
ORION merupakan nama bagi sebuah party petualang yang dipimpin Barnard Trowbridge.
Barnard adalah seorang magic warrior dengan class sebagai seorang seirei. Itu adalah kelas yang menggunakan kekuatan dari makhluk supranatural lain seperti spirit untuk meningkatkan kekuatannya. Sehingga disiplin ilmu dari Barnard adalah perpaduan antara ilmu martial art dan ilmu sihir tipe spiritual.
Kemudian terdapat Lilac yaitu keponakan dari Barnard. Ia adalah seorang magic caster dengan class sebagai seorang talisman user. Itu adalah class yang berasal dari disiplin ilmu sihir tipe alternative.
Anggota berikutnya adalah Urien Northwards, seorang pemuda yang penuh dengan semangat. Ia adalah seorang warrior yang sangat mahir dengan disiplin ilmu pedang aura dari martial arts.
Berikutnya adalah Arlenne Darolyn, seorang martial artist. Itu adalah salah satu class dari role warrior. Berbeda dengan seorang knight ataupun lancer yang menggunakan martial arts dengan mengandalkan senjata, seorang martial artist lebih menggunakan kemampuan kasar tubuhnya sehingga umumnya mereka akan bertarung dengan menggunakan tangan kosong.
Satu-satunya pemanah kelompok ini, Cylvy Kaena yaitu seorang ranger dengan class sebagai marksman. Dia adalah satu-satunya penyerang jarak jauh di party itu jika mengecualikan para pengguna sihir.
Terakhir, Atlya Rothvale, seorang magic caster dengan disiplin ilmu tipe arcane. Ia adalah istri Barnard sehingga terkadang semua orang sering menjahili dengan memanggilnya bibi.
Semua orang itu kecuali Barnard adalah petualang tingkat platinum. Sementara Barnard secara formal adalah petualang tingkat orichalcum walaupun pada kenyataan di lapangan adalah seorang petualang adamantite.
Mereka sebenarnya adalah kelompok petualang yang cukup terkenal dan telah lama melalang buana melintasi berbagai negara. Namun sayangnya ketika sampai di county yang bernama Fertiphile, mereka terjebak di lingkaran yang penuh masalah.
Pertama, reward yang seharusnya mereka terima setelah melakukan raid di false dungeon tidak kunjung datang.
Kedua, mereka terjebak oleh tekanan tiga bangsawan agung yang 'memaksa' mereka untuk ikut dalam fief war.
Terakhir sekarang mereka terseret dalam sebuah kasus dari salah satu perusahaan yang telah melakukan tindakan penghinaan dan pencurian aset milik seorang bangsawan.
Mereka membantu pihak Otilia dalam fief war, walaupun sebenarnya tindakan mereka ilegal karena seorang petualang dilarang ikut campur pada peperangan antar bangsawan dan kerajaan. Kemudian setelah selesai, mereka kembali ke Fertiphile dan di waktu itu pula mereka mendapat surat panggilan dari pengadilan sebagai saksi mata atas kasus dari Nightorb Corp.
Keenam orang itu ditanyai secara bergantian dalam jangka waktu yang lama.
Tentunya itu sangat melelahkan.
Walaupun semua petualang itu kuat tetapi mereka harus mengetahui bahwa dalam dunia manusia tidak hanya kekuatan destruktif yang dibutuhkan tetapi dibutuhkan pula kekuatan lain dalam arti kekuasaan dan kekayaan. Jadi intinya, seberapa kesal dan marahnya mereka, tetap saja tidak diperbolehkan untuk mengamuk ataupun menyerang seseorang.
"Sial, ini sungguh melelahkan."
Urien menghela napas. Dia dan kelompoknya tidak bisa tenang bahkan ketika mereka kembali ke Fertiphile setelah membantu fief war di Otilia.
"Para bajingan itu! Apa kita tidak bisa membobol benteng lalu pergi dari tempat ini?"
Kali ini Arlenne bertanya kepada kelompoknya karena kesal.
Setelah mereka kembali dari Otilia, mereka dilarang untuk keluar kota Fertihall. Ini sama dengan peraturan yang diberlakukan kepada mereka sebelumnya.
