THE ARCHDEUS

THE ARCHDEUS
NEW COUNTY(4)


__ADS_3

Hari pun berlalu, bulan pun berganti. Tidak terasa ini sudah enam bulan bagi Alex untuk menjabat sebagai seorang lord di wilayah barunya ini.


Malam pun tak disangka telah datang. Sudah saatnya bagi Alex untuk beristirahat dan memberikan quality time kepada keluarganya.


Selama beberapa hari terakhir, sepertinya Merry sedang merajuk. Dia akan menggembungkan pipinya setiap kali dia melihat Alex.


Itu karena akhir-akhir ini ayahnya tidak dapat memberikan waktu yang cukup untuk mereka bermain bersama.


Alven yang berada di sebelahnya hanya bisa tertawa canggung. Sepertinya keberadaannya masih belum cukup untuk menenangkan Merry.


Di kamar Alex, kedua bocah itu masih bermain.


Walaupun Alven adalah tipe anak yang sudah memiliki pemikiran dewasa tetapi ketika bersama Merry, dia mau tidak mau haru menurunkan iq-nya.


Pada awalnya keduanya sedang bermain balok tetapi akhir-akhir ini Merry tertarik dengan mainan barunya.


Ini adalah boneka sejenis dengan matryoshka[1]. Boneka ini diberikan oleh Regis kepada Alex. Dia mengatakan bahwa boneka ini berasal dari negara-negara dari kawasan Laurentia Utara.


Bagi Merry mainan ini terlihat aneh sekaligus lucu. Dia bisa menyusun berbagai boneka yang sama dengan berbagai ukuran.


Ketika Alex masuk ke kamar dan kedua orang ini melihatnya, Merry mengalami perubahan hati yang tiba-tiba. Mood-nya jatuh dan ia pun berhenti bermain. Alex yang melihat Merry yang pergi tidur di atas kasur dan menutupi dirinya dengan selimut  Alex hanya bisa tersenyum.


Dia tidak pernah membayangkan anaknya yang manja itu akhir-akhir ini sudah mulai memberontak.


Mungkin karena dia sedang puber, pikir Alex.


Alex tidak mengganggu Merry yang sedang membenamkan dirinya di tempat tidur tanpa suara sedikitpun. Ia pergi ke tempat Alven yang sedang membereskan mainan yang berantakan.


"Tinggalkan saja, sekarang kamu juga tidur," ucap Alex.


"Baik, Ayah, ah!" ucap Alven.


Alven kaget karena ia tidak menyangka Alex tanpa aba-aba menggendong Alven layaknya bayi. Walaupun bocah laki-laki itu sudah tumbuh dengan baik, tetapi jika dibandingkan dengan tubuh Alex yang mencapai 1,96 m, dia memang terlihat terlalu mungil.

__ADS_1


Sangat jarang bagi Alven untuk mendapatkan momen hangat seperti ini. Dia biasanya menghabiskan waktunya dengan belajar. Selain itu, jika dia bertemu dengan Alex pun, pria itu hanya akan sedikit mengelus rambutnya kemudian menyuruhnya kembali belajar.


Ini sebabnya Alven menjadi canggung. Wajahnya memerah dan dia hanya bisa menyembunyikan wajahnya itu dengan memendamnya di dada Alex.


Pada akhirnya ketiganya tidur di kasur yang sama dengan Alex memeluk kedua anaknya itu dari samping.


Meskipun Merry masih merajuk tetapi ia tidak menolak pendekatan Alex.


Alex tidak terlalu pandai membujuk anak yang sedang kesal. Itu sebabnya dia hanya diam ketika melihat anak gadisnya ini yang sedang melakukan perang dingin sepihak terhadapnya.


Esoknya mereka bangun pagi dan sarapan bersama. Merry yang awalnya berusaha untuk tidak memperdulikan Alex  pada akhirnya harus luluh karena ia adalah anak manja yang membutuhkan perhatian.


Jadi bisa dibilang, dia telah mengangkat bendera putih dan kembali mencoba menjadi anak manja di depan Alex.


Alex hanya bisa terkekeh diam-diam ketika melihat itu. Sepertinya memang Alex berbakat membuat orang lain menyerah tanpa melakukan apa pun.


Setelah mereka sarapan, Alex kembali ke pekerjaannya yang biasa. Dia harus kembali mengurus wilayahnya.


Di ruang kerjanya, Alex kembali berhadapan dengan lembaran dokumen yang siap untuk dibaca dan ditandatangani.


Alex terkejut ketika ia mengetahui bahwa Justin sudah berada di ruang kerjanya terlebih dahulu.


Namun dia semakin kaget ketika melihat wajah orang itu.


"Justin, ada apa dengan wajahmu!?"


Kantung mata Justin terlihat hitam seolah seperti mata panda.


Dia juga terlihat lemas di depan Alex.


"Kamu belum tidur seharian?"


Justin hanya mengangguk sebagai balasan dari jawaban Alex. Dia tidak punya tenaga lagi untuk menjawab.

__ADS_1


"Hah ... sial, aku memintamu untuk bekerja keras tetapi bukan berarti kau harus menyiksa dirimu sendiri dengan seperti ini," ucap Alex.


