
Viscounty of Breakssex, County of Otilia
Viscounty of Breakssex merupakan satu-satunya viscounty yang ada di kawasan utara Otilia. Normalnya hanya berpenduduk kurang lebih 3.000 orang tetapi kini jumlah itu membengkak menjadi hampir tiga kali lipat.
Penyebabnya dapat dengan mudah dilihat dari bendera setiap kelompok prajurit yang ada.
Selain bendera milik Kebangsawanan Otilia dan bendera Viscounty of Breakssex, terdapat beberapa bendera lainnya seperti dari bangsawan pada wilayah utara County yakni Barony of Hackshiled dan dari wilayah barat berupa Viscounty of Arlouis dan Barony of Enthing.
Namun tentunya semua pasukan itu bukanlah pasukan dari reguler. Justru dapat dikatakan sekitar 70 s/d 80% adalah para partisan. Mereka semua adalah kelompok yang menyatakan diri sebagai pasukan pembebasan dan loyalis dari Countess.
Sama halnya dengan kelompok yang lebih memilih memberontak kepada countess tentu terdapat kelompok yang memiliki rasa kesetiaan terhadap sang countess.
Walau demikian, jumlah ini masihlah tidak mencukupi untuk melakukan serangan balasan. Terlebih kini secara politik para bangsawan dari County of Otilia telah resmi terpecah belah.
Kejatuhan Kota Revouille dan hilangnya countess, sudah lebih dari cukup untuk beberapa bangsawan menyatakan kesetiaannya terhadap tuan mereka yang baru. Otilia memiliki 2 viscounty dan 10 barony. Diantara kesemuanya, lima wangsa yang membelot dan menyatakan kesetiaan mereka kepada Peter. Diantaranya adalah Barony of Pierreuilly, Barony of Ergne, Barony Ducoumont, Barony of Holtown, dan Barony of Victurnies.
Selain itu terdapat beberapa bangsawan rendah lainnya yang memilih untuk netral. Kenetralan ini tentunya menyebabkan mereka menjadi target yang diinjar oleh kedua pihak.
Namun kemarin seorang pembawa pesan datang ke mereka sambil membawa sepucuk surat yang berisi kedatangan dari pasukan Barony of Orbelin dan Barony of Deboville. Sehingga 2 dari 3 bangsawan yang tersisa memilih untuk mendukung pihak Otilia. Sementara Barony of Emileschi menjadi satu-satunya daerah bangsawan yang menyatakan netral.
Selain itu, melalui dari surat yang sama, mereka mengetahui bahwa Nona Muda mereka akan kembali dengan membawa dua bangsawan agung dari Fertiphile dan Morhust.
Berita itu tentunya membuat moral para bangsawan dan petinggi militer menjadi meningkat.
Gerald Firenze Arlouise, adalah seorang viscount dari Arlouise. Walaupun viscounty-nya telah jatuh, setidaknya dia dan keluarganya dapat menyelamatkan diri. Dengan masih hidupnya dirinya maka masih ada harapan untuk kembali merebut daerahnya.
Sebagai viscount muda, dia telah membuktikan kesetiaannya kepada sang countess dengan tetap menyatakan dukungannya dan masih tetap berpartisipasi dalam perang.
Kini setelah kejatuhan Otilia, dia telah memegang posisi sebagai wakil komandan tertinggi yang berarti dia adalah orang ke-2 paling berpengaruh, terutama setelah Viscount of Breakssex berhasil ditangkap oleh pasukan musuh.
Gerald pada awalnya adalah orang yang sangat menentang saran untuk melarikan diri dari Kota Revouille. Namun ketika dia melihat kondisi sang countess, dia dan beberapa bangsawan yang setia lainnya pada akhirnya harus melarikan diri pada malam sebelum penyerangan.
Ini adalah hal yang sangat memalukan. Terutama bagi dirinya yang merupakan seorang eques. Yah, Gerald kini menjadi satu-satunya bangsawan di Otilia selain keluarga countess yang memiliki kelas eques. Sehingga dengan kelasnya yang langka membuatnya memiliki harga diri yang tinggi.
Saat ini dia berdiri di alun-alun untuk menyambut anggota baru mereka.
Setidaknya 3.000 pasukan tambahan telah bergabung menandakan mereka kini memiliki setidaknya 11.000 pasukan.
