
Kota Hadalon adalah tempat di mana 1001 tawa dan 666 senyuman muncul. Kota ini adalah sentra perdagangan wilayah selatan dari Kerajaan Artchania. Karena selain menjadi gerbang transaksi bilateral bagi kerajaan, Kota Hadalon juga memiliki kekayaan alam yang bukan main. Kota ini berada dalam kekuasaan March of Canadia dengan geografi kota ini diapit oleh dua pegunungan besar, yaitu Pegunungan Magdala di utara dan Pegunungan Aindes di selatan. Berkat lokasinya itu, wilayah Kota Hadalon dan sekitarnya memiliki tanah yang subur karena berada pada ketinggian ideal serta didukung oleh curah hujan yang stabil. Itu sebabnya kota ini memiliki pertumbuhan terpesat bahkan dalam beberapa aspek jauh lebih baik daripada ibukota Kerajaan Artchania. Sayangnya semua itu tinggallah kenangan.
Kota Hadalon kini ibarat sebagai kota mati. 1001 tawa berubah menjadi 1001 tangisan dan 666 senyuman kini berubah menjadi 666 tangisan. Penyebabnya adalah kemunculan penyakit misterius . Para penyihir tipe divine utamanya para priest menyebut penyakit ini dengan nama Black Death . Entah sejak kapan tetapi sekarang lebih dari 17% populasi telah terjangkit di Kota Hadalon yang tercinta ini.
Menurut para penyandang, mereka mulai kehilangan indera penciuman dan tidak dapat merasakan apa pun dari lidah mereka. Kemudian, darah mereka secara perlahan mulai mengental dan berubah menjadi hitam gelap. Pada puncaknya, bentolan-bentolan seperti cacar mulai tumbuh di sekujur tubuh dan pecah menjadi nanah.
Untuk sementara para priest membuat dugaan bahwa penyakit ini menyebar melalui udara dan sentuhan. Sementara berdasarkan sifatnya, penyakit ini ternyata responsif terhadap sihir suci sehingga dinyatakan sebagai penyakit yang berasal dari kutukan.
Namun pada beberapa kesaksian, para penyandang mengatakan bahwa mereka melihat sebuah bayangan hitam gelap yang menghampiri mereka. Kemudian mulai mentransmisikan sesuatu seperti asap gelap. Kemungkinan besar dari situlah kutukan berasal.
Di dalam rumah seorang wanita, terlihat seorang anak yang sedang tergeletak tak berdaya. Tubuhnya penuh dengan tonjolan-tonjolan seperti bisul. Hanya yang membedakan, tonjolan-tonjolan itu telah pecah dan terus mengeluarkan darah dan nanah, sehingga tercium bau yang sangat tidak sedap. Tidak hanya itu, dia juga beberapa kali memuntahkan darah berwarna hitam. Tubuhnya pun sangat kurus, hanya tulang dibalut kulit dan ditambah dengan banyaknya lalat yang berterbangan mengelilinginya. Ia sekarang sangat mirip dengan sebuah bangkai.
"Tuan Petualang ... Tuan Petualang, Anda lihat bukan bagaimana kondisi anak saya sekarang? Tolong Tuan, tolong bantu anak saya."
Terus saja si wanita paruh baya itu menangisi keadaan anaknya. Ia terus saja menangis dari awal perjalanan hingga sampai ke rumahnya
Wanita itu terus memohon kepada Richard. Entah apa yang ia pikirkan sehingga meminta bantuan dari seorang petualang seperti Richard, mungkin ia telah putus asa.
"Tenanglah Bu. Iona, gunakan mantra [Cicatrizing] kepada anak itu."
Richard memberikan perintah kepada Iona, tetapi Iona sedikit ragu mengenai hal itu.
__ADS_1
"Tapi Sir."
"Tidak apa, coba saja dulu," ucap Richard.
"Baik," ucap Iona.
Iona mendekati si anak. Akibat aroma yang tak sedap yang timbul dari luka si anak, secara tak sadar Iona menutup hidungnya dengan menggunakan salah satu tangannya. Sementara tangan lainnya ia angkat ke arah si anak. Lalu Iona pun mengucapkan mantra.
"[Cicatrizing]!"
[Cicatrizing] adalah mantra yang berasal dari sihir tipe arcane. Berbeda dengan sihir [Heal] ataupun sihir penyembuh tipe divine lainnya, sihir penyembuh tipe arcane umumnya lebih kasar dan dengan probabilitas keberhasilan yang lebih rendah. Selain itu, sihir penyembuh tipe arcane jauh lebih boros. [Cicatrizing] sendiri dikategorikan sebagai sihir tingkat 4 tetapi kinerjanya sedikit lebih buruk daripada sihir penyembuh tipe divine, [Heal] yang dikategorikan sihir tingkat tiga.
