
Archentioch, Ibukota Kerajaan Artchania
Kemunculan wabah di Hadalon telah terdengar oleh pemerintah pusat. Saat ini perdana menteri Kerajaan Artchania, Louis Edouard Norchaster telah mengumumkan darurat nasional.
Darurat nasional ini diumumkan oleh perdana menteri setelah titah perintah Raja Theodore II dikeluarkan.
Namun walaupun aturan telah dikeluarkan, dalam ranah parlementer, tentu saja terdapat pihak yang menentang keputusan itu secara terbuka.
Bahkan walaupun itu adalah perintah raja sekalipun. Di dalam negara yang menganut pembagian kekuasaan yang kentara, keputusan raja masih dapat dipersoalkan.
Saat ini dalam House of Lords, para lord yang tidak menyetujui isolasi terhadap March of Canadia secara umum dan Kota Hadalon secara khusus telah mengeluarkan pandangan mereka.
Para lord itu tentunya berasal dari afiliasi tiga marquess.
Keputusan isolasi terhadap salah satu pemimpin koalisi mereka tentunya menjadi hal yang sangat merugikan.
Saat ini Marquess Hornwall secara langsung memimpin koalisinya dalam parlemen. Ia mengeluarkan penolakan secara keras atas keputusan pemerintah.
"My Lords, saya merasa sangat sedih karena pada hari ini, Perdana Menteri yang telah diamanahkan kuasa dan kepercayaan dalam mengelola negara telah secara egoisnya melakukan isolasi terhadap wilayah Canadia. Ini tidak lebih adalah bukti ketidakmampuan pemerintah dalam mengendalikan wabah yang ada sehingga mereka pun mengisolasi orang-orang di sana dan membiarkan semua orang itu mati tanpa bantuan dari negara."
Ucapan Hornwall disambut sorakan dukungan dari anggotanya.
"Kita seharusnya menyadari bahwa mengurung orang-orang di daerah yang penuh wabah adalah tindakan keji dan biadab-"
Sebelum Hornwall menyelesaikan pidatonya, ucapannya dipotong oleh teriakan interupsi dari pihak lain.
"Interupsi!"
"Interupsi ditolak! Hendaknya kita juga memahami bahwa tindakan tidak bertanggung jawab Perdana menteri akan dapat merusak roda perekonomian negara dan terutama Wilayah Canadia-"
"Interupsi!"
__ADS_1
"Interupsi!"
"Order!"
Ruang parlemen berada dalam kekacauan. Kedua belah pihak saling menyela satu sama lain.
Bahkan lord speaker yakni Marquess Whitesburg telah mengusir beberapa lord yang merupakan anggota koalisi Norchaster-Sandwealth keluar ruangan. Walaupun anggota koalisi para marquess juga tidak kalah ribut tetapi tidak ada yang dikeluarkan. Tentunya hal ini menimbulkan perdebatan baru mengenai kenetralitasan lord speaker. Walaupun lord speaker berasal dari suatu koalisi politik tetapi ia tidak boleh menunjukkan dukungan politik terhadap koalisinya. Namun tentu saja kondisi itu sering dilanggar.
Akibatnya kondisi di ruang parlemen tidak lagi kondusif dan pembahasan diputuskan untuk ditunda.
Sebenarnya walaupun terdapat penolakan keras dari koalisi para marquess mengenai keputusan isolasi wilayah Canadia, pada kenyataannya selama hubungan Norchaster-Sandwealth kokoh, apa pun keputusan pemerintah tidak akan dapat dihentikan oleh parlemen karena saat ini pemerintah memiliki suara mayoritas.
Walaupun terlihat saat ini kerajaan mungkin akan berada pada masa krisis, tentunya terdapat beberapa pihak yang sepertinya akan mendapat manfaat. Salah satunya adalah pihak kuil.
Sementara di House of Lords para anggota dewan bangsawan sedang adu mulut, di House of Spiritual sedang terjadi pembahasan non-konstitusional.
Alih-alih membahas produk hukum, para anggota House of Spiritual saat ini membahas mengenai jenis penyakit dan distribusi obat yang mungkin menjadi solusi.
Setelah melakukan audiensi dengan pihak luar, rapat kini memasuki sesi tersendiri yang bersifat tertutup sehingga tidak ada satu pihak pun di luar pihak kuil yang berada di dalam ruangan ini. Namun demikian sangat mungkin sekali terjadi kerjasama yang jauh lebih intens di luar parlemen. Bagaimanapun kasus ini sedang membincangkan salah satu daerah terbesar dan terkaya di kerajaan yang pastinya memiliki perputaran uang di sana akan sangat besar.
