THE ARCHDEUS

THE ARCHDEUS
CONVINCE ME(2)


__ADS_3

Joan akhirnya mendapat izin untuk bertemu dengan sang penguasa County of Morhust.


Dia sudah menunggu selama satu bulan lebih.


Kekuasaan dari County of Morhust secara de facto berada pada anak tertua dari sang count yakni Regis Evangelos Morhust.


Disebabkan oleh kesehatan count yang terus memburuk, Regis telah berkuasa di county dengan sangat mulus. Bahkan sudah hampir dipastikan, kecuali jika dia gugur saat perang, Regis akan menjadi count berikutnya.


Dan pada hari ini, Joan de Rosse Orbelin, pengawal setia dari Putri Pewaris dari Countess of Otilia akan menjumpai pria itu.


Sebagai seorang knight, tentu saja Joan bangga dengan armor yang ia kenakan.


Ia berencana menggunakan equipment berupa baju perang alih-alih pakaian mewah untuk menemui Regis. Itu karena selain menunjukkan kebanggaannya terhadap posisinya, juga untuk membuatnya lebih percaya diri.


Dia membawa setidaknya 5 knight lain.


Jika sesuai jadwal, pihak mansion akan menjemput mereka pada pagi hari dengan kereta kuda.


Oh, selama berada di kota ini, yaitu Kota Harderborg, Ibukota County of Morhust, kesan pertama yang Joan dapatkan adalah kota ini sangat mewah.


Memang tidak semawah dari ibukota negara, tetapi jika dibandingkan dari ibukota dari county sekitarnya, dapat dikatakan pembangunan di county ini paling pesat.


Banyak bangunan tinggi di sini. Selain itu apa yang membuatnya sangat  kaget adalah di county ini terdapat banyak pedagang yang menjual budak non-manusia.


Artinya banyak budak dari ras seperti elf hingga beastman di sini.


Kota ini jauh lebih plural dari kota sekitarnya.


Sehingga ketika kereta yang menjemput mereka datang, dan mereka dibawa ke mansion, Joan sudah tidak kaget lagi melihat pemborosan luar biasa dari kemewahan mansion.


Dia bisa menjamin, mansion ini hampir mirip dengan istana sang Raja.


Bahkan jauh lebih boros.


Di halaman depan mansion, Joan dan kelompoknya dapat melihat magic beast langka yang diikat dengan rantai sihir.


Diantara semua hewan itu, Joan dapat mengenali satu.


hewan yang paling besar dengan tubuh layaknya reptil. Hewan itu adalah seekor drake.


Memiliki ukuran setidaknya 3 meter. Drake merupakan salah satu jenis dari spesies naga.


Mereka lebih banyak dikenal sebagai naga tanah karena mereka memiliki sayap dan tidak dapat terbang. Jadi mereka lebih banyak mengandalkan kekuatan kaki dan gigitan mereka untuk menyerang.


Joan tidak terlalu tahu jenis drake apa yang ada di mansion ini tapi setidaknya dia ingat bahwa sama halnya wyvern, seekor drake rata-rata diklasifikasikan dalam tingkat high class. Namun karena kelangkaannya, bahkan bangsawan setingkat duke belum tentu memilikinya.


Adapun untuk habitatnya, drake kebanyakan hidup di wilayah stepa sehingga mereka kebanyakan berada di kawasan Laurentia Timur seperti di beberapa kawasan di negara United States of Avargia dan negara-negara berbentuk kekhanan seperti Khanate of Kyo-Ta dan Khanate of Bay-Ad.


Joan turun dari kereta.


Mereka langsung disambut oleh kepala pelayan.


Berbeda dari kepala pelayan kebanyakan, kepala pelayan di sini adalah seorang wanita muda.


"Nona Orbelin, kami menyambut Anda di county kami. Semoga Anda memiliki pengalaman yang baik di sini."


Kepala Pelayan itu membungkuk hormat kepada Joan dan anggotanya.

__ADS_1


Joan dan yang lainnya juga membalas membungkuk.


"Mohon maaf Nona dan para ksatria, tetapi untuk masuk ke mansion tuanku, membawa senjata tidak diizinkan. Jika tidak keberatan saya harap nona bisa menitipkan senjata nona dan tuan-tuan ksatria yang terhormat.kepada kami."


Joan tahu itu. Ini adalah hal lumrah sebagai prosedur keamanan.


Joan memang sengaja membawa senjatanya, itu karena dia tidak nyaman meninggalkan senjatanya di penginapan.


Ternyata bawahannya yang lain juga memikirkan hal serupa.


Jadi bisa dibilang mereka lebih mempercayai pihak mansion menjaga senjata mereka daripada pihak penginapan.


Senjata mereka diambil oleh para ksatria yang menjaga mansion.


