
Hadalon, March of Canadia
Hari ini adalah hari terakhir bagi Alex menjabat sebagai seorang Interim Governor. Hari ini pula menandakan berakhirnya darurat nasional terhadap Endemi Black Death.
Wabah itu telah menyebabkan populasi Canadia secara keseluruhan mengalami penurunan signifikan hingga 70%. Wilayah yang dulunya dihuni lebih dari 140.000 jiwa kini hanya menyisakan kurang dari 42.000 penduduk sipil. Tentu jika menghitung pasukan militer maka populasi di Canadia masih berjumlah lebih dari 90.000 orang. Namun pasukan militer bukanlah penduduk tetap. Mereka pada akhirnya harus kembali ke wilayah masing-masing setelah misi mereka selesai.
Alex saat ini telah berusia 19 tahun. Penampilannya sudah menunjukkan kematangan sebagai seorang pria. Wajahnya yang terkesan dewasa daripada usia seharusnya dan tingginya yang sekarang telah mencapai hampir 1,96 meter. Dapat terlihat dengan jelas pertumbuhan tinggi Alex menjadi sangat eksponensial ketika ia berusia 15 tahun hingga 19 tahun. Itu adalah masa-masa pubertas bagi Alex.
Alex saat ini sedang membereskan semua barang di ruang kerjanya. Mansion yang awalnya milik Marquess of Canadia sekarang telah menjadi tempat tinggal dan tempat kerja Alex.
"Tuan, semua sudah siap. Seluruh warga saat ini sedang menunggu kehadiran Anda."
Rain datang dan berbicara dengan Alex. Sekarang Rain secara tidak langsung adalah orang yang mengurus semua kebutuhan Alex di sini. Tugasnya menjadi mirip seperti tugas Justin.
"Baik, aku akan segera datang. Beri tahukan kepada yang lain," ucap Alex.
"Baik, Tuan."
Rain memberikan hormat dan lantas pergi.
Sebelum keberangkatan Alex meninggalkan Canadia, akan diadakan upacara seremonial. Ini adalah inisiasi dari kuil untuk memberikan apresiasi kepada Alex dalam menangani wabah sekaligus pemberian gelar sebagai Alex the Pious.
Sementara Alex sedang bersiap untuk menuju ke Presbhenon of Hadalon, tempat acaranya diselenggarakan, di presbhenon sendiri memiliki atmosfer yang hangat.
Semua orang antusias untuk melihat governor mereka terutama para warga. Semenjak black death telah menurun dan adanya penurunan signifikan terhadap populasi, Alex yang saat itu telah diangkat sebagai Interim Governor memerintahkan untuk melakukan kebijakan transmigrasi. Semua orang dari wilayah rural Canadia diminta untuk segera pindah ke wilayah perkotaan.
Walaupun kebijakan tersebut dianggap dapat meningkatkan resiko penularan penyakit tetapi karena wabah ini adalah sihir kutukan maka seharusnya populasi yang padat tidak akan mempengaruhi tingkat penularan. Selain itu kebijakan ini juga untuk mempermudah pengawasan kesehatan masyarakat dan kembali menumbuhkan perekonomian.
__ADS_1
Jadi bisa dibilang saat ini populasi di Hadalon sekarang sudah hampir 78% dari seluruh populasi Canadia.
Sementara para warga menunggu dengan sangat antusias, para bangsawan lokal di wilayah Canadia seperti para viscount dan baron yang selamat dari wabah itu juga menunggu dengan perasaan khawatir.
Mereka telah mendengar suara burung dari ibukota bahwa Alex saat ini sedang digadang-gadang sebagai penguasa baru dari wilayah Canadia.
Jika hal itu benar terjadi maka posisi para viscount dan baron di daerah ini akan terancam. Bagaimanapun mereka tahu Alex berasal dari Fertiphile yang merupakan afiliasi dari Sandwealth. Sejak kedatangan Alex di Canadia, para bangsawan lokal menyambut mereka dengan antipati. Tindakan tidak bersahabat para bangsawan lokal kini membuat mereka sendiri khawatir dengan posisi mereka. Entah nantinya kekuasaan feodal mereka dicabut atau dinasti mereka akan dihancurkan oleh penguasa baru Canadia. Itu sebabnya walaupun mereka memiliki first impression yang buruk dengan Alex tetapi mereka setidaknya berharap bahwa dalam pertemuan ini mereka bisa memperbaiki citra mereka di hadapan Alex. Setidaknya itu lebih baik daripada tidak sama sekali.
Sebuah konvoi militer baru saja datang di halaman kuil. Para kavaleri dengan seragam formal mereka saat ini sedang berbaris rapi.
Para infanteri menyalakan fanfare dan bersiap menyambut bintang dalam acara ini.
