
Sementara itu tim Falcon tidak menyadari apa yang salah. Kereta kuda mereka tidak berada di depan karavan. Selain itu jumlah armada karavannya juga terlalu banyak sehingga menyusahkan mereka untuk mengawasi semua kereta kuda.
Namun demikian mereka mulai menyadari keanehan terutama ketika karavan berhenti cukup lama.
Ketika Camellia hendak keluar untuk melihat apa yang terjadi, seorang pegawai dari Gale datang ke kereta kuda mereka dengan diam-diam.
"Tuan-tuan, tolong! Di depan sana sedang ada penyergapan oleh para bandit."
"!!"
Kereta Tim Falcon berada cukup jauh dari kereta pemimpin karavan. Jadi ketika penyergapan terjadi, mereka tidak menyadarinya sampai salah satu pegawai Gale memberitahu mereka. Ini sepertinya kesalahan dalam mengatur posisi karavan.
Mendengar situasi yang terjadi seluruh tim Falcon mulai mengambil peralatan tempur mereka. Dengan dipimpin oleh Richard, mereka bergegas menuju kawanan bandit.
***
Di depan Brave terdapat enam orang asing yang tiba-tiba muncul di tengah jalan. Sekarang di antara Brave dan orang-orang asing itu dipisahkan oleh jarak sejauh 10 meter. Namun suara dari salah satu di antara mereka yang merupakan seorang pria terdengar sangat jelas, seperti dia sedang berbisik di telinga Brave.
"Hei, siapa kalian? Apa kalian pengawal orang ini?" tanya salah satu bawahan Brave yang kemudian menunjuk Gale.
Karena tidak tahu identitas kelompok asing itu, Brave dan bawahannya menjaga jarak dan karena itulah mereka terlebih dahulu menanyai nama atau identitas mereka yang mungkin dapat memberikan informasi yang dibutuhkan ketika terjadi pertempuran.
"Benar, maafkan aku yang tidak memperkenalkan diri. Perkenalkan, namaku adalah Richard dan kami pengawal dari karavan ini. Apa yang kalian lakukan terhadap klien kami tidak bisa dimaafkan."
Richard menghunuskan pedangnya ke arah semua bandit itu.
"Aku sudah memperkenalkan diri, jadi bolehkan aku tahu siapa yang bertanggung jawab di sini?" lanjut Richard.
Brave mendekat beberapa langkah supaya memastikan lawan bicaranya dapat mendengar perkataannya.
"Aku bertanggung jawab di sini, namaku adalah Brave. Sebelum itu, aku ingin mengkonfirmasi sesuatu. Kita bisa menghindari konflik yang tidak perlu, karena kalian adalah orang-orang bayaran yang dibayar oleh orang ini, bagaimana jika kita bekerja sama untuk mengambil harta orang ini. Bukankah itu tidak terlalu buruk?"
Walaupun Brave melihat sekilas tetapi ia menyadari equipment yang dibawa orang-orang ini adalah item kelas tinggi. Ia berpikir kemungkinan mereka adalah para petualang plat platinum ke atas.
"Hahaha ... Sungguh aku tidak percaya harus mendengar tawaran bodoh ini dar orang kasar sepertimu."
"Apa kau bilang?!"
Salah satu bawahan Brave berbicara dengan marah dan mulai menghunuskan pedangnya. Melihat itu, Brave memerintahkan anak buahnya untuk tenang. Sangat bodoh jika seseorang langsung memberikan sikap permusuhan pada lawan yang belum diketahui
"Hahaha ... Tuan Brave sepertinya anak buahmu itu tidak dapat mengendalikan dirinya, yah ... mau bagaimana, lagi mari kita langsung saja."
__ADS_1
Tiba-tiba suasana berubah menjadi mencekam. Angin muncul dengan tiba-tiba seperti dibuat dari Magic. Lalu ....
"Apa-apaan ini!"
Brave merasakan sesuatu yang aneh. Tubuhnya tiba-tiba gemetar, kakinya lemas, dan badannya menjadi berat. Tidak salah lagi, ini adalah Magic yang menyebabkan efek debuff.
"Uwah ...."
"Apa ini?"
"Berhenti, tolong."
Tidak hanya Brave, para bawahannya juga mengalami efek yang serupa.
Sihir ini adalah hasil kerja dari Iona. Sebelumnya, ia telah menangkap beberapa instruksi diam-diam dari Richard. Iona saat ini menggunakan sihir tingkat 3 [Inability Charm]]satu-satunya magic caster di tim Falcon,
"Sial kalau seperti ini apa boleh buat, Locko!"
