
Mata ketiga (Third Eyes), itu hanyalah istilah yang sering digunakan oleh para pengguna kekuatan spiritual seperti necromancer, shaman, dan seirei yang mendefinisikan kemampuan mereka dalam melihat keberadaan makhluk atau eksistensi yang tidak dapat dilihat oleh kebanyakan orang. Kemampuan ini sangat diperlukan oleh para spiritual user karena mereka sering melakukan interaksi dengan keberadaan supranatural seperti roh, jiwa, dan ghost. Biasanya third eyes didapat melalui pelatihan tetapi ada beberapa kasus dimana third eyes merupakan suatu kelebihan yang didapat secara alami.
Apa yang dilihat Barnard dari Alex setelah menggunakan mata ketiganya ialah ...
"Apa? Tidak ada yang istimewa."
"Dasar Bodoh! Kau tidak lihat bentuk jiwa orang itu seperti black hole?"
Vyn yang melayang-layang di sisi Barnard berteriak dengan marah.
"Black hole? apa itu?" tanya Barnard dengan polos.
"Yah Dewa ... mengapa aku menjadi partner dengan orang bodoh ini! Dengar Barn, semua jiwa manusia itu mengikuti bentuk tubuh mereka jadi tidak ada manusia yang memiliki jiwa yang berbentuk black hole."
Seperti kata Vyn, setiap jiwa dari seseorang akan mengikuti tubuh mereka atau mungkin sebenarnya sebaliknya, setiap bentuk tubuh mengikuti bentuk jiwa mereka. Terlepas siapa yang mengikuti siapa, baik bentuk tubuh fisik dan bentuk jiwa ibarat pinang dibelah dua.
Namun apa yang dilihat Barnard dan Vyn pada jiwa Alex adalah bentuk jiwanya yang tidak berwarna, tidak mengikuti bentuk tubuhnya, dan hanya berbentuk cakram yang melengkungkan cahaya.
"Artinya, dia memiliki massa jiwa yang sangat berat hingga para Dewa dan angel memutuskan untuk menciptakan singularitas terhadap jiwanya!" teriak Vyn.
"Oh benarkah, aku tidak tahu itu. hehehehe ..."
Barnard tertawa canggung sambil menggaruk kepalanya.
"Dasar bodoh! Ini adalah perihal yang sering dibahas dalam astronomi dan kosmologi! Bahkan seorang spiritual user sepertimu pasti mendapatkan pelajaran okultismologi kan!?"
"Hei! Hei! jangan itu sudah bertahun-tahun yang lalu. Aku tidak mungkin ingat."
Seperti yang dikatakan oleh Vyn, perihal singularitas dan lubang hitam yang merupakan sebuah pembahasan ilmiah yang cukup kompleks. Tentang singularitas sendiri itu bersumber dari seri relativitas umum. Secara singkat, okultismologi mengadopsi pendekatan fisika dan pandangan adikodrati mengenai keberadaan lubang hitam. Mereka percaya, kondisi dimana jiwa yang berbentuk singularitas menandakan bahwa jiwa tersebut memiliki massa yang sangat besar sehingga untuk mencegahnya menimbulkan efek terhadap ruang dan waktu para dewa akan membelenggu jiwa tersebut dalam Radius Schwarzschild[1] untuk menciptakan ring singularity.
"Barn, jangan bunuh mereka. Kau tidak mengerti seberapa istimewa orang ini kepada para spirit. Jika para spirit menemukan orang ini, mereka akan rela menjadi budaknya," ucap Vyn dengan serius.
"Hah ... sungguh!" teriak Barnard.
"T-tapi tetap saja setidaknya aku harus mengetahui identitasnya kan?" bisik Barnard.
"Jangan menggertaknya"
__ADS_1
Barnard tidak mengerti mengapa Vyn menjadi sangat posesif terhadap orang yang baru mereka temui. Sungguh para spirit sangat sulit dimengerti.
Alex yang mendengar semua pembicaraan mereka jelas mengetahui bahwa posisinya saat ini berada di atas angin. Jadi dia dengan senang hati mengungkapkan identitasnya.