Alex saat ini sedang menunggangi seekor kuda.
Dia berpakaian sangat formal layaknya ketika ia sedang melakukan upacara kedewasaan.
Antusias warga ternyata sangat besar membuat tidak semua orang dapat ditampung di dalam ruangan. Sebagian besar menunggu di halaman kuil. Walau demikian mereka dengan sangat antusias menyambut Alex.
Upacara dimulai.
High Priest Caius Aloysius Andrigue memimpin acara dengan penuh khidmat. Bacaan ayat suci dari kitab suci milik ajaran Hexatheisme dilafadzkan, doa-doa dimunajatkan, dan hikayat-hikayat dilantunkan.
Kuil juga memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih karena telah membantu mereka dalam melakukan penelitian mengenai wabah black death.
Berkat Alex yang telah memberikan Plagos' Lantern, penelitian mengenai black death dapat berkembang hingga sejauh ini. Namun dia tidak memberikan kuasa penelitian itu hanya kepada kuil. Berkat gugurnya Warfoy, pemimpin fraksi penyihir pada malam penyerangan undead, Alex memberikan duka cita dan apresiasi mengenai pengorbanan serikat penyihir. Sehingga ia pun mempercayai Plagos' Lantern kepada mereka. Kuil tidak bisa berbuat banyak bagaimanapun karena Alex dianggap sebagai orang yang melawan pemilik Plagos' Lantern, maka item tersebut adalah miliknya dan Alex berhak memberikan barang itu kepada siapa pun. Namun tentunya Alex tidak mau membuat musuh baru sehingga ia juga mengajak kuil untuk meneliti item itu tetapi dengan syarat transparansi hasil penelitian yang wajib dilaporkan kepada negara. Pada akhirnya usaha serikat penyihir, perdana menteri, dan Alex untuk mencegah monopoli yang dilakukan oleh kuil berhasil dilaksanakan.
"... dan berkat usahanya dalam melawan kekuatan jahat, demi melindungi agama, bangsa, dan negara, maka dengan dibacakannya dekrit Ordinatio Pontificia, kami kekalkan ia Alexander Ivanov Fertiphile, Baron of Alexandreia, sebagai Alex yang Saleh. Semoga Dewa menolong kita semua," ucap Caius.
__ADS_1
Acara telah mencapai puncaknya ketika sang High Priest secara resmi mengangkat Alex sebagai Alex the Pious.
Dalam tradisinya, setelah pengangkatan seseorang oleh pihak kuil, ia akan diarak-arak di kota untuk menunjukkan kepada semua orang bahwa ia kini telah mendapat apresiasi dari kuil.
Semua itu adalah proses yang panjang dan melelahkan. Namun pada akhirnya semua berhasil dilalui dengan baik.
Malam pun datang dan Alex telah kembali ke mansion dimana ia saat ini sedang beristirahat di kamarnya.
Alex saat ini tidak sendiri. Ia sedang ditemani oleh seorang demon god wanita bernama Ainuhrim.
Ainuhrim sekarang sedang berada dalam wujud avatar demon-nya. Dikarenakan tidak ada orang lain, ia bebas berubah.
"Tuanku."
Ainuhrim memanggil Alex dengan ragu.
Alex hanya diam tetapi matanya seolah memberikan isyarat kepada Ainuhrim untuk segera berbicara.
"Tuanku, saya mendengar Anda telah menjalani upacara dari agama yang menyembah dewa-dewa rendahan. Bukankah ini adalah penghinaan terhadap Tuanku?"
Ainuhrim bertanya dengan ragu. Sebagai seorang high demon god yang telah lama melakukan komunikasi dengan archdeus, ia tahu bahwa archdeus terutama penciptanya yakni Sheol atau Alex adalah sosok eksistensi yang memiliki harga diri yang tinggi.
Hal itu cukup wajar mengingat Sheol adalah archdeus tertua dan satu-satunya archdeus yang menguasai dua jenis alam yakni Empty dan Underworld.
Namun ketika Ainuhrim mengetahui bahwa saat ini inkarnasi dari archdeus itu kini sedang melakukan upacara keagamaan untuk menyenangkan dewa-dewa lemah bukankah hal itu menjadi cukup canggung. Walaupun Ainuhrim tidak ada di sana karena saat itu ia hanya boleh berubah menjadi pedang Alex dan ditinggal begitu saja di kamar tetapi ia merasa upacara yang baru saja dilakukan sangat menghina penciptanya.
Namun jawaban Alex berbeda dengan yang diharapkan oleh Ainuhrim.
__ADS_1
"Cukup panjang jika menjelaskan secara keseluruhan, tetapi singkatnya jika kamu tidak ingin digantung sampai mati, maka lakukan saja permintaan orang-orang itu."
"...."