Setelah mendengar ucapan Alex, Justin pun memberi hormat lalu ia berjalan keluar dari ruang kerja dengan sempoyongan.


Alex menjadi khawatir jika orang itu jatuh di tengah jalan. Jadi dia pun berkeliling untuk mencari pelayan yang mau menemani Justin.


Setelah semua itu selesai, Alex kembali ke ruang kerjanya untuk membaca dokumen-dokumen baru.


Beberapa dokumen berisi mengenai laporan terkini tentang Alexandreia. Mencakup jumlah populasi, budak, dan kesiapan infrastruktur.


Selain itu terdapat pula dokumen yang berisi izin untuk membuat sebuah kebijakan. Misalnya Alexandreia Investment yang memberikan surat izin untuk menjual beberapa aset dalam portofolio mereka. Ini terjadi karena sepertinya Alexandreia Investment mengalami masalah likuiditas sehingga mereka membutuhkan aset lancar untuk segera melakukan akuisisi.


Seperti perintah Alex sebelumnya, setelah ia mendapat list perusahaan pedagang lepas pantai yang memiliki kapal, ia segera memerintahkan Alexandreia Investment untuk mencari perusahaan dengan potensi terbaik dan segera melakukan akuisisi.


Berdasarkan perintah itu, mereka mendapat sebuah perusahaan yang disebut Rich-Whales, sebuah perusahaan lepas pantai yang fokus pada jasa transportasi laut untuk penumpang dan barang. Perusahaan ini diketahui memiliki tiga buah kapal dengan jenis caravel[2] dan satu cog[3].


Sepertinya  Alexandreia Investment berusaha menjauhi perusahaan yang menggunakan kapal-kapal dayung. Walaupun kapal layar memiliki harga yang relatif lebih mahal tetapi umumnya jenis kapal ini cenderung memiliki daya tampung lebih banyak disebabkan karena kuota tampungan mereka tidak diisi oleh anak buah kapal yang terlalu banyak. Sementara untuk kapal dayung, sebagaimana namanya, itu membutuhkan tenaga kerja yang tidak sedikit. Walaupun umumnya kapal jenis ini cenderung memiliki jadwal yang lebih tetap karena mereka tidak bergantung pada tenaga angin semata, tetapi sudah dibuktikan bahwa kapal dayung menjadi semakin tidak efisien terutama dalam pelayaran laut lepas.


Mungkin saat ini dunia perkapalan Midgard sedang mengalami masa-masa pencerahan. Dimana secara perlahan kapal layar menjadi lebih mendominasi dan mengakhiri superioritas kapal dayung semenjak era Empiria.


Sementara untuk laporan lainnya, Alex membaca sebuah laporan mengenai persiapan Alexandreia Bank untuk segera beroperasi. Pada awalnya Alex berencana untuk membangun bangunan baru sebagai kantor pusat Alexandreia Bank tetapi ia ingat, di Hadalon banyak bangunan-bangunan megah yang sudah ditinggalkan dan dijual dengan harga murah. Jadi ini adalah kesempatan emas. Dengan cepat Alex membeli begitu banyak properti yang mungkin bisa dibilang 80% lebih rendah dari harga pasar. Mungkin ini adalah manfaat tak langsung dari sebuah wabah. Jadi dia menggunakan salah satu gedung yang baru saja dibeli sebagai kantor Alexandreia Bank. Dulunya bangunan itu adalah bangunan milik sebuah serikat dagang ventura. Sepertinya mereka sudah keluar dari daerah ini dua tahun lalu.


Jika bank ini sudah beroperasi, maka Alex harus segera menemui nasabah-nasabah potensial. Untungnya Alex sudah mencatat nama-nama mereka.


Terakhir Alex juga membaca laporan keamanan county. Laporan ini dibuat oleh Rain. Sebelumnya, Alex telah menginstruksikan kepadanya untuk melakukan rekrutmen prajurit baru. Berkat wabah ini, banyak prajurit dan para petinggi militer Canadia yang tewas atau melarikan diri. Adapun yang masih bertahan umumnya akan pergi dari daerah ini menuju wilayah Marquess Hornwall. Sepertinya mereka lebih mempercayai para marquess daripada Alex sebagai penguasa baru mereka. Jadi mau tidak mau untuk mengisi kebutuhan militer dan keamanan, Alex harus membuka pendaftaran besar-besaran.


Note:


Matryoshka[1] merupakan boneka khas Rusia yang dapat diisi dengan bentuk boneka-boneka yang sama namun dengan ukuran yang lebih kecil.


caravel[2]  adalah kapal layar yang dibuat oleh Portugis pada abad ke-13. Memiliki panjang 12 m hingga 18 m dengan kapasitas dapat menahan beban hingga 60 ton. Jenis kapal ini digunakan oleh Christopher Colombus dalam melakukan ekspedisi tahun 1492.


cog[3] adalah sejenis kapal layar yang digunakan oleh negara-negara Eropa Utara pada abad 10 s/d 12.  Memiliki panjang 15 hingga 25 meter dengan lebar 5 s/d 8 meter.  Dalam sejarahnya, cog digunakan untuk menggantikan jenis kapal viking yang  telah terlebih dahulu eksis.

__ADS_1


__ADS_2