THE ARCHDEUS

THE ARCHDEUS
NEW COUNTY(2)


__ADS_3

Hadalon, County of Alexandreia


Hadalon adalah kota terbesar di kawasan selatan kerajaan. Dulunya ini adalah ibukota dari March of Canadia. Akan tetapi seiring dengan berubahnya penguasa dinasti, kota ini pula menjadi ibukota bagi dinasti baru itu.


Status Hadalon tidaklah berubah. Kota itu tetaplah menjadi ibukota dari daerah baru yang disebut sebagai County of Alexandreia.


Saat ini dalam urusan administratif, Alex selaku Lord Alexandreia sedang melakukan pengawasan terhadap daerah ini.


Pembangunan yang paling terlihat adalah pembangunan dari gedung-gedung yang nantinya akan dijadikan sebagai tempat tinggal untuk para budak pekerja.


Regis telah menyetujui penjualan 30.000 budak kepada Alex. Namun tentunya pengiriman budak-budak dalam jumlah besar tidak dapat dilakukan secara bersamaan. Akan terdapat beberapa gelombang budak yang dikirim dengan jumlah 5.000 budak setiap gelombang. Gelombang pengiriman akan dilakukan setiap tiga bulan sekali sehingga dibutuhkan enam gelombang pengiriman atau setara dibutuhkan satu setengah tahun untuk menyelesaikan semua pengiriman budak.


Sudah tiga bulan berlalu semenjak pengiriman budak gelombang pertama. Artinya mereka sedang menunggu pengiriman gelombang kedua.


Alex menetapkan pembangunan tempat tinggal para budak harus menjadi prioritas terlebih dahulu. Ini nantinya akan mirip seperti asrama yang diisi para budak. Mereka akan tinggal di tempat yang layak. Akan tetapi untuk sementara selagi menunggu pembangunan selesai, para budak akan tinggal di shelter-shelter semi permanen. Ini adalah bentuk idealisme Alex selaku archdeus. Dia tidak sampai hati membuat para budak harus tinggal di tempat yang tak layak.


Tak jauh dari gerbang kota, terlihat karavan para pedagang dalam jumlah besar baru saja masuk. Mereka adalah karavan yang berasal dari Morhust yang mengirim para budak dalam jumlah besar.


Sebagaimana keinginan Alex, dia ingin para budak berasal dari wilayah Archiberia sehingga tidak susah untuk berkomunikasi dengan mereka.


Para budak itu diturunkan di suatu tempat di lapangan luas yang berada tak jauh dari mansion.


Dengan kaki yang masih terikat oleh rantai, mereka semua dituntun untuk duduk di lapangan rumput itu.

__ADS_1


Terlihat banyak prajurit bahkan ksatria yang berada di sini. Mereka mengawasi setiap pergerakan para budak.


Mereka saat ini menunggu kedatangan lord yang baru saja selesai mengawasi proyek-proyek besar yang sedang dibangun.


Alex datang dengan dikawal oleh banyak orang, salah satunya Rain, Riven, dan Justin ada di sana.


Sebuah kursi yang sebenarnya cukup sederhana sudah diletakkan di depan lapangan supaya sang lord dapat duduk. Riven dan Rain berdiri di sebelah kiri dan kanan Alex.


Para budak memperhatikan lord mereka yang baru. Sebagai budak, mereka telah dilatih untuk tetap diam dan tidak membuat kerusuhan. Itu sebabnya ketika Alex datang, semua budak yang ada hanya bisa duduk dengan diam.


kemudian mereka melihat Justin memberi hormat kepada Alex lalu dia berjalan ke atas mimbar kayu.


"Dengar! Bagi kalian yang mempunyai teman yang tidak bisa berbicara ataupun mengerti bahasa Archiberia segera berdiri dan beritahu kepada kami."


"Dengar! Dengar! Dengar! Bersyukurlah kepada Dewa Yang Maha Kuasa, berkat-Nya kalian yang hina ini telah dipilih oleh Yang Maha Mulia Tuanku Count dari Alexandreia sebagai orang-orang yang berada di bawah sayap Baginda. Mereka yang berada di bawah naungan Tuanku adalah orang-orang yang mendapat kenikmatan dunia karena mereka akan mendapatkan manfaat yang tidak pernah dirasakan oleh semua orang ...."


Justin melanjutkan ucapannya. Ia membaca teks yang sudah dipersiapkan sebelumnya. Apa yang dibaca Justin adalah kontrak perbudakan yang sudah diatur oleh Alex. Isinya adalah mengenai hak dan kewajiban dari para budak.


