
Berita jatuhnya Kota Revouille jauh tersebar lebih cepat dari biasanya. Kemungkinan besar itu disebabkan kabar yang diberitahukan arus pengungsi besar-besaran yang meninggalkan kota. Semenjak fief war yang dimulai, adanya migrasi keluar telah terus terjadi. Apalagi itu dilakukan oleh masyarakat dari golongan berada. Dengan kata lain, mereka yang kabur dari county atau kota mereka adalah orang-orang yang memiliki modal yang cukup kuat sehingga sudah jelas informasi terutama mengenai keadaan Kota Rovouille dapat mudah tersebar akibat relasi orang-orang itu.
Bahkan kurang dari seminggu sejak kejatuhannya, Alex dan yang lainnya telah mendapat kabar serupa dari para pedagang yang sedang dalam perjalanan pergi dari Otilia. Kelompok Alex dan para pedagang itu tidak sengaja bertemu. Kelompok Alex hendak menuju Otilia, sebaliknya para pedagang sedang dalam perjalanan meninggalkan Otilia menuju Fertiphile.
Saat ini Alex turun dari kudanya. Dia sedang mengenakan magic armor kebanggaannya, selain itu dia dilengkapi dengan magic sword di pinggangnya dan magic bow yang tergantung di punggungnya. Ketiga equipment ini adalah items yang dibelikan oleh Harol ketika acara berburu dalam menyambut dies natalis Aliansi Fertiphile ke-22. Ketiganya adalah senjata dengan peringkat high class item.
Sementara Alex sedang meregangkan badannya, Regis masih tetap berada di atas drake kesayangannya.
Selain mereka berdua, tentunya terdapat beberapa orang lain di dalam kelompok ini. Diantaranya adalah Otto, sang kepala keamanan county dan dua bawahannya yaitu seorang knight senior bernama Latvh dan yang lain adalah seorang knight muda bernama Cathan. Keduanya adalah knight yang pernah sekelompok dengan Alex pada beberapa kondisi. Latvh pernah menjadi bawahan Alex ketika mereka menjalankan operasi penyelamatan Merry dan Alven dari penculikan. Sementara Cathan pernah se-party berburu dengan Alex. Untunglah kedua orang ini tidak diikutsertakan pada konvoi tentara yang dibawa oleh Harol ke Duchy of Sandwealth. Sehingga ketika Otto melihat laporan kedua orang ini pernah bersama dengan Alex, maka Otto pun mengikutsertakan mereka.
Dalam campaign ini, 200 pasukan dari Fertiphile dikerahkan. Namun kecuali Lavh, Otto, dan Cathan, para pasukan yang dikerahkan adalah pasukan non-kelas. Itu disebabkan karena pasukan utama dari county telah diterjunkan ke Duchy of Sandwealth untuk menghadapi pertempuran dengan Kerajaan Ibeltia yang sewaktu-waktu dapat meledak kapan saja.
Kemudian terdapat party Orion yang merupakan party petualang peringkat platinum. Mereka terdiri dari Barnard, Lilac, Urien, Arlenne, Cilvy, dan Atlya.
Berikutnya adalah Clotildy dan Joan beserta 18 knight dar Otilia.
Terakhir adalah para pelayan dan beberapa prajurit non-kelas yang jumlah tidak terlalu banyak.
Maka setidaknya 250 orang dari kelompok ini. Walaupun terkesan sangat sedikit untuk sebuah bantuan militer, tetapi ini dapat dikatakan adalah bantuan yang luar biasa.
Pertama, mereka membawa party petualang berplat platinum bahkan dengan ketua party tersebut yang merupakan petualang orichalcum. Ini sudah menjadi bantuan yang sangat hebat mengingat petualang platinum dapat dikatakan memiliki kekuatan yang setara atau bahkan lebih kuat dari Royal Guard yang dimiliki oleh kerajaan. Artinya, keenam orang ini jauh lebih kuat dari rata-rata knight atau penyihir yang berada di county.
Kedua, mereka juga membawa seorang penunggang drake. Yup benar, itu adalah Regis.
Drake adalah magic beast yang sangat disegani. Walaupun jauh lebih lemah dari naga, tetapi tetap saja drake adalah makhluk dragonoid jadi mereka tetap sangat ditakuti.
Alex diam-diam melirik ke drake itu.
"Apa dia punya nama?"