"Pak, saya bernama Alex dan teman saya bernama Rain. Kami adalah penduduk county. Kami berlatih di hutan tetapi kami tidak sengaja menemukan dungeon jadi kami mengeksplorasinya."
"Hoh, seperti yang kuduga. Yah, tidak mungkin orang biasa dapat masuk ke dungeon ini dengan selamat. Jadi kau pasti memiliki kemampuan. Apa kau seorang petualang?" tanya Barnard.
"Tidak , saya adalah bangsawan lokal yang memiliki latar belakang sebagai swordman."
"Ha ... swordman? Bukan penyihir? Eh tunggu, tadi kau bilang kau adalah bangsawan?"
Walaupun istilah bangsawan cukup menjadi hal yang disegani oleh rakyat jelata, tetapi bagi petualang yang sering melanglang buana tentu saja gelar itu tidak memberikan efek takut seperti yang terjadi pada rakyat jelata. Namun Barnard adalah orang yang setidaknya memiliki adab jadi setelah dia mengetahui identitas orang yang bernama Alex sebagai bangsawan, dia setidaknya merubah gaya bicaranya menjadi semi-formal.
"Jadi apakah Anda seorang bangsawan tidak takut dengan bahaya di dungeon?"
"Jangan khawatir, saya memiliki dasar pelatihan yang kokoh sebagai seorang ahli pedang. Jadi itu tidak masalah."
Barnard tahu banyak bangsawan muda yang terlalu percaya diri dengan kekuatan mereka. Hal itu justru akan menyebabkan mereka berakhir dengan buruk. Seperti dua orang ini, Barnard tidak tahu jika dia kelompoknya tidak melakukan raid hari ini, kemungkinan kedua orang ini tidak akan selamat. Apalagi di dungeon ini terdapat 2 magic beast tingkat legacy class.
Pada akhirnya Barnard tidak menanyai Alex lagi. Kini setelah mereka menemukan inti dungeon yang berada di dalam danau dan menelusuri semua tempat di dungeon dan tidak menemukan magic beast ataupun demihuman lagi, pada akhirnya mereka kembali. Tentu saja Alex dan Rain mengikuti. Barnard tidak keberatan, dia berpikir secara sederhana, jika kedua orang itu adalah bangsawan dan berterimakasih karena telah diselamatkan, mereka pasti akan memberikan hadiah.
Mereka melihat sekelompok orang yang telah membangun tenda di dekat gua.
"Para Petualang yang terhormat, selamat datang kembali."
Pemimpin dari kelompok di luar gua mengucapkan selamat kepada kelompok Barnard.
Di kemudian melirik dua orang tambahan di kelompok petualang itu.
Dia ingat hanya 6 orang yang masuk ke dungeon.
Melihat kebingungan orang itu, Alex memutuskan untuk berbicara.
"Kami berdua hanya orang biasa yang tidak sengaja terjebak di dungeon."
Alex memberi isyarat kepada Barnard.
__ADS_1
Tentu Barnard tidak bodoh. Dia mengerti apa yang dimaksud Alex.
Hubungan antara Guild Petualang dan Bangsawan cukup rumit. Para bangsawan membutuhkan petualang sebagai pengawal, tentara bayaran, atau bahkan untuk membantu membersihkan daerah mereka dari monster. Sebaliknya para petualang membutuhkan para bangsawan karena bangsawan adalah kalangan elit yang memiliki kekayaan luar biasa jadi bisa dibilang sumber pendapatan terbesar guild berasal dari bangsawan.
Namun konflik muncul ketika kondisi raid terutama ketika false dungeon yang sangat berharga muncul. Apalagi jika peristiwa ini berhubungan dengan kepentingan industri.
