
"Jadi, apa kamu yakin ini akan berhasil?" tanya Alex dengan ragu kepada seorang penyihir tua bernama Warfoy.
Pada suatu malam, Warfoy bertemu dengan Alex. Ia membahas mengenai kerjasama antara Norchaster dan Alex. Seperti yang Alex duga, apa yang diminta oleh Norchaster kepadanya berasal dari kepentingan Serikat Penyihir.
Alex tidak terkejut lagi ketika ia sadar bahwa Warfoy juga merupakan pihak yang tahu isi kesepakatannya dan Norchaster.
"Benar Tuan. Saya sudah memikirkannya. Ini akan baik-baik saja. Kita akan menggunakan Invisible Cloth dan menggunakan magic item untuk melewati tembok Hadalon."
"Hmm ...."
Alex masih ragu.
"Tapi tetap saja, mengapa memilih siang hari, bukan malam hari? Apa menurutmu waktunya terlalu tidak sesuai jika ingin menyusup ke kota," tanya Alex.
"Sebenarnya kami juga menyadarinya Tuan. Namun penyihir bukanlah assassin yang memiliki skill mobilitas yang tinggi. Selain itu, kami juga bukan ranger yang memiliki sensibilitas yang baik. Jadi siang hari merupakan satu-satunya waktu yang tepat untuk menyusupi kota."
"Bilang saja karena Eagle Sensing tidak bisa digunakan pada malam hari."
Warfoy hanya bisa tertunduk malu. Bagaimanapun Eagle Sensing merupakan salah satu item kebanggaan Serikat Penyihir. Sehingga ketika ketika Alex mengatakan kelemahan benda itu menyebabkan pukulan mental bagi para penyihir salah satunya Warfoy.
"Hah ... baiklah, anggaplah aku mengikuti rencana kalian, lalu bagaimana kalian menjelaskan ketidakhadiranku kepada para atasan jika mereka berusaha mencariku."
"Jangan khawatir Tuan. Kami dapat memberikan alasan bahwa Tuanku sedang mengadakan rapat darurat dengan para kepala penyihir di fraksi Serikat Penyihir. Saya yakin mereka akan menerima alasan itu."
Dapat dikatakan berkat adanya segmentasi yang sangat jelas antara fraksi atau institusi dari para prajurit, mereka memiliki kesulitan dalam memberikan informasi dengan prajurit dari institusi lain. Akibatnya akan sangat sulit bagi para petinggi militer yang memimpin misi ini tanpa persetujuan oleh perwakilan institusi itu sendiri.
"Hah, baiklah, jadi kapan kita akan melakukannya?"
"Tiga hari dari sekarang Tuanku. Saya harap hal itu tidak mengganggu Tuanku," ucap Warfoy.
Setelah tidak ada yang dibicarakan lagi, Alex keluar dari tenda. Ini adalah tenda pribadi milik Warfoy selaku pemimpin penyihir dari serikat penyihir. Sebelumnya, ia memohon berbicara empat mata dengan Alex ketika Alex sedang memeriksa kinerja Eagle Sensing.
Ketika Alex keluar, ia melihat dua penyihir yang bertugas menjaga pintu tenda. Di lengan salah satu penyihir itu terdapat sebuah magic item dengan kelas high. Itu adalah magic item yang menyerupai arloji yang memiliki kemampuan untuk menggunakan mantra [Silent] sehingga pembicaraan Alex dan Warfoy tidak akan dapat didengar oleh pihak luar.
Hari yang ditentukan pun tiba, Alex telah berada di tempat yang dijanjikan. Itu masihlah kawasan dari pos Serikat Penyihir. Ia diminta masuk di tempat pertemuan. Walaupun hanya rapat palsu, pada kenyataannya semua petinggi penyihir dari prajurit serikat penyihir berkumpul. Sepertinya mereka berusaha untuk membuatnya serealistis mungkin.
Rapat pun dimulai layaknya rapat pada umumnya dimana mereka mulai memberikan pendapat dan rencana untuk kedepannya. Namun ketika waktu istirahat, Warfoy dan Alex secara diam-diam pergi.
Sebelum memberikan magic item, keduanya terlebih dahulu mengenakan baju hazmat masing-masing.
Baju pengap sialan ini lagi, pikir Alex.
__ADS_1
"Tuan, gunakanlah ini."
Warfoy memberikan sepasang sepatu kepada Alex. Sepatu itu adalah middle magic item yang bernama Wing Shoes. Wujud benda itu adalah sepatu berwarna kecoklatan yang memiliki sepasang sayap putih seperti sayap merpati. Wing Shoes mirip seperti sepatu dewa Hermes tetapi tentunya memiliki spesifikasi yang lebih rendah. Wing Shoes adalah magic item yang mampu menghasilkan mantra tingkat tiga [Fly]. Mantra [Fly] adalah sebuah mantra yang mampu membuat penggunanya terbang di udara. Namun kelemahan mantra ini adalah kecepatannya. Kecepatan terbang [Fly] cukup lambat sehingga penggunanya rentan terhadap serangan jarak jauh seperti milik para ranger.
Alex mengambil sepatu itu dan langsung menggunakannya tanpa bertanya.
Warfoy kemudian memberikan lagi sebuah jubah kepada Alex. Jubah itu bernama Invisible Cloth. Sebuah Middle Class Magic Item yang dapat menghasilkan mantra tingkat tiga [Invisible] yakni sihir yang membuat penggunanya tidak terlihat selama durasi tertentu tergantung dari jumlah mana yang digunakan.