Regis terkejut dengan inisiatif Alex untuk membicarakan hal remeh seperti ini. Sepengetahuan Regis, orang seperti Alex biasanya tidak terlalu banyak mengobrol bahkan cenderung menjauhi keributan. Oleh sebab itu dengan pertanyaan Aex ini, dia menjawab dengan penuh semangat.
"Tentu, kamu bisa memanggilnya Draco."
Alex tidak lagi melanjutkan pembicaran. Dia tidak mau mengatakan basa-basi seperti menanyai jenis kelamin drake itu karena sebagai archdeus dia memiliki kemampuan untuk membedakan jenis kelamin semua makhluk yang ada.
Draco adalah seekor drake jantan yang masih cukup muda. Memang terlihat cukup menakjubkan tetapi sayangnya Alex tidak lagi terlalu tertarik.
Menggunakan drake sebagai kendaraan sudah lebih dari cukup menandakan seseorang yang kompeten dalam perang.
Sayangnya Alex tidak mau membuang tenaga untuk menjadi master of war atau sesuatu yang bodoh lainnya.
Adapun alasan mengapa Alex sengaja ikut serta dalam perang ini adalah ...
Tanpa diduga, Regis juga turun dari tunggangannya. Dia mengikat rantai drake itu di sebuah batu besar. Biasanya untuk urusan seperti ini akan dilaksanakan oleh anak buahnya. Namun kali ini dia tidak membawa satu bawahan pun.
Regis pergi ke tempat Alex berdiri dan diam-diam bertanya.
"Aku selama ini bertanya-tanya. Kamu adalah orang yang tidak mau ikut campur pada hal yang rumit. Aku kira kamu pasti memiliki tujuan untuk pergi membantu Otilia kan?"
"Semua orang memiliki kepentingan masing-masing."
__ADS_1
Alex tidak menjawab lebih dalam.
Regis pun memilih untuk tidak melanjutkan pembicaraan. Dia memutuskan pergi dan lebih memilih berbicara kepada Otto.
Otto tentu paham dengan panggilan dari Tuan Muda Morhust ini jadi dia dengan sigap berjalan ke tempat itu dan langsung memberi salute militer.
"Bagaimana dengan tujuan kita? Revouille sudah jatuh dan kita tidak mungkin harus ke sana," ucap Regis.
"My Lord, Tuan Muda Fertiphile berkata kepada saya untuk menunggu ucapan My Lady."
"Oh ...."
Regis secara refleks melihat satu-satunya kereta kuda mewah yang ada di konvoi mereka.
Di dalam kereta kuda itu terdapat Clotildy.
Namun Regis tidak tahu bagaimana keadaan orang itu saat ini.
Terutama ketika dia mendengar bahwa kotanya yang telah jatuh dan ibunya yang telah menghilang.
Kondisi Clotildy adalah salah satu alasan mengapa konvoi mereka berhenti saat ini.
Adapun alasan lain adalah menentukan lokasi tujuan terbaru karena Revouille telah jatuh.
Clotildy tidak keluar bahkan ketika makan malam sudah hampir siap.
Api unggun sudah dinyalakan dan semua orang telah duduk di sekitarnya.
Sementara para pelayan sudah mengangkat makanan dan siap menghidangkannya di atas meja.
Alex dan Regis adalah bangsawan agung sehingga tentunya mereka duduk di kursi prioritas. Namun terdapat satu kursi lagi yang masih kosong.
Ini adalah tempat untuk Clotildy duduk.
Alex sebenarnya tidak terlalu peduli apakah wanita itu ingin makan atau tidak. Namun menurut etika, mereka harus menunggu semua bangsawan agung duduk di kursi masing-masing sebelum pada akhirnya mereka dapat makan.
Untunglah tidak berlangsung lama Clotildy akhirnya muncul.
"Mohon maaf My Lords atas keterlambatan saya," ucap Clotildy.
Alex dan Regis hanya mengucapkan tidak masalah.
Keduanya tidak dapat melihat wajah Clotildy karena wanita itu terus menundukkan pandangannya.
Namun kedua orang itu juga tidak terlalu peduli jadi mereka tidak mengatakan apa pun.
Makan malam hari ini berada dalam suasana hening yang canggung.
Tidak ada yang mengobrol. Bahkan setelahnya, mereka memutuskan untuk langsung tidur. Adapun untuk menentukan tujuan baru, mereka akan mendiskusikan besok tepatnya ketika kondisi Clotildy telah sedikit membaik.
***
__ADS_1
Saat ini, pihak musuh telah berhasil menguasai sebagian besar wilayah county.