"Nona dan Tuan-tuan ksatria, jangan khawatir. Kami menjaga senjata kalian dengan baik," ucap kepala pelayan.


"Baik, terima kasih," ucap Joan.


Mereka masuk ke dalam mansion dengan kepala pelayan sebagai pemandu mereka.


Kesan pertama ketika mereka melihat interior mansion adalah ....


Sangat majestic!


Joan dapat melihat gantungan lampu, bingkai foto, bahkan langit-langit yang terapisi emas.


Selain itu, berbagai jenis patung yang terbuat batuan marmer putih. Selain itu, dia dapat melihat hiasan lain berupa guci yang dipenuhi oleh mana stone yang beraneka ragam. Sepertinya mana stone ini telah diolah sedemikian rupa sehingga menghasilkan warna yang cerah.


Joan menyadarinya, tidak hanya emas. Hampir semua interior juga menggunakan mana stone!


Joan menelan ludah ketika dia melihat mana stone yang sangat mahal kini hanya menjadi pajangan rumahan.


Tidak hanya dia, para bawahannya juga cuma tercengang dan menelan air liur mereka ketika melihat mana stone berkualitas tinggi cuma digunakan sebagai pajangan.


Bahkan mansion dari Countess of Otilia tidak semewah ini!


Ketika Joan dan yang lain masih ternganga dengan segala kemewahan, mereka melihat sebuah batu mana yang cukup besar berada dalam sebuah etalase. Setidaknya seukuran setengah telapak tangan di pajang di di atas meja besar sendirian. Tidak ada pajangan lain di atas meja tersebut selain batu mana itu.


Kepala pelayan menyadari keheranan mereka. Jadi dia pergi mendekati batu mana itu kemudian menjelaskan kepada mereka.


"Nona dan tuan-tuan ksatria yang terhormat, ini adalah mana stone pertama yang ditemukan oleh Tuanku. Tuanku dan Tuan Muda Tertua Fertiphile menemukan batu mana ini dan mengawali era pertambangan di county ini."


"Tuan Muda Tertua Fertiphile?"


Alih-alih fokus pada penjelasan sejarah, Joan lebih tertarik dengan Tuan Muda Tertua Fetiphile. Ini bukan tanpa alasan. Sebagai county yang bertetangga dengan Otilia, tentu saja dia mengetahui beberapa hal mengenai Fertiphile. Namun dia tidak pernah mendengar prestasi dari tuan muda tertua Fertiphile. Kebanyakan berita hanya akan mengabarkan prestasi dari tuan muda kedua atau ketiga Keluarga Fertiphile.


"Tuanku dan Tuan Muda Tertua Fertiphile adalah teman yang sangat dekat. "


Kepala pelayan itu menjelaskan sambil tersenyum dengan profesional.


Joan hanya mengangguk.


Setelahnya, mereka pun dengan dibawa masuk ke dalam ruang pertemuan.


Di sana, mereka melihat Regis duduk dengan mulia di kursi pemimpin dan di kedua sisinya berdiri dua ksatria dengan equipment lengkap.


Joan dan keenam knight berlutut di depan Regis.

__ADS_1


Walaupun mereka adalah bangsawan, tetapi ketika saat bertemu dengan bangsawan agung seperti Regis, belum lagi Regis telah diangkat sebagai Pelaksana Tugas Kepemimpinan County menyebabkan mereka harus merendahkan diri.


Regis hanya mengangguk kepada mereka dan mengizinkan mereka bicara.


"My Lord, saya Joan de Rosse Orbelin, perwakilan dari County of Otilia mengucapkan terima kasih sangat mendalam karena telah mengizinkan saya untuk bertemu dan melihat Keagunganmu Yang Teramat Mulia," ucap Joan.


Terlebih dahulu dia harus memberi pujian kepada seorang bangsawan sebelum masuk ke inti pembahasan.


"Saya sebagai perwakilan County of Morhust juga mengucapkan terima kasih karena telah melakukan kunjungan khusus ke county kami yang tercinta. Ini mungkin sedikit terlambat, tetapi karena Anda sudah cukup lama tinggal di sini, saya yakin Anda dan teman-teman Anda mungkin rindu dengan masakan khas Otilia. Jadi jika kalian tidak keberatan, saya ingin mengundang kalian semua dalam perjamuan selamat datang."


"Tuanku, saya sangat bersyukur dengan keramah tamahan Tuanku. Namun jika Tuanku menghendaki, saya meminta izin kepada Tuanku untuk dapat mendengar dan membantu permasalahan yang mungkin membebani Tuanku."


"Tidak masalah. Kalian sudah jauh-jauh kesini. Katakan apa yang kalian butuhkan dariku dan county-ku."