Seperti saat ini, klien Barnard pada raid ini adalah sebuah perusahaan pertambangan bernama Nightorb Corp. secara legal, apabila dungeon ditemukan di wilayah seorang bangsawan maka laporan itu harus diberikan kepada otoritas pemerintah dalam hal ini adalah para bangsawan. Namun akibatnya adalah kemungkinan besar para bangsawan hanya melakukan raid pada false dungeon dengan menggunakan prajurit yang mereka miliki tanpa mengikutsertakan pihak petualang. Kemudian untuk mengganti kerugian sebut saja karena korban tewas selama raid, bangsawan akan memonopoli kepemilikan dan operasi bisnis dari false dungeon, jadi pihak industri dalam hal ini adalah perusahaan yang menemukan false dungeon tidak akan mendapatkan keuntungan apa pun.
Jadi untuk mencegah bangsawan memonopoli semua keuntungan, biasanya ketika raid khususnya dungeon dilakukan, pihak industri yang merupakan klien dan penemu dungeon ataupun false dungeon akan memberi penawaran kepada guild petualang. Pada kondisi demikian jika dalam pengadilan, perusahaan tersebut ditanyai mengapa tidak melaporkannya kepada pemerintah, mereka akan menjawab bahwa 'mereka telah melaporkan keberadaan dungeon kepada guild petualang dan para petualang telah melakukan tugas mereka dengan sangat baik sehingga dapat mencegah bencana kepada warga sekitar.'
Baik itu klien dan guild akan bekerjasama untuk seolah-olah menjadikan kondisi tersebut darurat sehingga tidak sempat melaporkannya pada pemerintah. Pada akhirnya, pemerintah dalam hal ini para bangsawan akan tertekan tidak hanya karena kerjasama antara perusahaan dan guild tetapi juga oleh moral warga sekitar yang menganggap para petualang telah mencegah bencana di tempat mereka. Jadi pada kondisi itu, untuk tidak merusak nama kebangsawanan, mereka akan memberikan 'hadiah terima kasih' karena telah membantu mengamankan wilayah mereka sehingga mereka terpaksa mengizinkan perusahaan mendapatkan hak milik dan hak mengelola dungeon, kemudian mereka juga akan memberikan hadiah kepada guild petualang sebagai ucapan terima kasih. Adapun keuntungan yang didapat bangsawan adalah memberikan tarif atau pajak kepada semua komoditas raid termasuk komoditas pertambangan ataupun non-pertambangan.
Barnard tidak mau dirinya dan kelompoknya terseret dalam arus konflik yang rumit itu. Jadi dia hanya mengatakan,
"Ya, mereka hanya para pemburu yang tidak sengaja masuk ke dungeon dan terjebak di sana. Untungnya kami bisa menyelamatkannya."
"Oh begitu, baiklah. Aku senang kalian berdua selamat."
Ketua kelompok dari perwakilan perusahaan Nightorb percaya.
"Namun, sebelumnya mohon maaf, apakah kalian berdua mengambil sesuatu dari dungeon itu? Untuk keamanan, kami ingin mengatakan bahwa semua barang yang kalian dapat dari dungeon tidak boleh dibawa. Kami takut barang-barang tersebut berisi racun atau sesuatu yang membahayakan penduduk."
Ketua kelompok itu berbicara kepada Alex. Tentunya dia berbicara dengan lembut tetapi pandangannya sangat ganas.
Alex mengerti itu. Tentu saja perusahaan tidak mau rugi. Mereka pasti tidak akan membiarkan satu batu mana pun diambil oleh pihak luar dengan gratis.
"Tidak pak, kami tidak membawa apapun. Benarkan Rain?" ucap Alex.
"Benar! Kami tidak membawa apa pun!" balas Rain dengan gugup.
Pokk!
Sebuah batu mana seukuran jari jatuh dari tas Rain.
"...."
"...."
__ADS_1
Note:
Radius Schwarzschild[1]: radius cakrawala peristiwa yang mengelilingi lubang hitam yang bersifat konstan. Objek apa pun dengan radius fisik lebih kecil dari radius Schwarzschild akan menjadi lubang hitam. Ini merupakan parameter fisik dalam solusi Schwarzschild untuk persamaan medan Einstein yang mendefinisikan cakrawala atau batas dari peristiwa lubang hitam.