"Jangan berpikir untuk membuat masalah seperti itu," ucap Barnard.
"Tapi ini sudah keterlaluan! Dari kemarin kita harus bolak-balik ke pengadilan hanya untuk kasus dari perusahaan sialan itu!" teriak Urien.
"Hah ...."
Semua orang hanya bisa menghela napas pasrah.
Saat ini mereka sedang menuju guild setelah sebelumnya ke pengadilan. Tujuannya tidak lain adalah untuk mencari quest yang layak. Mereka sudah lama tidak mengambil quest dari guild.
"Selamat datang, Oh para petualang Orion akhirnya kalian datang."
Resepsionis wanita tersenyum hangat sembari memberikan sapaan.
"Apakah ada sesuatu?" tanya Barnard.
"Tuan Barnard, Anda dan kelompok Anda diundang oleh guild master ke kantornya. Ada sesuatu yang ingin dibahas. Saya harap Anda sekalian tidak keberatan."
__ADS_1
Dengan penuh tanda tanya para petualang Orion dengan dibimbing oleh seorang staf wanita pergi menuju ke kantor guild master.
Sesampainya di dalam kantor, sang guild master, Gustav langsung menyapa mereka dengan antusias.
"Hoh, kalian sudah datang! Bagus, bagus. Silahkan duduk."
Para petualang duduk di sofa yang telah disediakan. Untungnya jumlah sofanya mencukupi.
Percakapan antara para petualang biasanya jauh lebih santai dan menggunakan bahasa informal terlepas dengan status mereka. Terlebih Gustav adalah mantan petualang sehingga dia jelas merasa lebih nyaman untuk berbicara secara informal.
Barnard yang mewakili party-nya untuk mengajukan pertanyaan.
"Guild Master, apa yang ingin Anda bicarakan dengan kami?"
"Santai saja, aku hanya ingin memberikan ini."
Gustav bangkit dari sofanya lalu mengambil sebuah selebaran quest dari meja kerjanya.
Ia memberikan kertas quest itu kepada Barnard yang lainnya untuk dibaca.
"Ini!"
Semua orang terutama Barnard langsung bangkit dari tempat duduknya.
"Apa-apaan ini? Apa kau ingin kami menerima quest dari bangsawan ini lagi!?" teriak Barnard.
Apa yang sedang diberikan kepada mereka adalah sebuah quest dari Alex untuk melakukan pengawalan terhadapnya mencakup pengawalan selama perjalanan menuju Barony of Alexandreia, melakukan raid di wilayah itu, hingga melatih beberapa bawahannya.
"Dengarkan dulu-"
Gustav berusaha menenangkan Barnard yang saat ini sedang emosi.
Barnard tidak tahan. Mereka sudah 'dipaksa' mengikuti fief war, reward dari raid yang belum dibayar, dan menjadi saksi di pengadilan. Semua nasib sial itu muncul karena orang itu. Orang yang bernama Alex adalah penyebab semua masalah mereka.
"Benar! Kami tidak mau bertemu dengan orang itu!"
"Bagaimana denganmu, Lilac?" tanya Arlenne
Arlenne juga berpikir sama dengan Barnard.
"Hehehe ... yah, gimana ya ...."
Lilac tidak bisa menjawab. Walaupun dia menyadari nasib buruk yang ditimpa oleh kelompoknya memang salah satunya karena berinteraksi dengan Alex. Namun secara pribadi dia senang dekat dengan pria yang ia obsesikan.
"Tolong jangan seperti itu. Dengar, saat ini Nightorb yang merupakan sponsor utama guild petualang di sini sudah bangkrut. Jadi satu-satunya harapan guild adalah bekerjasama dengan bangsawan. Jadi kumohon tolong terima quest ini," ucap Gustav dengan sedih.
"Pak, dengar, kami tidak peduli dengan nasib guild mu tapi yang jelas jangan paksa kami untuk menerima quest ini," ucap Barnard dengan sinis.
"Mengapa? Bukankah kalian pernah menerima penawaran mereka untuk mengikuti perang tanpa memberitahukan guild?"