"Baik, Boss."
Locko seorang magic caster yang memiliki kulit yang sangat pucat dan terlihat sangat kurus. Ia pun mengaktifkan item magic miliknya bernama Necklace of Wish Heart.
Brave memanggil satu-satunya bandit yang dapat menggunakan magic pada kelompok mereka. Locko dapat menggunakan magic hingga tingkat 3 dan menjadi kartu As dari kelompok ini. selain itu, dia juga memiliki banyak magic item berkualitas tinggi, salah satunya adalah Necklace of Wish Heart. Item itu dapat memberikan perlindungan terhadap serangan mantra debuff dua kali sehari dengan radius hingga 10 meter.
Brave dan para bandit lain telah lepas dari sihir debuff milik Iona. Tanpa mengulur banyak waktu, mereka melakukan serangan balasan.
"Kalau begitu, semuanya serang!"
Mendengar perintah dari pemimpin mereka, para bandit melakukan serangan serentak mereka menyerang dengan pedang berbagai ukuran.
Kali ini Camellia dan Rionard menghadapi para bandit. Sebagai seorang warrior, Camellia dengan mudah menangkis serangan para bandit itu. Sementara Rionard yang merupakan seorang assassin mampu bergerak dengan sangat lincah dan memberikan serangan yang mematikan kepada lawannya.
Brave melihat satu per satu anak buahnya jatuh di tanah.
"Grwah ... jangan remehkan aku!"
Brave akhirnya turun tangan. Dia menggunakan semua teknik martial art-nya.
"[Martial art: Pace of The Wind], [Martial art: Iron Punch]."
Dalam sekejap, dia langsung berada di hadapan Richard dan melepas tinju dari Iron Gauntlet V miliknya
__ADS_1
"Matilah!"
Bunyi ledakan sangat keras terdengar, kepulan asap berterbangan. Jika selama ini Brave hanya dianggap sebagai seseorang yang setara dengan petualang peringkat gold, namun kali ini dia membuktikan jika dia sekarang telah berada di puncak kekuatan yang dapat dikuasai oleh manusia yaitu platinum.
Rasakanlah kekuatan yang setara dengan kelas seorang pahlawan. Mustahil ada makhluk hidup di dunia ini yang dapat bertahan tanpa terluka sedikit pun. Hahaha ..., Hanya Dewa yang dapat melakukannya dan Magic caster bodoh sepertimu yang menantang pertarungan jarak dekat lebih baik menanggung kebodohanmu sendiri, pikir Brave.
"A-Apa?!"
Di hadapan serangan yang berada di puncak manusia, yang seharusnya tidak dapat ditahan oleh siapapun, namun apakah itu benar? Tepat di hadapan Brave, seorang manusia berhasil menahan serangan itu hanya dengan satu tangan dan bahkan dia melemaskan tangannya itu.
"S-Siapa kamu sebenarnya?"
"Kamu tidak akan tahu tentang diriku. Itu bukan kesalahanmu tetapi itu adalah kesalahanku. Oleh sebab itu, aku akan meminta maaf terlebih dahulu padamu karena jika kamu tahu siapa aku, kamu akan memohon untuk tetap hidup, bahkan jika harus menjilat sepatuku."
"A-Apa?"
Brave tidak mengerti dengan apa yang dikatakan pria yang melebihi batas manusia ini.
Namun sebelum Brave menyadarinya, sebuah pedang telah memisahkan kepala dengan lehernya.
"K-ketua!"
Locko yang merupakan satu-satunya magic caster di kelompok para bandit itu menjadi panik tetapi sebelum sempat melarikan diri, sebuah belati berhasil menembus dadanya. Itu adalah serangan dari Rionard
"Hmm?"
"Ada apa Rionard?"
Camellia yang melihat sesuatu yang aneh dari Rionard segera mendatanginya dan bertanya.
"Entahlah, tapi seorang penyihir memang memiliki darah berwarna hitam?"
Rionard bertanya sambil menunjukkan belatinya yang dilumuri oleh darah Locko. Namun darah itu berwarna hitam pekat bukan merah.
"Kamu benar, ini sangat aneh."
Camellia bergegas memberitahukan semua anggota timnya mengenai apa yang ditemukan Rionard.
Namun tidak ada yang tahu mengapa darah seseorang bisa sehitam itu.
Iona yang merupakan satu-satunya magic caster bahkan tidak tahu.
__ADS_1
Pada akhirnya mereka menyimpan semua hal itu dan tidak terlalu memikirkannya sampai mereka pun tiba di Kota Hadalon.