Pasukan baru itu berasal dari Barony of Orbelin dan Barony of Deboville.
Namun apa yang membuatnya lebih terkejut adalah tokoh-tokoh utama dalam kelompok itu.
"Nona Muda ... Viscount Breakssex ... dan ...."
__ADS_1
Gerald melihat sosok pria yang paling eksentrik dari semua. Dia adalah seorang pria muda dengan rambut pirang dan armor yang terlihat sangat mahal. Namun apa yang lebih membuatnya terkejut adalah pria itu mengendarai seekor drake!
Siapa pria itu? Apakah dia bangsawan dari Fertiphile? Atau mungkin dari Morhust?
Siapapun orang itu, Gerald yakin dengan orang seperti itu di pihak mereka, pasti kemenangan ada di tangan mereka.
Clotildy dapat merasakan semangat membara dari semua orang. Semuanya adalah orang-orang yang tetap setia kepada dia dan keluarganya.
Kini dengan tampilannya sebagai pemimpin pasukan, Clotildy telah menggunakan full armor-nya. Dia menggunakan magic armor dengan tipe high item class.
Clotildy turun dari kuda perangnya kemudian diikuti oleh yang lain. Bahkan Regis pun turun dari drake-nya.
Semua orang itu disambut dengan penuh hormat oleh Gerald dan para lords yang ada.
"Nona Muda, saya senang Anda kembali, Nona."
"Tuan Muda- tidak, maksudku Lord Arlouise. Terima kasih tetap setia dan telah mendukung ibunda selama ini."
"Nona, Anda tidak perlu mengucapkan terima kasih. Ini telah menjadi tanggung jawab saya."
Clotildy kemudian memperkenalkan Alex dan Regis kepada Gerald.
"Tuan Governor dan Tuan Muda Tertua Morhust, ini adalah Lord Arlouise. Dia adalah orang kepercayaan dari Lady Otilia."
"Tuan Muda Tertua Morhust dan Tuan Governor yang mulia, dengan melihat keagungan dari Tuanku, atas nama Wangsa Arlouise, saya dengan hati terdalam mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya telah sudi mengulurkan anugrah bantuan kepada kami."
"Tidak masalah Lord Arlouise. Kalian pantas mendapat berkah anugrahku," ucap Regis.
Tuan Muda Tertua Morhust, Bukankah itu berarti pria ini adalah pemimpin de facto dari County of Morhust? Lalu Governor yang dimaksud oleh Nona ... apakah itu maksudnya adalah perwakilan dari Fertiphile?
Gerald melirik ke wajah pria yang bergelar sebagai Governor. Dia belum pernah melihat wajah orang ini. Pria itu memiliki rambut hitam dan bermata merah. Selain itu tubuhnya sangat besar seperti beruang. Sepertinya karisma dari Regis telah memudarkan orang besar ini.
Pria yang dipanggil sebagai Governor juga menjawab dengan sangat formal.
"Sebagaimana yang disabdakan oleh Tuanku, saya juga tidak masalah untuk mengunjungi wilayah Otilia dan taklukkannya."
Gerald sudah cukup banyak mendengar mengenai prestasi dari Tuan Muda Tertua Morhust tetapi dia sama sekali tidak mengetahui prestasi dari Governor Fertiphile. Seingatnya, Count Fertiphile memiliki tiga orang putra. Namun dia tidak tahu governor yang saat ini berdiri di hadapannya anak keberapa.
"Lord Arlouise, saya mendengar bahwa ibunda telah berhasil selamat, apakah ... ibunda baik-baik saja?"
Clotildy bertanya dengan ragu. Dia khawatir harus mendengar jawaban yang tidak ingin dia dengar.
"Nona, Yang Mulia Countess berada dalam keadaan stabil. Tidak perlu khawatir. My Lady saat ini beristirahat sehingga memerintahkanku untuk menyambut Keagungan Tuan-Tuan Yang Teramat Mulia."
__ADS_1
Beban di pikiran Clotildy menjadi lebih ringan setelah dia mendengarnya.
Mereka kemudian masuk ke mansion. Tentunya sebagai pemilik mansion, Viscount Breakssex berjalan di samping para bangsawan agung.
Mereka sampai di depan pintu kamar dari sang countess.
"My Lord, Yang Mulia Countess telah menunggu," ucap Gerald.