"Justru karena itu! Apa kau pikir kami mau menerima permintaan bodoh itu kalau tidak dipaksa?!" teriak Barnard.
Bahkan bayaran kami masih belum dibayar, pikir Barnard dengan sedih.
Memang benar. Sesampainya mereka di Fertiphile. Pihak bangsawan sama sekali tidak memanggil mereka untuk mengkonfirmasi pembayaran setelah membantu fief war.
"Jika begini terus kami bisa jatuh miskin."
Kali ini Arlenne adalah orang yang membantah permintaan guild master.
__ADS_1
"Oh benar, klien sudah memberikan uang muka untuk kalian! Tunggu sebentar!"
Gustav buru-buru keluar dari kantornya dan memanggil staf untuk membawa kantong penuh dengan koin emas dari ruang brankas.
"Bahkan jika kau menyuap kami dengan uang, aku tidak akan mau menerima- waw apa itu!?"
Arlenne langsung mengalihkan perhatiannya terhadap setumpuk koin emas yang dibawa oleh Gustav.
"J-jadi, mereka memberikan kalian Dp 40% untuk quest ini. Jadi kalian harus menerimanya, ya."
Kantong yang dipegang Gustav setidaknya berisi 8.000 koin emas. Itu karena quest yang diberikan memberikan hadiah sebesar 20.000 koin emas dari klien.
"Hmm ... yah sepertinya tidak terlalu buruk. Lagian ini cuma misi pengawalan kan. Kenapa tidak."
Sikap Arlenne tiba-tiba berubah ketika melihat uang.
Jika dulu mungkin emas sebanyak itu tidak akan menggoyahkan hatinya. Namun kini mereka sudah lebih dari dua musim tidak mendapatkan penerimaan apa pun.
Namun Barnard bersikeras menolak.
Dia sudah bertekad untuk tidak lagi ikut campur dengan orang bernama Alex itu.
Bahkan ketika sang guild master sudah memohon kepadanya.
Tolong ini demi masa depanku. aku tidak ingin dipenjara! teriak Gustav dalam hati.
Pada akhirnya Barnard dan kelompoknya pergi dari kantor guild master dengan keadaan Gustav yang menyedihkan.
Mereka pergi ke penginapan untuk beristirahat setelah melakukan banyak aktivitas sepanjang hari.
Namun ketika malam tiba staf penginapan datang dan memanggil mereka dari kamar masing-masing.
"Tuan-tuang Petualang, seseorang dari Rumah Fertiphile ingin menemui Anda semua," ucap staf itu.
Orang-orang Fertiphile keparat!
Dengan penuh rasa marah, Barnard turun ke ruang lobi dan bertemu dengan beberapa orang perwakilan rumah bangsawan itu.
"Tuan Petualang yang terhormat, saya mewakili Governor-"
Sebelum orang itu berbicara, kerahnya ditarik oleh Barnard hingga membuatnya tersedak.
"Apa yang kalian inginkan!?"
"Tuan, tenanglah. Kami hanya ingin memberikan ucapan terima kasih dari Tuan Governor atas partisipasi Anda dan party Anda dalam membantu pembebasan wilayah Otilia."
Teman dari orang yang dicekik oleh Barnard berusaha menengahi.
Kemudian dengan buru-buru sekelompok orang masuk ke hotel dengan beberapa kantong emas yang jauh lebih besar daripada yang ditawari Gustav sebelumnya.
"Tuan, ini adalah sebagai rasa terima kasih Tuanku kepada Anda dan party Anda. Setidaknya terdapat 10.000.000 koin emas. Saya harap Anda menerimanya."
Mulut semua orang terbuka lebar termasuk para petualang Orion dan para staf hotel.
10.000.000 koin emas adalah jumlah sangat banyak.
Barnard tadinya ternganga kembali sadar lebih cepat dari yang lain.
"J-Jika begitu akan kami terima berkah tulus dari Tuanku. Oh benar, jika tidak salah bukankah Tuanku membutuhkan pengawal untuk bepergian? Apakah jasa kami masih dibutuhkan oleh Tuanku?"
__ADS_1