Seorang high priest yang terlihat cukup senior memberikan pidatonya dihadapan dewan.
"My Eminences, apa yang terjadi di March of Canadia adalah suatu hal yang sangat disesalkan. Kuil saya telah memberikan laporan bahwa penyakit yang menjadi wabah di sana telah dikategorikan sebagai wabah kutukan. Wabah ini tidak dapat disembuhkan oleh mantra [Heal] dan derivatifnya. Selain itu, kami juga menyadari masih belum terdapat ramuan yang mampu menyembuhkan ataupun meringankan wabah ini."
High Priest itu adalah pemimpin kuil dari Presbhenon of Hadalon.
Saat ini dia dimintai kesaksian di hadapan seluruh anggota dewan.
Setelahnya, tidak ada suara terdengar. Semua orang terlihat sedang berpikir dengan sangat serius.
Ini adalah wabah yang masih belum diketahui obatnya jadi jelas mereka tidak boleh melakukan kesalahan saat ini. Terutama ketika situasi ini sudah menjadi prioritas nasional.
__ADS_1
Walaupun House of Spiritual dan Organisasi Pontificia adalah dua lembaga yang saling terikat dan memiliki prestige tetapi bukan berarti mereka dapat sewenang-wenang.
Kelemahan dari lembaga yang memiliki banyak pengikut yang berdasarkan ikatan simpati dan spiritual adalah bagaimana lembaga tersebut tetap menjaga ikatan spiritual dengan pengikutnya.
Bahkan walaupun seorang fanatik sekalipun, hati dan pikiran mereka masih memiliki potensi untuk goyah.
Jadi dalam kondisi tersebut, Pontificia sebagai lembaga keagamaan dan House of Spiritual sebagai otoritas spiritual nasional harus dapat memuaskan hasrat para pengikut mereka.
Salah satu cobaan yang saat ini sedang mereka hadapi adalah bagaimana untuk dapat menemukan obat dari wabah ini.
Apabila mereka gagal, hal tersebut dapat memberikan dampak kehilangan pengaruh yang signifikan dalam ranah sosial dan politik. Tidak hanya dalam ranah nasional tetapi dapat menyebar hingga ke kawasan.
Bagaimanapun ini adalah organisasi keagamaan yang menjadi tumpuan dan satu-satunya harapan dari banyak orang.
Hasil rapat itu tidak dipublikasikan tetapi dalam arahannya, House of Spiritual mengamanatkan kepada Presbhenon of Hadalon dan seluruh presbheum disekitarnya untuk kembali melakukan observasi yang lebih mendalam agar dapat menemukan sampel dan data yang dibutuhkan.
Selain itu, mereka juga meminta kepada seluruh kuil untuk melakukan pengawasan dan bila perlu melakukan intervensi kepada organisasi di luar Pontificia yang saat ini juga sedang melakukan penelitian mengenai wabah ini.
Walau tidak tersurat tetapi semua orang paham bahwa organisasi yang dimaksud adalah Serikat Penyihir dan Lembaga Universitas. Walaupun Serikat Penyihir disebutkan sebagai lembaga swadaya masyarakat tetapi pada kenyataannya mereka adalah lembaga yang sering mendapat pengaruh dari pihak pemerintah. Terutama salah satu pengurus serikat tersebut, Duke of Norchaster saat ini juga merupakan perdana menteri.
Jadi dapat disimpulkan jika terjadi pergerakan dalam serikat penyihir maka itu berdasarkan restu dari pemerintah.
Mungkin tidak semua high priest mengetahui potensi chaos yang dapat sewaktu-waktu terjadi antara organisasi mereka dengan serikat penyihir.
Namun sang Pontifex Eliarius, pemimpin spiritual tertinggi di Kerajaan Artchania jelas menyadari potensi tersebut.
Seorang penyihir terkuat di kerajaan yang saat ini menjadi pemimpin lembaga eksekutif negara dan memiliki dukungan dari serikat besar ditambah dengan latar belakangnya dia sebagai seorang bangsawan agung membuat sang pontifex tidak bisa tidak khawatir.
Walaupun pontifex adalah seorang pria tua tetapi pikirannya masih belum pikun. Ia masih memiliki pemikiran yang tajam. Ia menyadari situasi ini merupakan dari awal dari sesuatu yang besar.
Sangat jelas serikat penyihir dan kuil memiliki rivalitas di balik layar. Mungkin saat ini serikat penyihir masih belum berani menunjukkan taring mereka tetapi jika kuil sampai kecolongan dan gagal mengatasi wabah di March of Canadia, roda kehidupan bisa saja kembali berputar dengan mereka yang kini berada di bawah.
__ADS_1