THE ARCHDEUS

THE ARCHDEUS
THE PLAGUE(1)


__ADS_3

Sebuah karavan pedagang terlihat melintasi jalan sempit dan terjal.


Mereka saat ini sedang melewati pegunungan dengan jalan yang tak rata.


Di salah satu kereta kuda dalam karavan terlihat wajah yang tak asing.


Mereka adalah Richard Filius Moonshrine, Camellia Anaira Hoverd, Rionard Connor Artheven, Joseph Cyrus Hilldalion, Darius Ladderick Marquell, dan Iona Margaret Swandom. Keenam orang itu adalah para anggota tim Falcon dari Royal Majestic Guarder.


Kelompok Falcon saat ini tengah melaksanakan misi investigasi terhadap Marquess of Canadia. Untuk menjalankan misinya, mereka menyamar menjadi tentara bayaran yang saat ini bertugas untuk menjaga kereta kuda yang berisikan barang berupa potion.  Saat ini mereka semua sedang duduk di sebuah kereta yang memuat sebuah peti potion yang akan dikirim ke sebuah persekutuan perdagangan. Lokasinya berada di ibukota Canadia, yakni Hadalon. Namun saat ini wilayah Canadia berada dalam fase kekacauan. Kegagalan mereka dalam perang feodal melawan Yorksall dan Otilia telah membuat mereka terjebak dalam ganti rugi perang yang tidak sedikit. Akibatnya banyak pengeluaran Canadia yang dipotong salah satunya adalah anggaran keamanan. Akibatnya tingkat kriminalitas terutama perampokan di sekitar wilayah Canadia meningkat pesat. Para pedagang adalah pihak yang paling dirugikan. Itu sebabnya saat ini mereka sedang berada di sebuah jalan yang berbatasan langsung dengan jurang yang cukup terjal. Selain dari jalurnya yang menanjak, jalan yang penuh bebatuan juga menambah rintangan dalam perjalanan sehingga menimbulkan getaran yang menyebabkan bokong dari setiap orang terasa sakit. Namun demikian, jalan ini dianggap sebagai jalan tikus yang dapat menghindari mereka dari para perampok.


Jika perjalanannya mulus, mereka akan bersama dengan kelompok pedagang ini untuk menemui marquess.


Para pedagang ini juga bukanlah para pedagang sembarangan. Telah terjadi lobi dan kesepahaman antara mereka dan Duke of Norchaster. Harus diingat, bahwa misi yang diberikan kepada tim Falcon merupakan misi yang direkomendasikan oleh Norchaster sehingga untuk mempermulus misi itu, Norchaster menggunakan relasi mereka dengan para pedagang.


Mereka akan segera sampai ke Hadalon pada siang hari jika mereka tepat waktu.


Namun sayangnya sepertinya mereka hari ini tidak terlalu beruntung.


Ketika karavan itu berjalan, sekelompok orang dari hutan memblokir jalan mereka.


Gale, seorang pria kurus yang merupakan kepala pedagang  di karavan ini saat ini berjumpa dengan sekelompok bandit. Dia tidak dapat melarikan diri karena karavannya berisikan banyak barang jualan terutama potion yang mudah hancur. Selain itu, para bandit juga dengan cepat menutup semua akses jalan kabur mereka.


"BERHENTI!"


Salah satu bandit berteriak kepada Gale dan seluruh karavannya.


Para bandit itu dengan kuda-kudanya memblokir kereta pedagang Gale. Satu persatu para bandit turun dari kuda dan 5 lima lain tetap diatas kuda, totalnya ada 16 orang bandit.


"Cepat turun!"

__ADS_1


Salah seorang bandit menyuruh Gale untuk turun dari tempat kusir. Tidak hanya itu, dia juga  hendak mendorong Gale hingga terjatuh ke tanah sehingga membuat suara 'ugh', yaitu erangan kesakitan dari seseorang yang terjatuh.


Setelah mendorong Gale, bandit itu lalu menyuruh teman-temannya untuk masuk dan memeriksa kereta kuda.


"Cepat geledah keretanya dan ambil semua yang ada."


"Tunggu Tuan, tolong jangan lakukan itu."


Gale memohon dengan wajah penuh harap. Dia telah melupakan harga dirinya sebagai seorang pedagang sukses yang kaya raya. Dengan perlahan, dia berjalan menggunakan kedua lututnya ke arah bandit yang telah mendorongnya. Ia dengan perlahan memegang salah satu kaki sang bandit dan mencium sepatu bandit itu, sambil terus berkata:


"Tolong kasihanilah saya."