Budak-budak milik Alex berdasarkan kontrak itu diberikan beberapa hak. Pertama mereka berhak mendapatkan tempat tinggal, makanan yang layak, pakaian, dan segala kebutuhan dasar lainnya akan disediakan oleh Alex. Kedua, Alex akan bertanggung jawab terhadap resiko keamanan dan keselamatan para budak selama waktu kerja. Artinya para budak memiliki asuransi dan berhak mendapat akses kesehatan apabila terjadi kecelakaan selama melakukan pekerjaan. Ketiga, para budak akan dapat memperoleh kebebasan mereka apabila telah berusia diatas 65 tahun. Selebihnya mereka akan dianggap sebagai orang yang merdeka dan berhak mendapatkan status kewarganegaraan Artchania dan status rakyat Tuanku Count Alexandreia. Keempat, para budak dibenarkan untuk menikah dengan sesama budak atau dengan orang yang merdeka dimana anak hasil perkawinan mereka memiliki status sebagai orang merdeka. Kelima, dalam melakukan pekerjaannya, para budak akan diberikan upah 2/3 dari rata-rata gaji pekerja normal dalam industri dan pekerjaan yang sama dengan maksimal waktu kerja adalah 8 jam. Dan keeman atau yang terakhir, para budak dibenarkan untuk dapat mengajukan izin sakit apabila penyakit yang diderita tidak memungkinkan untuk melakukan pekerjaan dan telah mendapat konfirmasi dari otoritas kesehatan.


Sementara untuk kewajiban para budak milik Alex adalah kepatuhan, kesetiaan, dan melakukan setiap pekerjaan sebagaimana yang telah diatur dan ditetapkan. Segala percobaan melarikan diri, mogok kerja, dan pengkhianatan agar diberi hukuman mati atau hukuman yang ditegakkan atas budi bicara Lord Alexandreia.


Sebagian besar budak tidak terlalu mengerti dengan semua perkataan Justin. Namun mereka dapat menangkap beberapa poin seperti berhak mendapatkan tempat tinggal, makan, dan kawin. Semua budak itu terkejut. Ini adalah pertama kalinya mereka mendapat pemberitahuan seperti ini. Sebelumnya sebagai seorang budak, mereka hanya akan menjadi objek tuan mereka yang berarti entah mereka mendapat hak-hak dasar yang wajib dipenuhi tergantung dari tindakan tuan mereka. Tidak ada hukum dan kejelasan tertulis yang melindungi mereka.

__ADS_1


Ini pertama kalinya para budak itu mendapat akta dibawah tangan yang setidaknya dapat menjadi pegangan mereka dalam mendapat jaminan kehidupan yang layak.


"Bagi mereka yang mengerti dan ingin memberikan sumpah setia mereka kepada Lord Alexandreia harap berdiri dan gunakan cap jari kalian sebagai bukti kalian telah menyetujui kontrak yang ada. Bagi yang menolak, harap tetap duduk dan bersiap untuk dikirim kembali ke Morhust," teriak Justin dengan lantang.


Seperti yang diharapkan semua orang, semua budak itu berdiri. Beberapa mungkin ragu-ragu karena tidak terlalu mengerti perkataan Justin tetapi melihat teman-temannya yang antusias, mereka pun pada akhirnya mengikuti.


Kejadian ini mirip seperti gelombang budak pertama. Dimana semua orang budak menyetujui kontrak yang diberikan.


Setelah itu, para budak segera kembali dimasukkan ke kereta. Mereka akan dibawa ke shelter untuk beristirahat sehari setelah melakukan perjalanan panjang ke Alexandreia.


Setelah semua kegiatan panjang itu, Alex juga kembali ke mansion-nya.


Di halaman depan mansion, terlihat cukup asri dan tidak terlalu berbeda dengan halaman rumah orang kaya pada umumnya. Namun terdapat hal yang berbeda di antara semua keindahan di halaman ini. Di tengah-tengah halaman itu terdapat sebuah tumbuhan besar yang menjulang tinggi setidaknya hampir lima meter. Tidak terlihat cantik sama sekali malah terkesan menakutkan. Itu adalah tanaman dengan daunnya justru terlihat seperti mulut yang memiliki barisan gigi tajam. Tanaman ini bukanlah tanaman biasa, ini adalah magic plant tingkat A yang dikenal sebagai Catastrophe venus, sebuah tanaman karnivora yang menjadi puncak rantai makanan. Tanaman ini bahkan dapat bergerak seolah memiliki kesadaran sendiri.


Alex menamai tanaman ini dengan nama Venus, sebuah nama yang sederhana. Seolah tanaman itu menyadari kedatangan Alex, setelah Alex turun dari keretanya dan berjalan mendekat, salah satu bagian tanaman itu menjalar dan melilit kaki Alex seolah seorang anak sedang memeluk ayahnya.


"Lihat, sepertinya dia menyukai tempat barunya," gumam Alex sambil mengelus Venus.


Sebelumnya selama ini Venus ditanam di kamar Alex saat berada di Barony Alexandreia. Namun setelah sampai ke county, ia segera memindahkan tanaman ini ke halaman depan mansion-nya. Siapa sangka tanaman yang awalnya hanya setinggi satu meter dalam tiga bulan saja sudah mencapai tinggi sekitar lima meter.


Untuk pemberian makanannya, Alex biasanya menggunakan mana stone dan diselingi pemberian daging. Tanaman ini terkesan mirip seperti anjing penjaga sekarang. Tentu saja orang-orang biasa yang tidak familiar dengan magic plant akan bingung dengan jenis tanaman ini, seperti Justin dan Rain yang selalu penasaran dengan tanaman ini.


Namun bagi mereka yang memiliki pengalaman atau setidaknya pernah mengenal tanaman Catastrophe venus, mereka akan menggigil ketakutan karena Alex baru saja merawat sebuah monster yang mampu menghancurkan satu kota.

__ADS_1


__ADS_2