada sekitar 7 goblin  betina dewasa. Selain itu terdapat setidaknya 50 sampai 70 bayi goblin," ucap Cilvy.


Membunuh ke-7 goblin sekaligus itu tidak mungkin karena mereka tersebar dalam ruangan itu. Selain itu ruangan bayi ini terlalu luas tidak ada tempat bersembunyi bagi keenam orang itu sekaligus.


" Atlya ... Lilac ...," bisik Barnard.


Keduanya hanya mengangguk.


Kelompok Orion merubah formasinya.


Kini mereka tidak lari menggunakan formasi horizontal.


Atlya dan Lilach berada di tengah kelompok dengan Barnard dan Urien menjaga di kanan dan kiri sementara Arlenne dan Cilvy di belakang untuk berjaga.


Kali ini ketika mereka berada dekat dengan pintu masuk, Lilac langsung melempar 5 kertasnya ke dalam ruangan.


"Aktifkan [Fire][Solar Cloud]!"


4 dari 5 kertas bersinar emas sesaat sebelum gas tebal berwarna hijau dalam jumlah besar. Sementara satu kertas lainnya bercahaya layaknya api sebelumnya akhirnya meledak dengan efek yang hebat.


Para goblin yang berada di sana tidak sempat berteriak.


BOOM!!


[Fire] mantra api tingkat 2. Mantra ini adalah mantra tipe ledakan yang memiliki AoE kecil sekitar kurang dari 1 meter. Sementara [Solar Cloud] adalah mantra tingkat 3 yang mengeluarkan gas yang mudah terbakar.


Dengan gabungan kedua mantra ini menyebabkan ledakan yang hebat.


"[Shine Shield ]"


Atlya menggunakan mantra tingkat 3, [Shine Shield]  di pintu untuk mencegah gas dan ledakan itu keluar sehingga tidak mengenai mereka.


"Raaarrrrr raaarrrr !!!"

__ADS_1


Dari setiap lorong, raungan kemarahan para goblin terdengar semakin  keras. Langkah kaki pun semakin jelas terdengar.


"Waktunya pesta," ucap Barnard.


__ADS_2