Joan mengatakan secara ringkas keadaan terakhir yang terjadi pada daerah Otilia. Dia tidak memaparkan informasi secara detail mengenai jumlah korban tewas atau alat pertahan Otilia karena itu berhubungan dengan informasi rahasia county. Selain itu dia juga tetap mempertahankan harga diri county-nya dengan mengatakan semangat perjuangan dalam county Otilia tetap berkobar walaupun keadaan mereka tidak mendukung. Dia ingin mengatakan sesuatu seperti keputusasaan dan hal-hal yang membawa rasa iba.


"Jadi begitu. Baiklah, saya mengerti. Jadi apa tujuanmu datang ke county-ku?"


"Kami ingin mengajukan permohonan kepada Tuanku; Mereka mengatakan bahwa Tuanku memiliki prajurit-prajurit yang tangguh. Jika Anda tidak keberatan, kami memohon kepada Tuanku untuk mengirimkan pasukan dalam membantu bersama melawan invasi terhadap wilayah kami yang dilakukan March of Canadia."


Regis memegang dagunya seolah sedang memikirkan sesuatu.


"Seperti yang saya duga. Saya tidak ingin mengecewakan kalian, tetapi saya harus menjawab dengan jujur bahwa saya menolak permintaan itu."


"Bolehkah saya mengetahui alasannya?"


Regis hanya tersenyum pahit sambil mengetuk kecil mejanya.


"Saya rasa kamu sudah mengetahui apa yang terjadi di Duchy of Sandwealth kan?"


Joan tahu itu. Dia sudah mendengar meletusnya serangan dari Kerajaan Ibeltia. Namun dia masih berpegang teguh pada harapan kecil bahwa perang itu tidak akan memengaruhi bantuan yang akan mereka terima kedepannya.


"Iya Tuanku, kami mengetahuinya."


"Yah, jadi singkatnya, saya harus berkata jujur. Pihak royalty telah memaklumkan dekrit yang mewajibkan bangsawan untuk mengirim bantuan perang melawan Kerajaan Ibeltia. Sayangnya lokasi perangnya tidak jauh dari daerah kami sehingga secara moral kami harus memprioritaskan perang dengan Kerajaan Ibeltia. Saya tahu, fief war yang terjadi di county kalian dimulai pada awal musim semi sementara perang dengan Ibeltia meletus pada akhir bulan pertama musim semi. Sementara dekrit perang yang dikeluarkan oleh kerajaan kita adalah dua bulan setelahnya. Jadi bukannya saya tidak ingin meninggalkan sekutu yang berharga yakni County of Otilia, tetapi kegentingan nasional ini memaksa kami untuk memprioritaskan bantuan kepada Duchy of Sandwealth."


"Baik Tuanku. Saya menerima sepenuhnya kebijaksanaan Tuanku."


Joan tidak bisa menahan air matanya. Dia mengerti pertimbangan yang dilakukan oleh Regis tidaklah salah. Dia yakin, jika countess berada di posisi yang sama, dia juga akan memprioritaskan panggilan kerajaan daripada membantu wilayah yang sedang asik berebut kekuasaan feodal.


"Ada satu hal yang ingin aku tanyakan. Apakah kalian juga meminta bantuan kepada County of Fertiphile?"


"Maaf? Ah ... maksudku, iya Tuanku. Kami mengirimkan perwakilan kami kepada seluruh bangsawan agung di kawasan timur tenggara kerajaan."


"Bagaimana? Apa keputusan mereka?"


"Maaf Tuanku, pihak Fertiphile belum membuat keputusan apa pun."


Ini adalah berita terbaru yang Joan dapatkan. Dia tidak tahu mengapa Fetiphile belum memberikan kebijakan mereka terhadap fief war yang dialami oleh Otilia. Padahal yang dikirimkan kepada mereka adalah  Cotildy yang merupakan putri pewaris. Selain itu dengan lokasinya yang lebih dekat daripada Morhust, seharusnya kebijakan dari Fertphile jauh lebih cepat daripada di Morhust.


"Itu sebenarnya tidak terlalu mengejutkan. Count of Fertiphile adalah orang yang sangat membenci fief war. Bahkan dia berani menolak permintaan dari Duke of Sandwealth untuk membantu fief war. Jika aku jujur, apalagi dengan dekrit perang ini, saya pesimis Fertiphile akan menerima permintaan kalian."


Harapan Joan semakin terpukul ketika mendengar pandangan Regis. Dia ingin berlari dan menangis sepanjang hari di kamarnya layaknya gadis yang putus cinta. Namun dia hanya mengepalkan tangannya untuk menahan gejolak kekecewaan.


"Terima kasih Tuanku telah memberikan pandangan."


"Jika tidak ada lagi yang ingin dibicarakan kalian bisa pergi."

__ADS_1


Joan dan knight lainnya berdiri lalu membungkuk hormat kepada Regis sebelum meninggalkan ruangan.


__ADS_2