
Di salah satu negara yang memiliki peringkat teratas sebagai public enemy sedang diadakan sebuah momen bersejarah. Negara itu tidak lain adalah Perserikatan Kerajaan Evilten atau United Kingdom of Evilten, merupakan negara monarki yang saat ini dipimpin oleh satu penguasa yang bergelar sebagai Archlord atau The King of Twelve Constellations of Abyss from United Kingdom of Evilten atau sering disebut sebagai sang Dark Lord. Sayangnya demon yang bergelar panjang itu nyaris tidak pernah menunjukkan wujudnya setelah perang suci terakhir, maka semenjak itulah Evilten Kingdom menjadi sebuah kerajaan parlementer yang dipimpin oleh dua belas penguasa yang bergelar Lord. Para lord itu masing-masing sebenarnya adalah pemimpin dari 12 negara bagian di Kerajaan Evilten.
Kedua belas penguasa itu kini sedang berkumpul di ruang rapat yang terdapat di istana utama, Entombment. Para lord itu berasal dari berbagai jenis demonoid dan undead, seperti vampire, succubus, high demon, lich, dan draugr. Para lord itu duduk di sebuah konferensi meja bundar.
Dalam mengambil sebuah keputusan, umumnya para lord harus menghasilkan suara bulat atau dengan mengikuti suara mayoritas. Namun kondisi itu berbeda jika sang Dark Lord turun tangan. Ketika Dark Lord telah menetapkan sesuatu, maka keputusan itu bersifat mutlak dan mengikat.
Saat ini para lord sedang mendiskusikan sesuatu.
Mereka mengambil topik yang cukup tinggi, yaitu mengenai kondisi politik dan militer internasional. Topik itu pertama kali dibahas oleh seorang vampire berambut putih.
"Kerajaan Suci Yizantine Agung dan Kekaisaran Artemice telah kembali mengobarkan perang suci melawan kita."
Seorang Succubus yang terlihat memakai pakaian seksi bertanya kepadanya.
"Bagaimana dengan dua kekaisaran lain?"
"Kekaisaran Gredonia, Kekaisaran Iscaria dan Kekaisaran-kekaisaran di Timur belum mengambil tindakan. Tapi kemungkinan kedua kekaisaran manusia itu akan segera mengumandangkan hal yang sama," ucap sang vampire.
"Mmm ... itu mungkin karena konflik mereka yang ingin menjadi kekaisaran adidaya. Oh ... iya, aku juga dengar kabar jika Kerajaan Elvish dan kerajaan dwarf, Dwanorth, menolak ikut serta," ucap sang succubus.
Salah satu dari 12 lord lainnya yang merupakan seorang high demon bertanduk memberitahukan isi benaknya kepada para lord lain.
"Itu pasti karena mereka sudah tahu jika perang itu hanya perang sekuler belaka. Tapi aku yakin jika Kekaisaran Mancuria dan Kekaisaran Muramachi tidak akan menyatakan perang untuk saat ini, sebab mereka sedang berkonflik dengan Negara Serikat Avargia."
"Negara demihuman terbesar itu, ya. Kita saat ini sedang berdamai dengan mereka tapi bukan berarti kita tidak memperhitungkan mereka," ucap si succubus.
"Ya, tapi rasanya kita juga tidak perlu terlalu mengkhawatirkan Kekaisaran Iscaria. Karena si leper itu pasti lebih memilih untuk berdamai," ucap sang high demon.
__ADS_1
"Itu memang masuk akal, tapi tidak ada salahnya untuk mewaspadai mereka juga, karena aku yakin umur si leper itu pasti tidak akan lama lagi. Walaupun begitu, aku tetap tidak mempercayai orang itu. Dia adalah orang yang bertanggung jawab atas pembunuhan ribuan pasukan elf dan dwarf, tapi kini ia seolah menjadi seorang duta perdamaian," jawab si succubus.
Para lord mengangguk karena setuju. Sang vampire kemudian membuka pembicaraan baru, yaitu mengenai kondisi pemerintahan Kerajaan Yizantine Agung, musuh utama mereka.
"Dari informasi yang kudapatkan, sang pontifex maximus telah melakukan konsili beberapa tahun lalu. Namun sampai sekarang tidak ada pernyataan yang terdengar."