Dari telapak tangannya muncul secercah cahaya yang terus membesar. Cahaya itu mengenai tubuh si anak, sehingga perlahan lukanya tertutup. Namun setelah mantra [Cicatrizing] selesai digunakan, luka si anak kembali terbuka seperti semula. Seperti yang dikatakan sebelumnya, untuk saat ini para pendeta memberi sebutan bagi wabah ini bernama black death yakni sebuah penyakit yang disebabkan oleh sebuah kutukan yang masih belum diketahui obatnya. Sehingga dibutuhkan mantra yang lebih kuat dari [Cicatrizing, ][Heal] atau bahkan [Recovery], dan juga potion khusus, bukan sembarangan.
Karena si wanita paruh baya itu melihat jika tidak ada yang dapat menyelamatkan anaknya, ia pun menangis sejadi-jadinya. Tanpa mengurangi rasa hormat, Richard, Iona dan seluruh tim Falcon lainnya pun pergi dari rumah si wanita. Setelah cukup jauh berjalan dan rumah wanita itu kini tidak lagi tidak lagi terlihat.
Mereka terus berjalan menuju penginapan. Tapi di tengah perjalanan mereka kembali melihat sosok yang telah terjangkit black death stadium akhir. Tubuh orang itu betul-betul menyedihkan. Perutnya membengkak seperti busung lapar. Dia dibawa keluar dari rumahnya mungkin untuk diantar ke kuil atau hanya dibuang karena menjadi beban bagi keluarga.
Tim Falcon yang dipimpin oleh Richard melihat langsung perubahan itu dengan mata kepala mereka. Kota yang dulunya sangat sibuk dan ramai kini berubah menjadi hening dan dipenuhi hawa mencekam.
Akhirnya mereka pun sampai di penginapan. Ini bukanlah penginapan mewah sebelumnya. Ini Jika penginapan yang dulunya mereka tinggali memiliki pasar untuk para pedagang, maka di sini adalah hunian untuk para petualang. Di sana mereka beristirahat, melepas semua rasa letih dan lelah yang ada. Tapi itu hanya sebentar, baru setengah jam berlalu, mitra penting mereka yaitu Gale sang informan datang dan memberikan sebuah surat kepada Richard. Surat itu berasal dari Norchaster. Ini adalah perintah lama yang meminta informasi tambahan mengenai kondisi marquess. Namun ini bukanlah waktu yang tepat untuk menyusun laporan kepada pemerintah. Terdapat peristiwa yang jauh lebih penting daripada investigasi terhadap Marquess of Canadia, yakni kemunculan wabah atau epidemi yang tidak teridentifikasi di Kota Hadalon. Sudah pasti akan ada insiden yang melelahkan terjadi.
__ADS_1
Di sepanjang sudut jalan, mereka dapat mendengar berbagai teriakan yang penuh penderitaan dan kesakitan.
Banyak orang yang tiba-tiba jatuh tak sadarkan diri di jalan. Namun apa yang lebih mengejutkan adalah sampai sekarang belum ada respon cepat dari otoritas pemerintah dalam hal ini adalah Marquess of Canadia.
Pihak kuil juga menyatakan kekecewaan mereka dengan tindakan negara yang terlalu lambat.
Saat ini tim Falcon sedang berada di penginapan. Mereka saat ini bersama dengan para pedagang terutama informan dari Norchaster yakni Gale.
"Sir Richard, saya sudah menghubungi bawahan saya di ibukota. Mereka akan segera mengirimkan keadaan kita saat ini kepada Duke of Norchaster dengan segera," ucap Gale.
Sebagai seorang perdana menteri dan Grand Chamberlain, posisi Duke of Norchaster membuatnya harus menghabiskan waktu yang jauh lebih banyak di ibukota kerajaan alih-alih di wilayahnya sendiri.
"Baik, terima kasih Tuan Gale."
Richard kemudian mengalihkan perhatiannya kepada semua orang.
"Dengar, saat ini kita tidak tahu apa yang terjadi pada Hadalon. Penyakit aneh yang tiba-tiba menyebar. Itu sebabnya untuk sementara kita akan menangguhkan misi dan tetap berada di sini."
Baik Richard maupun yang lainnya juga mengalami rasa takut terhadap wabah misterius ini. Terutama ketika mereka tidak tahu penyebab dan bagaimana penyakit ini menyebar.
"Akan membutuhkan waktu lama untuk negara merespon hal ini. Satu-satunya harapan saat ini adalah pemerintah Canadia."
__ADS_1
Mau tidak mau mereka harus tetap di penginapan dan menunggu keputusan dari pihak Canadia.