
Archentioch, Ibukota Kerajaan Artchania
Di kantor perdana menteri, tempat di mana pusat kekuasaan eksekutif negara berada.
Perdana menteri saat ini, Duke Louis Edouard Norchaster sedang berada di kantornya seperti biasa.
Adalah sebuah kewajiban bagi seorang perdana menteri aktif untuk selalu berada di tempat kerjanya. Jika tidak, dia tidak lebih dengan seorang pejabat dengan gaji buta.
Namun apa yang saat ini sedang dia lakukan sedikit berbeda.
Saat ini dia sedang melakukan pertemuan dengan seluruh bangsawan agung dari anggota aliansi Norchaster-Sandwealth. Termasuk pangeran pertama dan kedua juga telah hadir.
Mereka mengadakan rapat tertutup. Tidak ada yang dapat masuk kecuali orang-orang yang berkepentingan. Ini menunjukkan seberapa rahasianya pertemuan ini.
Tanpa banyak basa basi setelah menyapa seluruh orang, perdana menteri lantas memberitahukan alasan pertemuan ini.
"My Highnesses dan my lords, saya sangat berterima kasih atas kedatangan keagungan-keagungan Tuanku sekalian. Alasan diadakannya pertemuan ini adalah karena saat ini negara atas izin Yang Maha Mulia Raja Kita Yang Dikasihi Tuhan telah mengumumkan darurat nasional terhadap March of Canadia. Sebagaimana tuan-tuanku ketahui, Canadia sedang dikepung oleh wabah aneh dan sangat mematikan. Jadi kehadiran dan dukungan dari tuan-tuanku akan sangat mempengaruhi semua keberhasilan dari kebijakan negara saat ini."
"My Highness, saya mengerti Anda sangat memperhatikan musibah yang dialami oleh Canadia mengingat ini adalah tahun pertama tuanku menjabat. Namun Tuanku, apakah Anda mengumpulkan kami semua termasuk My Highness pangeran pertama dan kedua hanya untuk memastikan agar kebijakan isolasi terhadap Canadia dapat sukses terlaksana?"
Harol membalas ucapan perdana menteri dengan sedikit tidak sabar. Bahkan walaupun secara hierarkis perdana menteri saat ini memiliki posisi yang lebih tinggi dari count tetapi itu tidak membuat dia gentar. Sejak awal Count of Fertiphile terkenal dengan keberanian mereka di medan perang maupun medan politik. Mereka tidak segan-segan melawan musuh yang lebih kuat dari mereka di arena perang dan di kancah politik.
Terlebih ketika saat ini, ia dan semua bangswan agung lain telah kembali berkumpul. Harol merasa pertemuan kali ini sangat tidak berguna karena ia menganggap ini adalah manuver politik perdana menteri untuk memastikan citra kabinet dan pemerintahannya dapat berjalan dengan baik terlebih dalam usaha menangani wabah di Canadia.
Selain itu, alasan kenapa semua bangsawan dari koalisi Sandwealth-Norchaster dan para pangeran dapat hadir adalah karena penetapan darurat nasional oleh raja yang menyebabkan reaksi penolakan besar-besaran oleh Koalisi para marquess sehingga membuat house of lords bersidang. Akibatnya semua bangsawan terutama bangsawan agung dapat lebih mudah dipanggil ke ibukota walaupun dalam house of lords adalah tempat dimana para bangsawan rendah berdebat.
Perdana menteri yang mendengar perkataan Harol sama sekali tidak keberatan. Dia hanya tersenyum kemudian memberikan balasan.
__ADS_1
"Sepertinya Tuanku salah paham. Alasan kehadiran tuanku sekalian bukan hanya karena kebijakan negara mengenai Canadia. Namun lebih dari itu. Beberapa waktu lalu, House of Lords telah bersidang membahas isu darurat nasional. Namun yang menarik adalah ketidakhadiran Marquess of Canadia dan perwakilannya di House of Lords. Bukankah seharusnya bangsawan yang wilayahnya sedang dibicarakan oleh dewan harus segera memberikan klarifikasi? Namun tidak ada suara resmi dari House of Canadia. Bahkan suara sekutunya pun tidak konsisten. Itu membuktikan bahwa koalisi para marquess sama sekali tidak dapat menghubungi Canadia."
"!!"
Sebagian orang yang memiliki insting tajam segera menyadari arah pembicaraan dari perdana menteri.