Kini sebagian besar wilayah selatan dan utara telah jatuh ke tangan Peter. Adapun wilayah barat dan tengah telah menjadi basis mereka.
Saat ini hanya wilayah bagian timur yang masih berada dalam kekuasaan Otilia.
Namun dengan ketidakhadiran countess tidak ada yang dapat mengkoordinasikan pasukan di sini.
Wilayah timur terdiri dari dan 2 barony, diantaranya adalah Barony of Orbelin dan Barony of Deboville. Seharusnya dengan kosongnya pemerintahan pusat, kepemimpinan dari semua prajurit bangsawan rendah akan berada di bawah sayap Viscount. Namun sayangnya tidak ada bangsawan bergelar viscount di wilayah timur dan bahkan seluruh baron telah meninggalkan domainnya akibat panggilan dari countess. Jadi sekarang terjadi kekosongan kekuasaan dan tanda tanya besar tentang siapa yang harus memimpin para prajurit baronies ini.
Town of Honore, County of Otilia.
Di kantor walikota sedang terjadi perdebatan hebat antara semua bangsawan yang ada di sini.
Saat ini dua bangsawan yang menjadi dua poros utama sedang berdebat mengenai kepemimpinan komando prajurit.
"My Lord! dengarkan saya, saat ini county telah jatuh! Perdebatan ini tidak lebih dari pemborosan yang tidak berguna! Sebagaimana peraturan yang semestinya, kepemimpinan para prajurit harus diberikan kepada saya."
Victor Francois Deboville, anak tertua dari Baron of Deboville berdiri dengan percaya diri menghadap seluruh bangsawan yang ada.
"Saya keberatan! My Lord, Anda tidak memiliki latar belakang militer, selain itu, Anda juga hanya memiliki latar belakang sebagai pebisnis. Dengan kondisi seperti itu, mustahil bagi Anda untuk memimpin kami semua yang memiliki pengetahuan dan pengalaman yang lebih kaya."
Stephen Bouvier Orbelin, anak tertua dari Baron of Orbelin memberikan sanggahan.
Seperti yang dikatakan, keluarga Deboville adalah keluarga bangsawan non-militer.
Mereka mendapat kekuasaan dan kehormatan karena dukungan finansial mereka yang kuat.
Baron of Deboville sendiri tergolong sebagai knight dengan kemampuan yang tidak mencolok. Bahkan terlalu lemah untuk sekelas bangsawan. Sementara semua anaknya adalah orang biasa yang tidak mampu menggunakan aura ataupun mana. Jika bukan karena gelar bangsawan mereka, Keluarga Deboville telah lama dianggap sebagai keluarga orang biasa yang kaya raya.
Tentunya kondisi tersebut diketahui oleh Victor. Dia sejak lama sangat ingin menjadi seorang warrior sayangnya ia bukanlah orang yang berbakat.
aura dan mana-nya diketahui terlalu sedikit.
Akibatnya ia hanya dikenal sebagai penerus dari bisnis keluarga bukan sebagai seorang warrior.
Sampai hari ini mereka belum menemukan titik temu mengenai masalah posisi komando.
"My Lord, saya setuju dengan perkataan Tuan Muda Orbelin. Latar belakang Anda tidak memungkinkan Anda untuk dapat memimpin seluruh pasukan kita."
"Saya Juga setuju dengan perkataan Tuan Muda Orbelin dan Sir Artha."
Kali ini dua bangsawan non-peerages seperti baronet juga memberikan saran mereka.
"Berdasarkan bakat dan kemampuan saya miliki, saya bersedia mencalonkan diri sebagai komandan tertinggi untuk prajurit kita yang mulia."
"Anda terlalu percaya diri Tuan Muda Deboville, saya juga merasa diri anda terlalu muda untuk memimpin pasukan," ucap Victor.
Apa yang menjadi hambatan Stephen adalah usianya yang terlalu muda saat ini. Dia baru berusia 13 tahun dan bahkan belum melakukan upacara kedewasaan. Jadi walaupun dia berbakat menggunakan aura, Stephen terlalu muda untuk masuk perang apalagi mengambil alih komando.
Perdebatan ini terus berlanjut. Beberapa bangsawan mungkin pada akhirnya mengalami moderasi dengan saling bekerjasama dan mengalah tetapi bangsawan yang lain masih tetap berpegang teguh dengan keinginan mereka.
__ADS_1
Keadaan itu masih tetap belum memberikan titik terang hingga mereka mendengar kabar bahwa terdapat seekor drake di depan gerbang kota.