Sang bandit melihat dengan tampang jengkel dan jijik. Dia menendang Gale sehingga pedagang itu pun terpental.


"Dasar sampah, enyah kau, keparat!"


Erangan kesakitan dari Gale sangat kuat. Ia memegang bagian tubuhnya yang ditendang yaitu pada bagian perut. Lalu kurang dari satu detik kemudian Gale pun muntah.


"Uwah ...."


Rasa panas seolah seluruh isi perutnya keluar. Dia melihat ke arah para bandit dengan tatapan kesakitan dan marah. Sementara para bandit tidak mempedulikan Gale dan hanya sibuk menggeledah kereta. Salah satu bandit terlihat ingin membunuh Gale. Ia menghunus pedang yang terletak di punggungnya. Kemudian dia mengarahkan serangan ke arah Gale.


"CUKUP!"


Suara itu berasal dari salah satu bandit yang menunggangi kuda. Dia berwajah sangar dengan kulit pucat, bekas luka sobek menghiasi daerah samping kanan lehernya hingga beberapa milimeter di bawah daun telinganya. Bandit itu adalah ketua dari kelompok ini. Dia bernama Brave, berusia sekitar 40-an dengan badan yang kekar dan keras sangat cocok menjadi seorang kesatria atau petarung di arena. Hal yang paling menonjol dari penampilannya adalah, dia memakai senjata magic yang sangat mahal bernama Iron Gauntlet V berwarna kekuningan di tangan kirinya.


Item ini adalah versi yang tertinggi dari jenisnya, dengan kemampuan yang dapat meningkatkan daya serang sekaligus memberikan peningkatan daya tahan. Item ini juga memiliki skill unik yaitu Bull Stamina yaitu skill pasif yang dapat memberikan perlindungan terhadap rasa lelah dan rasa sakit dalam waktu tertentu.


"Hei, Sampah!"

__ADS_1


Brave memanggil Gale yang saat ini melihatnya dengan tatapan takut. Lalu dia mengisyaratkan kepada bandit yang ingin menyerang Gale untuk pergi melalui lambaian tangan dan bandit itu mengangguk.


"Dengar! Aku ingin memberimu pertanyaan, nyawamu tergantung dari respon yang kau berikan dan aku sarankan kamu jangan berbohong."


"Ba-baik!"


Gale menjawab dengan gemetaran, saat ini dia sedang duduk dengan kaki ditekuk.


"Apa yang akan terjadi setelah kami membebaskanmu?"


Jadi ini tes, untuk menjadikan aku sebagai sapi perah mereka ya? pikir Gale.


"Saya akan memberikan uang. Tidak, tapi seluruh harta saya kepada Anda dan tuan-tuan semua sebagai tanda terima kasih saya yang paling dalam."


"Jadi begitu ya. Hmm ... sayang sekali, itu bukanlah jawaban yang aku harapkan."


"Eh?"


Terkejut dengan respon dari bandit bernama Brave itu, Gale secara spontan mulai berusaha kabur. Namun aura intimidasi dari orang itu sangat kuat membuat kakinya tidak dapat bergerak dan tak sanggup berdiri. Akhirnya dia pun memutuskan mendorong tubuhnya ke belakang sekuat tenaga dan menjadikan kakinya sebagai alat pendorong namun kurang dari satu meter, dia terhenti akibat terjebak masuk ke semak-semak.


Brave pun turun dari kudanya, lalu mengepal tangannya yang mengenakan Iron Gauntlet dengan isyarat akan meninju pedagang itu. Satu tinjunya saja dapat menghancurkan armor berat yang terbuat dari logam berkualitas baik.


Dia sudah lama menargetkan karavan Gale tepatnya ketika mereka mulai memasuki wilayah marquess. Brave dan para bawahannya mengikuti karavan itu diam-diam bahkan ketika karavan pedagang itu memutar arah menuju jalan tikus, mereka masih mengikutinya.


Dia semakin mendekat dan setelah kurang dari dua langkah kaki, dia berhenti dan mulai mengangkat tinjunya. Sementara Gale membuat gerakan-gerakan panik seperti ikan yang terdampar di darat dan akhirnya dia pun terkencing. Brave tidak peduli dan mulai mengencangkan kuda-kudanya dan akan melepas tinjunya.


"Apa kalian sedang bermain? Bolehkah kami ikut bergabung?"


Suara seseorang tiba-tiba terdengar, membuat semua berhenti melakukan aktivitasnya dan melihat ke sumber suara.

__ADS_1


__ADS_2