Perdana menteri dapat melihat kerakusan di mata mereka. Ia lantas tersenyum dan kembali melanjutkan pembicaraannya.
"Selain itu sedikit lebih dahulu sebelum dewan bersidang, saya mendapat kabar dari informan saya di Canadia bahwa pihak bangsawan Canadia tidak dapat dihubungi untuk memohon pertemuan. Artinya kondisi dimana Canadia telah memutus komunikasi dengan dunia luar jauh lebih lama dari yang kita sadari. Saya menyadari bahwa apa yang dilakukan Canadia sama sekali tidak memiliki urgensi ataupun keuntungan yang jelas. Namun jika mereka memang sudah lama seperti itu, maka hanya ada satu alasan yang jelas ... Rumah Canadia sedang mengalami masalah internal."
Perdana menteri selesai bicara dan langsung menatap semua orang. Dengan berbagai clue seperti itu, seharusnya mereka dapat menangkap informasi penting di dalamnya. Ngomong-ngomong, informan yang dimaksud oleh perdana menteri adalah para pedagang yang dipimpin oleh Gale dan tim Falcon. Tentunya perdana menteri tidak akan memberitahukan hal tersebut. Itu adalah rahasia yang bahkan tidak boleh diketahui sekutunya.
"Jadi seperti itu ...."
"Sulit dipercaya ....."
Besar kemungkinan daerah itu akan jatuh pada perang saudara sehingga koalisi Norchaster-Sandwealth harus bisa mendapat 'potongan kue' dari keadaan itu.
"Senang rasanya semua orang mengetahui apa yang saya maksud. Namun saya memohon untuk pembahasan ini segera dibahas secepat dan sehati-hati mungkin. Itu karena sepertinya kuil juga sangat memperhatikan perkembangan di Canadia."
****
Di dalam kereta mewah yang melewati jalan penuh sesak, Alex menghela napas pasrah sambil melihat langit.
Ini sudah kesekian kalinya ia harus bolak-balik dari daerahnya ke ibukota.
Banyaknya kejadian beruntun dimulai dari pembubaran kabinet hingga penetapan darurat nasional telah betul-betul menyita waktunya.
__ADS_1
Sebagai seorang kepala keluarga dari sebuah dinasti bangsawan, Alex memiliki tanggung jawab dalam menghadiri parlemen. Walaupun dapat diwakili, sayangnya kedua anaknya masih belum berada pada usia yang pantas sebagai perwakilan keluarga.
Jadi semua beban politik harus ia tanggung sendiri di pundaknya.
Untuk sesaat ia merasa sedikit menyesal karena menerima gelar baron.
Tidak ... ini lebih dari cukup untukku hidup nyaman kedepannya. Ah ... benar, setelah ini aku pasti bisa tidur seperti orang jompo, pikir Alex.
Pikiran Alex saat ini sudah cukup bercabang. Ia tidak hanya memikirkan urusan politik daerahnya tetapi juga mencakup ekonomi, pelayanan sosial, hingga pendidikan bawahannya.
Namun mungkin sekarang ia harus menyingkirkan semua itu dulu untuk sementara.
Saat ini dia sedang menuju ke kantor perdana menteri.
Alex tidak tahu apa yang ingin dibahas. Namun yang jelas undangan dirinya berasal dari rekomendasi Rumah Yorksall dan Rumah Otilia. Jadi kemungkinan besar adalah hal penting yang akan mereka bahas.
Kantor perdana menteri adalah sebuah kantor yang memiliki ukuran besar dan mewah. Memang tidak sebesar dari istana sang raja tetapi bangunan ini lebih dari layak untuk menunjukkan simbol kehedonisan negara.
Sesampainya di sana ia langsung disambut oleh seorang staf senior dari sekretariat perdana menteri. Staf senior itu adalah seorang pria tua yang terlihat berasal dari kalangan aristokrat.
Dengan dipandu oleh sang staf, Alex berjalan di dalam kantor.
Berbagai lukisan dan patung yang lekat dengan nuansa historis dapat dilihat di sepanjang mata memandang.
Namun apa yang lebih membuat Alex tertarik adalah melihat sekelompok orang dengan jubah putih yang cukup familiar bertebaran di dalam gedung ini.
Bukankah mereka berasal dari kuil? pikir Alex.
__ADS_1