Prajurit yang bertugas untuk mengawal countess membuka pintu.
Di dalam ruangan itu, sang countess saat ini sedang duduk di sebuah kursi dengan dikawal oleh dua knight di kanan dan kiri.
Semua orang datang lalu memberi hormat kepada sang countess.
Setelahnya, para bangsawan peerages seperti baron dan viscount duduk di sofa lebar. Sementara bangsawan rendah seperti Victor dan Stephen, bahkan bangsawan agung seperti Alex, Regis, dan Clotildy yang masih belum memiliki gelar hanya berdiri dengan tegap. Adapun peringkat lainnya seperti Sir Otto dan rakyat jelata seperti Barnard secara otomatis berlutut untuk memberikan penghormatan kepada countess.
"Yang Maha Mulia Matriark, saya Clotildy D'Magnarie Otilia menghadap Keagungan Matriark setelah melaksanakan titah Keagungan Ibunda."
Pada tahap ini, Clotildy berusaha seformal mungkin tetapi diam-diam dia mengamati kondisi ibunya.
Euginie masih terlihat cantik tetapi wajahnya sedikit lebih pucat dari biasanya. Selain itu sebagian rambutnya yang berwarna pirang kini berubah menjadi putih.
"Clotildy sayang, ibu sangat senang kamu bisa kembali dengan selamat."
"Ibu, saya telah melaksanakan perintah Ibu. Di hadapan Ibu sedang berdiri para bangsawan agung yang menjadi representasi dari Keluarga Fetiphile dan Keluarga Morhust."
Setelah ucapan Clotildy selesai, Alex membungkuk hormat di hadapan countess. Walaupun sebagai archdeus tindakan seperti ini cukup memalukan tetapi dia sepertinya sudah sedikit terbiasa setidaknya dia tidak harus melakukan gerakan sembah layaknya menyembah para dewa lemah di kuil.
"Yang Maha Mulia My Lady Otilia, saya Alexander Ivanov Fertiphile, Governor bagi Fertiphile dan taklukkannya menghadap Keagungan Yang Mulia Matriark. Sebagaimana yang telah dilazimkan oleh saya atas nama Yang Maha Mulia Patriark Fertiphile, semoga Yang Maha Mulia Matriark berkenan menerima sumpah persahabatan dari saya dan pasukan saya."
"Yang Mulia Tuan Governor saya Countess Eugenie de'Pauline Otilia mengucapkan terima kasih yang sangat mendalam atas anugrah bantuan Tuan Governor. Semoga hubungan wilayahku dan wilayah Fertiphile dapat semakin erat dengan anugerah dan kehendak kebijaksanaan Yang Mulia Governor."
"Yang Mulia Matriark, sebagaimana sabda Anda, saya juga menghendaki hal demikian."
Eugenie mengenal Alex. Dia adalah anak pertama dari Count Fertiphile. Namun tidak terlalu mengenal jejak prestasi dari Governor yang bernama Alex ini. Sebaliknya, Alex diceritakan sebagai anak yang penuh kontroversi. Sebagai anak yang berasal dari seorang swordmaster, kemampuan berpedang Alex sering dikatakan menyedihkan. Namun tentunya Eugenie tidak mungkin membahas yang demikian. Dengan kehadiran Alex sudah mengindikasikan bahwa dia dan wilayahnya sama sekali tidak ditinggalkan oleh koalisi.
Setelah Alex memperkenalkan diri kini giliran Regis. Dia memperkenalkan diri sebagaimana yang dikatakan oleh Alex.
Setelah keduanya selesai, Euginie sekali lagi mengucapkan terima kasih kepada keduanya dan menawarkan untuk membuka pejamuan. Tentunya Alex dan Regis tidak keberatan.
Kemudian mereka pun sampai pada topik yang cukup penting.
"Yang Mulia Governor dan Yang Mulia Tuan Muda Morhust, saya dengan rendah hati meminta uluran tangan dari Tuanku berdua untuk membantu saya dan pasukan saya dalam pertempuran yang akan datang. Kota Revouille yang merupakan ibu kota dari county saya telah jatuh sehingga saya dan pasukan saya harus melakukan evakuasi ke Viscounty of Breakssex. Namun kami menyadari bahwa kami telah diketahui dan saya yakin musuh sedang dalam perjalanan melakukan pengejaran," ucap Euginie.
__ADS_1