Setelah mengenakan semua item yang dibutuhkan, Warfoy membantu Alex mengaktifkan semua item itu.
"Tuan, sebaiknya Anda memegang jubah saya. Ketika itemnya diaktifkan, kita tidak akan dapat melihat satu sama lain," ucap Warfoy.
"Baik."
Tiba-tiba tubuh keduanya mulai transparan dan tidak terlihat oleh siapapun.
Kemudian, dengan meneriaki [Fly], keduanya mulai melayang ke langit.
Dengan kecepatan yang tidak terlalu cepat, Alex dapat melihat semua yang berada di bawahnya dengan sangat jelas. Namun dia tidak terlalu takjub terlebih sebagai archdeus, dia pernah melihat sesuatu yang jauh lebih menarik dari semua ini.
"Jadi dimana orang-orang Norchaster itu?" tanya Alex.
"Dengan menggunakan Eagle Sensing dan bantuan dari para penyihir spiritual serta oracle, kami berhasil menemukan tempat mereka yakni di wilayah penyimpanan makanan," ucap Warfoy.
Selagi mereka melayang di langit, keduanya mengobrol dengan ringan.
Dari atas, Alex dapat melihat suasana kota yang hening tanpa satu pun orang yang berlalu lalang.
"Sulit dipercaya, kota yang dulunya sangat ramai kini sepi seperti kota mati."
Pikiran Alex diwakili oleh gumaman Warfoy. Dia juga terkejut melihat suasana kota yang tidak lagi hidup ini.
"Tuan, apa menurut Anda masih terdapat orang yang hidup di sini?" tanya Warfoy.
"Entahlah, tetapi yang jelas sesuai arahan kalian, pastinya orang-orang suruhan Norchaster masih hidup atau setidaknya mereka masih bernapas."
"Iya, Tuan Anda benar."
Setelah terbang cukup lama, keduanya akhirnya sampai di pusat penyimpanan makanan Canadia. Terdapat begitu banyak gudang di sana.
Keduanya akhirnya turun dan melihat-lihat lingkungan gudang yang ada. Mereka juga melepaskan efek dari Invisible Cloth.
__ADS_1
"Jadi bagaimana kita menemukan mereka?" tanya Alex.
"Ya ... itu ... mungkin kita harus memeriksa gudangnya satu persatu."
"Jadi kalian belum memikirkan hingga sejauh itu?" tanya Alex.
Warfoy menjadi malu. Itu karena kenyataannya rencana yang telah diatur oleh orang-orangnya ternyata tidak seratus persen akurat. Pada akhirnya mereka masih harus berusaha menemukan orang-orang itu. Untungnya dia mengenakan baju hazmat sehingga rasa malunya dapat ditutupi.
Keduanya berkeliling melihat lihat gudang satu per satu.
Mereka memeriksa setiap isi gudang. Entah itu dengan mendobrak pintu gudang atau mengintip dari celah kayu di gudang yang ada.
Dikarenakan mereka tidak lagi menggunakan Invisible Cloth, mereka dapat berpencar untuk menemukan lokasi orang-orang yang mereka cari. Mereka berdua sepakat untuk kembali bertemu di titik mereka berdua mendarat tadi.
Namun pada akhirnya Warfoy kembali dengan hasil yang tidak memuaskan.
"Maaf Tuan, saya tidak dapat menemukan mereka," ucapnya.
"Tidak apa, ikuti aku," ucap Alex.
"Anda menemukan mereka?!" ucap Warfoy dengan antusias.
Alex hanya mengangguk. Ia kemudian mengingatkan.
"Oh ya, jangan lupa kenakan Invisible Cloth-mu."
"Maaf Tuan, tetapi kenapa kita harus kembali menggunakan item itu?"
"Lakukan saja."
"Baik!"
Setelah mengaktifkan kembali Invisible Cloth, kedua pergi tentunya Alex kali ini adalah orang yang menuntun. Sementara Warfoy harus mengikuti dengan memegang jubah Alex agar tidak terpisah.
Sebenarnya Alex sudah lama menemukan tempat persembunyian orang-orang Norchaster itu. Itu semua berkat skill-nya yang bernama [Eyes of Esoteric] yakni kemampuan untuk melihat energi seperti aura dan mana. Kebetulan orang-orang Norchaster itu adalah pengguna energi supranatural sehingga Alex dapat mudah menemukan mereka dengan melihat aliran energi di tubuh orang-orang itu. Namun tentunya Alex belum yakin kalau orang yang dia lihat berasal dari Norchaster. Itu karena dia sama sekali tidak memiliki informasi apa pun mengenai orang-orang itu dari Serikat Penyihir atau pun secara langsung dari Norchaster. Itu sebabnya dia menyuruh Warfoy mengenakan Invisible Cloth untuk berjaga-jaga jika ternyata orang yang dia temui bukanlah yang mereka cari.
Namun anehnya Alex tidak langsung memberitahukan Warfoy. Ia hanya menunggu dan melihat orang tua itu berkeliling di sekitar kawasan gudang. Mungkin Alex hanya ingin mengerjainya.
"Akhirnya kita sampai," ucap Alex.
"Sungguh? Benarkah Tuan?" balas Warfoy yang bertanya dengan bingung.
__ADS_1
Tepat di hadapan Alex adalah sebuah gudang dengan pintu yang tertutup. Namun ia dapat melihat dengan jelas terdapat orang-orang dengan kemampuan supranatural di dalamnya.