"Apakah itu berhubungan dengan penetapan saints baru? Sepertinya di wilayah tengah benua muncul energi aneh seperti beberapa puluh tahun lalu yang muncul secara tiba-tiba," ucap seorang high demon.
"Aku rasa bukan. Itu adalah konsili yang jauh sebelum kemunculan energi kedua terjadi. Pertemuan para pontifex itu mungkin respon dari kemunculan energi pertama. Huh ... negara agamawiyah memang sangat sulit dipahami," ucap sang vampire.
Setelah mereka membahas mengenai hal-hal yang berbau perang, diplomasi, politik, ekonomi, dan sosial, tiba-tiba salah satu lord dari ras demonoid memberitahukan sesuatu.
"Energi kedua? Apa maksudmu jenis energi yang sama dari energi enam belas tahun lalu kembali muncul?"
"Aku mendapat laporan dari para necromancer dan astrologer jika beberapa puluh tahun yang lalu para undead dan demon yang di-summon mengalami ketidakstabilan energi, sama halnya dengan kondisi perbintangan dan itu pun masih terjadi."
"Apa kau tidak mengetahuinya? Sepertinya kamu terlalu sibuk dengan penelitianmu sehingga tidak selalu terlambat mendapatkan informasi terbaru," balasnya.
"Apa maksudmu?"
Lich itu bertanya dengan tidak senang. Wajahnya telah membusuk dengan dua bola api biru yang melayang di dalam lubang bola matanya terlihat jauh lebih menyeramkan sekarang.
Namun demonoid itu tidak takut sama sekali. Dia justru merespon dengan santai.
"Kami kurang memastikan, tapi ada kemungkinan itu adalah pertanda jika sebuah eksistensi kuat telah datang ke dunia."
Sontak para lord lain yang juga tidak tahu informasi itu merasa terkejut. Mereka mulai memikirkan kemungkinan-kemungkinan yang ada.
__ADS_1
"Apa itu pertanda datangnya kembali lagi sang pahlawan?" tanya sang succubus.
"Mustahil?! Bukankah enam belas tahun lalu ada hipotesis serupa yang menyatakan bahwa seorang pahlawan telah turun?" tanya lord lainnya.
"Sial, jika memang saat ini terdapat dua party pahlawan yang dipanggil, bukankah artinya bangsa humanoid dan demihuman akan semakin kuat?"
Bagi ras demonoid, setiap bangsa yang tidak terlahir dari kekuatan kegelapan adalah musuh. Itu sebabnya entah itu humanoid ataupun demihuman dianggap sebagai keberadaan yang harus dimusnahkan.
Umumnya setiap bangsa memiliki orang-orang terpilih yang mempunyai kekuataan di luar nalar atas berkat rahmat para dewa.
Setiap bangsa memiliki nama tersendiri untuk itu.
Bangsa humanoid seperti manusia, elf, dan dwarf memanggil orang-orang itu sebagai hero atau pahlawan.
Bangsa demihuman seperti orc, goblin, dan beastman memanggilnya sebagai sang champion.
Sementara demonoid seperti vampire, demon, dan undead memanggil eksistensi tersebut sebagai dark lord.
Terlepas dari semua panggilan berbeda itu, orang-orang terpilih itu memiliki satu karakteristik yang sama yakni bertarung demi keselamatan bangsa mereka masing-masing.
Umumnya walaupun demihuman dan humanoid saling bermusuhan, mereka akan membentuk aliansi bersama ketika melawan bangsa demonoid. Artinya bisa dikatakan demonoid adalah keberadaan yang paling dibenci oleh seluruh entitas di Benua Laurentia ini.
Dua keberadaan yang diduga memiliki kekuatan setara pahlawan telah terlahir di kawasan negara-negara manusia.
Artinya ini adalah ancaman nyata bagi para demonoid.
Di dalam ruangan itu, para lord yang menguasai dua belas negara bagian dari Kerajaan Evilten yang sering dianggap sebagai perwujudan Alam Iblis di Dunia masih tetap saling berbagi informasi satu dengan yang lain. Namun tidak ada yang sadar, di sebuah ruangan dengan corak gelap, sebuah sosok terlihat sedang duduk di singgasana. Sosok itu ditutupi oleh siluet kegelapan. Akan tetapi, di antara kegelapan itu, sinar merah darah terpancar jelas dari matanya.
__ADS_1